Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS Bayu Arie Sasongko gelar reses masa persidangan II, Ahad (7/8) di Jl. Cendrawasih Lontrong 13, Randugunting- Tegal Selatan. Dalam pertemuan itu sebagian besar warga mengusulkan peninggian jalan dan pengerukan endapan saluran.
Fajar Budi, warga Jl. Perkutut termasuk salah satu warga yang mengusulkan peninggian jalan di beberapa titik. Menurutnya usulan ini sebagai solusi agar aliran air hujan saat hujan deras mengalir lancar.
Selain itu, warga juga mengusulkan agar penerangan jalan baik di jalan utama maupun gang-gang perlu ditambah. “Lampu-lampu yang tidak berfungsi segera diperbaiki dan titik-titik yang masih gelap perlu diadakan,” kata Fajar.
Usulan itu pun bak gayung bersambut dari warga lain yang mengusulkan pengadaan sarana 3 unit gerobak model kerangka besi untuk membersihkan endapan saluran, Kebersihan aliran air seperti sungai dan got juga mendapat sorotan dari warga. Banyak warga menyayangkan kondisi sungai yang seperti kurang terkontrol, masih ada warga yang buang sampah di sungai, terutama di sungai depan Pasar Karangdawa dan Aliran air got di Jl. AR Hakim.
Selain usulan yang sifatnya insfrastruktur, warga juga mengeluhkan aksi balapan liar di kawasan Jalan AR. Hakim yang tak kunjung ditertibkan. “Dulu sempat muncul ke media, tapi balapan liar masih belum berhenti juga,” kata Agus. Ia mengusulkan agar dilakukan pemasangan portal di setiap gang di sepanjang jl. AR. Hakim, sebab akses itu sering menjadi tempat untuk melarikan diri dari kejaran petugas saat ada razia.”
Menanggapi hal itu Bayu Arie Sasongko siap menampung aspirasi warga dan segera mengomunikasikannya dengan pihak terkait. Menurutnya reses memang menjadi sarana konstituen untuk bisa menyalurkan aspirasinya. “Dengan reses ini kita jadi mendengar langsung apa yang sebenarnya dirasakan warga dan apa yang dibutuhkan warga,” ungkapnya,[]




