Usulan Warga Bangun Tembok Keliling Makam Saat Reses, Kini Terealisasi

Usulan Warga Bangun Tembok Keliling Makam Saat Reses, Kini Terealisasi

Warga kelurahan Debong Tengah yang tinggal di sekitar area pemakaman KH.Sarkowi kini bisa bernapas lega. Pasalnya, kawasan pemakaman yang menyatu dengan pemukiman warga kini telah diberikan pembatas berupa pembangunan tembok keliling di area pemakaman KH. Sarkowi.

Pembangunan tembok keliling seluas 259,96 m2 ini sempat diusulkan warga setempat pada saat kegiatan reses kegiatan Anggota DPRD dari Fraksi PKS Kota Tegal Bayu Arie Sasongko, pada tahun 2021.  Oleh Bayu, usulan itu diakomodir pada pokir yang realisasinya dikerjakan pada tahun 2022.

Bayu menjelaskan, sebagai anggota dewan punya peran untuk menampung kemudian menindaklanjuti sampai pada pelaksanaan. Harapannya

Staf FPKS DPRD Kota Tegal Ali Mashuri meninjau langsung proses pembangunan tembok keliling pemakaman H. Sarkowi

pembangunan pagar makam ini bisa bermanfaat untuk masyarakat setempat. “Tanah makam  masih berbatasan dengan pemukiman, dengan adanya pembangunan tembok keliling ini,” katanya.

Lokasi pemakaman ini ada di Jl. Teuku Umar, kelurahan Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan. Proses pembangunan dilakukan CV. Aji Karya dengan melibatkan 9 pekerja yang terdiri dari 4 tukang dan 5 laden. Adapun total anggaran senilai 81.994.000.

Trisno selaku Juru kunci makam merasa bersyukur atas pembanguan tembok keliling. Dengan adanya tembok keliling ini maka tidak akan ada lagi warga yang melakukan pembangunan sampai menjorok area makam. Pembangunan tembok kekililing ini memperjelas batas mana area pemakaman dan mana area pemukiman.[]

Fikri Faqih; Kota Tegal Bisa Jadi Pengungkit Kemenangan PKS

Fikri Faqih; Kota Tegal Bisa Jadi Pengungkit Kemenangan PKS

Ketua Bidang Pembinaan Wilayah PKS Jatijaya (Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY) Abdul Fikri Faqih menekankan pentingnya semangat transformasi dan kolaborasi di hadapan para peserta Rakerda DPD PKS Kota Tegal di Riez Palace Tegal (20/3).

Melalui semangat ini Fikri Faqih berharap Kota Tegal bisa jadi pengungkit kemenangan, sehingga itu bedampak pada kemenangan PKS di level propinsi, dan kemenangan PKS di tingkat nasional. “Jangan remehkan DPT yang kecil. Karena hal-hal kecil itu biasanya menyelamatkan dan menentukan,” ungkap politisi PKS ini. Sebagai partai politik, Fikri juga menekankan pentingnya menjaga semangat kompetisi, karena semangat inilah yang bisa mengungkit kemenangan dan meraih kemenangan PKS.

“Kuncinya struktur kuat dan kader yang solid dan terus mengikuti irama dan dinamika yang terjadi,” jelas Fikri. Tidak hanya memotivasi kader untuk merebut kemenangan, Fikri juga berharap PKS bisa jadi solusi. “Setiap kader PKS juga harus bisa jadi solusi bagi warga sekitar, bagi umat, dan persoalan bangsa,” kata Fikri.

Fikri menjelaskan amanah rakerwil Kota Tegal ditarget perolehan 8 kursi DPRD Kota Tegal, 2 kursi DPRD Propinsi dan 1 kursi DPR RI. Selain itu Kota Tegal juga disasar sebagai daerah yang ditargetkan menang Pilkada. “Yang paling memungkinkan untuk mendapat 2 kursi DPRD Propinsi adalah Dapil IX, yang ditarget menang Pilkada dari 8 daerah, salah satunya adalah di Kota Tegal,” katanya.

Untuk bisa mencapai target itu struktur harus lengkap sampai ranting, kader-kadernya juga harus kuat dan terus menguatkan semangat transformasi dan kolaborasi antar bidang. “Citra PKS sebagai partai pelayan rakyat juga harus terus dikuatkan, karena itu sudah menjadi DNA partai,” ungkapnya.

Fikri menambahkan kader PKS mesti adaptif, mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, karena kita tidak bisa kembali lagi ke masa lalu. “Modalnya tetap sama, struktur kuat, kader harus kuat,” ujarnya. []

Ikut Pelatihan Komunikasi, Kader PKS Kota Tegal Harus Lebih Pede

Ikut Pelatihan Komunikasi, Kader PKS Kota Tegal Harus Lebih Pede

Ikhtiar memperbaiki komunikasi di kalangan kader PKS Kota Tegal terus ditingkatkan. Salah satu cara perwujudannya melalui program Peningkatan Keterampilan dan Kewirausahaan (PKK). Materi komunikasi menjadi sebagai salah satu materi yang harus diikuti oleh kader PKS Kota Tegal.

Belum lama ini Bidang Kaderisasi DPD PKS Kota Tegal menyelenggarakan program Peningkatan Keterampilan dan Kewirausahaan. Adapun tema yang diangkat pada kesempatan itu adalah Membangun Komunikasi Efektif dan Produktif, dan menghadirkan Rama Sahid dari Adaptable Consulting sebagai pembicara.

Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc, menyampaikan siapapun yang ingin sukses butuh skill ini, kader-kader PKS juga perlu dibangun kemampuan komunikasinya, sehingga akan lebih mudah mengomunikasikan program-program kebaikan ke PKS.

“Dengan kemampuan komunikasi yang baik, kader PKS mampu menguatkan ikatan yang selama ini telah mendukung dan bersama PKS. Melalui kemampuan komunikasi ini pula kader-kader PKS diharapkan bisa mengajak lebih banyak lagi orang-orang untuk bergabung bersama PKS. Sehingga PKS layak jadi pemenang 2024,” katanya.

Saat pelatihan, Rama Sahid menjelaskan ada 4 tipe komunikasi, pasif, agresif, pasif agresif, dan asertif. Peserta diajak untuk menentukan diri tipe komunikasi yang ada pada diri masing-masing masuk kategori tipe apa, dan pada akhirnya diarahkan bagaimana agar berada pada tipe komunikasi asertif. “Komunikasi asertif itu adalah saat bicara menatap, antusias, mendengarkan, rileks, dan menghadapi konflik,” kata Rama Sahid.

Di akhir pelatihan para peserta diminta menuliskan action setelah kegiatan ini. Ali Mashuri menuliskan bahwa dirinya ingin menjadi lebih percaya diri dan tidak grogi saat bicara di depan publik untuk menyampaikan kebaikan-kebaikan PKS pada masyarakat.  Sementara itu Nurchotimah menyampaikan setelah ikut pelatihan ini berkomitmen untuk lebih percaya diri,  dan mampu menatap kawan bicara, lebih banyak mendengar, dan membuang rasa sungkan.

PKL di F-PKS DPRD Kota Tegal, Riska: “Seperti Keluarga Sendiri.”

PKL di F-PKS DPRD Kota Tegal, Riska: “Seperti Keluarga Sendiri.”

Dua bulan bertugas di Fraksi PKS DPRD Kota Tegal dalam program PKL (Praktik Kerja Lapangan), Riska Putri Andini (17), siswa SMK PGRI Kota Tegal mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran berharga selama penempatan.

Hal ini ia sampaikan saat pamitan karena telah selesai masa tugas penempatannya. Salah satu yang paling berkesan bagi Riska saat bertugas ia merasa diterima oleh keluarga besar F-PKS Kota Tegal. Saat itu Riska didampingi 2 temannya Ines dan Nesa, teman satu sekolahnya, melakukan pamit.

Ketiga anak ini ditemui langsung oleh Ketua Fraksi PKS Kota Tegal yang didampingi oleh Staff Fraksi Ali Mashuri. Amiruddin mengucapkan terimakasih kepada Riska yang telah membantu kinerja Fraksi PKS selama ini. “Meski hanya dua bulan di Fraksi PKS, kami merasa kehilangan sebenarnya. Semoga Riska lancar studinya, dan tercapai cita-cita dan harapannya di masa depan,” kata Amir.

Riska juga mengucapkan terimakasih sudah diterima dengan baik saat bertugas. “Selama di Fraksi PKS saya merasa seperti sudah kenal dekat, , seperti keluarga, ngobrol bareng , komunikasi baik. Di sini juga saya belajar bagaimana Fraksi PKS melayani dan menerima tamu, membantu menyusun laporan administrasi, dan banyak hal lain selama penempatan. Semoga bermanfaat bagi semuanya,” jelas Riska.

Saat ditanya apakah ada masukan buat Fraksi PKS, Riska menjawab, ”Insya Allah F-PKS tidak ada kurangnya. Semoga PKS maju dan selalu amanah,” katanya. Satu hal yang paling berkesan bagi Riska adalah orang-orang di Fraksi PKS itu baik dan asyik. “Saya sering disapa setiap kali bertemu,” begitu kesannya.[]

Jalan Rusak Parah di Kawasan Padat, Prioritas Diperbaiki. Bila Perlu Siapkan Langkah Darurat

Jalan Rusak Parah di Kawasan Padat, Prioritas Diperbaiki. Bila Perlu Siapkan Langkah Darurat

Kerusakan jalan yang parah di sejumlah titik perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Tegal. Kondisi jalan berlubang di kawasan padat penduduk menjadi penghambat aktivitas warga, apalagi di musim hujan saat ini. Salah satu jalan yang mengalami kerusakan parah adalah Jalan Pendidikan di Kelurahan Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana, Kota Tegal.

Anggota DPRD Komisi III DPRD Kota Tegal Rachmat Rahardjo menyampaikan, kerusakan Jalan Pendidikan di Kelurahan Pesurungan Lor perlu segera diperbaiki, sebab jalan tersebut merupakan akses layanan publik menuju beberapa sekolah dan perguruan tinggi. Rachmat mendorong organisasi perangkat daerah mengambil langkah darurat.

“Lakukan penambalan sebagai langkah darurat apabila belum memungkinkan untuk perbaikan keseluruhan. Jalan itu akses menuju sarana public, maka diharapkan bisa dilakuan perningkatan kualitas jalan agar lebih awet,” kata Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS sebagaimana dilansir Radar Tegal (8/3).

Teguh Widodo, salah satu warga mengatakan setiap hari banyak pelajar yang melewati jalan ini menggunakan kendaraan atau pun jalan kaki merasa kebingungan memilih jalan, karena terlalu banyak genangan. “Sebelum musim penghujan, jalan ini sudah rusak parah. Kami sangat berharap bisa segera diperbaiki,” katanya penuh harap.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal Setiabudi mengungkapkan, perbaikan jalan Pendidikan saat ini sedang dsusun harga perkiraan sendiri dan  sudah masuk jadwal pengerjaan tahun ini. “Ini sedang penyusunan HPS, untuk ditenderkan,” katanya.[]

Pedagang Heran, Minyak Langka di Pasaran, Tapi Marak Dijual Online

Pedagang Heran, Minyak Langka di Pasaran, Tapi Marak Dijual Online

Langkanya minyak goreng di pasaran dikeluhkan banyak warga, termasuk pedagang pasar dan pemilik warung kelontong. Informasi ini disampaikan Imron Rosadi, salah satu warga yang berprofesi sebagai pedagang pasar saat berkunjung ke Fraksi PKS DPRD Kota Tegal pada Rabu (9/3).

Hal yang membuat dia heran dan bertanya-tanya adalah, minyak langka di pasaran, tetapi ia menemukan maraknya pedagang online menawarkan minyak goreng.

Pantauan tim media F-PKS Kota Tegal pada Rabu, 9 Maret 2022, di beberapa minimarket dan sejumlah toko kelontong, stok minyak goreng di tempat yang biasa dipajang kosong. Salah satu pemilik warung kelontong di Jl. Merpati, Kelurahan Randugunting mengatakan bahwa sejak kemarin stok minyak goreng kosong. “Terakhir dapat dari pemasok hanya 2 karton, dan langsung habis dalam waktu 30 menit,” katanya.

Anggota DPRD Komsi II DPRD Kota Tegal Zaenal Nurrohman turut menanggapi kelangkaan minyak goreng di masyarakat. Ia menyampakan kelangkaan kebutuhan pokok minyak goreng mestinya tidak sampai terjadi. “Pemerintah mengklaim minyak goreng tidak langka. Pabrik-pabrik masih produksi, Tapi fakta yang terjadi di lapangan sebaliknya.  Ini kan aneh. Kasihan masyarakat yang kesulitan mendapatkan bahan pokok,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kelangkaan ini ada masalah pada mata rantai distribusi. Jika pasokan minyak aman, lalu kemana perginya minyak goreng itu. Zaenal menduga ada oknum-oknum yang melakukan penimbunan. Secara tegas, politikus muda PKS ini meminta kepada Pemerintah Kota Tegal melakukan operasi pasar untuk mengantisipasi adanya oknum tidak bertanggungjawab yang melakukan penimbunan minyak goreng yang menyebabkan langkanya kebutuhan bahan pokok itu.[]

Ngonten Bareng PKS Kota Tegal

Ngonten Bareng PKS Kota Tegal

TO THE POINT AJA YA…

Humas PKS Kota Tegal ngajakin kamu untuk ikut kegiatan seru di bulan ini.
Sembilan puluh sembilan persen kami yakin yang ikut acara NGONTEN BARENG PKS ini bakal membludak! Dan kami yakin salah satunya adalah kamu. Iya kamu. Apakah kamu termasuk salah satu kriteria:
🟠 Warga Kota Tegal,
🟠 Usia 17-28 tahun
🟠 Punya akun sosial media seperti IG dan Tiktok

*KEGIATAN INI KHUSUS DIRANCANG;*
🟡 Buat kamu yang mau bikin konten tetapi ga punya konsep.
🟡 Buat kamu yang bikin konten hanya kalau lagi ada mood dan pas lagi ada ide aja…
🟡 Buat kamu yang ingin mendalami dunia perkontenan dari hulu ke hilir, sepertinya acara ini rekomended!

Di acara Ngonten Bareng PKS ini kamu bakalan dapat banyak insight bagaimana merancang konten *SEDERHANA TETAPI MENGENA, RECEH TAPI TETAP PUNYA MAKNA.*
Tidak hanya itu, kamu juga bakalan dapat:
🟢 Pengalaman seru tak terlupakan
🟢 Jadi lebih kreatif merancang ide dalam membuat copywriting, fotografi, dan videografi
🟢 Asupan nutrisi yang bakal bisa bikin kamu mampu melahirkan ide-ide berkelas tanpa batas.

*KELAS INI JUGA DIRANCANG DENGAN PENDEKATAN:*
🔵 7 persen teori,
🔵 80 persen praktik,
🔵 13 persennya perbaikan gizi.

*KAPAN ACARANYA*
🗓️ Ahad, 17 Oktober 2021
🕙 Pukul 10.00 – selesai
🏢 Di RM. Ayam, Inc, Jl. Kapten Sudibyo 228, Kota Tegal
(https://g.page/ayam-inc?share)

Segera daftar sekarang juga, gratis! Cukup follow akun IG @pks.kotategal, dan konfirmasikan pendaftaran anda melalui nomor wa.me/085853813439.

Zaenal Nurohman : Saatnya UMKM Naik Kelas

Zaenal Nurohman : Saatnya UMKM Naik Kelas

Intensive Business Coaching (IBC) selama satu tahun sudah memasuki sesi ketiga. Final Project akan digelar akhir bulan ini. Saat ini para peserta sedang menjalani rangkaian sesi pendampingan dengan para mentor dan praktisi bisnis yang sudah berpengalaman.


Acara ini diselenggarakan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kota Tegal, bekerja sama dengan Genpro (Global Enterpeneur Profesional) Kota Tegal atas usulan pokok pikiran Anggota DPRD Kota Tegal dari F-PKS Zaenal Nurohman dan Amiruddin, Lc. Program IBC ini menghadirkan Coach Abi Darwis dari Grounded Coach.

Zaenal Nurohman mengatakan bahwa progam ini diinisiasi sebagai bagian dari peningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar bisa naik kelas. “Semua peserta tidak hanya dilatih, tetapi juga didampingi secara intensive selama setahun untuk menaikkan skala UMKM,” katanya. Zaenal menambahkan program ini dibagi dalam dua kelas. Pertama kelas Scale Up yang dimotori oleh dirinya, dan kelas Start Up yang dimotori oleh Amiruddin, Lc.

“Klasifikasi start up ini ditujukan bagi pelaku usaha yang baru merintis atau masih pada skala mikro. Sementara kelas Scale up diperuntukan bagi pelaku usaha yang sudah berjalan lebih dari 2 tahun, sudah ada karyawan,’ jelas Zaenal.

Khusus peserta scale up, kata Zaenal, disiapkan untuk menjadi mentor bagi UMKM-UMKM yang masih start up. Sehingga diharapkan bisa membantu pemerintah Kota Tegal untuk memberikan pelatihan kepada lebih banyak UMKM di Kota Tegal.

Sementara itu Amiruddin Lc mengatakan, program Intensive Busines Coaching ini bagian dari langkah pengembangan SDM terutama bagi para pelaku UMKM agar bisa menaikkan usahanya. ini terbagi atas 4 sesi, ditambah lagi dengan program pendampingan selama satu tahun. program ini menghadirkan Coach Abi Darwis. Semua peserta kami kawal. “Kami sudah siapkan di Genpro untuk mengawal para peserta untuk memantau progress setiap pertumbuhan usaha mereka,” katanya.

Mereka ditempa dan dipersiapkan untuk jadi leader di bisnisnya masing-masing seklaigus dipersiapkan jadi mentor UMKM. “Bisnis itu persoalan mindset. Untuk bisa naik kelas, yang perlu diperbaiki dulu adalah menata cara berpikir, memperbaiki attitude,” kata Amiruddin, Lc.

Beberapa materi yang diajarkan dalam program itu diantaranya adalah Menata Mindset, Membangun Attitude, Leadership, dan 9 Business Pilars. Tidak hanya prinsip, tetapi juga secara teknis, bahkan didampingi. Sehingga pemahaman yang didapatkan peserta itu utuh.

Meet & Greet Humas PKS, Diskusikan Langkah Strategis Jadi Content Creator

Meet & Greet Humas PKS, Diskusikan Langkah Strategis Jadi Content Creator

 

Kota Tegal menjadi tuan rumah penyelenggaraan Meet and Greet Humas PKS se-Karesidenan Pekalongan. Acara ini digelar santai sambil ngopi di salah satu Co Working Space favorit di perbatasan Kota dan Kabupaten Tegal.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut tim Humas DPW PKS Jateng Azzam dan Dwi
Pujianto. Acara ini diikuti oleh Ketua dan Sekretaris Bidang Humas DPD PKS se Karesidenan Pekalongan meliputi, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Brebes, Pemalang, Pekalongan, dan Batang.

Selain mendiskusikan seputar content creator, kesempatan itu juga dimanfaatkan untuk membangun konsolidasi sekaligus mendiskusikan dinamika kehumasan di daerah. “Kami ingin menggali lebih dalam dinamika bidang humas, apa saja yang dibutuhkan untuk bisa meningkatkan kinerja apakah itu terkait kebutuhan pelatihan bahkan sampai pengelolaan sosial media.

Sebagai corong partai, humas menempati peran strategis untuk mengenalkan wajah PKS. Oleh karenanya dalam pengelolaannya pun perlu diberikan sentuhan-sentuhan profesional dalam manajerialnya.

Kabid Humas PKS Kota Tegal Ali Irfan mengatakan pihaknya juga terus berbenah. Saat ini sedang menata tim untuk menyuguhkan konten-konten yang bisa diterima semua segmen, sehingga PKS semakin bisa diterima di masyarakat.

Copyright © 2026