KPUD Kota Tegal Klarifikasi Pengajuan PAW. Siapa Sosok Pengganti Pak Rachmat?

KPUD Kota Tegal Klarifikasi Pengajuan PAW. Siapa Sosok Pengganti Pak Rachmat?

Tepat pukul 4 sore, rombongan Tim KPUD Kota Tegal mendatangi kantor DPD PKS Kota Tegal di Jl. Slamet 21, Panggung, Tegal Timur, Kota Tegal (29/30). Kedatangan tim KPUD ini untuk melakukan klarifikasi terkait pengajuan surat yang diajukan PKS Kota Tegal tentang permohonan Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kota Tegal. Adapun anggota DPRD yang akan dilakukan PAW adalah Rachmat Rahardjo karena alasan meninggal dunia pada 11 Agustus 2022 lalu.

Kedatangan tim dari KPUD Kota Tegal diterima Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc yang didampingi Sekretaris Rd. Daniel Mudjib, Bendahara Ichsan Triyono, Ketua MPD Darni Imaduddin, Sekretaris MPD Retno Kristanto, dan Sekretaris Dewan Etik Daerah (DED) PKS Kota Tegal, dan Kabid Kaderisasi Tauchidin. Tampak hadir pula dalam pertemuan itu Anggota DPRD PKS Kota Tegal Dapil Tegal Selatan Bayu Arie Sasongko.

Diantara tim dari KPUD Kota Tegal yang hadir adalah Lis Herawati selaku Divisi Teknis, Thomas Budiono selaku Sosdiklih Parmas, Moh Mansur Syarifuddin dari Divisi Hukum dan Pengawasan, Widiya Hestanti dari Kasub Teknis & Humas, serta Hany Pramuditta dan Ari Sadewa dari tim teknis.

Lis Herawati mengungkapkan tujuan kehadiran tim KPUD kota Tegal ini dalam rangka klarifikasi. “Kami ingin memastikan bahwa nama calon Anggota DPRD yang akan menggantikan Pak Rachmat statusnya masih anggota PKS, sekaligus memastikan kesediaan yang bersangkutan,” ujar Lis.

Sementara itu Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin menyampaikan menyambut baik kedatangan tim KPUD Kota Tegal. Beliau juga memastikan bahwa nama yang akan menggantikan Pak Rachmat Rahardjo bukan hanya masih menjadi anggota PKS tetapi juga pengurus DPD PKS Kota Tegal. “Kami sudah mengomunikasikan dengan beliau. Insya Allah siap melanjutkan amanah menggantikan Pak Rachmat di Dapil Tegal Barat,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu proses pemberkasan dan klarifikasi berjalan dengan baik. Dari pihak KPUD Kota Tegal menyarankan agar kelengkapan berkas segera dipenuhi agar proses PAW segera bisa diproses. “Setelah kami lakukan klarifikasi, secara aturan memenuhi syarat untuk menjadi anggota dewan menggantikan Pak Rachmat. Mohon secepatnya untuk dilengkapi semua persyaratan agar proses PAW bisa segera dilaksanakan,” ungkap Lis.[]

 

Habib Salim; “Pemilu 2024 Bisa Jadi Momen Kemenangan PKS”

Habib Salim; “Pemilu 2024 Bisa Jadi Momen Kemenangan PKS”

Aura kemenangan PKS semakin terasa. Pemilu 2024 mendatang sepertinya akan menjadi kesempatan PKS menang pemilu. Beberapa tokoh sudah menyatakan siap bergabung, memperkuat, maupun siap dicalonkan menjadi aleg PKS.

Hal itu disampaikan Ketua Bidang Pembinaan Wilayah PKS Jawa Tengah, Jawa TImur, dan DIY Abdul Fikri Faqih dihadapan kurang lebih 400 kader PKS dalam agenda Konsolidasi Kader di Daerah Dakwah IX di Gedung Mulyadana, Kota Tegal (25/8).

Agenda tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al-Jufry. Agenda konsolidasi juga dihadiri Ketua DPW PKS Jateng Muhammad Haris, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Quatly Al Katiry, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Dapil IX Sururul Fuad, dan seluruh kader PKS dari tiga daerah yang meliputi Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes.

“Insya Allah 2024 Allah akan memberikan kemenangan penuh berkah dan bermartabat,” ungkap Habib Salim. Ia mengajak kepada seluruh kader PKS agar menjadikan PKS sebagai partainya masyarakat Jawa Tengah. “PKS itu partai kita semua,” ucap Habib Salim memotivasi.

Ketua Majelis Syuro tersebut mengatakan perubahan itu akan terjadi dengan kata-kata. Ubahlah komunikasi, maka kita siap mewujudkan kemenangan. “Ada kalkulasi manusia sulit menang, tetapi fakta berkata lain. Peperangan duel maut Nabi Daud dan Raja Jalut adalah contoh nyata yang diabadikan dalam sejarah,” ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa yang bersandar pada harta, pasti dia selalu dalam keadaan kurang. Siapa yang bersandar pada otaknya, pasti orang tersebut akan sesat. Karena banyak permasalahan yang tidak bisa dijawab.

Habib Salim menegaskan bahwa yang membuat masyarakat tertarik pada PKS, adalah Allah. Maka perbanyak silaturahim, menyapa, kita harus jadikan semua momentum meraih kemenangan. Kalaupun ada tantangan, jadikan itu momentum meraih kemenangan.

“Allah berfirman, kalau kalian menolong agama Allah, Allah pasti akan memenangkan kalian. Maksud Allah, adalah menangkanlah ukhuwah, ibadah kalian, bukan riya’, menangkanlah perjuangan kalian. Jangan ada di dapil hanya memenangkan diri sendiri. Siapapun yang menang, itulah kemenangan kita,” ungkapnya. []

 

Habib Salim Hadiri Haul ke-30 Syekh Armia di Cikura

Habib Salim Hadiri Haul ke-30 Syekh Armia di Cikura

Ketua Majelis Syuro PKS Dr. Habib Salim Segaf Al-Jufry menghadiri haul ke-30 Syekh Armia bin Kyai Kurdi di Pondok Pesantren Attauhidiyah, Cikura, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Kamis 25 Agustus 2022. Kedatangan Habib Salim pada khaul ini bukan untuk yang pertama kalinya. Sebelumnya pada agenda silaturahim Habib Salim Menyapa Jawa Tengah, Habib Salim juga berkunjung ke Tegal dan sempat bersilaturahim ke KH. Ahmad Saidi Kurdy di Giren, Talang Kabupaten Tegal.

Kedatangan Habib Salim ke Tegal ini murni untuk tujuan silaturahim dan memperkuat ikatan yang selama ini telah terbangun antara. “Melalui haul ini kita bisa mengengang jasa perjuangan para ulama yang telah mendahului kita. Kita bisa ikuti jejak-jejaknya. Syekhuna Armia telah memberikan bukti amal baiknya yang menuntun kita pada kebaikan.

Tampak membersamai Habib Salim dalam rombongan diantaranya adalah Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih, Ketua DPW PKS Jawa Tengah Muhammad Haris, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Quatly Alkatiri, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Sururul Fuad.

Pada kesempatan tausiyahnya, Habib Salim menjelaskan filsofi semut yang terkandung dalam Surat An Naml. “Semut ketika bertemu sesama selalu bersalaman. Jangan sekali-kali kalah sama semut. Semut itu akhlaknya luar biasa,” kata Habib Salim.

Habib Salim menjelaskan bahwa semut punya karakter khusnudon, semut tidak mengenal kata gagal atau kalah. Yang ada di pikirannya, sukses, berhasil. Semut itu akhlaknya luar biasa. “Ini optimisme yang tinggi. Melalui kebersamaan, Allah pasti akan memberikan jalan. Dalam kebersamaan ini berhimpun semua potensi dan energy positif yang bisa membawa kita pada kemenangan dan kemaslahatan,” pungkasnya. []

 

 

 

Pemkot Perlu Siapkan 33 Milyar Agar Kota Tegal Bisa UHC

Pemkot Perlu Siapkan 33 Milyar Agar Kota Tegal Bisa UHC

Persoalan kesehatan menjadi sorotan banyak warga terutama dari kalangan warga tidak mampu yang belum tercover BPJS. Hal ini terungkap dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Tegal Zaenal Nurrohman yang dilaksanakan pada Selasa, 9 Agustus lalu di Jl. H. Sriyono 16 Sumurpanggang, Kecamatan Margadana.

Samsuri, Sekretaris RW 10 Kelurahan Smurpanggang mengatakan banyak warga tak mampu yang minta diadvokasi pembuatan BPJS yang dibiayai APBD. Ia mengisahkan ada warganya yang sudah mengajukan untuk pembuatan BPJS KIS APBD sejak 2021 tetapi sampai sekarang tidak kunjung jadi. Padahal kondisinya sudah sangat membutuhkan, sebab setiap kali berobat dia harus mengeluarkan biaya sekitar 500ribu. “Ini sangat memberatkan. Kasihan,” katanya.

Menanggapi masih belum jadinya KIS PBI (Penerima Bantuan Iuran) APBD menurut Zaenal masih bisa dimaklumi mengingat anggaran UHC untuk ubahan 2022 hanya bisa mengcover 62,940. Sedangkan jumlah pendaftar KIS APBD sudah lebih dari 62,940. Jadi usulan-usulan yang masuk saat ini masih kita tampung. Semoga ada kebijakan sehingga yang daftar bisa diusulkan semua. “Jika UHC, sakit masuk RS, BPJS buat lngsung aktif. Tapi kelas 3. Doakan support biar terwujud. Proses kita kawal terus di Dinkes,” jelas Zaenal.

Di Gedung Lor, Zaenal menjelaskan bahwa pihaknya sedang berupaya, agar tambahan Pemerintah Kota Tegal menganggarakan 33 milyar agar Kota Tegal menyandang predikat Jaminan kesehatan semesta atau Universal Coverage Health (UHC). “Kalau memang Pemkot serius menangani masalah kesehatan warganya, Pemkot harus mau gelontorkan dana 36 milyar, 2023 kami kawal disahkan,” ungkapnya.

Zaenal menambahkan jika Kota Tegal sudah UHC, maka semua masyarakat terjamin kesehatan. Berobat cukup hanya dengan menunjukkan KTP. “Jika ada yang belum keluar saat pengajuan KIS APBD 2020-2021, ulangi daftarnya biar kami kawal,” jelas Zaenal. Kondisi saat ini bulan Agustus UHC Kota Tegal baru sampai di angka 91,40% dari jumlah penduduk 288,145 jiwa. Dan untuk bisa sampai UHC, setidaknya pencapaian UHC 95% dari jumlah penduduk.

 

Nasib Ribuan Honorer Harus Diperhatikan

Nasib Ribuan Honorer Harus Diperhatikan

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia mengumumkan seluurh tenaga honorer atau non ASN akan dihapus mulai 28 November 2023. Menyikapi itu, Pemerintah Kota Tegal harys memperhatikan nasib ribuan tenaga honorer yang terancam dirumahkan.

Keresahan itu sempat diutarakan salah satu peserta reses Anggota DPRD Kota TEgal dari Fraksi PKS H. Amiruddin, Lc. “Perlu dicarikan langkah-langkah terbaik untuk dicarikan solusinya,” katanya.

Sebagai informasi, kebijakan penghapusan tenaga honorer menurut Kemenpan RB merupakan bagian dari langkah strategis untuk membangu SDM professional dan sejahtera serta memperjelas aturan dalam rekrutmen. Tidak jelasnya sistem rekrutmen tenaga honorer berdampak pada pengupahan yang kerap kali dibawah UMR.

Selain mengenai honorer, Amiruddin juga menyampaikan betapa pentingnya perluasan lapangan pekerjaan untuk mengurangiangka pengangguran di Kota Tegal serta penangangan banjir rob yang sering terjadi di Kelurahan Mintaragen, Panggung, dan sekitarnya. Menurut Amiruddin, harus ada tindakan antisipastif yang tepat dan cepat oleh Pemkot.

“Dalam kondisi rob yang disertai hujan, air masuk rumah ketinggiannya bisa l ebih dari 50 cm,” jelas Amiruddin. Selain itu Amiruddin minta dilakukan perbaikan saluran di Jalan Mawar karena saluran yang ada sudah rusak dan tidak berfungsu dengan baik. :Kami siap meneruskan dan memperjuangan aspirasi tersebut dan mengharapkan agar masyrakat kota Tegal ikut berpartisipasi aktif dalam membenahi pembangunan di Kota Tegal,” pungkasnya.

 

Kami Seperti Kehilangan Seribu Pejuang

Kami Seperti Kehilangan Seribu Pejuang

Banyak yang merasa kehilangan dengan sosok Ustadz Rachmat Rahardjo, Anggota DPRD Kota Tegal dari PKS. Abdul Fikri Faqih menyampaikan bahwa PKS telah kehilangan salah satu kader terbaik. Ia menilai sosok Rachmat Rahardjo sebagai kader yang penuh totalitas dalam berjuang dalam barisan dakwah. “Apapun peran kita, entah sebagai anggota dewan, jadi pejabat, jadi rakyat, pastikan dekat dengan Allah,” ujarnya.

Ketua DPW PKS Jawa Tengah Muhammad Haris mengungkapkan, bahwa perjuangannya berdakwah dengan perannya sebagai anggota DPRD perlu kita apresiasi. Apa yang telah beliau tinggalkan semoga bisa menjadi wasilah kebaikan dan lading pahala yang akan terus mengalir. “Mari kita terus doakan beliau sehingga bekal yang sudah banyak beliau siapakan terus bertambah. Di akhirat ada orang yang terkejut dia merasa sudah dibalas amal kebaikan selama di dunia, pahala tersu bertambah, karena doa dari anak-anaknya yang soleh dan solehah,” ungkapnya.

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin Lc, mengatakan bahwa beliau merupakan sosok teman, guru, dan rekan seperjuangan di DPRD Kota Tegal. “Kami kehilangan kader terbaik. Ustadz Rachmat telah meninggalkan banyak pelajaran buat kita agar meneruskan dakwah ini,” ungkapnya.

Zaenal Nurrohman mengatakan bahwa almarhum adalah sosok guru yang selalu mengajarkan jiwa sosial tinggi. “Beliau berpesan bahwa kerja politik itu kerja ikhlas. Pastikan kita benar-benar ikhlas dan totalitas membantu dan mendampingi masyarakat. Jangan mengharapkan sesuatu yang berlebih kepada manusia,” ungkapnya.

Bayu Arie Sasongko turut merasakan kehilangan sosok guru, ayah, maupun sahabat dari Ustadz Rachmat Rahardjo. “Saya banyak sekali belajar dari beliau, mulai dari masalah agama, politik, kemasyarakatan, bahkan urusan keluarga, mendidik anak dan lain-lain.  Beliau merupakan teman curhat yang asyik. Selalu mau mendengarkan sekaligus memberikan masukan-masukan positif dari pengalaman dan pengetahuan dia yang luas,” ungkap Bayu.

Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro mengungkapkan bahwa dirinya sudah kenal lama sejak 2009. Saya menyaksikan sendiri beliau orang baik, taat aturan, aktif memberikan saran dan masukan, dan selalu menyejahterakan masyarakat kota Tegal. “Mewakili keluarga besar menyampaikan belasungkawa. Ikut mendoakan. Kita kehilangan sosok beliau yang kritis konstruktif,” ungkapnya.

Adistya Prastiwi merasakan semangatnya, keceriaannya akan selalu kita kenang. Rasanya bagaikan kehilangan 1000 pejuang. Mari kita lanjutkan jalan perjuangan dakwah sebagai amal jariyah untuk beliau.

Utomo driver ambulance PKS juga sempat mengisahkan kenangan indah bersama beliau saat melayani masyarakat “Beliau pelayan masyarakat terbaik, tak sekalipun beliau mengeluh, padahal kadang saat melayani masyarakat, sering beliau tidak punya uang namun tetap tersenyum pada siapapun yg datang meminta bantuan,” ungkapnya.

Ribuan Pelayat Antarkan Ustadz Rachmat ke Pemakaman

Ribuan Pelayat Antarkan Ustadz Rachmat ke Pemakaman

Masjid Al Mudzakirin yang berada di Jl. Branjangan, Randugunting tak mampu menampung ribuan pelayat yang ingin menyolati Anggota DPRD Kota Tegal Rachmat Rahardjo, SE., M.Pd. Salat jenazah akhirnya dilakukan dalam 3 gelombang.

Selesai dishalatkan, jenazah dibawa ke rumah duka di Pesurungan Lor, untuk memberikan kesempatan keluarga besar dan tetangga memberikan penghormatan terakhir. Dua ambulan mengiringi jenazah almarhum. Tampak kendaraan di depan adalah ambulance DPD PKS Kota Tegal, disusul kemudian mobil ambulance dari sebuah lembaga sosial yang membawa jenazah. Jenazah beliau kembali disalatkan di masjid Baitul Iman Pesurungan Lor sebelum akhirnya dimakamkan di pemakaman keluarga.

Tampak hadir dalam pemakaman tersebut Ketua DPW PKS Jawa Tengah Muhammad Haris, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih, Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro yang didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin, Wakil Walikota Tegal Muhammad Jumadi, Sekda Kota Tegal Sri Prima Indraswari, dan Budayawan Tegal Atmo Tan Sidik

Ketua F- PKS DPRD Kota Tegal H. Amiruddin, Lc saat momen pelepasan menyampaikan sehari sebelum musibah, Rachmat Rahardjo masih terlihat sehat, bahkan sempat ikut rapat di Komisi I, sorenya bahkan beliau menjadi imam salat ashar di Musola DPRD. Sabtu pagi masih salat subuh berjamaah di masjid, sekitar pukul 6 menginformasikan kepada anggota grup pengajian, bahwa sore ini siap ketempatan pengajian.

“Qadarullah, Ustadz Rachmat sempat terjatuh saat bermain tenis pada hari Sabtu, 6 Agustus 2022 lalu, dengan posisi kepala membentur lantai yang menyebabkan retak di kepala bagian belakang dan terjadi pendarahan. Hari itu juga beliau dilarikan di Rumah Sakit dan siangnya pada pukul 13.00 diambil tindakan operasi, dan koma selama 6 hari sebelum akhirnya beliau meninggal dunia,” ungkapnya.

Rachmat Rahardjo adalah anggota DPRD dari Fraksi PKS Kota Tegal. Beliau merupakan anggota DPRD tiga periode, sejak 2004. Meninggal pada usia 55 tahun, meninggalkan satu istri, 4 orang anak, dan 2 cucu.[]

Selamat Jalan Ustaz Rachmat

Selamat Jalan Ustaz Rachmat

Salah satu kader terbaik PKS di Kota Tegal telah berpulang ke rahmatullah. Setelah koma 6 hari pasca menjalani operasi di RSUD Kardinah Tegal, Kamis, 11 Agustus 2022 pada pukul 09.10 WIB, Ustadz Rachmat Rahardjo menghembuskan nafas terakhir.

Ustadz Rachmat sempat terjatuh saat bermain tenis pada hari Sabtu, 6 Agustus 2022 lalu, dengan posisi kepala bagian belakang membentur lantai dan menyebabkan retak di kepala bagian belakang dan terjadi pendarahan. Hari itu juga beliau dilarikan di Rumah Sakit dan siangnya pada pukul 13.00 diambil tindakan operasi.

Operasi berjalan lancar, hanya saja Ustadz Rachmat masih belum sadar sampai hari keenam. Selang sehari setelah operasi, dari yang seharusnya kondisinya sudah sadar, pihak dokter menyampaikan kondisinya makin parah, pendarahannya meluas, dan batang otaknya sudah malfungsi.

“Kalau yang terbaik sembuh. Mau separah apapun sakitnya ya bakal sembuh tetapi kalau hal lain yang terjadi, kita yakini itu yang terbaik buat Abi dan keluarga,” tulis Ismail Halim Ar’ Rasyid dilaman IGnya mengutip kata-kata ibunya.

Pada masa-masa tak sadarnya, beberapa relasi dan kolega turut menjenguk beliau. Terlihat beberapa diantaranya adalah Ketua DPW PKS Jawa Tengah Ust. Muhammad Kharis, Wakil Ketua Komsi X DPR RI Abdul Fikri Faqih, Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc, dan beberapa tokoh lain turut hadir membesuk.

Rachmat Rahardjo merupakan salah satu kader terbaik PKS Kota Tegal. Amanah dakwahnya di struktur PKS Jawa Tengah sebagai Ketua Bidang Pembinaan Wilayah Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes.

Beliau merupakan Anggota DPRD Kota Tegal tiga periode. Dua periode menjadi Anggota DPRD Dapil Tegal Timur. Periode ketiga ini Ustadz Rachmat Rahardjo melanjutkan kipranya sebagai Anggota DPRD Dapil Tegal Barat. Terimakasih atas kiprah dan pelajarannya kepada kami Ustadz Rachmat. Insya Allah kami yang akan terus melanjutkan perjuanganmu.[]

Bayu Arie Sasongko; Penangangan Banjir di Kota Tegal Butuh 20-30 Milliar

Bayu Arie Sasongko; Penangangan Banjir di Kota Tegal Butuh 20-30 Milliar

Penanganan banjir di kawasan Jl. Cendrawasih, Merak, dan Jalak Timur menjadi saah satu pertanyaan yang disampaikan warga dalam kegiatan reses Masa Persidangan II 2022 yang diselenggarakan Anggota DPRD Kota Tegal Bayu Arie Sasongko, ST, MM di Dapil I Tegal Selatan (7/8).

Bayu menjelaskan, kawasan tersebut masuk dalam jalur Gajah Mada hilir. Menurut informasi dari DPUPR Kota Tegal untuk penangangan sampai tuntas diperlukan anggaran 20-30 miliar. “Saat ini Pemkot sedang mengajukan bantuan ke Pemerintah Provinsi. Semoga bisa masuk APBD provinsi tahun 2023,” katanya.

Bayu juga menambahkan bahwa saat ini DPRD dan Pemerintah Kota Tegal sepakat akan menganggarkan tahun 2023 berupa pengadaan 2 unit dumpitruck, satu unit mobil pick up, dan anggaran untuk 30 tenaga ulu-ulu yang akan bertugas secara fulltime melakukan pembersihkan sumbatan sampah di aliran sungai drainase Kota Tegal. “Upaya ini diharapkan data mengurangi dampak banjir dan mempercepat waktu surut,” jelas Bayu.

Selain persoalan banjir, masyarakat juga menyampaikan layanan untuk pasien PBI BPJS kesehatan baik layanan faskes maupun Rumah Sakit, kualitas obat, maupun layanan rawat inap. “Faskes dan RS wajib memberikan layanan prima kepada seluruh peserta BPJS tanpa membeda-bedakan apakah itu pasien umum, BPJS mandiri, maupun BPJS PBI,” ungkap Bayu.

Anggota DPRD dari Fraksi PKS ini menambahkan masyarakat memiliki hak dan dapat mengajukan keluhan ke Kantor BPJS Kesehatan. Misalnya pasien diminta membeli obat diluar dengan alasan stok kosong, maka nota pembelian dapat diklaim ke BPJS Kesehatan. Faskes dan RS juga bisa mendapat teguran maupun sanksi dari BPJS Kesehatan apabila terbukti melakukan penyimpangan layanan. “Kami siap melakukan pendampingan dan advokasi masyarakat jika diperlukan,” ujar Bayu.

Reses Bayu Arie Sasongko, Warga Usul Peninggian Jalan dan Pengerukan Endapan Drainase

Reses Bayu Arie Sasongko, Warga Usul Peninggian Jalan dan Pengerukan Endapan Drainase

Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS Bayu Arie Sasongko gelar reses masa persidangan II, Ahad (7/8) di Jl. Cendrawasih Lontrong 13, Randugunting- Tegal Selatan. Dalam pertemuan itu sebagian besar warga mengusulkan peninggian jalan dan pengerukan endapan saluran.

Fajar Budi, warga Jl. Perkutut termasuk salah satu warga yang mengusulkan peninggian jalan di beberapa titik. Menurutnya usulan ini sebagai solusi agar aliran air hujan saat hujan deras mengalir lancar.

Selain itu, warga juga mengusulkan agar penerangan jalan baik di jalan utama maupun gang-gang perlu ditambah. “Lampu-lampu yang tidak berfungsi segera diperbaiki dan titik-titik yang masih gelap perlu diadakan,” kata Fajar.

Usulan itu pun bak gayung bersambut dari warga lain yang mengusulkan pengadaan sarana 3 unit gerobak model kerangka besi untuk membersihkan endapan saluran, Kebersihan aliran air seperti sungai dan got juga mendapat sorotan dari warga. Banyak warga menyayangkan kondisi sungai yang seperti kurang terkontrol, masih ada warga yang buang sampah di sungai, terutama di sungai depan Pasar Karangdawa dan Aliran air got di Jl. AR Hakim.

Selain usulan yang sifatnya insfrastruktur, warga juga mengeluhkan aksi balapan liar di kawasan Jalan AR. Hakim yang tak kunjung ditertibkan. “Dulu sempat muncul ke media, tapi balapan liar masih belum berhenti juga,” kata Agus. Ia mengusulkan agar dilakukan pemasangan portal di setiap gang di sepanjang jl. AR. Hakim, sebab akses itu sering menjadi tempat untuk melarikan diri dari kejaran petugas saat ada razia.”

Menanggapi hal itu Bayu Arie Sasongko siap menampung aspirasi warga dan segera mengomunikasikannya dengan pihak terkait. Menurutnya reses memang menjadi sarana konstituen untuk bisa menyalurkan aspirasinya. “Dengan reses ini kita jadi mendengar langsung apa yang sebenarnya dirasakan warga dan apa yang dibutuhkan warga,” ungkapnya,[]

Copyright © 2026