Reses Rachmat Rahardjo: Sebagai Jaminan Kesehatan, BPJS PBI Harus Tetap Aktif

Reses Rachmat Rahardjo: Sebagai Jaminan Kesehatan, BPJS PBI Harus Tetap Aktif

Selain menampung aspirasi pembangunan fisik, PKS juga berfokus pada penguatan peningkatan kualitas SDM melalui pogram pembangunan non fisik seperti program pelatihan. Beberapa kegiatan pelatihan berdasarkan usulan yang masuk melalui Fraksi PKS tahun ini beberapa diantaranya sudah siap dilakukan, seperti pelatihan baja ringan, pelatihan digital printing, pelatihan tata boga, dan pelatihan pendampingan keluarga.

Hal ini disampaikan Rachmat Rahardjo pada saat kegiatan reses masa persidangan I yang diselengarakan di halaman kantor Kelurahan Debong Lor, Ahad (6/2). Kegiatan yang menghadirkan 300 peserta ini dibagi menjadi dua sesi dengan mempertimbangkan protokol kesehatan.

Hadir pada kesempatan itu Lurah Debong Lor Agus Tirto, Ketua DPC PKS Tegal Barat Tedi Kartino, dan segenap tokoh masyarakat. Dalam sambutannya Agus Tirto turut mengapresiasi penyelenggaraan Reses di wilayahnya. Ia berharap, semoga usulan dari konstituen di wilayah Debong Lor dapat diserap dengan baik.

Ketua DPC PKS Tegal Barat Tedi Kartino mengapresiasi Pokok Pikiran Aleg PKS yang bertujuan pada membangun ketahanan keluarga bersinergi dengan OPD DPPKBP2PA. “Program ini akan berfokus pada penguatan ketahanan keluarga, keluarga harus kuat karena sebagai jalan penguatan ketahanan bernegara.”

Warga pun menyambut baik program yang diusulkan melalu fraksi PKS, beberapa warga menyampaikan aspirasinya. Fitriana warga Pesurungan Kidul mengeluhkan mengenai sulitnya mengakses Kartu KIS Gratis dari pemerintah. Tidak hanya sulit mengakses, saat sudah dapatkan sempat muncul permasalahan KIS PBI ini tidak aktif saat digunakan untuk berobat. Hal ini seperti yang dikisahkan Deni. Ia sempat menemui kejadian yang menimpa warganya yang merupakan peserta BPJS PBI yang dibiayai APBD, saat berobat kartu BPJS-nya dinyatakan tidak aktif, padahal warga tersebut statusnya tidak mampu.

Menanggapi permasalahan itu Rachmat memberikan tanggapan bahwa selama status sosial warga adalah tidak mampu dan berhak dengan BPJS PBI sebagai Jaminan Kesehatan maka BPJS PBI harus tetap aktif. Fraksi PKS berkomitmen untuk senantiasa memperjuangkan aspirasi dengan bersinergi melalui program pemerintah agar mudah diakses oleh masyarakat yang memang benar- benar membutuhkan dan tepat sasaran.

Reses Amiruddin, Lc: Perbaikan Saluran, Tidak Harus Disertai Dengan Peninggian Jalan

Reses Amiruddin, Lc: Perbaikan Saluran, Tidak Harus Disertai Dengan Peninggian Jalan

Anggota DPRD kota Tegal dari Fraksi PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc menggelar giat reses masa Persidangan I di Dapil Tegal Timur, tepatnya di Halaman depan Masjid An-Nur, Jl. Werkudoro Gg Bratasena, Slerok, Ahad (6/2).

Hadir pada kesempatan tersebut Camat Tegal Timur, Zidni Nuryantoro, Imron Rosyadi,  mewakili Lurah Slerok, Dwijo Ketua RW VI Kelurahan Slerok dan sejumlah tokoh masyarakat.

Amiruddin menyampaikan kegiatan reses ini dimajukan di awal tahun,  untuk mengiringi Musrenbang dari tingkat RT/RW, Kelurahan,  Kecamatan dan Kota yang sudah selesai dilakukan di tingkat Kelurahan beberapa waktu lalu. “Setiap usulan di Musrenbang nanti akan diselaraskan dengan program dewan melalui reses dan pokok pikiran. Dari sekian banyak usulan ini nanti akan ditentukan mana usulan yang urgent untuk diprioritaskan,” kata Amiruddin.

Selain aspirasi berupa pembangunan fisik, Amir juga menyampaikan beberapa progam non fisik yang bisa diakses diantaranya Program Pelatihan membuat keset yang berdampak ekonomis, pelatihan untuk peningkatan kapasitas usaha UMKM  juga bisa diakses masyarakat.  “Dalam membangun masyarakat baik fisik non fisik butuh peran serta masyarakat,” katanya.

Dwijo, Ketua RW VI Kelurahan Slerok menyampaikan unek-uneknya.  Katanya dari proyek perbaikan saluran air yang telah berjalan, dia berharap agar proyek itu tidak berdampak pada peninggian jalan. “Kasihan warga, jika tempat tinggalnya lebih rendah dari jalan,” katanya.

Selain menjaring aspirasi, kegiatan itu juga dimanfaatkan Amiruddin untuk menginformasikan kabar terbaru, yaitu tentang Perubahan Perda No 4 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Tegal.  Amir menambahkan diantara muatan utamanya adalah tentang Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. “Diharapkan dengan Perubahan Perda itu, pada tahun 2024 Mall Pelayanan Publik sudah bisa diterapkan di Kota Tegal,” jelasnya.

Amir menjelaskan bahwa progam ini sudah ditetapkan di Bekasi, Bandung dan beberapa Kota lain. “Dengan adanya mal pelayanan publik ini, mengurusi apapun bisa disitu. Mau buat pasport, haji Umroh,  studi ke luar negeri bisa dilakukan di satu titik,” pungkasnya. []

Reses Zaenal: Banyak Aspirasi, Salah Satunya Usulkan Buka Pemakaman Baru

Reses Zaenal: Banyak Aspirasi, Salah Satunya Usulkan Buka Pemakaman Baru

Zaenal Nurohman melakukan kegiatan reses masa persidangan I tahun anggaran 2022 di lingkungan RW VI Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana, Jumat (4/2). Hadir pada kesempatan itu Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin Lc, Ketua DPC PKS Margadana Ali Mubarok, Lurah Kaligangsa Djaenudin, S.IP, Ketua RW 06  Kholis, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Ketua DPC PKS Margadana Ali Mubarok menyampaikan apresiasi bagi warga di Kecamatan Margadana yang telah menjadi mitra PKS dalam memberikan layanan. Ia berharap semoga PKS semakin dikuatkan dalam memberikan layanan, sehigga bisa memberikan kontribusi yang lebih bagi masyarakat.

Sementara itu dalam sambutannya, Lurah Kaligangsa Djaenudin, S.IP menyatakan bahwa warga di Kaligangsa beruntung punya perwakilan di DPRD sehingga pembangunan bisa selancar ini karena ada yang mengawal.  Paling tidak jika ada masalah pembangunan bisa langsung disampaikan sama anggota dewan.

Beberapa persoalan yang muncul saat reses kemarin diantaranya banjir menjadi masalah yang disampaikan warga, pembangunan saluran tengah (U-ditch), lampu penerangan jalan, sampai minta dibangunkan area pemakaman yang baru.

Diantara banyak aspirasi warga, usulan pembukaan lahan pemakaman menjadi prioritas yang diharapkan bisa terealisasi tahun ini. “Makam perlu diprioritaskan, karena kondisinya sudah penuh. Harapan kami dari pertemuan ini bisa segera ditindaklanjuti usulan pembukaan area pemakaman baru. Apakah itu berupa perluasan area pemakaman atau membuka area pemakaman baru,” kata Khadirin,  salah satu tokoh masyarakat.

Khadirin juga memberikan apresiasi kepada PKS, sebab saat banjir PKS paling sigap turun memberikan bantuan, “Tentu saja kami berharap, Semoga tidak lagi banjir, dan ada program program dengan tujuan kawasan Margadana menjadi kawasan bebas banjir,” katanya.

Sementara itu Zaenal Nurrohman menyampaikan alasan Kenapa DPRD mengawalkan reses di awal tahun adalah untuk menyeimbangkan tahapan pembangunan yang ada di Kota Tegal. “Jadi setiap aspirasi warga, dokumennya bisa disandingkan dengan dokumen eksekutif,” katanya.

“Reses kali usulannya bukan untuk tahun ini. Tetapi untuk tahun 2023. Kami berprinsip tidak menjanjikan,” kata Zaenal. Ia menjelaskan, terkait program prioritas, kita bisa perjuangkan pada APBD perubahan.

Pada kesempatan tersebut Zaenal juga menyampaikan beberapa program seperti peluang program yang bisa menyerap tenaga kerja di perusahaan garmen. “Kita latih dulu, jika sudah siap kita salurkan ke perusahaan garmen untuk bekerja,” jelasnya.[]

Copyright © 2026