DPC PKS Tegal Timur Gelar Rakercab

DPC PKS Tegal Timur Gelar Rakercab

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kec. Tegal Timur masa bakti 2015 – 2020 menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakecab) pada hari Ahad, 15 Desember 2019 di RM. Omah Simbah, Kota Tegal.

Rakercab yang mengusung tema “Rancang Program Strategis, Raih Kemenangan, dan Berkhidmat untuk Rakyat” dihadiri oleh Ketua DPD PKS Kota Tegal yang juga Ketua FPKS H.Amiruddin, Lc, Pengurus DPC PKS Tegal Timur, para Ketua dan perwakilan DPRa PKS se-Kecamatan Tegal Timur, dan para perwakilan undangan. Rakercab DPC PKS Kec. Tegal Timur diawali dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dan “Mars PKS”, serta pembacaan ayat ayat suci Al Qur’an oleh Ustadz Risky Febrian.

Ketua DPC PKS Tegal Timur, H.Rosyid Ridho,ST menyatakan, ” Rakercab ini bertujuan sebagai sarana silaturahim dan juga merancang program kerja untuk satu tahun ke depan sebelum berakhirnya kepengurusan DPC di tahun 2020.

Ketua DPD PKS Kota Tegal H.Amiruddin, Lc mengapresiasi kinerja pengurusan DPC PKS Tegal Timur yang telah berjuang dan berkorban sehingga pada pemilu 2019 atas pertolongan Allah bisa memperoleh 1 kursi dengan suara yg cukup signifikan dari 2900 menjadi 5500 suara. Beliau jg menyampaikan Pemilu 2019 berhasil meraih 4 kursi di DPRD Kota Tegal dari sebelumnya 3 kursi dan kita targetkan tahun 2024 bisa memperoleh 8 kursi di DPRD Kota Tegal

Agenda Rakercab DPC PKS Tegal Timur diisi dengan pemaparan program kerja dari masing masing Komisi, di antaranya Komisi Pengurus Harian, Komisi Kaderisasi, Komisi Perempuan dan Ketahanan Keluarga, Komisi Kepanduan dan Olahraga, dan Komisi Pembangunan Keumatan dan Dakwah. Untuk selanjutnya, akan dilakukan sinkronisasi program dari masing masing Komisi, dalam rapat koordinasi berikutnya secara intensif.

”Semoga program DPC PKS Tegal Timur dapat memberi manfaat kepada seluruh masyarakat Tegal Timur Khususnya, dan para kader dakwah DPC PKS Tegal Timur dapat berkontribusi untuk menambah pundi amal pahala dalam rangka berkhidmat untuk rakyat. ” tambah Mas Ridho, sapaan Ketua DPC PKS Tegal Timur

Titik Balik Kesadaran Saya untuk Berubah

Titik Balik Kesadaran Saya untuk Berubah

Nyedulur, gelem tandang. Itulah sosok yang menggambarkan Zaenal Nurrohman, aleg muda PKS Dapil Margadana. Dalam pemilu legistlatif kemarin, ia dipercaya mengemban amanah sebagai untuk duduk di kursi dewan. Melalui PKS kesertaannya dalam pemilu legislatif punya misi ingin berkontibusi kepada masyakarat melalui jalur partai.

Ia mengenal PKS sejak 2006, saat masih di kampus. “Itulah titik balik kesadaran saya untuk berubah. Saya menemukan PKS ini berbeda dengan partai lain. Saya merasakan perubahan sendiri dari yang ibadahnya kurang, dipandu, diperbaiki. Saya juga didekatkan masyakarat dengan kegiatan baksos yang intinya melayani masyarakat,” ungkapnya.

Amanah yang ia jalani saat ini mengingatkan dirinya pada pengalaman beberapa tahun lalu sewaktu masih di kampus. Tercatat ia pernah punya pengalaman sebagai parlemen muda. “Dari sini saya belajar bahwa menjadi anggota dewan itu tidak untuk cari pekerjaan, melainkan memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam aspek legislatif, yang pro rakyat,” ungkapnya.
Berbekal pengalaman sebagai parlemen muda, secara garis besar Zaenal tahu benar tugas-tugas anggota legislalatif, mulai dari legislasi, anggaran, sampai pengawasan. “Pengalaman itu saya dapatkan ketika menjadi anggota parlemen muda dan magang di DPRD Kota Semarang selama setengah tahun,” ungkapnya.

Meski saat ini ia menjadi wakil rakyat, tapi ia tidak bisa melepaskan DNA-nya sebagai pengusaha. Melalui tangannya saat ini ia punya beberapa usaha seperti M2Art dan Irene Gamis yang dikelola bersama istri tercinta. Sosoknya yang sederhana, ramah, dan bersahabat membuat ia disukai dan dikenal banyak orang.

Membangun keluarga, masyarakat, dan umat menjadi harapan yang terus menerus diasah. “Apa yang bisa kita berikan, itulah yang terus dpikirkan. Mencapai posisi apapun, selama bermanfaat kita jalan,” ujarnya. Ia punya mimpi bisa memberikan kesempatan lapangan kerja untuk generasi muda.

Semarak Hari Ibu, PKS Gelar Festival Muslimah

Semarak Hari Ibu, PKS Gelar Festival Muslimah

Semarak kegiatan peringatan Hari Ibu 22 Desember, terlihat dalam kegiatan Festival Muslimah yang diselenggarakan Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Tegal di Bumi Perkemahan Pantai Alam Indah, Minggu (22/12).

Kegiatan mengusung tema “Mengokohkan peran ibu sebagai pemersatu bangsa”. Festival Muslimah terlihat meriah dengan beragam kegiatan.

Di antaranya senam bersama yang dipandu oleh Cak Narto, instruktur senam DPW PKS Jawa Tengah. Ada juga beberapa lomba yang turut memeriahkan acara seperti rangking 1, lomba Tahfidz, lomba flashmob dan senam nusantara.

“Seluruh kegiatan ini spesial didedikasikan untuk para ibu,” ungkap Kabid BPKK PKS Kota Tegal Ma’muroh.

Tidak hanya itu, puncak kegiatan Festival Muslimah ini diisi dengan kegiatan Talkshow yang menghadirkan Sinta Yudisia, psikolog dan penulis nasional yang melahirkan banyak buku.

Dalam kesempatan tersebut Sinta Yudisia menyampaikan 5 karakter mendasar untuk bisa menjadi ibu hebat di era milenial.

“Pertama hanya bersandar kepada Allah SWT. Kedua bangga dengan potensi diri, ketiga memperbaiki komunikasi, keempat tetapkan target bersama suami dan anak-anak, dan terakhir peduli dengan isu-isu lokal, nasional, maupun internasional.”

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc memberikan apresiasi setinggi-tingginya buat para ibu yang turut serta memeriahkan acara hari ibu bersama PKS. “Dengan semangat ibu-ibu yang luar biasa, insya Allah PKS akan semakin kuat, dan bisa menambah daya kebermanfaatan bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Selain Amiruddin, 3 anggota dewan dari PKS Kota Tegal juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka adalah Rachmat Rahardjo, SE, Zaenal Nurohman, dan Bayu Arie Sasongko, ST, MM.

Rumah Aspirasi PKS Buka Setiap Hari

Rumah Aspirasi PKS Buka Setiap Hari

Reses perdana Bayu Arie Sasongko, ST, MM Anggota DPRD Kota Tega dari Fraksi PKS dijadikan sebagai momen jaring aspirasi sekaligus menyampaikan beberapa informasi terkini terkait pembangunan di Kota Tegal. Bayu yang saat ini berada di komisi 3 menyampaikan beberapa informasi pembangunan Kota Tegal seperti upaya Pemerintah Kota Tegal untuk mengubah wajah tegal di beberapa titik strategis seperti Alun-alun Tegal yang akan dijadikan sebagai taman kota, rencana pembangunan di Jl. Ahmad Yani yang akan diubah menjadi Malioboronya Tegal.

“Yang kami tekankan dari aktivitas pembangunan kepada Pemerintah Kota Tegal adalah memastikan semua pembangunan itu harus mempertimbangkan dampak sosio kultural dan juga ekonomi. Masyarakat harus bisa langsung merasakan manfaat dari perubahan itu,” ungkapnya.
Dalam kegiatan reses tersebut beberapa warga juga menyampaikan aspirasnya kepada Bayu Arie Sasongko. Ahmadi misalnya, Warga Debong Kidul itu menyampaikan aspirasinya mengenai keberadaan UMKM Industri pengolahan tahu yang kurang memperhatikan dampak limbah industrinya. “Bukan menutup usahanya, tapi pengelolahan limbah harus bisa memperhatikan factor kenyamanan warga sekitar,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Pak Dadang juga menyampaikan masalah mengenai bangunan penutup selokan yang dibuat semi permanen. Adanya penutup selokan itu memang membuat lebih luas jalan di gang, tapi dampak yang kami rasakan justru banjir ketika hujan tiba, sementara warga tidak bisa ikut membongkar “Mestinya konstruksi dibuat lebih mudah untuk perawatannya,” ungkapnya. Sementara itu seorang warga juga mengeluhkan tentang tarif parkir di RS Kardinah yang saat ini dibuat per jam, juga menyampaikan tentang pajak pemakaman umum bagi warga yang meninggal dunia.

Anggota DRPD Kota Tegal dari Fraksi PKS Bayu Arie Sasongko, ST, MM menyambut baik aspirasi warga yang disampaikan. Menurutnya semua aspirasi ini akan disampaikan kepada dinas-dinas terkait sesuai dengan tupoksinya agar bisa menjadi perhatian dan prioritas. “Secara umum kami meminta kepada Pemerintah Kota melalui dinas, untuk memberikan pengawasan lebih kepada para rekanan pelaksana program infrastruktur di Kota Tegal, agar benar-benar sesuai dengan spesifikasi anggaran, kualitas pekerja, tenggat waktu yang ditentukan, dan tidak menimbulkan dampak pada masyarakat dan lingkungan sekitar pekerjaan.

Ia juga menyampaikan aspirasi, aduan, maupun keluhan masyarakat kepada anggota DPRD bisa disampaikan tidak hanya melalui reses, tetapi juga datang langsung ke fraksi PKS Kota Tegal.

“Bulan pertama begitu kami dilantik, kami sudah membuat Ruang Aspirasi. Silakan masyarakat bisa datang langsung ke fraksi untuk menyampaikan langsung aspirasinya,” ungkapnya. Ia menyampaikan kesempatan reses ini memang perlu, tapi terbatas pertemuannya. Setahun hanya tiga kali reses. Tapi melalui rumah aspirasi yang ada di fraksi, kami membuka diri untuk bisa lebih dekat dengan masyarakat.

“Aspirasi Ini adalah amanah yg akan Kami Tindaklanjuti dengan Dinas Terkait”

“Aspirasi Ini adalah amanah yg akan Kami Tindaklanjuti dengan Dinas Terkait”

Anggota Legislatif dari PKS Rachmat Rahardjo, SE menggelar reses masa persidangan tiga DPRD Kota Tegal di Kelurahan Pekauman Tegal Barat. Meski sudah berpengalaman mengisi kegiatan reses, tapi ini adalah reses pertama Rachmat sebagai wakil rakyat Tegal Barat. Sebelumnya ia adalah anggota DPRD Kota Tegal dari PKS Kota Tegal dapil Tegal Timur. Dalam pemilu legislatif kemarin terpilih kembali di Dapil Tegal Barat.

Di hadapan 300 peserta, Rachmat menyampaikan bahwa salah satu dokumen perencanaan pembangunan kota Tegal selain melalui musrembang adalah melalui reses. Kesempatan tersebut dijadikan sebagai momentum menyerap aspirasi masyarakat tentang persoalan yang terjadi yang dapat menunjang pembangunan Kota Tegal.

“Misi saya di komisi tiga adalah mendorong terwujudnya infrastruktur kota yang berkualitas baik, lingkungan yg sehat , lalu lintas aman nyaman , olah raga berprestasi , obyek wisata yg nyaman , kota layak anak dan smart city yg mendukung pelayanan berkualitas ungkapnya. Rachmat menambahkan, adapun dinas terkait yang menjadi mitra di komisi 3 diantaraya adaah Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, dan Bapermas KB.

Beberapa aspirasi yang disampaikan pada kesempatan reses tersebut diantaranya adalah pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pemulasaraan jenazah, sedimentasi gorong-gorong di Jl. Hang Tuah, U Ditch yang ketinggian dari jalan, juga termasuk lapangan kerja yangu makin sulit. “Aspirasi ini adalah amanah yang akan segera kami tindaklanjuti dalam raker bersama dinas terkait,” ungkapnya.

Perlu Banyak Inovasi Berdayakan Warga

Perlu Banyak Inovasi Berdayakan Warga

Beberapa warga menyampaikan aspirasinya dalam kesempatan reses perdana Anggota DPRD PKS Kota Tegal dari Fraksi PKS Amiruddin, Lc yang diselenggarakan pada Ahad Kemarin (8/12). Aspirasi yang disampaikan adalah mengenai Pantai Pulo Kodok yang sebenarnya mau diarahkan kemana? Termasuk feddback apa untuk warga sekitar dengan adanya destinasi wisata yang saat ini sudah mulai diminati masyarakat banyak?

Warga menuturkan realisasi untuk hal tersebut dinilai belum matang, dilihat dari proyek pelebaran jalan yang pengerjaannya setengah setengah, sehingga berdampak gersang sekali untuk rumah warga yang di depan proyek tersebut. Selain itu banyak kecelakaan dari proyek tersebut.
Warga juga mengharapkan area wisata tersebut bisa steril dari para pengunjung yang berbuat mesum, tindakan kriminal, sehingga wajah kondusifitas lingkungan bisa terjaga keamanannya dan kenyamanannya.

Sementara itu Amiruddin menyampaikan pengembangan Objek Wisata Pulo Kodok harus direncanakan dengan lebih serius dan lebih matang lagi. Ia akan bersinergi dengan pemerintah kota agar dalam setiap perencanaan harus melibatkan warga sekitar, Pokdarwis dan serta semua stakeholder yang terkait.
“Kami dari Fraksi PKS tetap akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap Pulo Kodok agar pemanfaatannya tidak bertentangan dengan norma-norma agama, kepatuhan serta kesopanan harus terus ditingkatkan. Bila perlu rutin diadakan sidak oleh aparat penegak hukum,” ungkapnya.

Amiruddin menjelaskan juga mengenai pentingnya upaya penyadaran warga agar pola pikir masyarakat menjadi lebih baik, sehingga bisa memberdayakan dirinya sendiri. Oleh karenanya pendidikan atau pemberdayaan menjadi hal yang tidak kalah prioritas untuk dipikirkan. “Perlu banyak inovasi program untuk pemberdayaan warga,” ungkapnya.

Zaenal Tekankan Pentingnya Membangun Infrastruktur Mental

Zaenal Tekankan Pentingnya Membangun Infrastruktur Mental

Sebanyak 300 warga, menghadiri reses masa persidangan 3, Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS Zaenal Nurohman, Jumat (6/12). Hadir pada kesempatan itu Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc, Kasi Kelurahan Sumur Panggang Henry Tri Susilo, dan Ari Budi Wibowo yang mewakili Camat Margadana.

Di reses perdananya Zaenal menyampaikan kiprahnya yang saat ini berada di komisi II. Di hadapan peserta, ia menyebutkan dinas-dinas yang menjadi mitra di komisi 2, diantaranya Dinas Kesehatan Kota Tegal, Disdukcapil, Dinaskerin, Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Satu Pintu, Dinas kelautan, dan perikanan Kota Tegal. “Segala aspirasi yang ada kaitannya dengan bidang di komisi dua, bisa disampaikan langsung ke saya,” ungkapnya.

Tidak hanya mengenalkan komisi 2, Zaenal juga sedikit menyampaikan pandangan mengenai infrastruktur. “Infrastruktur memang penting. Sudah menjadi kewajiban Pemerintah Kota Tegal untuk memenuhinya. Kami di PKS memiliki pandangan bahwa infrastruktur fisik memang perlu dibangun, tapi itu juga harus dibarengi dengan membangun infrastruktur mental, atau mindset masyarakat. Oleh karenanya ia bersama Fraksi PKS berupaya mendorong program pemberdayaan yang dapat diakses dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

Zaenal juga menyinggung mengenai kenaikan rencana kenaikan BPJS pada tahun 2020. Menurutnya PKS sudah berjuang untuk menolak rencana kenaikan iuran BPJS tersebut. Perjuangan PKS baru sebatas menggagalkan kenaikan BPJS di kelas tiga, sementara kelas 2 dan kelas 1 tetap naik. “Ketika mindset masyarakat sudah terbangun, menghadapi kondisi dan situasi apapun, akan mudah menyesuaikan, dan lebih mencari solusi daripada mengutuk kegelapan,” katanya.

Terkait program bantuan dan pemberdayaan yang diperuntukkan bagi masyaakat tidak mampu, Zaenal juga mendorong pemerintah pentingnya memiliki database akurat, agar program tepat sasaran. Masyarakat juga bisa ikut mengawal sekaligus mengawasi. “Jika memang tidak mampu, laporkan tidak mampu. Jangan sampai mampu tapi melaporkan tidak mampu,” katanya. Sebagai antisipasi, terang Zaenal, Fraksi PKS juga memiliki data-data masyarakat tidak mampu sebagai pembanding.

Sementara itu Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc menyampaikan kepada masyarakat agar keberadaaan Zaenal Nurohman di Dapil II bisa bekerja maksimal sampai akhir masa jabatan. “Silakan masyarakat pantau kinerjanya Mas Zaenal, karena beliau ini adalah wakil bapak ibu kalian di parlemen,” ungkapnya. Amiruddin juga menyampaikan kesempatan menyampaikan aspirasi tidak terbatas dalam acara reses seperti ini. Tapi juga langsung bisa datang ke rumah aspirasi Fraksi PKS Kota Tegal yang membuka layanan setiap hari kerja.[]

Sudirman Said ; Saya Percaya PKS Profesional Membantu Korban Banjir

Sudirman Said ; Saya Percaya PKS Profesional Membantu Korban Banjir

Calon Gubernur Sudirman Said menyempatkan diri meninjau langsung kawasan banjir Tegal. Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2 ini mendatangi posko Relawan PKS di Krandon.

Bersama para relawan PKS, Sudirman beserta rombongan melihat langsung kawasan banjir di Kelurahan Krandon, Kecamatan Margadana.

“Saya melihat warga sudah mulai kembali beraktivitas. Ada yang beres-beres. Ada harapan untuk kembali memulai aktivitas seperti biasa,” ungkapnya.

Menurutnya banjir tidak bisa diselesaikan secara cepat. Katanya perlu kajian yang mendalam, dan yang tidak kalah penting adalah menyiapkan mental masyarakat agar tetap tangguh, dan tidak mudah mengeluh saat menghadapi bencana.

Sudirman juga mengapresiasi kinerja relawan PKS di posko bencana yang ikut turun membantu sejak hari pertama. “Saya percaya PKS profesional. Sudah sejak lama PKS tanggap bencana,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPC PKS Margadana Zaenal Nurrohman menyampaikan keberadaan posko PKS Peduli Banjir masih tetap berjalan membantu menyalurkan bantuan dari masyarakat. “Pelayanan posko bahkan sudah kami perpanjang mengingat keberadaannya masih sangat dibutuhkan,” ujar Zaenal.

Ia berharap banjir segera surut, dan warga kembali bisa beraktivitas normal seperti biasa.

Posko Banjir PKS Diperpanjang Sampai Masa Recovery

Posko Banjir PKS Diperpanjang Sampai Masa Recovery

Jika sore ini anda melewati jalur pantura Tegal, tepatnya di sebelah selatan pos polisi Polsek Krandon, anda akan mendapati beberapa relawan PKS yang tengah sibuk menerima dan menyalurkan bantuan untuk korban banjir.

Sejak Sabtu (10/2) kemarin posko ini didirikan oleh relawan PKS Kota Tegal untuk membantu warga yang dilanda musibah banjir. Bahkan, banjir kali ini disebut sebagai banjir paling parah, karena hampir merendam seluruh kawasan di Kecamatan Margadana seperti Kelurahan Kaligangsa, Krandon, Sumur Panggang, Cabawan, dan daerah sekitar.

Posko yang didirikan PKS ini mendapat respon positif dari masyarakat. Ini terlihat dari semakin derasnya jumlah bantuan yang diberikan melalui posko untuk disalurkan.

“Kami siap menerima sekaligus menyalurkan bantuan untuk korban banjir. Namun jika memang ingin menyerahkan langsung ke masyarakat PKS siap berikan akses, karena sendiri telah menyediakan 3 perahu untuk mobilitas distribusi logistik ke daerah yang terendam setinggi leher orang dewasa,” ungkap Koordinator Posko Banjir PKS.

Ketua DPD PKS Amiruddin mengatakan, berdasarkan pantauan tim relawan PKS sampai hari keempat ini, masyarakat masih memerlukan bantuan. “Keberadaan posko yang semula hanya berlangsung 3 hari, akhirnya kami perpanjang,” ungkapnya.

Posko ini, kata Amir, adalah bentuk kepedulian sekaligus menggerakkan semangat berbagi. “PKS terus berupaya untuk membantu semampunya, sekuatnya bahkan kami upayakan sampai recovery,” pungkasnya.

Nurkhasanah Pilih yang Masih Muda

Nurkhasanah Pilih yang Masih Muda

Meski langkah kakinya terbatas, sama sekali tidak membatasi semangat Nurkhasanah (60) Warga Kalinyamat Kulon, Margadana untuk terus mengikuti kegiatan PWK (Pos Wanita Keadilan) yang diselenggarakan PKS Kota Tegal. Mulai dari acara pengajian, maupun acara besar yang digelar PKS.

Paska kecelakaan yang menimpanya, untuk berjalan ia harus dibantu dengan kruk. “Dulu saya kader penggerak Posyandu,” katanya. Jiwanya sebagai penggerak justru merasakan ketidaknyamanan jika hanya berdiam diri, hingga akhirnya bertemu dengan kegiatan pengajian yang diselenggarakan PKS melalui Pos Wanita Keadilan. “Saya rutin ikut kegiatan PWK. Sering juga ikut pengajian yang diisi Pak Amir,” ungkapnya.

Dedy, saat dikisahkan semangat dan perjuangan Nur oleh kader PKS, membuat Calon Walikota ini ingin menemuinya. Dedy pun mendekati Nur di tengah-tengah lapangan setelah selesai apel siaga. Ibu satu anak ini bahkan merasa tak percaya saat ditemui Dedy dan Jumadi di tengah-tengah lapangan. “Orang seperti saya ini kan sebenarnya sudah tidak dianggap, tapi perhatian Dedy membuat saya merasa dihargai,” ujarnya berkaca-kaca.

Ia bahkan merasa terharu saat ada tim kepanduan yang mengantarnya ke tengah lapangan untuk ikut apel siaga. “Mungkin hanya saya satu-satunya peserta apel yang dibonceng ke tengah lapangan, sudah begitu diberi kursi lagi,” ujarnya.

Saat ditanya model pemimpin apa yang ia harapkan, Nur menjawabnya dengan mantap. “Saya sih ikut pilihan ustad Amir saja, pilih yang masih muda,” katanya.