Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas utama dalam masa reses pertama Anggota DPRD Kota Tegal, Hj. Erni Ratnani. Dalam serap aspirasi yang berlangsung di Jalan Hiu, Tegal Sari, Sabtu (6/12/2025), Erni menekankan pentingnya program pelatihan (upgrading) untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga pada 2026.
Erni, yang merupakan legislator dari Fraksi PKS, menyatakan bahwa aspirasi tersebut akan diformulasikan ke dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD tahun depan. “Kami fokus pada program yang konkret dan berdampak langsung pada masyarakat, terutama dalam memberikan keahlian baru bagi warga,” ujarnya di hadapan ratusan konstituen.
Selain penguatan ekonomi, Erni menyosialisasikan layanan jaring pengaman sosial milik fraksinya, yakni layanan ambulans gratis dan subsidi khitanan. Program-program ini dirancang untuk dapat diakses dengan mudah oleh warga melalui pendamping di setiap kelurahan.
Isu akurasi data kemiskinan juga menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut. Lurah Tegal Sari, Ahmad Fauzi, berharap dukungan dewan dapat diperluas melalui pendampingan berkelanjutan guna menurunkan angka desil kesejahteraan di wilayahnya.
Sejalan dengan hal itu, Pelaksana Tugas Camat Tegal Barat, Teti Kirnawati, melaporkan kemajuan proses validasi data kemiskinan di wilayahnya. Keakuratan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai sebagai variabel kunci agar program pemerintah tepat sasaran.
“Data yang akurat adalah kunci sukses pelaksanaan berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan sosial hingga program pemberdayaan,” tutur Teti.
Ketua DPC PKS Tegal Barat, Nur Sidik, turut mengajak masyarakat untuk lebih proaktif memanfaatkan kanal reses ini. Menurutnya, partisipasi publik dalam mengajukan program yang berbasis kebutuhan lokal sangat menentukan arah pembangunan daerah yang inklusif.




