Nurkhasanah Pilih yang Masih Muda

Nurkhasanah Pilih yang Masih Muda

Meski langkah kakinya terbatas, sama sekali tidak membatasi semangat Nurkhasanah (60) Warga Kalinyamat Kulon, Margadana untuk terus mengikuti kegiatan PWK (Pos Wanita Keadilan) yang diselenggarakan PKS Kota Tegal. Mulai dari acara pengajian, maupun acara besar yang digelar PKS.

Paska kecelakaan yang menimpanya, untuk berjalan ia harus dibantu dengan kruk. “Dulu saya kader penggerak Posyandu,” katanya. Jiwanya sebagai penggerak justru merasakan ketidaknyamanan jika hanya berdiam diri, hingga akhirnya bertemu dengan kegiatan pengajian yang diselenggarakan PKS melalui Pos Wanita Keadilan. “Saya rutin ikut kegiatan PWK. Sering juga ikut pengajian yang diisi Pak Amir,” ungkapnya.

Dedy, saat dikisahkan semangat dan perjuangan Nur oleh kader PKS, membuat Calon Walikota ini ingin menemuinya. Dedy pun mendekati Nur di tengah-tengah lapangan setelah selesai apel siaga. Ibu satu anak ini bahkan merasa tak percaya saat ditemui Dedy dan Jumadi di tengah-tengah lapangan. “Orang seperti saya ini kan sebenarnya sudah tidak dianggap, tapi perhatian Dedy membuat saya merasa dihargai,” ujarnya berkaca-kaca.

Ia bahkan merasa terharu saat ada tim kepanduan yang mengantarnya ke tengah lapangan untuk ikut apel siaga. “Mungkin hanya saya satu-satunya peserta apel yang dibonceng ke tengah lapangan, sudah begitu diberi kursi lagi,” ujarnya.

Saat ditanya model pemimpin apa yang ia harapkan, Nur menjawabnya dengan mantap. “Saya sih ikut pilihan ustad Amir saja, pilih yang masih muda,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *