Cari Bibit Content Creator, PKS Kota Tegal Bikin Acara Ngonten Bareng

Cari Bibit Content Creator, PKS Kota Tegal Bikin Acara Ngonten Bareng

PKS Kota Tegal belum lama ini menyelenggarakan acara Ngonten Bareng PKS pada Ahad, 17 Oktober 2021. Acara yang digagas Bidang Humas PKS Kota Tegal ini menyasar anak-anak muda yang memiliki keminatan dalam dunia content creation.

Acara yang dikemas dalam konsep santai ini diikuti oleh 24 peserta. Mereka tampak antusias menyimak paparan materi aplikatif tentang dunia content creator. Tampil sebagai fasilitator kegiatan tersebut adalah praktisi digital marketing Syaakir Ni’am. Pada kesempatan ini ia menyampaikan hal strategis dalam membuat konten apa yang paling diminati oleh audiens.

“Untuk menjadi seorang content creator kita harus tahu apa tujuan kita membuat konten, sasarannya siapa, dan akan membuat konten dengan media apa. Ketika hal-hal yang mendasar ini sudah dimiliki maka besar peluang konten yang kita buat akan mampu bertahan lama,” kata Syaakir. Setelah menerima materi seputar dunia content creator, para peserta diberikan kesempatan untuk praktik membuat konten.

Ketua Bidang Humas PKS Kota Tegal Ali Irfan mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaring bibit-bibit content creator Tegal yang bisa memberikan warna dalam dunia content sosial media. Selama ini mereka belum ada yang tersentuh agar bisa menjadi seorang content creator yang memiliki value.

“Kedepannya kita akan menginisiasi komunitas kreatif yang memfasilitasi berbagai bidang seperti literasi, fotografi, videografi, desain. Karena kita menyadari bahwa konten sosial media ini tidak bisa dilepaskan dari keempat kompetensi ini,” katanya.

Harapannya dari kegiatan ini akan lahir para content creator yang bisa memberikan konten-konten edukatif, menghibur, dan memiliki nilai tambah yang positif. Jadi bukan sekedar asal viral, tetapi tetap harus ada unsur edukatifnya.

Ukasah salah satu peserta Ngonten Bareng PKS mengatakan kegiatan seperti ini sangat bagus sebagai wadah anak-anak muda melahirkan kreativitas. “Saya berharap acara seperti ini terus ada kelanjutannya,” katanya.

Zaenal Nurohman : Saatnya UMKM Naik Kelas

Zaenal Nurohman : Saatnya UMKM Naik Kelas

Intensive Business Coaching (IBC) selama satu tahun sudah memasuki sesi ketiga. Final Project akan digelar akhir bulan ini. Saat ini para peserta sedang menjalani rangkaian sesi pendampingan dengan para mentor dan praktisi bisnis yang sudah berpengalaman.


Acara ini diselenggarakan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kota Tegal, bekerja sama dengan Genpro (Global Enterpeneur Profesional) Kota Tegal atas usulan pokok pikiran Anggota DPRD Kota Tegal dari F-PKS Zaenal Nurohman dan Amiruddin, Lc. Program IBC ini menghadirkan Coach Abi Darwis dari Grounded Coach.

Zaenal Nurohman mengatakan bahwa progam ini diinisiasi sebagai bagian dari peningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar bisa naik kelas. “Semua peserta tidak hanya dilatih, tetapi juga didampingi secara intensive selama setahun untuk menaikkan skala UMKM,” katanya. Zaenal menambahkan program ini dibagi dalam dua kelas. Pertama kelas Scale Up yang dimotori oleh dirinya, dan kelas Start Up yang dimotori oleh Amiruddin, Lc.

“Klasifikasi start up ini ditujukan bagi pelaku usaha yang baru merintis atau masih pada skala mikro. Sementara kelas Scale up diperuntukan bagi pelaku usaha yang sudah berjalan lebih dari 2 tahun, sudah ada karyawan,’ jelas Zaenal.

Khusus peserta scale up, kata Zaenal, disiapkan untuk menjadi mentor bagi UMKM-UMKM yang masih start up. Sehingga diharapkan bisa membantu pemerintah Kota Tegal untuk memberikan pelatihan kepada lebih banyak UMKM di Kota Tegal.

Sementara itu Amiruddin Lc mengatakan, program Intensive Busines Coaching ini bagian dari langkah pengembangan SDM terutama bagi para pelaku UMKM agar bisa menaikkan usahanya. ini terbagi atas 4 sesi, ditambah lagi dengan program pendampingan selama satu tahun. program ini menghadirkan Coach Abi Darwis. Semua peserta kami kawal. “Kami sudah siapkan di Genpro untuk mengawal para peserta untuk memantau progress setiap pertumbuhan usaha mereka,” katanya.

Mereka ditempa dan dipersiapkan untuk jadi leader di bisnisnya masing-masing seklaigus dipersiapkan jadi mentor UMKM. “Bisnis itu persoalan mindset. Untuk bisa naik kelas, yang perlu diperbaiki dulu adalah menata cara berpikir, memperbaiki attitude,” kata Amiruddin, Lc.

Beberapa materi yang diajarkan dalam program itu diantaranya adalah Menata Mindset, Membangun Attitude, Leadership, dan 9 Business Pilars. Tidak hanya prinsip, tetapi juga secara teknis, bahkan didampingi. Sehingga pemahaman yang didapatkan peserta itu utuh.

Mukhoyyam Quran, Kader PKS Ditarget Selesaikan Tilawah 5 Juz

Mukhoyyam Quran, Kader PKS Ditarget Selesaikan Tilawah 5 Juz

Sebagai upaya lebih mendekatkan dengan Alquran, PKS Kota Tegal menyelenggarakan Mukhoyyam Quran Daerah (MQD) pada 2-3 Oktober 2021. Kali ini MQD dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeing.

Acara ini merupakan program bidang kaderisasi dan diikuti oleh kader serta simpatisan PKS Kota Tegal. Melalui program ini, setiap peserta ditarget menyelesaikan tilawah 5 Juz dan amalan-amalan lain.

Ketua Panitia MQS Ma’muroh mengatakan tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah, Bersama Alquran Mari Kita Raih Kejayaan. “Kami berharap melalui program ini akan semakin mendekatkan diri kita dengan Alquran, dan selalu menghadirkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia menjelaskan, selain ditarget menyelesaikan tilawah 5 Juz, peserta juga dimonitor qiyamul lail, dzikir alma’tsurat, salat rawatib, dan salat dhuha, serta mengikuti semua sesi taujih bersama tiga pembicara. “Metode yang diterapkan di sini adalah penilaian mandiri dimana setiap peserta melaporkan kegiatannya
melalui link pelaporan dan link kehadiran yang sudah disediakan panitia,” katanya.

Hadir sebagai pembicara saat itu diantaranya adalah Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PKS Sururul Fu’ad, Lc, Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc, dan Ismail Halim Al Rasyid. Salah satu peserta MQD, Ali merasa terbantu dengan adanya MQD ini, sehingga menjadi lebih semangat lagi dalam menyelesaikan tilawahnya. “Ngaji bareng kayak gini semakin semangat,” katanya.

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin Lc, menyampaikan dari hasil kegiatan itu, memunculkan beberapa rekomendasi arahan hasil pasca MQD Tegal ini. Diantara rekomendasi adalah para pembina dan pembimbing Unit pembinaan Anggota (UPA) mengevaluasi Keikutsertaan dan hasil capaian MQD.

Tidak hanya itu aktivitas membaca Alquran juga ditingkatkan lagi dengan mengikuti program tahsin, merutinkan tilawah satu hari satu juz, menghafal sesuai kurikulum anggota, dan memaknai Alquran, serta bersemangat belajar Bahasa Arab agar lebih faham dengan Alquran.

Menurutnya mengingat antusiasme peserta, MQD ini rencananya akan diselenggarakan secara berkala dua bulan sekali.[]

PKS Kota Tegal Gelar Seminar Parenting

PKS Kota Tegal Gelar Seminar Parenting

Bukti kepedulian PKS Kota Tegal terhadap keluarga diwujudkan dalam kegiatan seminar parenting (26/9) lalu.  Program yang digelar Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPD PKS Kota Tegal ini menghadirkan Sinyo Egie sebagai pembicara. Adapun tema yang diangkat adalah Menjadi Sahabat Terbaik untuk Buah Hati.

Acara ini diikuti oleh kader dan simpatisan PKS. Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc dan segenap unsur pengurus DPD PKS Kota Tegal tampak hadir dalam seminar.

Kabid BPKK DPD PKS Kota Tegal Hj. Fajriati Nur Hidayah, S. Psi, melalui Kartika Dwi Hapsari mengatakan menjadi sahabat anak adalah sebuah upaya yang perlu dibangun oleh orangtua.

“Jika orangtua tidak menjadi sahabat anak, anak bisa lari ke gadget. Di sini orang tua perlu menjadi role model. Jika ingin anaknya tidak kecanduan gadget, orangtua pun juga harus bijak menggunakan gadget,” katanya.

Pada kesempatan itu Sinyo Egie menjelaskan untuk bisa menjadi sahabat anak, yang perlu kita bangun pertama kali adalah mengevaluasi hubungan antara suami-istri, apakah sudah sevisi dalam membangun keluarga? Apakah sudah memahami kalau anak adalah amanah, bukan hak milik? Apakah komunikasi yang selama ini terbangun sudah efektif dan produktif?

Ia juga menjelaskan dalam pengasuhan orangtua sebaiknya menghindari membandingkan anak, baik dengan saudara kandung seperti kakak adik, apalagi dengan teman-temannya.

“Hubungan anak dan orang tua itu harus jujur dan terbuka. Orang tua menjaga kata-katanya, pastikan bahasa yang kita ucapkan sesuai tahapan perkembangan usia anak. Orang tua perlu jadi pendengar yang baik. Hargai anak sebagai seorang manusia. Jika bicara, menatap mata anak. Dan masuklah ke dalam dunia anak,”jelasnya.[]

Meet & Greet Humas PKS, Diskusikan Langkah Strategis Jadi Content Creator

Meet & Greet Humas PKS, Diskusikan Langkah Strategis Jadi Content Creator

 

Kota Tegal menjadi tuan rumah penyelenggaraan Meet and Greet Humas PKS se-Karesidenan Pekalongan. Acara ini digelar santai sambil ngopi di salah satu Co Working Space favorit di perbatasan Kota dan Kabupaten Tegal.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut tim Humas DPW PKS Jateng Azzam dan Dwi
Pujianto. Acara ini diikuti oleh Ketua dan Sekretaris Bidang Humas DPD PKS se Karesidenan Pekalongan meliputi, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Brebes, Pemalang, Pekalongan, dan Batang.

Selain mendiskusikan seputar content creator, kesempatan itu juga dimanfaatkan untuk membangun konsolidasi sekaligus mendiskusikan dinamika kehumasan di daerah. “Kami ingin menggali lebih dalam dinamika bidang humas, apa saja yang dibutuhkan untuk bisa meningkatkan kinerja apakah itu terkait kebutuhan pelatihan bahkan sampai pengelolaan sosial media.

Sebagai corong partai, humas menempati peran strategis untuk mengenalkan wajah PKS. Oleh karenanya dalam pengelolaannya pun perlu diberikan sentuhan-sentuhan profesional dalam manajerialnya.

Kabid Humas PKS Kota Tegal Ali Irfan mengatakan pihaknya juga terus berbenah. Saat ini sedang menata tim untuk menyuguhkan konten-konten yang bisa diterima semua segmen, sehingga PKS semakin bisa diterima di masyarakat.

Peduli Lingkungan, BPKK Gelar Pelatihan Pengolahan Eco Enzyme

Peduli Lingkungan, BPKK Gelar Pelatihan Pengolahan Eco Enzyme

BPKK DPD PKS Kota Tegal menyelenggarakan Training For Trainer Pembuatan Eco Enzyme (26/9). Acara ini diikuti 48 anggota Rumah Keluarga Indonesia (RKI) se-Kota Tegal dengan menghadirkan pegiat lingkungan Hj. Ekawati, S.Pt.


Nursetyowati, S. Pd selaku Ketua Biro Ketahanan Keluarga mengatakan acara ini bertujuan mengajarkan pengolahan sampah organik skala rumah tangga, dan meminimalisir timbunan sampah di TPA.

“Masih banyak kita temukan sampah berserakan di pinggir jalan dan tanah kosong, sangat memprihatinkan. Oleh karenanya kita mesti bergerak minimal dari rumah tangga kita masing-masing dengan cara memilah dan mengolah sampah”, jelasnya.

“Harapan besarnya RKI Kota Tegal bisa menjadi bagian dari masyarakat yang dapat mengurangi sampah di TPA secara signifikan melalui gerakan skala rumah tangga,”ujar Ibu Nursetyowati.


Dalam pelatihan itu, Ekawati menjelaskan tentang sejarah, bahan-bahan yang dibutuhkan, cara pembuatan, cara penyimpanan, hasil yang sempurna dan manfaat dari Eco Enzyme. Peserta bahkan diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung pembuatan Eco Enzyme.
Ekawati menjelaskan. Eco Enzyme merupakan larutan multifungsi yang dihasilkan melalui proses fermentasi sisa sampah organik dengan mencampurkan air dan gula merah sesuai takaran lalu didiamkan selama tiga bulan. Eco Enzym ini dikembangkan oleh Dr. Rosukon Poompanvong dari Thailand yang telah melakukan penelitian sejak 1984 dengan mendirikan Asosiasi Pertanian Organik Thailand.Risetnya terbukti mampu memberi solusi praktis terhadap permasalahan lingkungan.

“Ada banyak manfaat dari larutan Eco Enzym ini yakni untuk pembersih rumah tangga seperti mengepel lantai, sabun cuci piring, pembersih WC dan dapur, pembersih udara, obat kumur antiseptik, air pembersih diri, menyuburkan tanaman, untuk pembersih kolam ikan dan hewan peliharaan, bahkan dapat digunakan untuk menyembuhkan luka luar,” kata Ekawati.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini, peserta nantinya diminta mengajarkan kembali kepada seluruh anggota RKI se-Kota Tegal sehingga dapat dibentuk Bank Sampah khusus Eco Enzyme.()

Webinar Gema Keadilan Kota Tegal. Sherly; “Bicara Muda adalah Bicara Mindset dan Harapan Perubahan”

Webinar Gema Keadilan Kota Tegal. Sherly; “Bicara Muda adalah Bicara Mindset dan Harapan Perubahan”

Demi memberikan suntikan semangat bagi generasi muda, Gema Keadilan Kota Tegal menghadirkan Sherly Annavita. Influencer muda asal Aceh ini dihadirkan dalam acara Webinar dengan tema Spirit bagi Generasi Muda dalam Menjawab Tantangan Generasi Milenial di era Disrupsi yang diselenggarakan secara virtual pada Ahad (26/9).

“Saat bicara muda, sejatinya kita bukan bicara tentang umur, tetapi pilihan mindset dan harapan. Apa yang bisa kita lakukan di masa depan. Dari segi pengalaman, wawasan, generasi muda memang tidaklah banyak jika dibandingkan dengan generasi yang lebih senior. Tetapi mereka adalah harapan, sebab mereka tidak menawarkan masa lalu, melainkan menawarkan masa depan,” kata Sherly Annavita pada kesempatan Webinar Milenial yang diselengarakan Gema Keadilan Kota Tegal pada 26/9.

Ia menjelaskan bahwa saat bicara tentang muda sebenanrya sudah viral 1400 tahun lalu. Dari timur, ada istilah pemuda di masa sekarang pemimpin di masa depan. Jangan mau kita balikkan kalimat yang dalam maknanya menjadi. Pemuda hari ini pecundang di masa depan, hanya karena tidak melakukan persiapan. “Kira-kira kita akan ambil bagian perubahan apa? Masa depan milik meeka yang mau mempersiapkan. Berani kerja keras, cerdas, cepat. Yang cepat akan mengalahkan yang besar,” jelasnya dengan bahasa yang lugas.

Ketua Gema Keadilan Kota Tegal Mus’ab Safirul Islam mengatakan generasi muda bisa belajar dari sosok pemuda yang mampu memberikan gagasan untuk perubahan di masa depan. Ia berharap melalui webinar ini mampu menyalakan harapan perubahan.

Sementara itu Ketua Gema Keadilan Jawa Tengah Agung Budi Margono dalam sambutannya mengatakan bahwa generasi muda harus memiliki kesiapan terhadap masa depan. Ia harus bisa melahirkan gagasan – gagasan penting apa yang mesti dilakukan sebagai anak muda di mata dunia. “Kita tidak boleh hanya puas menjadi objek dari seluruh perubahan, tetapi menjadi pelaku bahkan pelopor. Sosmed itu ibarat seperti toa-toa yang  dijadikan pada mahasiswa saat berorasi. Di era sosial media kita bisa sampaikan gagasan-gagasan bernas yang mencerdaskan sekaligus mencerahkan,” katany

Sebagai sayap organisasi pemuda PKS, lanjut Agung, kehadiran Gema Keadilan memiliki karakter leadership, kemandirian ekonomi, kemudian membangun kepekaaan sosial dan memilki kemampuan pengaruh sebagai influencer. Melalui perannya Maksimalkan peran anak muda sebagai bagian dari komponen bangsa. Ia menjelaskan bahwa Gema Keadilan Kota Tegal juga membuka diri dengan mempersilakan generasi muda bisa ikut serta menjadi bagian Gema Keadilan.

 

Kader PKS Kota Tegal Jalani Tes Kebugaran

Kader PKS Kota Tegal Jalani Tes Kebugaran

Keringat mengucur deras di tubuh para puluhan kader Partai Keadilan Sejahtera pagi itu. Menyadari betapa pentingnya memiliki ketahanan fisik yang prima, sebanyak 70 kader pelopor PKS Kota Tegal menjalani tes kebugaran. (26/9).

Rasa lelah tidak terasa karena seluruh peserta tes menjalani setiap tahapan tes fisik dengan semangat dan perasaan bahagia. “Rata-rata peserta tes kebugaran termasuk saya merasakan cukup lelah dan banyak bercucuran keringat. Tetapi tetap semangat,” kata Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc.

Ia menambahkan dalam situasi pandemik saat ini olahraga menjadi salah satu sarana untuk menjaga kondisi fisik tetap kuat dan imunitasnya terjaga. “Tes kebugaran ini merupakan ikhtiar PKS untuk menjaga kebugaran kadernya sekaligus sebagai sarana edukasi bahwa semangat berolahrga perlu dibarengi dengan pengetahuan yang baik tentang olahraga,” katanya.

Selain Amiruddin, tampak sebagai peserta tes saat itu adalah Rachmat Rahardjo Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, dan juga segenap pengurus serta kader pelopor. Amiruddin berharap kegiatan ini bisa berjalan secara berkala untuk agar fisik bisa tetap bugar sepanjang usia.

Ketua BKO DPD PKS Kota Tegal Bahtiar Rifai mengatakan acara ini digagas untuk memeriahkan hari olahraga nasional yang jatuh pada bulan September.

Bahtiar menjelaskan melalui tes kebugaran ini bisa menjadi data awal apa jenis olahraga yang tepat bagi masing-masing kader, bagaimana memulainya, apa saja resiko cideranya, termasuk resiko bosan berolahraga dan sebagainya. “Melalui data tersebut kita akan tahu berapa durasi dan intensitas yang harus kita lakukan selama latihan, sehingga otot kita tidak kaget dan latihan pun jadi enjoy dan istikomah,” katanya.

Jadi, jelas Bahtiar, tes kebugaran sejatinya bukan memperlihatkn kelemahan fisik kita, namun sebagai panduan awal untuk memulai olahraga yang baik dan benar. Acara dimulai dengan senam bersama yang dipandu Instruktur Nasional Isnaeni Soffan. Kemudian dilanjutkan dengan menjalani serangkaian tes fisik yang meliputi tes kelenturan, tes otot lengan, tes otot perut, tes otot punggung, step test, dan tes denyut nadi atau denyut jantung.[]

  

 

Pererat Silaturahim,  PKS Kunjungi Kapolres Tegal Kota yang Baru

Pererat Silaturahim, PKS Kunjungi Kapolres Tegal Kota yang Baru

Jajaran Anggota Dewan dari Fraksi PKS DPRD Kota Tegal mengunjungi Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat pada Kamis (2/9) di Kantor Polres Tegal Kota. Agenda silaturahmi ini juga dimanfaatkan untuk saling berbagi saran dan masukan yang kaitannya dengan dinamika kota Tegal saat ini.

Kunjungan kali ini dihadiri lengkap oleh jajaran anggota dan staff FPKS Kota Tegal yang terdiri dari H. Amiruddin Lc, Bayu Arie Sasongko ST MM, Rachmat Rahardjo SE, dan Zaenal Nurohman Amd. selain keempat anggota DPRD dari Fraksi PKS, turut hadir dalam silaturahim Tenaga Ahli Fraksi Abdul Ghoni dan Staff Fraksi Ali Mashuri.

Kapolresta Tegal AKBP Rahmad Hidayat mengapresiasi agenda silaturahim PKS ini. Rahmad menjelaskan, bahwa pihaknya siap untuk menindaklanjuti masukan dari masyarakat termasuk PKS. “Polri terus berupaya melibatkan semua unsur masyarakat dalam penanganan pekat dan covid di kota Tegal,” kata Rahmad. Pada kesempatan itu, Ketua Fraksi PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc menyampaikan beberapa masukan kepada Kapolresta agar kota Tegal menjadi lebih tertib dan kondusif.

Diantara masukan itu adalah agar operasi pekat semakin digencarkan lagi untuk menjaga Tegal menjadi lebih kondusif. Selain itu, F-PKS juga memberikan masukan agar penertiban pedagang kaki lima mengedepankan pendekatan kemanusiaan, dan mengedepankan dialog.

Acara ini juga menjadi bagian dari Program Safari Guyub PKS Bidang Hukum dan Kebijakan Publik DPD PKS Kota Tegal ke unsur Forkompimda Kota Tegal. “Alhamdulillah hari ini terealisasi ke Kapolres,” ungkap Zaenal Nurohman.

Kolaborasi Apik PKS Kota Tegal Gelar Upacara HUT RI Ke-76

Kolaborasi Apik PKS Kota Tegal Gelar Upacara HUT RI Ke-76

PKS Kota Tegal sukses menyelenggarakan upacara memperingati HUT RI ke-76 di halaman Kantor DPC PKS Margadana (17/8). Suksesnya penyelenggaraan upacara itu berkat kolaborasi yang melibatkan semua struktur mulai dari pengurus DPD, DPC, F- PKS Kota Tegal, Garuda Keadilan dan Gema Keadilan.

Tampak saat itu yang bertugas, Ketua F-PKS DPRD Kota Tegal Amiruddin Lc bertindak sebagai Inspektur Upacara, Komandan Upacara dipimpin oleh Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal Bayu Arie Sasongko, Pembacaan Teks Proklamasi oleh Sekretaris F-PKS DPRD Kota Tegal Zaenal Nurohman, dan Pembacaan Doa oleh Anggota F-PKS Rachmat Rahardjo. Petugas MC, komandan barisan, pasukan pengibar bendera melibatkan anak-anak kader PKS Kota Tegal yang tergabung dalam Garuda Keadilan dan Gema Keadilan. Sementara peserta upacara diikuti oleh pengurus DPD dan pengurus harian DPC PKS se-Kota Tegal.

“Meski upacara HUT RI ke-76 ini dilaksanakan secara terbatas hanya untuk 20 peserta, namun upacara tetap berlangsung khidmat,” kata Bahtiar Rifa’I selaku penanggungjawab kegiatan.

Sebagai Inspektur Upacara Amiruddin Lc menyampaikan beberapa amanat penting kepada para peserta upacara. “Merdeka yang kita raih tidak didapat dengan mudah, bukan hadiah dari penjajah,” katanya. Oleh karenanya, Amiruddin menambahkan, ada dua istilah yang tidak boleh kita lupakan, yakni jas merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah dan jas hijau, jangan sekali-kali melupakan jasa ulama. “Merekalah yang telah dengan tulus berjuang mencurahkan pemikiran, mengorbankan harta, melalui tetesan keringat, tetesan darah, bahkan rela mengorbankan jiwa raga,” tambah Amiruddin.

Ketua DPD PKS Kota Tegal ini berharap melalui momentum kemerdekaan ini semoga bangsa Indonesia menjadi semakin tumbuh dan semakin tangguh. Demikian juga dengan kader PKS harus senantiasa tumbuh dan tangguh. Tumbuh dengan berbagai macam prestasi, dan semakin tangguh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun konstituen.

Di akhir acara diumumkan juga pemenang lomba dan penyerahan hadiah lomba membaca teks proklamasi mirip Bung Karno tingkat Kota Tegal yang diselenggarakan PKS Kota Tegal. Adapun pemenang lomba membaca teks proklamasi itu Juara pertama diraih Ali Mashuri, Juara kedua Sahil Maulana, dan Juara ketiga Sujarwo. []

Copyright © 2026