PKS Kota Tegal menjadi salah satu partai yang turut memeriahkan Pawai Mobil Partai Politik peserta pemilu 2024. Acara ini merupakan kegiatan pamungkas Kirab Pemilu 2024 yang diselenggarakan KPUD Kota Tegal. Tampak aneka kendaraan dihiasi ornamen-ornamen PKS, disusul di belakangnya 15 mobil, 1 unit ambulan, 9 unit odong-odong sebagai representasi PKS lebih merakyat.
Antusias PKS dalam menyambut Pemilu 2024 ini terlihat sejak rangkaian kegiatan Kirab Pemilu 2024 mulai 11 November 2023 lalu. PKS menjadi peserta yang mengirimkan peserta terbanyak. Mulai dari acara Kirab Bendera, Senam Bersama, dan Pawai Mobil Partai Politik Peserta Pemilu 2024.
Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin mengaku tidak mau melewatkan kesempatan ini. Ia mengatakan Kirab Pemilu 2024 sebagai momen untuk sosialisasi partai peserta pemilu 2024. “Bukti keseriusan PKS adalah berpartisipasi dengan mengirimkan peserta terbanyak,” kata Amir.
Amiruddin juga menegaskan bahwa kegiatan ini juga menunjukkan kesiapan PKS mengikuti setiap tahapan kampanye Pemilu 2024.
Dalam kegiatan tersebut tampak beberapa bakal caleg dari PKS baik di level kota, propinsi, maupun DPR RI. Terkait target perolehan kursi di Kota Tegal, Kordapil PKS Retno Kristanto mengatakan target PKS Kota Tegal masih di angka 8 kursi. “Karena PKS nomor delapan, PKS Kota Tegal menetapkan target perolehan 8 kursi Target itu bisa saja meleset di angka 9 kursi, Insya Allah,” ungkapnya optimis.
Ia mengapresiasi tema Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa. “Meski memiliki bendara dan warna yang berbeda, jangan sampai hal itu menjadikan sarana perpecahan. PKS siap ambil peran untuk mewujudkan integrasi bangsa dengan integritas yang kami miliki,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, lanjut Retno, PKS menitipkan pesan agar meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya partisipai pemilu. “Harapannya tentu partisipasi masyarakat di Pemilu 2024 meningkat dibandingkan Pemilu 2019. Jika Pemilu 2019 partisipasi Masyarakat di angka 81,8 persen. Mudah-mudahan dengan adanya kirab ini partisipasi peserta Pemilu tahun 2024 meningkat diatas 90%. Jangan golput, masih ada PKS,” ujarnya.[]


Tampil sebagai pembicara adalah Ali Irfan, Learning Enthusiast sekaligus Founder Advance Learning Indonesia, yang dikenal sebagai Public Speaker dengan kelas-kelas pelatihan bertema komunikasi. Menurut Irfan, ada tiga prinsip yang perlu diperhatikan saat Public Speaking. Ketiga prinsip yang dimaksud adalah self mastery, message mastery, dan audience mastery. “Ketiga prinsip ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Orang yang bisa menguasai diri, dia akan mudah menguasai materi, termasuk mudah menguasai audiens,” ungkapnya.





Dr. Slamet ternyata maju sebagai caleg DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera untuk Dapil IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes). Teka-teki yang membuat publik bertanya-tanya, kenapa pria kelahiran Tegal 54 tahun silam ini memutuskan pensiun dini sebagai ASN, kini sudah terjawab.
“Faktanya memang betul, kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Itu artinya tidak satu kebijakan pun yang seluruhnya sepakat. Selalu ada yang pro dan kontra,” ujarnya.

Nama Abdul Ghony SE masuk dalam bursa BCAD Dapil II Tegal Selatan dari PKS. Pemilu legislatif kali ini menjadi kesempatan ketiga bagi Abdul Ghony maju sebagai caleg DPRD Kota Tegal. “Target, jadi aleg,” katanya mantap. Optimisme Ghony bukan tanpa alasan. Sebab saat ini Tegal Selatan menargetkan 2 kursi DPRD.