Tangkap Kegelisahan Orang Tua, Aleg PKS Zaenal Nurohman Sediakan Akses Internet Gratis

Tangkap Kegelisahan Orang Tua, Aleg PKS Zaenal Nurohman Sediakan Akses Internet Gratis

Prihatin dengan kondisi warga di tengah pandemi, anggota DPRD Kota Tegal Zaenal Nurohman menyediakan fasilitas wifi gratis bagi pelajar dan mahasiswa untuk belajar daring.

Teras rumahnya di Jalan H Sriyono Kelurahan Sumurpanggang, Kecamatan Margadana, disulap layaknya tempat belajar. Selain memberikan fasilitas internet gratis, juga memberikan minuman dan makanan ringan.

“Gagasan ini berawal dari kegelisahan warga sekitar yang membutuhkan kuota internet cukup besar untuk belajar daring anak-anaknya,” kata Zaenal ditemui di kediamannya, Selasa (25/8/2020).

Anggota Fraksi PKS ini mengatakan, fasilitas internet gratis sudah dimulai sejak Senin (24/8/2020). Setiap harinya, dibuka sejak pukul 08.00 hingga pukul 14.00 WIB.

Setiap penggunaan internet secara bersamaan, dibatasi maksimal 15 anak. Hal itu untuk menghindari kerumunan berlebihan mengingat pandemi. Bagi siswa yang belajar juga wajib bermasker dan cuci tangan.

“Maksimal 15 orang untuk menghindari kerumunan. Kalau sudah selesai bisa bergantian,” kata Zaenal.

Siswa yang datang bisa didampingi orang tuanya. Sementara itu, pihaknya juga menyiapkan dua orang pendamping untuk mengawasi.

“Ada fasilitas minum dan snack alakadarnya untuk menemani proses belajar. Biasanya maksimal 2 jam atau ketika sudah selesai nanti bisa bergantian. Namun kalau tidak ada yang antre maka bisa diteruskan,” kata dia.

Rencananya, layanan itu akan terus dibuka selama sekolah masih menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ).  “Internet gratis khususnya untuk pelajar dan mahasiswa. Kemarin Senin ada yang mau ke sini namun untuk game online, kami tidak perkenankan. Karena khusus untuk belajar,” kata dia.

Salah satu orang tua siswa, Waetun warga Kelurahan Cabawan, Kecamatan Margadana mengaku sangat terbantu adanya fasilitas wifi gratis. Salah satunya, bisa mengurangi beban ekonomi untuk membeli kuota.

“Anak bisa mengerjakan tugas dengan lancar tidak menumpuk karena dikerjakan setiap hari. Zaman lagi begini ada Corona, ya alhamdulillah pak Zaenal meringankan beban kita. Alhamdulillah sangat terbantu,” kata ibu dari Humaira Nadia Zamir siswa kelas 5 SD. (*)

 

PKS Kota Tegal Resmi Launching Gereget PKS

PKS Kota Tegal Resmi Launching Gereget PKS

Menjawab banyak keluhan masyarakat yang mengalami kendala belajar daring. Baik kendala jaringan internet, mahalnya kuota, maupun keterbatasan sarana dan prasarana belajar online, PKS Kota Tegal berupaya memberikan solusimelalui Gerakan Berbagi Akses Internet Gratis bagi pelajar dan mahasiswa yang ada di kota Tegal.

Secara simbolis launching Gerakan Berbagi Akses Internet ini adalah penyerahan paket kuota ini dilaksanakan dengan pembagian kuota internet kepada para pelajar yang hadir saat launching. Menurt Amiruddin, ke depannya program ini direalisasikan dengan membuka akses internet gratis di beberapa titik seperti Kantor DPD PKS Kota Tegal, Sekretariat DPC PKS, dan juga masing-masing rumah aspirasi anggota dewan PKS.

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc, menyampaikan bahwa PKS membuka diri bagi warga kota Tegal khususnya pelajar dan mahasiswa yang mengalami kesulitan untuk mengakses internet untuk bisa datang langsung di tempat-tempat yang telah disediakan.

PKS Jateng Bagikan 17.485 Paket Kuota Sinau

PKS Jateng Bagikan 17.485 Paket Kuota Sinau

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah dirikan 756 Pojok Wifi gratis dan 17.845 bagi siswa dan mahasiswa se Jawa Tengah. Pojok wifi gratis PKS dan paket Kuota tersebut ditujukan kepada siswa dan mahasiswa yang mengalami kendala pembelajaran jarak jauh (PJJ)

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPW PKS Abdul Fikri Faqih Dalam Peluncuran program Greget PKS 2020 di Kantor DPW PKS. “kondisi PJJ ini kapan selesainya belum tahu, maka PKS hadir, jika ada masyarakat yang membutuhkan silahkan datang ke Pojok Internet Gratis PKS yang tersebar se Jawa Tengah,” terangnya.

Fikri yang juga Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Tegal, Brebes itu menegaskan dari data Perencanaan Digitalisasi Nasional Kominfo masih ada 12.548 desa kelurahan yang belum terjangkau yang belum terjangkau 4G. ” untuk Jawa Tengah berdasar data d

ari Forum Anak Jateng, 20-25%  dari total siswa belum bisa menyelenggarakan PJJ yang berbasis internet, PKS ingin menjadi solusi,” lanjutnya.

Program ini 756 titik yang  tersebar di daerah-daerah yang susah akses internet, untuk melayani 10-15 siswa dalam satu waktu pembelajaran, ” Pojok Wifi PKS ini tetap harus disiplin terhadap protokoler kesehatan, masker, tempat cuci tangan dan jaga jarak akan kami berlakukan secara ketat,” lanjutnya.

Sedangkan untuk pembagian kuota sebesar 17.845 paket dapat diakses oleh masyarakat di kantor PKS kecamatan, ” semoga ini bisa membantu masyarakat, pendidikan anak merupakan yang utama,” tambahnya.

Sekretaris umum DPW PKS Jawa Tengah Sri Praptono menegaskan dalam program ini PKS juga menyediakan pembimbing dalam pojok wifi tersebut untuk memberikan kepastian secara teknis dan memberikan bimbingan belajar, ” di Rembang program ini disatukan dengan rumah pintar, seperti les, dan ada pembagian Handphone kepada pelajar yang tidak mampu, kami berharap membantu anak-anak kita tetap semangat dalam belajar” pungkasnya.

Zaenal Nurrohman ; “Menanam Bisa Membuat Waktu Lebih Produktif”

Zaenal Nurrohman ; “Menanam Bisa Membuat Waktu Lebih Produktif”

Mengawali Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1442 H, SPKK PKS Kec. Margadana mengadakan kegiatan Gerakan Menanam untuk Ketahanan Pangan (20/8).

Acara yang diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga ini diawali dengan pelatihan memanfaatkan media tanam dengan barang bekas yang disampaikan oleh Ismatul Maula. Menurutnya media tanam saat ini tidak terbatas dengan pot, barang bekas seperti toples, cepon, plastik bekas bungkus sabun cuci pun bisa dimanfaatkan sebagai media tanam.

Ketua DPC PKS Margadana Zaenal Nurrohman menyampaikan kegiatan ini untuk melatih para kader dan simpatisan PKS untuk giat lagi dalam menanam, agar kita sedini mungkin untuk menuju Ketahanan Pangan keluarga. “Bagaimana caranya agar kebutuhan pangan tidak harus selalu beli, solusinya adalah menanam. Mau masak tinggal petik. Jadi lebih menghemat waktu, dan lebih produktif,” kata Anggota Legislatif PKS ini.

Sebagai simbol gerakan menanam, Zaenal Nurrohman pun menyerahkan bibit tanaman kepada RKI Kecamatan Margadana untuk ditanam di rumah masing-masing.

Copyright © 2026