Kiyai Labib Shodiq Suhaemi, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah I Benda, saat menerima kunjungan silaturahim Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Assegaf Al Jufri, menyampaikan banyak pesan untuk PKS. Berikut pesan-pesan yang sempat disampaikan Kyai Labib.
Semoga kerawuhan orang-orang yang salih, apalagi Kehadiran Habib Salim selaku cucu nabi di Al Hikmah 1 ini meninggalkan hal yang positif.
Kami sampaikan terimakasih kepada segenap jajaran pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), semoga PKS tetap solid menentang ketidakadilan, kedzoliman dan kebodohan.
Karena sesuai sabda nabi “Sepeninggalku nanti, akan muncul para pemimpin yang tidak mengikuti petunjukku dan tidak pula mengambil sunnah-sunnahku”, “Barangsiapa membenarkan kedustaan mereka serta mendukung kezaliman mereka, maka mereka itu bukan termasuk golonganku dan aku pun bukan bagian dari mereka” .
Mereka tidak akan dapat mendekati telagaku. Barangsiapa tidak membenarkan kedustaan mereka dan tidak mendukung kezaliman mereka, maka mereka termasuk golonganku dan aku pun merupakan bagian dari mereka, dan mereka akan mendapatkan bagian dari telagaku.“ (HR. Ahmad & Al Bazzar)
Jika tidak ingin diakui kanjeng nabi, silakan bebas mendukung sesuka hati. Tetapi jika ingin diakui nabi, jangan membenarkan pemimpin yang pendusta, jangan membantu pemimpin yang dzolim.
Dunia ini menyediakan beranekaragam pilihan, jika kita tidak suka partai lain, ya pilih PKS saja. Orang yang pintar itu orang yang dapat melihat dan tahu ada pilihan baik, dan mengikutinya.
Banyak yang mengakui PKS itu partai baik. Hanya saja malu untuk mengakuinya. Padahal Ketua Majelis Syuro PKS ziarah ke makam Mbah Maemun Zubair, Apa yang perlu diragukan?
Pernah pada suata hari, setelah selesai shalat jum`at, ada yang bertanya ke saya. “Kyai apa benar kyai dekat dan akrab dengan PKS?. PKS Kan wahabi, dan anti tahlil” Kemudian saya jawab, “Saya akrab dengn PKS ini karena suka dengan kiprahnya, ada dzuriyat Rasul yang saat ini menjadi petinggi di PKS. Hadirnya kami untuk Kita bisa membentengi PKS ini dari Pengaruh pemikiran Radikal,”
2024 adalah waktunya kita memilih pemimpin, Jika kita salah memilih pemimpin, maka berarti kita salah ila yaumul qiyamah.





Fraksi PKS DPRD Kota Tegal berkolaborasi dengan DPD PKS Kota Tegal menyelenggarakan pelatihan relawan advokasi pada Ahad, 12 Juni 2022. Kegiatan ini diikuti oleh 4 utusan DPC dan 2 utusan dari Aleg PKS, dengan total 24 peserta. Selain bertujuan untuk mempersiapkan relawan, kegiatan ini juga sekaligus sebagai sarana mengokohkan DNA PKS sebagai partai pelayan rakyat.
Ia berharap melalui kegiatan pembekalan kerelawanan ini akan lahir relawan-relawan yang memiliki integritas dan jiwa sosial tinggi, siap mendampingi masyarakat baik secara fisik maupun secara akses, dan bisa menjembatani komunikasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang bershinggungan langsung dengan masyarakat.






