Belakangan ini Koriyah (47), warga Jl. Timor-timur RT 011/010 Kelurahan Panggung, Tegal Timur tidak bisa tidur nyenyak. Rumah yang ia tempati kondisinya memprihatinkan. Reng atap yang terbuat dari bambu sudah rapuh. Saat hujan atap genteng bocor, dan yang membuatnya khawatir, kondisi tembok rumah hampir roboh.
Koriyah tinggal bersama ibunya yang berusia 80 tahun, dan ditemani ketiga anaknya Wiwi Sri Antika (21), Muhammad Luthfi Maulana (17), dan Muhammad Rifqon Ramadhani (15). Suaminya, Casmani, sudah meninggal 3 tahun lalu karena sakit.
Ia mengisahkan bahwa dirinya sudah mengajukan bantuan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) melalui Fraksi PKS DPRD Kota Tegal. “Berkas sudah diurus, tapi sampai saat ini belum ada tindaklanjut,” katanya. Sehari-hari Koriyah bekerja sebagai buruh cuci. Kehidupan keluarga itu kini ditopang anak pertamanya yang bekerja sebagai admin penjualan online. “Kalau sekedar untuk kebutuhan makan kami sudah cukup. Tapi untuk memperbaiki rumah, saya nyerah,” katanya.
Dia berharap ada bantuan agar dia dan keluarganya bisa tinggal dengan nyaman di rumah yang saat ini mereka tinggali tanpa rasa khawatir dan was-was, apalagi di musim penghujan. Kalau hujan rumah bocor, lantai pun masih tanah, hanya sebagian plesteran.
Hal itu dibenarkan Anggota DPRD dari Fraksi PKS H. Amiruddin Lc. “Sebenarnya, kami sudah mengusulkan masuk dalam list usulan program RTLH, melalui pokir tahun 2021. Berkas sudah kami ajukan lengkap,” katanya.
Amiruddin melanjutkan setelah melalui proses verifikasi, Pihak Kelurahan dan Dinas Permukiman Kota Tegal menilai layak karena masuk dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Hanya saja terkendala saat di Bidang Tata Ruang DPUPR Kota Tegal. Lahan yang mereka tempati adalah ruang terbuka hijau. “Pengamatan tim Fraksi PKS rumah ini tidak layak huni. Saya kira layak mendapatkan bantuan,” katanya. Ia menambahkan jika dinas terkait dari pemerintah Kota Tegal merasa tidak kuasa, karena terkendala masalah administrastif. Insya Allah PKS tetap ikhtiarkan agar rumah bu Koriyah bisa segera diperbaiki,” kata Amiruddin.[]




