Persiapan 2024, PKS Kota Tegal Beri Penguatan pada BCAD

Persiapan 2024, PKS Kota Tegal Beri Penguatan pada BCAD

Pemilu Legislatif 2024 bakal jadi momentum PKS Kota Tegal untuk meraih 8 kursi. Ini artinya PKS Kota Tegal menargetkan pertambahan 100% dari perolehan kursi saat ini. Rencananya target perolehan kursi itu dipetakan tersebar pada 4 Dapil, dengan masing-masing perolehan 2 kursi tiap daerah pemilihan. “Kami targetkan 8 kursi. Kalaupun target itu bisa terlampaui ya, itu lebih baik,” ungkap Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc.

Hal ini ditegaskan Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin dihadapan para Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) di Sekretariat DPD PKS Kota Tegal, Ahad (20/11). Sebagai ikhtiar persiapan Pemilu Legislatif 2024, PKS Kota Tegal mengumpulkan BCAD untuk diberikan penguatan kepada nama-nama yang akan maju dalam Pemilu Legislatif 2024.

“Kami ucapkan selamat datang, khususnya kepada bakal caleg Anggota Dewan yang baru pertama kali menginjakkan kakinya DPD PKS Kota Tegal. Disinilah markas perjuangan PKS Kota Tegal,” sapa Amiruddin dihadapan bakal calon Anggota Dewan yang akan maju melalui PKS.

Amir menambahkan pertemuan ini menjadi ikhtiar PKS untuk memantapkan langkah sekaligus memberikan penguatan bahwa PKS siap mengikuti sekaligus memenangkan kontestasi Pemilu Legislatif pada 2024 mendatang. Salah satu ikhtiar itu untuk meraih kemenangan itu adalah melalui peran-peran BCAD.

Sekretaris DPD PKS Kota Tegal Rd. Muh. Daniel Mudjib, S.Pd menjelaskan menjelaskan mekanisme tentang pencalegan sesuai arahan dari KPUD Kota Tegal. Menurutnya pertemuan ini adalah sarana untuk menguatkan BCAD yang akan maju lewat PKS. Ia juga menyampaikan agar para bakal calon anggota dewan bisa mempersiapkan diri untuk memulai pendaftaran caleg ke KPUD Kota Tegal pada bulan Mei 2023.

Pada kesempatan itu para BCAD diberikan surat pernyataan bermaterai yang berisi kesiapan BCAD untuk maju dalam Pemilu legislatif sesuai dengan aturan dan ketentuan PKS. Hal ini dilakukan agar ada kesamaan visi kemenangan PKS pada Pemilu 2024. Salah satu poin yang disampaikan oleh Danil adalah meraih kemenangan yang dilandasi kehormatan dan bermartabat.

F-PKS Usulkan Program Pembinaan Pelaku Usaha Toko Eceran

F-PKS Usulkan Program Pembinaan Pelaku Usaha Toko Eceran

Kota Tegal yang sangat strategis bisa menjadi magnet perekonomian. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pusat perbelanjaan di Kota Tegal. Saat ini ada 4 pusat perbelanjaan yang jaraknya berdekatan. Belum lagi dengan jumlah swalayan atau minimarket. Hal ini menjadi bukti bahwa Kota Tegal menjadi magnet para investor untuk berinvestasi.

Hal ini disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal Amiruddin, Lc saat penyampaikan Pemandangam Umum terkait 4 Raperda pada 10 November 2022 lalu.

Meski demikian, Fraksi PKS mengatakan perlunya pembatasan jumlah pusat perbelanjaan, swalayan dan minimarket di Kota Tegal dan lebih memprioritaskan untuk memajukan perkembangan pedagang mikro, kecil, dan menengah. “Memang dalam regulasi, Pemerintah ingi memberikan kemudahan investasi, namun terkait perizinan menjadi kewenangan pemerintah daerah agar mengatur jarak pendirian satu dengan yang lainnya,” ungkapnya.

Dalam Raperda Nomor 6 tahun 2017 sudah diatur ketentuan jarak lokasi pendirian. Barangkali tidak hanya jarak, tetapi juga jumlah pusat perbelanjaan, swalayan, atau minimarket, agar keberadaannya dibatasi. Sebab hal itu bisa memicu mematikan pedagang kecil.

Fraksi PKS juga mengusulkan agar pemerintah Kota Tegal melalui OPD terkait menata dan melakukan pembinaan terhadap para pelaku usaha toko eceran. “Jumlah toko eceran jauh lebih banyak, jika dibandingkan dengan jumlah swalayan dan pusat perbelanjaan. Pengelolaan toko eceran pun masih belum seprofesional manajemen toko swalayan dan pusat perbelanjaan professional,” ungkap Amiruddin.

Menanggapi Pemandangan Umum F-PKS Walikota Tegal menegaskan bahwa sesuai UU no 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, untuk melakukan penyesuaian berbagai aspek pengaturan yang berkaitan dengan peningkatan ekosistem investasi, kemudahan, dan percepatan proyek strategis nasional.

Walikota juga sepakat dengan usulan pembinaan rutin dan berkelanjutan terhadap pelaku toko usaha eceran.  Dijelaskan Walikota, berdasarkan Peraturan Mendagri Nomor 23 tahun 2021 disebtkan bahwa pusat perbelanjaan wajib menyediakan ruang usaha mikro dan usaha kecil minimal 30% dari luas area pusat perbelanjaan.[]

 

 

Bimtek Legislator PKS se-Jatijaya, Fikri Faqih Ingatkan Peran Pejabat Publik PKS

Bimtek Legislator PKS se-Jatijaya, Fikri Faqih Ingatkan Peran Pejabat Publik PKS

Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Jawa Timur, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (Jatijaya) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas anggota DPRD se-Jatijaya di Hotel Grand Mercure Solo Baru, Kab. Sukoharjo, Selasa (01/11/22).

Ketua DPP PKS BPW Jatijaya Fikri Faqih mengingatkan kembali tugas legislator dari PKS harus siap berlari, siap menjadi pemimpin dan berperan di mana saja.

“Anggota Dewan PKS harus siap jadi pemimpin, siap berlari, tidak hanya di ibukota tapi juga di daerahnya masing-masing. Khususnya legislator ini mengemban amanah dari rakyat maka harus siap berperan di mana saja,” tegasnya.

Fikri menyebutkan, Legislator PKS memiliki tugas membaca ayat-ayat Allah SWT. Menurutnya, hal itu menjadi tujuan utama anggota DPRD. Dunia lagislatif ini sarana pengembangan diri anggota PKS menjadi negarawan.

“Dunia lagislatif ini sarana pengembangan diri anggota PKS menjadi negarawan. Rugi kalau legislator tidak berbuat apa-apa. tempat menggembleng diri di legislatif, dengan stratanya masing,” terang Fikri

Fikri mengingatkan, Legislator PKS memiliki tugas advokasi. Anggota DPRD asal PKS membawa kepentingan rakyat dan umat, maka perannya adalah mempertemukan kepentingan masyarakat dengan pemerintah.

Pria Kelahiran Tegal ini juga menyebutkan, aleg PKS harus menjadi penerjemah positif terhadap konstitusi maupun turunannya, baik itu Undang-Undang, Perda, serta regulasi lainnya.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini menambahkan, legislator PKS memiliki peran menyeimbangkan dinamika negara. “Sebagaimana kita tahu, ada saja pihak yang ingin umat ini terpecah belah, bangsa ini tidak satu, kita punya peran menyelamatkan. Menjaga konstitusi, dan keutuhan negara,” papar dia.

Fikri juga menyebutkan, Bimtek ini menjadi sangat penting dilakukan untuk mempersiapkan legislator PKS agar mengoptimalkan perannya.

“Kita bagian dari bangsa, umat rakyat negara, mereka mengharapkan solusi atas permasalahan mereka. Forum ini juga menjadi forum koordinasi DPR RI, DPRD Provinsi, serta Kab/Kota, serta menambah kuantitas dan menumbuhkan struktur,” pungkasnya.

BPKK PKS Kota Tegal Gelar Talskhow Membasuh Luka Pengasuhan

BPKK PKS Kota Tegal Gelar Talskhow Membasuh Luka Pengasuhan

Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga PKS Kota Tegal berhasil menarik perhatian kalangan ibu-ibu dalam event parenting. Agenda yang semula menargetkan 50 peserta ini, ternyata bisa melampaui target. Sebanyak 250 peserta hadir memenuhi Aula Gedung Mulya Dana, di Komplek Alun-Alun Tegal, Rabu (2/10).

Ketua BPKK Kota Tegal Hj. Fajriati Nurhidayati, S.Psi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk untuk membangun kesadaran peran orangtua dalam mendidik anak. “Selama ini ada anggapan yang keliru, bahwa dalam parenting itu yang harus berubah adalah anak-anaknya, padahal yang pertama kali harus berubah adalah kita sebagai orangtuanya,” ujarnya dalam sambutan mewakili Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin. Lc. Fajriati berharap melalui kegiatan parenting ini bisa menjadi bekal memberikan pengasuhan positif agar bisa membentuk keluarga yang bahagia.

Membasuh Luka Pengasuhan menjadi tema yang diusung dalam Talkshow Parenting, dengan menghadirkan Duta Kesehatan Mental Kartika Dwi Hapsari.

Kartika menyampaikan kondisi kita saat ini, baik dalam cara mengasuh anak sangat ditentukan dari pola pengasuhan masa lalu. “Saat jadi orangtua, kita mendapati diri kerap dikuasai belenggu amarah, sering kelas kontrol sehingga keluar kata-kata yang melukai perasaan anak,” paparnya.

Kartika Dwi Hapasari saat Talkshow Membasuh Luka Pengasuhan (2/11)

Padahal, lanjut Kartika, telah terinstall dalam diri kita fitrah kasih sayang. Hanya saja fitrah itu tertutupi berbagai beban.

Ia menambahkan luka pengasuhan atau innerchild, adalah pengalaman masa lalu yang tidak atau belum mendapatkan penyelesaian dengan baik. Luka pengasuhan ini muncul pada orang dewasa baik dalam bentuk perilaku atau keadaan yang tidak disadari.

Pada kesempatan talkshow itu, Bubu memberikan penawar ampuh luka pengasuhan yakni dengan memberikan cinta yang jauh lebih besar daripada luka, menjemput ilmu untuk memutus rantai luka, dan mencari role model positif dalam pengasuhan.

“Luruskan niat, memaafkan, mendoakan, menjalin hubungan baik dengan orangtua, dan melibatkan Allah dalam pengasuhan, menjadi langkah terbaik untuk membasuh luka pengasuhan,” pungkasnya. ()

Copyright © 2026