Perkuat Ketahanan Keluarga, PKS Kota Tegal Buka Layanan Konsultasi Online

Perkuat Ketahanan Keluarga, PKS Kota Tegal Buka Layanan Konsultasi Online

Demi memperkuat ketahanan keluarga, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga PKS Kota Tegal membuka layanan konsultasi online. Secara resmi layanan konsultasi ini diresmikan oleh Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin Lc dalam acara Launching Layanan Konsultasi Online yang diselenggarakan secara virtual pada Sabtu (31/7).

Menurut Amirudin, ada empat layanan konseling yang difasilitasi oleh Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS Kota Tegal. Keempat layanan itu meliputi konsultasi masalah keluarga, gizi dan kesehatan, agama, dan bisnis. “Kami sudah menyiapkan konselor berpengalaman dan kompeten di 4 bidang layanan ini,” katanya. Amirudin menambahkan program layanan konsultasi online ini memperkuat bukti PKS sebagai pelayan rakyat yang selalu hadir di  tengah-tengah masyarakat.

Ketua BPKK DPD PKS Kota Tegal Hj. Fajriati Nurhidayah, S, Psi menambahkan salah satu alasan dibukanya layanan konsultasi online ini adalah mengingat tinginya angka perceraian di Kota Tegal di sepanjang tahun 2020-2021. “Sebagian besar diajukan pihak perempuan dengan alasan ekonomi yang terdampak pandemi covid-19. Ini semakin menguatkan hasil riset, bahwa masalah ekonomi menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya  ketidakharmonisan keluarga yang berujung pada perceraian,” katanya. Padahal, kata Fajriati, perceraian bukanlah solusi, namun menjadi awal masalah baru, dan anak-anak paling merasakan dampak perceraian.

Menurutnya keutuhan dan keharmonisan keluarga sangat penting untuk dijaga dalam situasi dan kondisi apapun. “Untuk mewujudkan semua itu butuh ilmu dan komitmen kuat. Ketahanan keluarga akan mampu membawa membawa keluarga Indonesia menjadi lebih harmonis dan lebih tangguh. PKS Kota Tegal membuka layanan konsultasi online dengan harapan bisa semakin memperkuat ketahanan keluarga. Fajriati menjelaskan bahwa layanan konsultansi online ini gratis. Bagi yang memerlukan layanan ini cukup berikan pertanyaan, kirimkan pertanyaan ke 0821-5932-0651, dan saran dan solusi akan diberikan oleh konsultan.

Layanan Konsultasi Online ini dilaunchingkan saat acara Webinar Wonderful Family dengan tema Menguatkan Ketahanan Keluarga di Masa Pandemi. Acara tersebut menghadirkan Ust. Cahyadi Takariawan, penulis buku Wonderful Family, seorang penulis dan konselor keluarga. Tidak hanya itu, dalam kesempatan yang sama, juga dilaksanakan pengumuman pemenang lomba dolanan bareng keluarga. []

F-PKS DPRD Kota Tegal Minta Walikota Lebih Arif Terkait Vaksin sebagai Syarat Urus Administratif

F-PKS DPRD Kota Tegal Minta Walikota Lebih Arif Terkait Vaksin sebagai Syarat Urus Administratif

Anggota F-PKS DPRD Kota Tegal Rachmat Rahardjo, SE meminta kepada Pemerintah Kota Tegal agar lebih arif dalam menentukan kebijakan sertifikasi vaksin sebagai syarat mengurus administratif di Kota Tegal. Hal ini disampaikan saat Rapat Paripurna Penyampaikan Pendapat Akhir di Gedung DPRD Kota Tegal (27/7).

Sikap F-PKS Kota Tegal ini bukan tanpa dasar. Ia mengutip Juru Bicara Vaksinasi Covid 19 Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmidzi, yang mengatakan bahwa Sertifikasi Vaksin Covid 19 tidak boleh menjadi Persyaratan Administrasi apapun. Atas dasar itu Fraksi PKS meminta agar Walikota Tegal dan jajarannya harus bersikap lebih bijak dalam menentukan kebijakan sertifikasi vaksin.

“Terbukti di masyarakat Kota Tegal banyak orang yang tidak boleh divaksin dengan beberapa alasan medis atau alasan lainnya yang mestinya bisa dimaklumi. Masa mereka yang memang tidak boleh divaksin akan terkendala jika mengurus administratif, misalnya.” katanya.

Rachmat juga menyampaikan bahwa F-PKS mendukung penuh program Vaksinasi Pemerintah, agar Indonesia segera dapat mencapai herd immunity. F PKS meminta agar masyarakat bisa mengontrol diri dan mengesampingkan ego atau pendapat-pendapat yang mengatakan bahwa pandemic ini adalah plandemi atau pandemic yang direncanakan, atau ini adalah konspirasi bisnis di bidang medis.

“Kalaupun itu benar, biar itu jadi urusannya mereka dengan Tuhan. Covid-19 ini ada depan mata, kini bahkan muncul varian baru yang lebih mematikan, yang telah banyak merenggut suami, istri, anak, orang tua, dan saudara-saudara kita. Juga merenggut banyak tenaga medis, aparat, ulama, maupun masyarakat luas. Jangan biarkan pengorbanan mereka sia-sia,” kata Rachmat.

PPKM Diperpanjang, FPKS Kota Tegal Angkat Bicara

PPKM Diperpanjang, FPKS Kota Tegal Angkat Bicara

FPKS Kota Tegal angkat bicara terkait penerapan PPKM di Kota Tegal. Apalagi setelah keluar Intruksi Mendagri No 23 tahun 2021 yang menginstruksikan masa PPKM diperpanjang sampai 25 Juli 2021 mendatang.

Fraksi PKS meminta Walikota Tegal dan semua jajarannya benar-benar berpedoman dengan Surat Edaran Mendagri No 440/3929/SJ tentang Penertiban Pelaksanaan PPKM dan Percepatan Pemberian Vaksin bagi Masyarakat.

Diantara poin yang sangat penting dalam Surat Edaran tersebut adalah memerintahkan Jajaran Satpol PP untuk mengutamakan langkah-langkah profesional, humanis dan persuasif dalam Pelaksanaan PPKM di Kota Tegal. Selain itu FPKS juga meminta agar Walikota Membantu masyarakat yang kesulitan secara ekonomi karena terkena dampak Penerapan PPKM.

“Khusus hal ini kami meminta agar bisa segera dilaksanakan dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya tapi tetap harus dengan data yang valid,” ungkap Zaenal Nurohman, saat membacakan laporan pendapat akhir terkait akan ditetapkannya Raperda Kota Tegal Tentang LPJ APBD Kota Tegal Tahun Anggaran 2020. Rabu (21/7).

FPKS juga meminta program Percepatan Pemberian Vaksin bagi warga Kota Tegal harus disertai dengan Edukasi dan Sosialisasi yang baik dan benar, tanpa disertai dengan Ancaman dalam bentuk apapun.

Selain itu, FPKS juga menyinggung tentang keterlambatan pembelian Alat PCR yang seharusnya sudah direalisasikan sejak awal tahun 2021 ini. Fraksi PKS mendorong dan menegaskan supaya hal itu bisa segera dilaksanakan di bulan Juli atau Agustus 2021 ini. Zaenal menjelaskan sampai saat ini masih banyak warga Kota Tegal terpaksa harus menunggu lama hasil Swab PCR karena Pemerintah Kota Tegal belum memiliki Alat PCR tersendiri. “Kami tidak ingin hal itu tertunda lagi karena alasan-alasan tehnis yang tidak begitu mendasar,” katanya.

Tentang penutupan sekian banyak ruas jalan selama masa PPKM di Kota Tegal, FPKS meminta agar Pemkot melakukan evaluasi dan mempertimbangkan kembali mengingat ada beberapa dampak negatif dari hal itu, diantaranya beberapa gang yang sempit akhirnya menjadi semakin padat dan justru rawan terjadinya penularan Covid 19 dan banyak sekali masyarakat yang terganggu.

PKS Kota Tegal Turut Sukseskan Program Tebar Satu Juta Kurban

PKS Kota Tegal Turut Sukseskan Program Tebar Satu Juta Kurban

PKS Kota Tegal turut ambil bagian dalam menyukseskan program tebar satu juta kurban yang digagas secara nasional oleh Partai Keadilan Sejahtera. Menurut Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc program tebar satu juta kurban termasuk dari seruan kebangsaan yang disampaikan Ketua Majelis Syuro PKS Dr. Salim.

“Jadi mulai Selasa, 20 Juli 2021, hingga tiga hari ke depan, pejabat publik, pengurus, hingga kader PKS akan melaksanakan pemotongan hewan qurban dan mendistribusikannya ke masyarakat,” ungkapnya.

Amiruddin berharap semoga program ini dapat dirasakan oleh masyarakat luas dan menjadi gerakan bersama yang bisa memperkuat imunitas dalam menghadapi pandemi Covid-19. Amir menambahkan dari data yang dihimpun panitia kurban total ada 12 ekor sapi dan 58 ekor kambing. Adapun pelaksanaan pemotongan dilaksanakan di masing-masing panitia kurban di level DPC. Rincian itu meliputi, DPC Tegal Barat 3 ekor sapi dan 7 ekor kambing, Tegal Timur 4 ekor sapi dan 22 ekor kambing, Tegal Selatan 3 ekor sapi dan 11 ekor kambing, dan Margadana 2 ekor sapi dan 14 ekor kambing.

Perolehan hewan kurban itu berasal dari kader dan juga anggota dewan PKS yang menitipkan pelaksanaan kurbannya melalui PKS. Melalui momen Idul Adha mengajak kepada segenap masyarakat untuk bangkit bergerak dalam semangat Idul Adha. Ajakan untuk membantu sesama, berbagi kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong di tengah pandemi Covid-19.

Anggota DPRD Kota Tegal dari PKS Bayu Arie Sasongko juga terlibat langsung dan ikut memotong hewan kurban di DPC PKS Tegal Selatan. Menurutnya momen Idul Adha ini sangat dinantikan apalagi ditengah keprihatinan pandemi covid19 dan juga kesulitan ekonomi karena diberlakukannya PPKM. “Idul Kurban ini bisa menjadi momentum saling berbagi dan menguatkan serta wujud kebersamaan dari keluarga besar PKS,” katanya.

PKS Kota Tegal Gelar Senam Nusantara bersama Keluarga secara Virtual

PKS Kota Tegal Gelar Senam Nusantara bersama Keluarga secara Virtual

PKS Kota Tegal selalu punya cara mengadakan kegiatan. Meski pergerakan masyarakat dibatasi karena adanya PPKM, kegiatan senam yang biasa dilakukan PKS setiap pekan tetap bisa digelar. Sebanyak seratus peserta memadati ruang virtual untuk melakukan senam bersama, Ahad (18/7).

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin mengatakan senam ini diselenggarakan untuk sebagai kampanye hidup sehat melalui olahraga. “Di masa pandemi saat ini, sangat penting untuk menjaga imunitas dan kesehatan, salah satunya melalui senam PKS.

Amiruddin juga menyampaikan PPKM memang membatasi ruang gerak kita saat ini, tetapi jangan sampai menghalangi Kreativitas menyelenggarakan kegiatan yang paling penting untuk menjaga imunitas. “Tetap jaga kesehatan dan daya tahan tubuh, serta tingkatkan kreativitas dalam berkegiatan semoga Pendukung PKS Kian Meningkat,” katanya.

Tampak hadir dalam kegiatan seni tersebut, Wakil Ketua FPKS Kota Tegal Bayu Arie Sasongko, Sekretaris F-PKS Kota Tegal Zaenal Nurohman, dan Ketua BPD PKS Jawa Tengah Dapil IX Rachmat Rahardjo yang juga anggota legislatif PKS Kota Tegal. Mereka hadir lengkap bersama keluarga.

Kegiatan senam nusantara ini diinisiasi oleh BPKK (Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga) PKS Kota Tegal yang diketuai Hj. Fajriati Nurhidayah, S.Psi. Senam dipandu langsung Instruktur Nasional Senam Kesehatan H. Shoffan dan diikuti oleh kader dan simpatisan PKS beserta keluarga.

“Luar biasa. Meski senam virtual, tapi tetap bisa keluar keringat,” kata Shoffan

Doa Bersama Menguatkan yang Tengah Berjuang

Doa Bersama Menguatkan yang Tengah Berjuang

PKS Kota Tegal gelar doa bersama secara daring dalam rangka menangkal pandemi virus corona (Covid-19). Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin Lc menyebut kegiatan berdoa adalah bagian yang sangat penting dalam kehidupan, apalagi dalam situasi pandemi saat ini. “Berdoa merupakan ikhtiar batin untuk memohon pertolongan Allah SWT agar bangsa Indonesia diberikan kekuatan, kesabaran, dan keselamatan dalam menerima ujian, cobaan, musibah, dan marabahaya, termasuk wabah pandemi virus corona,” kata Amir, Kamis (6/7).

“Melalui doa bersama ini adalah salah satu cara agar kita tidak kehilangan harapan. Kita semua punya harapan besar semoga bangsa ini segera terbebas dari pandemi agar bisa menjalankan ibadah dan kegiatan lain dengan aman. Salah satu ikhtiarnya adalah doa,” katanya.

Berbagai upaya mengendalikan penyebaran Covid-19 sudah dilakukan, mulai dari penerapan protokol kesehatan yang ketat, isolasi mandiri, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan PPKM, hingga vaksinasi massal, namun pandemi Covid-19 belum juga berakhir. Bahkan pada 9 Juli 2021, pasien yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Tegal tercatat warga Kota Tegal yang positif sebanyak 3.018. Sementara kasus terkonfirmasi positif warga luar kota Tegal sebanyak 1.324. Ikhtiar PKS Kota Tegal menggelar doa bersama ini bisa menjadi salah satu ikhtiar agar bisa mempercepat kasus selesainya pandemi saat ini.

Meski diselenggarakan secara virtual, acara doa bersama ini diikuti kurang lebih seratus peserta. Sebagian besar adalah kader PKS dan simpatisan. Sebagian masyarakat Kota Tegal juga ada turut mengikuti doa bersama melalui live streaming. Kegiatan doa bersama diawali dengan pembacaan surat yasin kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang dipimpin langsung oleh H. Amiruddin, Lc.

Salah satu warga yang mengikuti doa bersama mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya acara doa bersama ini karena bisa menguatkan orang-orang yang saat ini sedang berjuang. ”Semoga doa ini menguatkan langkah orang—orang yang sedang berjuang melawan Covid19,” kata salah satu peserta memberikan testimoninya kepada PKS melalui pesan singkat.

Copyright © 2026