PKS Kota Tegal, Turut Meramaikan Pawai Kendaraan Partai Politik Peserta Pemilu 2024

PKS Kota Tegal, Turut Meramaikan Pawai Kendaraan Partai Politik Peserta Pemilu 2024

PKS Kota Tegal menjadi salah satu partai yang turut memeriahkan Pawai Mobil Partai Politik peserta pemilu 2024. Acara ini merupakan kegiatan pamungkas Kirab Pemilu 2024 yang diselenggarakan KPUD Kota Tegal. Tampak aneka kendaraan dihiasi ornamen-ornamen PKS, disusul di belakangnya  15 mobil, 1 unit ambulan, 9 unit odong-odong sebagai representasi PKS lebih merakyat.

Antusias PKS dalam menyambut Pemilu 2024 ini terlihat sejak rangkaian kegiatan Kirab Pemilu 2024 mulai 11 November 2023 lalu. PKS menjadi peserta yang mengirimkan peserta terbanyak. Mulai dari acara Kirab Bendera, Senam Bersama, dan Pawai Mobil Partai Politik Peserta Pemilu 2024.

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin mengaku tidak mau melewatkan kesempatan ini. Ia mengatakan Kirab Pemilu 2024 sebagai momen untuk sosialisasi partai peserta pemilu 2024. “Bukti keseriusan PKS adalah berpartisipasi dengan mengirimkan peserta terbanyak,” kata Amir.

Amiruddin juga menegaskan bahwa kegiatan ini juga menunjukkan kesiapan PKS mengikuti setiap tahapan kampanye Pemilu 2024.

Dalam kegiatan tersebut tampak beberapa bakal caleg dari PKS baik di level kota, propinsi, maupun DPR RI. Terkait target perolehan kursi di Kota Tegal, Kordapil PKS Retno Kristanto mengatakan target PKS Kota Tegal masih di angka 8 kursi. “Karena PKS nomor delapan, PKS Kota Tegal menetapkan target perolehan 8 kursi Target itu bisa saja meleset di angka 9 kursi, Insya Allah,” ungkapnya optimis.

Ia mengapresiasi tema Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa. “Meski memiliki bendara dan warna yang berbeda, jangan sampai hal itu menjadikan sarana perpecahan. PKS siap ambil peran untuk mewujudkan integrasi bangsa dengan integritas yang kami miliki,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, lanjut Retno, PKS menitipkan pesan agar meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya partisipai pemilu. “Harapannya tentu partisipasi masyarakat di Pemilu 2024 meningkat dibandingkan Pemilu 2019. Jika Pemilu 2019 partisipasi Masyarakat di angka 81,8 persen. Mudah-mudahan dengan adanya kirab ini partisipasi peserta Pemilu tahun 2024 meningkat diatas 90%. Jangan golput, masih ada PKS,” ujarnya.[]

PKS Kota Tegal Datangi KPUD Kota Tegal, Beri Dukungan AMIN Daftar ke KPU.

Kamis 19 Oktober 2023 menjadi hari yang bersejarah. Keluarga besar PKS, PKB, Nasdem dan para relawan bergerak bersama mengantarkan Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar mendaftar ke KPU untuk menjadi kontestan di Pilpres 2024.

Kemeriahan yang sama juga terjadi di Kota Tegal, dimana kurang lebih seratus pendukung pasangan Capres-Cawapres AMIN (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar) mendatangi kantor KPU Kota Tegal.

“Pagi ini, AMIN menjadi yang pertama mendaftar ke KPU. AMIN sudah sangat padu, saling memahami satu sama lain,” kata Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc. PKS merupakan salah satu partai pengusung AMIN, bersama Nasdem dan PKB. Sementara Partai Pendukung yang hadir diantaranya adalah Partai Ummat dan Partai Masyumi. Acara ini juga dihadiri kalangan relawan diantaranya Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) Tegal Raya, SKI (Sekretariat Kolaborasi Indonesia), dan Sobat Anies.

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amirudin, LC mengatakan sesuai instruksi, maka pihaknya berkolaborasi dengan relawan dan Partai pendukung untuk memberikan dukungan. Yakni, dengan mendatangi kantor KPU di daerah. “Kami dari Partai pengusung dan para relawan bisa membersamai pendaftaran pasangan AMIN di KPU RI. Sesuai dengan instruksi dari Partai, kami PKS di daerah supaya berkolaborasi untuk melakukan udiensi dengan KPU di daerah,” ujarnya.

Menurut Amir, selama audiensi ada diskusi tentang tahapan Pilpres, konsistensi pelaksanaan Pemilu yang jujur dan adil. Termasuk, penempatan saksi juga sudah di bahas.

“Kami sempat melakukan diskusi terkait Pemilu. Harapannya Pemilu bisa berjalan dengan aman dan lancar dengan kemenangan Anies dan Muhaimin Iskandar,”ungkap Amirudin.

Komisioner KPU Kota Tegal Thomas Budiono mengungkapkan audiensi dimanfaatkan untuk memberikan sosialisasi. Utamanya, tentang aturan dan tahapan yang harus dipatuhi.

“Karena kepatuhan itu merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas demokrasi kita. Demokrasi harus bersamaan dengan tegaknya aturan,”kata Thomas.

Menurut Thomas, demokrasi tanpa aturan maka akan menjadi anarkis, sementara aturan tanpa demokrasi bisa sewenang-wenang. Karenanya, KPU berharap aturan yang sudah ada agar dipatuhi.

Thomas menambahkan, sebentar lagi tahapan kampanye, maka KPU minta untuk mengikuti aturannya. Kampanye dimulai pada 28 November 2023 ini dan 10 Januari 2024, namun, mereka boleh melakukan sosialisasi kepada Partai masing-masing. (*)

 

Caleg Perempuan PKS Kota Tegal Dibekali Keterampilan Public Speaking

Caleg Perempuan PKS Kota Tegal Dibekali Keterampilan Public Speaking

Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Tegal memfasilitasi para bakal caleg perempuan PKS Kota Tegal dengan kemampuan Public Speaking. Kegiatan ini merupakan agenda pamungkas program Sekolah Politik Perempuan yang diinisiasi oleh BPKK DPD PKS Kota Tegal.

Ketua BPKK Hj. Fajriati Nurhidayah, S.Psi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri para caleg perempuan saat tampil di depan publik. “Kami menyadari kemampuan bicara di depan publik ini menjadi salah satu skill yang perlu dikuasai para bcad. Sebab mereka akan berhadapan langsung dengan calon pemilih, mengajak mereka, meyakinkan mereka,” katanya.

Tampil sebagai pembicara adalah Ali Irfan, Learning Enthusiast sekaligus Founder Advance Learning Indonesia, yang dikenal sebagai Public Speaker dengan kelas-kelas pelatihan bertema komunikasi. Menurut Irfan, ada tiga prinsip  yang perlu diperhatikan saat Public Speaking. Ketiga prinsip yang dimaksud adalah self mastery, message mastery, dan audience mastery. “Ketiga prinsip ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Orang yang bisa menguasai diri, dia akan mudah menguasai materi, termasuk mudah menguasai audiens,” ungkapnya.

Tapi menurutnya banyak orang gagal dalam Public Speaking ketika dia tidak mampu menguasai diri. “Ada orang yang materinya bagus, tapi dia kurang memperhatikan audiens, ini juga tidak baik, sebab audiens juga perlu disapa, perlu diperhatikan, sebab tanpa kehadiran mereka, tidak akan ada Public Speaking,” katanya.

Selain mengajarkan prinsip Public Speaking, Irfan juga mengajarkan tentang tiga tahapan dalam Public Speaking, diantarnaya opening memikat, argument kuat, dan closing yang mengikat. “Frekuensi latihan dan menambah jam terbang akan mampu memperbaiki kualitas komunikasi seseorang di depan publik,” pungkasnya.

Pernah Jadi Bintang Iklan, Elang Nyaleg di PKS Tegal Barat

Pernah Jadi Bintang Iklan, Elang Nyaleg di PKS Tegal Barat

Elang Merayu Sukma

Elang Merayu Sukma dikenal publik sebagai pengusaha kuliner multibrand. Prinsip yang ia jalani adalah jangan menaruh telur dalam satu keranjang. Maka tak mengherankan, atas prinsip tersebut Elang tidak mengelola satu brand, melainkan lebih dari 20 usaha kuliner.

“Kolaborasi menjadi kunci percepatan membangun usahanya,” kata Elang. Beberapa brand resto yang ia kelola bahkan sampai viral. Sebut saja Ayam Geprek Mas Elang, Mak Sambel, Kangkung Bakar, Ketan Legendaris, Yoisho Susi, Oseng Mercon, dll.

Selain menekuni usahanya, Elang juga aktif berbagi pengalaman bisnis kepada para pelaku UMKM di Kota dan Kabupaten Tegal. Visinya adalah menumbuhkan jiwa wirausaha selagi muda. “Kalau hanya mengandalkan bekerja saja susah berkembang, mengingat lapangan kerja terbatas. Tapi dengan wirausaha pasarnya bisa sangat luas,di luar Kota Tegal,” katanya.

Ikhtiar untuk mewujudkan harapan itu dengan aktif di komunitas Wirausaha Muda Bregas yang meliputi Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes.

Kesempatan itu akan semakin berpeluang diwujudkan jika dirinya terpilih nanti sebagai legislator DPRD Kota Tegal.  Elang Merayu Sukma dipinang PKS untuk maju sebagai Bakal Caleg Dapil Barat. “Tegal ada harapan bisa menjadi pusat ekonomi baru. Salah satu program yang bisa digagas adalah membangun inkubasi bisnis UMKM. Dari yang kecil kita naikkan skala usahanya,” kata Elang.

Gagasan yang ia tawarkan adalah menyebarkan semangat wirausaha ini sampai di level kecamatan dan kelurahan yang diakomodir pemerintah. “Libatkan para pelaku UMKM untuk mengisi stand-stand yang disediakan, dengan demikian akan mampu menggerakkan roda perekonomian di daerah,” jelasnya.

Salah satu alasan kesediaan maju sebagai caleg adalah karena PKS dipandang sebagai partai yang paling peduli UMKM. Program yang bersentuhan dengan UMKM yang digagas PKS menurutnya bukan program karbitan, bukan muncul ketika mendekati pemilu, melainkan program berkelanjutan yang sudah konsisten diadakan. Sebut saja Program Business Opprtunity Expo yang diselenggarakan oleh Bidang Pemberdayaan Jarinagn Ekonomi, yang sudah berjalan. “Jadi lebih ke satu visi. Saya bersedia jadi caleg karena kesamaan visi,” tegasnya.

Sebelum terjun sebagai pengusaha kuliner, anak muda kelahiran 5 April 1989 ini sempat bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan pertambangan PT Petrosea, Tbk Belakangan baru menyadari kalau ternyata dulu Komisaris Utamanya saat itu adalah Anies Baswedan sedangkan Direktur Utamanya adalah Sudirman Said.

Setelah lepas dari perusahaan tambang dia sempat bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang Aplikasi Grab sebagai Head and Quality Control and Training. Di sinilah dia pernah jadi bintang iklan di awal kemunculan saat aplikasi ini diluncurkan.  Wajahnya terpampang di papan-papan reklame di ruang publik termasuk di commuter line di ibu kota.

Elang mengisahkan sebagai brand aplikasi baru, saat itu belum punya brand ambassador, jadi mengoptimalkan karyawan yang ada. “Saya terpilih jadi bintang iklan karena wajahnya yang Indonesia dan mirip tukang ojek, hahaha…,” kenangnya sambal tertawa.[]

 

Hari Santri, Fraksi PKS Usulkan Walikota Kenakan Pakaian Ala Pesantren

Hari Santri, Fraksi PKS Usulkan Walikota Kenakan Pakaian Ala Pesantren

Fraksi PKS Kota Tegal mengusulkan agar walikota beserta jajaran, dapat mengenakan pakaian ala santriu saat peringatan hari santri pada tanggal 22 Oktober 2023 mendatang.

Hal itu mengemuka saat H. Amiruddin, Lc membacakan pemandangan umum Fraksi PKS DPRD Kota Tegal tentang APBD Tahun Anggaran 2024 paa Senin (9/10). Kontan, usulan tersebut mendapat respon gerr dari para peserta siding paripurna. Ketua F-PKS tersebut menyampaikan itu di menit-menit terakhir sebelum mengakhiri penyampaian Pemandangan Umum.

“Fraksi PKS mengingatkan bahwa 22 Oktober adalah Hari Santri Nasional. Kami  mengusulkan agar Walikota bisa menghimbau jajarannya untuk bisa mengenakan pakaian ala santri, sebagaimana dulu Walikota menghimbau jajarannya untuk mengenakan seragam TK, SD, dan SMA.”

Seperti diketahui Walikota Tegal Dedy Yon beserta jajarannya pernah mengenakan seragam SD saat vaksinasi massal Siswa SD pada Senin 21 Desember 2021. Hal  yang sama juga dilakukan Dedy Yon mengenakan seragam layaknya guru diikuti para pejabat OPD, yang memakai seragam anak-anak TK saat vaksinasi Covid 19 untuk anak usia 6-12 tahun, awal 2022. Sedangkan penggunaan seragam SMA, dilakukan Dedy Yon beserta jajarannya pada gelaran Konser Putih Abu-abu, 17 Agustus 2023.

 

 

 

Fraksi PKS Apresiasi Perolehan Dana Insentif Fiskal, Meski Tak Cukup Membanggakan

Fraksi PKS Apresiasi Perolehan Dana Insentif Fiskal, Meski Tak Cukup Membanggakan

Fraksi PKS mengapresiasi atas perolehan alokasi Dana Insentif Fiskal tahun 2024 sebesar Rp. 6.661.035.000,-  dibanding tahun sebelumnya yang perolehannya nihil.

Hal disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal dalam penyampaian pemandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2024 pada Senin (9/10).

Meski demikian, lanjut Amir, perolehan insentif fiskal tahun 2024 tersebut belum cukup membanggakan karena peluang total Dana Insentif Fiskal per daerah/tahun sebenarnya diatas Rp.100.000.000.000 (dari 19 indikator yang dikriteriakan).

“Kita perlu banyak belajar dari Kota Semarang yang akan mendapatkan Dana Insentif Fiskal 2024 sebesar Rp. 30.953.583.000,-,” ungkapnya. Pada kesempatan tersebut, Fraksi PKS menanyakan rencana aksi Pemerintah Kota Tegal untuk tahun 2023 dan 2024  dalam rangka merebut Insentif Fiskal pada tahun yang akan datang agar meningkat melebihi Insentif fiskal sekarang.

Fraksi PKS juga mendorong agar di APBD tahun 2024 nanti, Pemerintah Kota Tegal harus lebih serius dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan 4 Program yang menjadi Dasar Kriteria Pemberian Dana Insentif Fiskal di quartal terakhir tahun 2023 ini, diantaranya Penghapusan Kemiskinan Ekstrim, Penurunan angka Stunting, Penggunaan Produk dalam Negeri, dan Percepatan Belanja Daerah.

 

 

Pembangunan MPP Terkendala, F-PKS Sesalkan Sikap Tidak Profesional Pelaksana.

Pembangunan MPP Terkendala, F-PKS Sesalkan Sikap Tidak Profesional Pelaksana.

Proses pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kompleks PPIB Jl. Wahidin Sudirohusodo Kota Tegal mengalami kendala. Buntut dari terhentinya proses pembangunan mebuat Pemerintah Kota Tegal harus memberikan surat peringatan sampai hari dilakukan show case meeting pertama.

Fraksi PKS DPRD Kota Tegal melalui Bayu Arie Sasongko prihatin sekaligus menyesalkan kurang profesionalnya pelaksana yang telah memenangkan tender Pembangunan Mall Pelayanan Publik. “Latar belakang ketidaksiapan modal, membuat pekerjaan pembangunan menjadi terhenti,” ungkapnya.

Bayu menambahkan jika hal ini masih berlanjut sampai proses SCM kedua dan ketiga, bahkan jika sampai harus terjadi pemutusan Kontrak, maka akan menjadi masalah besar bagi Pemerintah Kota untuk menyelesaikan Pembangunan MPP tepat waktu.

Fraksi PKS berharap tidak ingin terjadi preseden buruk bahwa Kota Tegal menjadi satu-satunya Kota/Kabupaten yang tidak mampu mewujudkan Mall Pelayanan Publik. “Kami minta itikad baik pelaksana untuk melakukan segala upaya secara profesional untuk mengejar ketertinggalan tahapan pembangunan Mal Pelayanan Publik Kota Tegal,” ujar Bayu menegaskan.

Hal ini, tambah Bayu, menjadi Evaluasi bagi Pemerintah Kota, tentang persyaratan dan petunjuk teknis dalam proses lelang, agar kedepan Pemerintah Kota mendapatkan kontraktor yang professional, memiliki kemampuan teknis dan finansial memadai untuk melakukan sebuah program pekerjaan yang bersumber dari dana APBD Kota Tegal.[]

 

Dokter Slamet Nyaleg Pusat Lewat PKS

Dokter Slamet Nyaleg Pusat Lewat PKS

Dr. Slamet ternyata maju sebagai caleg DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera untuk Dapil IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes). Teka-teki yang membuat publik bertanya-tanya, kenapa pria kelahiran Tegal 54 tahun silam ini memutuskan pensiun dini sebagai ASN, kini sudah terjawab.

Begitu tahu kabar dokter Slamet bukan ASN lagi, PKS langsung meminangnya menjadi caleg, tidak tanggung-tanggung, dokter Slamet langsung diminta untuk maju sebagai calon legislator pusat di senayan.

Kiprahnya sebagai dokter dimulai pada taahun 1996 sebagai Dokter klinik 24 Jam di Jakarta. Sempat bertugas juga sebagai dokter dan kepala puskesmas di Kab. Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Pada tahun 2000-2002 menjadi Dokter di Rumah sakit Islam Harapan Anda Kota Tegal, kemudian meningkat sebagai Kepala Puskesmas Tegal Barat, Kota Tegal pada tahun 2002-2013, selanjutnya pada tahun 2013-2021 dipercaya sebagai Dokter dan Kepala Balai Pengobatan Penyakit Paru Paru ( BP4 ) Kota Tegal.

Jabatan terakhir sebagai ASN adalah sebagai Kepala Bidang UKMP Dinas Kesehatan Kota Tegal, sebelum akhirnya memutuskan pensiun dini. Saat ini, sejak Januari 2023 dr. Slamet menjadi Direktur Klinik Medicall, Tegalsari Kota Tegal.

Ada 2 hal utama pelajaran orang tua yang sangat melekat di hati dokter Slamet hingga saat ini. Berlaku jujur dan setiap keputusan, apapun itu memiliki konsekuensi. “Pesan ini selalu disampaikan sejak saya kecil hingga bekerja sebagai PNS,” ungkapnya. Jujur ini bahkan berlaku untuk semua peran dan semua profesi, sebab jujur adalah mata uang yang berlaku dimana-mana.

Prinsip kedua terkait pengambilan keputusan menurutnya menyiratkan pesan agar jadi orang tidak mudah baper jika ada yang kontra dengan keputusan yang berbeda. Pelajaran ini benar – benar dirasakan manfaatnya pada saat dr Slamet memimpin Puskesmas, Balai Penyakit Paru, dan terakhir sebagai Kepala Bidang di Dinas Kesehatan Kota Tegal.

“Faktanya memang betul, kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Itu artinya tidak satu kebijakan pun yang seluruhnya sepakat. Selalu ada yang pro dan kontra,” ujarnya.

Atas dua prinsip ini ia menjelaskan bahwa sebenarnya setiap keputusan yang diambil oleh seseorang, itu adalah pilihan terbaik dari peta hidup yang dimiliki. Dari sinilah kita belajar menghargai orang lain.

“Termasuk keputusan saya menerima amanah dari PKS untuk maju sebagai caleg DPR RI, itu adalah pilihan terbaik. Itu juga berlaku sama bagi PKS. Itu adalah pilihan terbaik PKS. Bisa jadi PKS memandang saya punya peluang, tinggal memantaskan diri saja biar pantas,”

Berkiprah dimanapun, lanjut Slamet, saya kira sama saja. Mau jadi dokter, jadi legislator. Selama memegang teguh nilai-nilai yang bisa membawa kebermanfaatan bagi banyak orang, maka disitulah letak kemuliaan sesungguhnya.

“Pan dadi dokter, pan dadi dewan, dadi apapun, sing penting slamet dunia akhirat,” pungkasnya mengakhiri wawancara. []

Sukses Gelar BOE, PKS Kota Tegal Raih 3 Penghargaan

Sukses Gelar BOE, PKS Kota Tegal Raih 3 Penghargaan

DPD PKS Kota Tegal meraih 3 penghargaan sekaligus sebagai runner up dari DPP Partai Keadilan Sejahtera. Penghargaan ini diraih atas sukses penyelenggaraan Business Opportunuty Expo (BOE) yang baru-baru ini dilaksanakan BPJE DPD PKS Kota Tegal.

Acara yang dikemas dalam bazzar pasar murah yang melibatkan pelaku UMKM ini mampu menyedot perhatian 1500 lebih warga Kota Tegal. Menurut Ketua Bidang Pengembangan Jaringan dan Usaha (BPJE) DPD PKS Kota Tegal Slamet Arie Waluyo ini keberhasilan event BOE ini atas kolaborasi semua pihak yang terlibat. “Kolaborasi inilah yang menghasilkan perkawinan program yang dikemas dalam waktu bersamaan, seperti jalan sehat, bazar, dan peringatan Maulid Nabi,” ujarnya.

Penghargaan yang berhasil diraih DPD PKS Kota Tegal ini adalah sebagai Runner Up untuk kategori penyelenggaran BOE paling fantastis, Juara II untuk kategori Deal Partnership/Kemitraan Usaha Ultra Mikro, dan meraih juara kedua untuk kategori Investasi Personal.

Ia berharap ke depan, agenda seperti ini bisa rutin dilakukan secara berkala di tempat yang lebih strategis dan bisa melibatkan banyak massa lagi yang hadir, dan banyak pelaku UMKM yang berpartisipasi sehingga mampu meningkatkan potensi ekonomi kader dan masyarakat sekitar.

Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc mengapresiasi kegiatan berjalan lancar dan mendapat respon positif dan antusias dari masyarakat, “Salut, acara sebesar ini sukses, Terimakasih kepada semua yang terlibat. Insya Allah banyak yang merasakan manfaat dari program ini. Salah satu hasilnya adalah kami mendapatkan penghargaan menempati posisi runner up di tiga kategori,” ujarnya.

Jadi Caleg PKS Dapil Tegal Selatan, Abdul Ghony Ingin Beri kontribusi Lebih Bagi Warga

Jadi Caleg PKS Dapil Tegal Selatan, Abdul Ghony Ingin Beri kontribusi Lebih Bagi Warga

Nama Abdul Ghony SE masuk dalam bursa BCAD Dapil II Tegal Selatan dari PKS. Pemilu legislatif kali ini menjadi kesempatan ketiga bagi Abdul Ghony maju sebagai caleg DPRD Kota Tegal. “Target, jadi aleg,” katanya mantap. Optimisme Ghony bukan tanpa alasan. Sebab saat ini Tegal Selatan menargetkan 2 kursi DPRD.

Dia adalah sosok wiraswasta di bidang industri pengolahan kayu. Saat ini Ghony mendapat amanah di struktur sebagai Bidang Pemenangan Pemilu yang menahkodai pemenangan PKS pada Pemilu2024 di Kota Tegal.

Pengalaman Pria kelahiran 17 Januari 1975 ini juga termasuk aktif di masyarakat. Diantara kiprahnya adalah 7 tahun menjadi pendamping program TFL di Pemkot Tegal yang menangani persampahan, termasuk dalam program Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu. Ia juga sempat aktif sebagai Ketua Perhimpunan Petani Nelayan Sejahtera Indonesia Cabang Kota Tegal (2008-2013), saat ini amanahnya adalah sebagai Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kecamatan Tegal Selatan pada periode 2022-2025.

Ketika ditanya apa motivasi maju dalam Pemilu Legislatif 2024. “Jawaban singkatnya, adalah jadi aleg. Jawaban lengkapnya ingin memberikan kontribusi yang lebih kepada masyarakat,” jawabnya. Selain itu, dengan berkiprah di parlemen, ia juga ingin memastikan bahwa kebijakan pemerintah daerah itu pro rakyat, bisa dinikmati rakyat, berpihak kepada rakyat.

Dalam pandangan Pak Ghony, kebijakan yang ada selama ini, terutama di Tegal Selatan, banyak terjadi ketimpangan, baik dalam sektor pembangunan insfrastruktur, pendidikan, mapun sosial. Hal ini bisa dimaklumi mengingat sebagian besar kelurahan di Tegal Selatan adalah hasil dari daerah pemakaran yang dulunya adalah Kabupaten Tegal. “Butuh sentuhan agar keadilan di sektor pembangunan bisa merata di Tegal Selatan,” ungkapnya.

Pembangunan di Debong misalnya, jika dibandingkan dengan kelurahan lain relatif tertinggal. Dari 8 kelurahan, hanya Randugunting yang dari dulu masuk daerah pemerintahan kota Tegal. Sisanya dulunya wilayah Kabupaten yang masuk dalam pemekaran, sehingga dari sarpras dan infrastruktur jauh berbeda.

“Di bidang pendidikan, terutama di pendidikan menengah dan atas, belum merata.Baru ada SMP 19, SMP 7, dan SMP 5. Sementara yang setara SMA/SMK tidak ada. Tantangan terberat lainnya adalah masih rendahnya meningkatkan kesadaran warga d bidang pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu ruang terbuka public yang bisa dimanfaatkan untuk rekreasi keluarga juga masih minim, jumlah pasar sebagai penggerak perekonomian juga masih terbatas. Sehingga berdampak pada munculnya pasar-pasar tiban. Padahal para pedagang sektor UMKM bisa jadi andalan untuk menggerakan perekonomian di Tegal Selatan. Hanya saja fasilitasnya yang minim.

Perbaikan di semua sektor dan pemerataan akses pembangunan di Tegal Selatan menjadi salah satu mimpi besar yang akan dilakukan jika dirinya terpilih sebagai Anggota DPRD. Prinsip yang selama ini ia pegang teguh adalah, “Terus bergerak menebar manfaat.”[]

Copyright © 2026