Program pelatihan bagi usaha mikro start-up resmi dibuka pada 14 Maret 2022. Acara ini merupakan batch-2 dari program serupa sebelumnya yang lebih dikenal dengan program Intensive Business Coaching (IBC). Acara ini difasilitasi Dinas Koperasi dan UKM Kota Tegal dari hasil pokok pikiran anggota DPRD, dan bekerjasama dengan Genpro Chapter Kota Tegal.
Hadir pada kesempatan pembukaan Anggota DPRD dari Fraksi PKS Kota Tegal H. Amiruddin Lc, Sekretaris Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal Trysnawati, S.H., MH., Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Denny Anggoro SE, MM. dan narasumber di sesi perdana Subhan Yusup, Founder Quinna Breadhouse.
Amiruddin menyampaikan pentingnya memiliki sikap positif untuk maju dan mengembangkan usahanya. Program ini tidak hanya berisi kegiatan pelatihan, melainkan program pendampingan kepada para pelaku UMKM di Kota Tegal.
Ia mengisahkan bagaimana seekor kuda terperosok ke dalam sumur. Dari atas ada yang menyelamatkan dengan cara menjatuhkan tanah sedikit demi sedikit. Jika tidak berpikir positif, kuda itu bisa jadi berpikir apakah dirinya akan dikubur hidup-hidup. Tetapi pikiran positif mengubah mindsetnya sehingga perilaku dia berubah, bukannya pesimis tetapi dia memiliki harapan. Akhirnya dia justru memanfaatkan setiap timbunan tanah sebagai pijakan sampai dia bisa naik ke permukaan.
Amiruddin mengungkapkan peningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar bisa naik kelas adalah sebuah keniscayaan yang perlu dilakukan, karena mereka adalah denyut nadi perekonomian. Salah satu program untuk meningkatkan kapasitas itu adalah melalui pelatihan ini. “Melalui program ini semua peserta tidak hanya dilatih, tetapi juga didampingi secara intensif selama setahun untuk menaikkan skala usaha,” kata Amiruddin.
Tampil perdana sebagai narasumber adalah Subhan Yusup, Founder Quinna Breadhouse. Subhan menyampaikan pentingnya membangun sikap terlebih dahulu sebelum membangun usaha, karena menurutnya pertumbuhan usaha, bisnis akan selaras dengan pertumbuhan diri.
Ada beberapa narasumber dari Genpro yang akan terlibat dalam kegiatan ini. Diantaranya adalah Abi Darwis, Ridwan Abadi, Rama Sahid, Ahmad Ghozali, Fitra Jaya Saleh, dan beberapa narasumber lain yang akan membersamai program ini selama satu tahun.[]




