Dapil Tegal Timur, PKS Kota Tegal Berhasil Meraih 2 Kursi

Dapil Tegal Timur, PKS Kota Tegal Berhasil Meraih 2 Kursi

Hasil perhitungan suara pemilu legislatif yang diselenggarakan pada 14 Februari lalu, PKS Kota Tegal berhasil mencapai target di Dapil Tegal Timur. PKS bertambah satu kursi dari sebelumnya hanya satu kursi.

Dua caleg PKS yang terpilih adalah H. Amiruddin, Lc caleg nomor urut 1  yang kembali dipercaya masyarakat Kota Tegal, sementara perolehan kursi satunya adalah Mochammad Ali Mashuri caleg nomor urut 2.

Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc menyampaikan bahwa PKS Kota Tegal berhasil menembus target perolehan kursi di Dapil Tegal Timur sebanyak 2 kursi. “Perhitungan real sudah aman 2 kursi PKS di Tegal Timur, dan suara ini akan kita awal sampai penetapan,” ungkapnya.

Ia meminta kepada seluruh struktur yang bertugas terutama saksi untuk terus mengawal. “Bukti C1 dari semua TPS di Tegal Timur sudah kami kantongi lengkap sebagai alat bukti yang kuat,” katanya.

Amir menjelaskan dari 227 TPS, perhitungan suara sampai level kecamatan sudah dinyatakan lengkap 100 % dengan dilengkapi form C1. Kami sudah kantongi datanya. PKS menempati urutan kursi ketiga dan kursi kesembilan,” katanya.

“Mari kita kawal dan teliti dengan lengkap agar rekapitulasi tingkat kelurahan dan kecamatan kursi PKS tetap aman,” ungkapnya. Amiruddin juga berharap agar KPUD Kota Tegal dan Bawaslu Kota Tegal bekerja secara professional dan proporsional.

Sementara perolehan suara PKS Kota Tegal di Dapil lain seperti Tegal Selatan, Margadana, dan Tegal Barat, masing-masing mendapatkan 1 kursi. Dengan demikian, kata Amir, total perolehan kursi PKS dalam pemilu legislatif ini adalah 5 kursi.

Amiruddin menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga Tegal Timur atas kepercayaan yang telah diberikan dengan  memilih PKS. []

Saksi PKS, Pejuang C1 di TPS

Saksi PKS, Pejuang C1 di TPS

Selalu ada kisah menarik dibalik Pemilu 2024. Salah satunya kisah saksi PKS untuk mendapatkan formulir C1. Hal ini dikisahkan olah Utomo Widyo, salah satu Koordinator Saksi PKS di Tegal Timur. Ia mengisahkan betapa tidak ringannya kerja saksi PKS. Mengikuti proses perhitungan suara sampai tengah malam, bahkan sampai ada yang selesai pagi tetapi tetap dijalani dengan penuh tanggungjawab.

Ketika saksi dari partai lain memilih pergi, karena saking lamanya, banyak diantara mereka meninggalkan TPS. Namun saksi PKS tetap bertahan. Hesti, salah satu saksi PKS mengisahkan pengalamannya jadi saksi PKS dengan setengah berkelakar.

“Aku berangkat pagi dengan suasana bahagia. Siang lelah. Sore marah. Malam saya ‘kesetanan’. Begitu dapat amplop setelah menyerahkan formulir C1, setane ilang dewek. Hehehe…Kisah ini menggambarkan betapa lamanya perjuangan mendapatkan formulir C1.

Tidak hanya itu, jadi saksi PKS itu Sejahtera. Suplai logistik aman terkendali. Cukup duduk diam rezeki datang. Berupa makanan, snack, dan juga minuman ada yang mengantarkan langsung ke lokasi TPS. Ada di salah satu TPS, begitu tim logistik datang, suasana TPS yang tegang mendadak ramai, karena petugas KPPS mengumumkan lewat pengeras suara, “Saksi PKS makanan datang.” Pengumuman itu menarik perhatian para petugas KPPS, dan lebih menarik perhatian para saksi partai lain.

“Pantesan saksi PKS lemu-lemu. Makanan yang tadi saja belum habis sudah dikirim lagi.” Saksi dari partai lain malah ada yang lebih menyedihkan mengungkapkan isi hatinya, “Aku nganti dregdeg kaya kie laka sing ngirim panganan.” Saya badan sampai gemetaran begini, tidak ada yang kirim makanan.

Bisa dibayangkan mereka, para saksi, setengah tujuh harus sudah tiba di TPS. Ikut acara pembukaan. Menyaksikan jalannya pemungutan suara. Memantau penghitungan suara sampai malam, ada juga yang selelsai subuh, bahkan ada yang sampai baru selesai pukul setengah dua belas siang. Benar-benar tidak ringan. Kerja 24 jam lebih nonstop.

Suatu ketika, ada konflik saling klaim perolehan suara dari tim caleg dari partai lain. Masing-masing dari mereka mengunggulkan caleg yang dibelanya lebih besar dibandingkan caleg lain meski dari satu partai. Sayangnya diantara mereka tidak ada yang punya formulir C1, sebagai bukti akurat perolehan suara. Salah satu dari mereka menghubungi saksi PKS yang memang mengikuti kerja saksi dari awal sampai akhir mendapatkan C1.

Saya butuh data C1 njenengan, sebutkan saja berapa saya harus bayar, berapa nomor rekeningnya.

Mereka membayar saksi. Perhitungan sampai pagi, ga ada yang betah. Mereka pulang. Posko juga sudah  kosong. Dan mereka berharap bisa dapat C1. Tinggal sebutkan saja berapa angka yang saya sebutkan, akan langsung ditransfer. C1 adalah nyawa kita.

Saya membayangkan wajah-wajah saksi PKS yang bekerja sampai pagi. Saya membayangkan tim PKS mendistribusikan logistic ke para saksi. Ga tega saya mengkhianati. Masa loyalitasnya akan digadaikan dengan transferan. Nanti saya tidak  punya harga diri jika ketemu sama pengurus PKS yang memberi saya mandat sebagai korsak PKS. [Irfan Ali]

Kampanye Pamungkas, PKS Sapa Warga Kota Tegal Lewat Flashmob

Kampanye Pamungkas, PKS Sapa Warga Kota Tegal Lewat Flashmob

PKS Kota Tegal menunjukkan kesiapan berkompetisi dalam Pemilu 2024. Target 8 kursi DPRD dan all out memenangkan AMIN telah ditetapkan. Pada kampanye terakhir, PKS Kota Tegal memanfaatkan waktu untuk menyapa warga Kota Tegal melalui Flashmob.

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc menyampaikan flashmob ini serentak 4 Dapil berkumpul di satu titik untuk memperkuat posisi PKS dalam pemilu. “Kami ingin meyakinkan sekaligus menguatkan jika PKS sangat siap menghadapi pemilu dan memenangkan pemilihan legislatif dengan perolehan 8 kursi, ” ungkapnya.

Bukan hanya memenangkan PKS, lanjut Amir, kami juga siap all out memenangkan AMIN dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Ratusan massa PKS berkumpul di pertigaan Yogya Mall Kota Tegal. Mereka mengenakan atribut bernuansa oranye lengkap dengan atribut PKS dan Pasangan Capres Anies Muhaimin sambil melakukan senam dan menyapa masyarakat yang melintasi Jalan Kartini dan Jl. AR. Hakim.

Selain melakukan aksi flashmob, PKS juga melakukan aksi bagi-bagi sticker, dan alat peraga kampanye.

Koordinator Pemenangan PKS Kota Tegal Retno Kristanto menyampaikan agar seluruh masyarakat Kota Tegal tidak perlu ragu untuk memilih PKS. “14 Februari datang ke TPS pilih PKS. Jangan golput masih ada PKS, ”

Beberapa caleg yang turut memberikan energi semangat kemenangan diantaranya, Amiruddin, L,c, Caleg DPR RI nomor urut 4, dr. Slamet, caleg PKS Tegal Barat Tauchidin, dan Caleg Propinsi Prof. Hamidah Abdurrachman.

Meski acara dipusatkan di pertigaan jalan raya, kegiatan flashmob berlangsung tertib dan lancar. Para pelintas jalan raya juga terlihat turut memberikan energi semangat kepada para peserta flashmob PKS.

Copyright © 2026