Ashim Resmi Dapat Rekom PKS, Dampingi Calon Walikota Tegal Faruq

Ashim Resmi Dapat Rekom PKS, Dampingi Calon Walikota Tegal Faruq

Ashim Fikri resmi mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk maju sebagai Calon Wakil Walikota Tegal periode 2024-2029. PKS merekomendasikan nama Ashim Fikri sebagai Calon Walikota Tegal untuk disandingkan dengan Faruq Ibnul Haqi sebagai Calon Walikota Tegal.

Bagi Ashim dunia politik bukanlah hal baru. Selain ayahnya seorang politisi PKS, istri Ashim juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Magelang dari Fraksi PKS, bernama Arifah Apriliani.

Ashim sendiri lebih banyak berkecimpung dalam dunia kreatif. Tercatat dia adalah Komisaris PT Indonesia Selalu Kreatif, CEO Arah Production, dan Founder Jatengkita.id. Di PKS Sendiri ia masuk dalam struktur PKS Jawa Tengah sebagai Ketua  Bidang  Kepemudaan.

 

 

Ashim mengungkapkan jika dirinya pernah punya cita-cita ingin jadi bupati atau walikota. Ia memandang kesempatan untuk mewujudkan mimpi itu telah tiba. “Mungkin inilah waktunya untuk ambil peran,” katanya.

Sebagai reprentasi anak muda, Ashim memandang rekomendasi yang diberikan kepadanya sebagai amanah yang harus dijaga. “Kepercayaan ini bukan hanya sebuah kesempatan, melainkan bisa menjadi pembuktian kalau anak muda juga bisa punya peran,” kata Ashim.

Ia tidak menampik pandangan bahwa anak muda juga sering dituntut untuk berkontribusi. Oleh karenanya, kata Ashim, ketika peluang itu ada, cukup berikan kepercayaan dan berikan kesempatan.

“Sebagai kader PKS, ketika ada penugasan maka tugasnya cuma satu, memantaskan diri. Sejak dari dulu saya merasa harus siap-siap ini,” kata Ashim.

Ketika ditanya terkait privilege karena melihat sosok ayahnya, Ashim menilai hal itu wajar-wajar saja. “Hal wajar kalau orangtuanya dokter anaknya juga diharapkan jadi dokter. Orangtua guru, anaknya jadi guru,” jelasnya.

Meski demikian Ashim menegaskan bahwa ada mekanisme partai yang berjalan. “Kalau pun ada yang menganggap ini privilege, ya wajar, itu kan persepsi publik. Kalau memang jadi lebih baik, itu kan bagus. Tapi kalau semakin buruk, ya itu yang mesti dipersoalkan,” ungkapnya.

Terkait dirinya yang dicalonkan sebagai Calon Wakil Walikota yang merepresentasikan anak muda oleh PKS, ia menyampaikan, “Positioning PKS itu kan sebagai wakil. Itu artinya akan berkolaborasi untuk semakin menguatkan visi misi yang diusung Walikota nanti jika terpilih,” katanya.

 

Rekom PKS Sudah Ditangan, Ashim Fikri Siap Berkompetisi di Pilkada Kota Tegal

Rekom PKS Sudah Ditangan, Ashim Fikri Siap Berkompetisi di Pilkada Kota Tegal

Ashim Fikri resmi mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk maju sebagai Calon Wakil Walikota Tegal periode 2024-2029. PKS merekomendasikan nama Ashim Fikri sebagai Calon Walikota Tegal untuk disandingkan dengan Faruq Ibnul Haqi sebagai Calon Walikota Tegal.

Dengan demikian, amanah musda PKS Kota Tegal untuk mengusung kader PKS maju dalam kontestasi Pilkada semakin nyata. Seperti apa profil Ashim Fikri?

Ashim memiliki nama lengkap Muhammad Ashim Adz Dzorif Fikri. Lahir di Tegal, 4 Agustus 1992. Nama Ashim Fikri tidak bisa dilepaskan dari sosok DR. H. Abdul Fikri Faqih, MM, ayahnya yang merupakan politisi PKS.

Ketua Bidang Kepemudaan DPW PKS Jawa Tengah ini juga merupakan suami seorang Anggota DPRD Kabupaten Magelang dari Fraksi PKS bernama Arifah Apriliyani.

Alumni Universitas Diponegoro ini lebih banyak berkecimpung dalam dunia kreatif Tercatat dia adalah Komisaris PT Indonesia Selalu Kreatif, CEO Arah Production, dan Founder Jatengkita.id.

Ashim mengungkapkan jika dirinya pernah punya cita-cita ingin jadi bupati atau walikota. Ia memandang kesempatan untuk mewujudkan mimpi itu telah tiba. “Mungkin inilah waktunya untuk ambil peran,” katanya saat ditanya perasaan mendapatkan rekomendasi.

Sebagai reprentasi anak muda, Ashim memandang rekomendasi yang diberikan kepadanya sebagai amanah yang harus dijaga. “Kesempatan inilah yang ingin saya jaga,  termasuk akan menjaga jka nanti dapat amanah jadi wakil walikota,” kata Ashim.

Ia tidak menampik pandangan bahwa anak muda juga sering dituntut untuk berkontribusi. Oleh karenanya, kata Ashim, ketika kesempatan itu ada, cukup berikan kepercayaan dan berikan kesempatan.

Ketika ditanya terkait privilege karena melihat sosok ayahnya, Ashim menilai hal itu wajar-wajar saja. “Hal wajar kalau orangtuanya dokter anaknya juga diharapkan jadi dokter. Orangtua guru, anaknya jadi guru,” jelasnya.

Meski demikian Ashim menegaskan bahwa ada mekanisme partai yang berjalan. “Kalau pun ada yang menganggap ini privilege, ya wajar, itu kan persepsi publik. Kalau memang jadi lebih baik, itu kan bagus. Tapi kalau semakin buruk, ya itu yang mesti dipersoalkan,” ungkapnya.

Terkait dirinya yang dicalonkan sebagai Calon Wakil Walikota oleh PKS, itu juga sebenarnya amanah struktur PKS Jawa Tengah. Ia pun mengikuti semua tahapan penjaringan bakal calon kepala daerah.

“Sebagai kader PKS, ketika ada penugasan maka tugasnya cuma satu, memantaskan diri. Sejak dari dulu saya merasa harus siap-siap ini,” kata Ashim

Partai Golkar dan PKS Deklarasi Koalisi, Optimis Menangkan Pilwakot Tegal 2024

Partai Golkar dan PKS Deklarasi Koalisi, Optimis Menangkan Pilwakot Tegal 2024

Partai Golkar dan PKS melakukan deklarasi koalisi dalam perhelatan Pilwakot Tegal 2024 di Restoran Ibu Djoe dan Tante Hoa Tegal, Minggu (21/7/2024). Kesepakatan yang ditetapkan antara lain calon Wali Kota Tegal dari Partai Golkar dan calon Wakil Wali Kota Tegal dari PKS.

Koalisi tersebut saat ini menjadi koalisi dengan kursi terbanyak di DPRD, Partai Golkar memiliki 7 kursi dan PKS memiliki 5 kursi, sehingga totalnya 12 kursi. Jumlah tersebut mengungguli koalisi dari PDI Perjuangan dengan 7 kursi, PAN memiliki 2 kursi, Partai Hanura dan Partai Demokrat kosong, sehingga totalnya 9 kursi.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo mengatakan, deklarasi dua partai politik ini sudah akan solid hingga perhelatan Pilkada 2024. Koalisinya juga membuka diri bagi partai politik yang ingin berjuang bersama-sama. “Kami dengan PKS sangat optimis, bahwa bakal calon yang diusung Golkar-PKS, insyaallah menang.

Seandainya ada partai politik non kursi atau yang ada kursi ingin bergabung, dengan senang hati kami siap menerima,” ujarnya. Wasmad mengatakan, pihaknya juga sudah menyiapkan empat nama yang akan diusung sebagai calon Wali Kota Tegal. Saat ini masih dalam proses penyeleksian untuk nanti ditetapkan oleh DPP Partai Golkar.

Terkait nama-namanya, ia belum bisa menyampaikan ke publik. “Masih proses. Kami juga menunggu agar tidak terlalu lama, biar ada banyak waktu untuk menyosialisasikan. Sehingga pada saatnya kemenangan ada di tangan kita,” katanya.

Ketua DPD PKS Kota Tegal, Amirudin mengatakan, bagian terpenting dalam koalisi ini adalah kesepakatan calon wali kota dari Partai Golkar dan calon wakil wali kota dari PKS. “Ketika ada partai lain yang ingin berkoalisi dan siap menerima kesepakatan itu, kami welcome. Tapi kalau ada yang mau berkoalisi lalu ingin merubah konstelasi ini, ya kita akan berpikir ulang,” ungkapnya

Amirudin sangat yakin koalisi Partai Golkar- PKS akan memenangkan Pilwakot 2024.  Sebab ini koalisi antar partai peraih suara terbanyak, Partai Golkar memiliki 7 kursi dan PKS memiliki 5 kursi, sehingga totalnya 12 kursi. “PKS sudah menyiapkan empat nama untuk calon wakil wali kota, semua adalah kader. Yaitu Bayu Arie Sasongko, M Ashim Fikri, Hilmy Yassar, dan Elang Merayu Sukma,” ujarnya.

Puncak Harganas, BPKK PKS Kota Tegal Gelar Seminar Kesehatan Mental

Puncak Harganas, BPKK PKS Kota Tegal Gelar Seminar Kesehatan Mental

Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Tegal menggelar seminar keluarga dengan tema, Keluarga Sehat Mental, Makin Bahagia di Gedung DPRD Kota Tegal (22/7).

Seminar ini merupakan puncak agenda dari rangkaian kegiatan diantaranya program RKI peduli keluarga dan lomba video keluarga.

Ketua BPKK DPD PKS Kota Tegal Hj. Fajriati Nurhidayah, S.Psi mengatakan seminar sebagai bentuk kontribusi PKS dalam mewujudkan Ketahanan Keluarga. Salah satunya melalui edukasi keluarga-keluarga di Kota Tegal dan sekitarnya.

Pihaknya mengapresiasi Pemerintah Kota Tegal dimana pada 13 Juni lalu telah lahir Perda Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga. “Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Tegal yang sudah peduli dengan keluarga. Pembangunan tidak boleh lepas dari keluarga,” ujarnya.

Kami mengajak berkolaborasi seluruh keluarga di Kota Tegal untuk bersama-sama terus meningkatkan Ketahanan Keluarga. Karena ketahanan bangsa kita pasti akan sangat dipengaruhi oleh kualitas ketahanan keluarga.

Seminar tersebut menghadirkan pasangan suami istri Duta Kesehatan Mental Kartika Dwi Hapsari, SP dan Erwin Rizqi Maulana.

“Hari ini kesehatan mental menjadi perhatian banyak kalangan,” ujar Kartika.

Ia menambahkan survey membuktikan 1 dari 3 remaja mengalami gangguan mental. Padahal, kelak remaja hari ini akan memimpin Indonesia beberapa tahun ke depan. “Kesehatan mental remaja lebih banyak disebabkan karena faktor keluarga,” kata Tika.

Pasangan suami istri yang sehat mental, lanjut Kartika akan bisa menjadi orang tua yang membangun kesehatan mental anak-anaknya.

Acara yang dihadiri 200 peserta ini berlangsung semarak, karena ada pengumuman hadiah lomba video keluarga sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba.

Hari Terakhir Polling PKS Bakal Calon Kepala Daerah Kota Tegal. Ashim Fikri Unggul, Disusul Bayu Arie Sasongko

Hari Terakhir Polling PKS Bakal Calon Kepala Daerah Kota Tegal. Ashim Fikri Unggul, Disusul Bayu Arie Sasongko

Polling Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Wali Kota Tegal untuk Pilkada 2024 yang dilakukan DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tegal secara online berakhir hari ini, Kamis 30 Mei 2024. “Polling bertujuan sebagai langkah uji publik terhadap elektabilitas balon, dan ditujukan secara umum untuk masyarakat Kota Tegal,” ujar Ketua DPD PKS Kota Tegal, H. Amiruddin Lc.

Pada hari terakhir sampai pukul 17.15 WIB, menempati urutan teratas atau yang paling banyak dipilih masyarakat adalah Muhammad Ashim Adzdzorif Fikri, SE yang mendaftar sebagai balon Wakil Walikota Tegal, dengan perolehan 3438 Suara atau sebesar 21.11%.

Sedangkan urutan kedua adalah Bayu Arie Sasongko, ST. MM yang juga mendaftar sebagai balon Wakil Walikota Tegal dengan perolehan 2864 Suara atau sebesar 17.58%. Total masyarakat yang mengikuti polling sebanyal 16341 suara.

Selain sebagai uji publik terhadap elektabilitas balon, menurut Amiruddin, juga menjadi ukuran balon Walikota maupun Wakil Walikota yang mendaftar memalui PKS Kota Tegal, sampai dimana uji keseriusan para balon dalam mengerahkan tim sukses (timses)-nya. “Hasil polling ini juga sebagai tambahan laporan ke DPW Jawa Tengah dan DPP PKS untuk pertimbangan pemberian rekomendasi,” ungkap Amiruddin.

Seperti diketahui, sebelas nama yang mendaftar Balon Walikota-Wakil Walikota melalui PKS Kota Tegal diantaranya Habib Ali, Faruq Ibnul Haqi, Dedy Yon, Eri Sudjono, dan Ahmad Hilmani, Dr. Slamet, Bayu Arie Sasongko, Hilmy Yassar, Muhammad Ashim Adzdzorif Fikri, Elang Merayu Sukma, dan H. Ahmad Satori.

Inilah hasil lengkap poling PKS Kota Tegal sampai Kamis 30 Mei 2024 pukul 17.15 WIB:

Muhammad Ashim Adzdzorif Fikri, SE.3438 Suara (21.0%)

Bayu Arie Sasongko, ST. MM.2864 Suara (17.5%)

Elang Merayu Sukma, SKM.2407 Suara (14.7%)

Ery Sudjono 1782 Suara (10.9%)

Faruq Ibnul Haqi. ST, M.RgnUrbPLAN, Ph.D (Cand) 1140 Suara (7.0%)

Hilmy Yassar, ST. MSc.1101 Suara (6.7%)

Achmad Satori, SE.1019 Suara (6.2%)

Dedy Yon Supriyono, SE. MM.721 Suara (4.4%)

Habib Ali Zaenal Abidin, SE. MH.682 Suara (4.2%)

Achmad Hilmani, SH, MKn.594 Suara (3.6%)

Slamet Riyadi 593 Suara (3.6%)

 

PKS Perkuat Positioning Calon Wakil Walikota.

PKS Perkuat Positioning Calon Wakil Walikota.

PKS Kota Tegal semakin memperkuat positioningnya dengan membidik posisi G2 pada Pilkada Kota Tegal. Hasil penjaringan bakal calon kepala daerah, PKS memiliki 4 nama kader yang siap diusung sebagai Calon Wakil Walikota Tegal. Lima nama itu adalah Helmy Yassar, Ashim Fikri, Bayu Arie Sasongko, Elang Merayu Sukma. Nama-nama ini yang memang sudah langsung memutuskan memilih posisi Calon Wakil Walikota.

Menurut Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc, posisi PKS saat ini strategis. Dalam Pilkada ibarat gadis cantik yang banyak diminati untuk dipinang. Amir menjelaskan bahwa dua partai pemenang dalam pemilu legislatif, PDIP dan Partai Golkar, sebagai peraih kursi terbanyak di DPRD Kota Tegal berharap bisa meminang PKS.

PKB pun memilki keinginan yang sama. Selain itu bakal calon walikota Tegal dari kalangan professional Faruq Ibnul Haqi pun, juga memiliki hasrat yang sama, termasuk sang petahana Dedy Yon Supriyono.

Hal ini secara blak-blakan disampaikan saat kunjungan keduanya ke sekretariat DPD PKS Kota Tegal. Baik saat silaturahim politik maupun saat ikut dalam penjaringan bakal calon kepala daerah yang diselenggarakan PKS.

Meski demikian, jelas Amir, kini keputusan ada pada DPP PKS. PKS pusat tinggal melakukan istikharah politik untuk menentukan pilihan mau menerima pinangan siapa. “Yang jelas rangkaian tahapan penjaringan sudah kami lakukan semua, mulai dari pendaftaran, fit and proper test, sampai pemilu internal yang melibatkan partisipasi kader PKS,” ungkapnya.

Ia menambahkan PKS dengan perolehan 5 kursi saat ini, memang belum bisa mengusung pasangan calon kepala daerah sendiri dan harus berkoalisi dengan partai lain.

“Berkaca pada hal tersebut PKS memutuskan untuk menentukan positioning-nya dalam Pilkada dengan membidik posisi Calon Wakil Walikota Tegal,” ungkapnya.

Bisa dibilang, siapapun calon walikotanya, maka wakil walikota tetap dari PKS. Meski demikian PKS juga siap Jika diminta maju G1. Kita tunggu saja hasil rekomendasi berlabuh kepada siapa.[]

Hilmy Yassar dan Ashim Fikri, 2 Anak Muda PKS Yang Masuk Bursa Pilkada Kota Tegal

Hilmy Yassar dan Ashim Fikri, 2 Anak Muda PKS Yang Masuk Bursa Pilkada Kota Tegal

Tahukah anda? Saat PKS Kota Tegal membuka penjaringan calon kepala daerah, muncul 2 nama representasi anak muda ikut mendaftar dalam kontestasi politik di Kota Tegal. Dua nama itu adalah Hilmy Yassar (27) dan Muhammad Ashim AdzDzorif Fikri (32). Keduanya merupakan anak dari Anggota DPR RI dari Fraksi PKS.

Hilmy Yassar merupakan putra dari Dr. H. Abdul Kharis Almasyhari yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI. Sementara Muhammad Ashim Adzdzorif Fikri atau yang lebih dikenal sebagai Ashim Fikri merupakan anak dari DR. H. Abdul Fikri Faqih, MM yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI.

Hilmy Yassar mengungkapkan kesiapan dirinya dirinya maju karena memenuhi panggilan, permintaan, atau restu dari kader-kader PKS untuk maju sebagai Calon Wakil Walikota Tegal. Alasan lainnya adalah dalam rangka ‘set-up’ menuju langkah selanjutnya dalam jenjang pengabdian sebagai kader PKS.

Hilmy  yang merupakan lulusan S2 University of Shiefield United Kingdom ini membawa visi ingin membawa Kota Tegal sebagai Kota Maritim yang Maju, Modern, dan Berdaya Saing Global dengan memanfaatkan potensi kelautan dan perikanan secara optimal.

Sementara itu, Ashim Fikri menyampaikan alasan maju karena memang sejak kecil ketika ditanya cita-cita mau menjadi apa, jawabannya adalah ingin jadi bupati atau walikota. “Bisa jadi ini adalah kesempatan untuk mewujudkan cita-cita itu.”

Visinya adalah ingin menjadikan Kota Tegal sebagai Kota Kreatif Berskala  Global Berbasis Nilai Agama dan Budaya  Bahari. Ashim merupakan salah satu diantara anak Pak Fikri  yang memiliki jiwa dan semangat seperti ayahnya yang gemar organisasi, termasuk di partau politik PKS. Di PKS sendiri saat ini aktif sebagai Kabid Kepemudaan PKS Jawa Tengah.[]

Ini Dia Visi Bakal Calon Kepala Daerah Kota Tegal yang Daftar Penjaringan Lewat PKS

Ini Dia Visi Bakal Calon Kepala Daerah Kota Tegal yang Daftar Penjaringan Lewat PKS

Menjelang pelaksanaan Pilkada Kota Tegal, muncul sejumlah nama yang diprediksi bakal bertarung dalam Pilkada Kota Tegal. Diantara sejumlah tokoh muncul di publik mulai dari tokoh parpol, birokrat, sampai professional.

Dari tokoh parpol Edy Suripno (Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Tegal), Habib Ali Zaenal Abidin (Ketua DPC PKB Kota Tegal), Bambang Iriyanto (Wakil Ketua DPW Jateng Partai Golkar).

Sementara dari Tokoh Birokrasi adalah Dedy Yon Supriyono (Walikota Tegal 2018-2023), Muhammad Jumadi (Wakil Walikota tahun 2018 – 2023). Dari kalangan profesional muncul nama Faruq Ibnul Haqqi dan Irwan Santoso.

Yang menarik adalah PKS Kota Tegal. Partai nomor urut delapan ini sempat membuka penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah. Total nama yang ikut penjaringan ada 11 nama. Dari deretan nama yang ikut penjaringan lewat PKS, 6 diantaranya mendaftar posisi Calon Walikota Tegal. Sementara 5 membidik posisi Calon Wakil Walikota Tegal.

Seperti apa visi yang dibangun oleh kesebalas nama bakal calon kepala daerah yang mendaftar dalam penjaringan lewat PKS? Ini dia visi yang mereka usung untuk maju Pilkada Kota Tegal.

Tegal Berdedikasi Dan Sejahtera,Menjadi Kota Idaman (Dedy Yon Supriyono)

Terwujudnya Kota Tegal Yang Adil Dan Sejahtera Dengan Ciri Masyarakat Yang Beradab (Dr. Slamet Riyadi)

Menjadi Kota Maritim Yang Maju, Modern Dan Berdaya Saing Global Dengan Memanfaatkan Potensi Kelautan Dan Perikanan Secara Optimal (Hilmy Yassar)

Menjadi Pemimpin Yang Hadir, Dekat Dengan Masyarakatnya, Melayani Dengan Sepenuh Hati, Fokus Pada Kebutuhan Masyarakat Dalam Membangun Peradaban Kota Tegal Yang Madani (Bayu Arie Sasongko)

Mewujudkan Kota Tegal Yang Bermartabat, Unggul Dan Sejahtera (Elang Merayu Sukma)

Menuju Kota Kreatif Berskala Global Yang Berbasis Nilai Agama Dan Budaya Bahari (Muhammad Ashim Adzdzorif Fikri)

Tegal Maju, Berbudaya, Tata Tentrem Kertaraharja dan Bermartabat yang melibatkan warganya dalammewujudkan keadilan dan kesejahteraan untuk semua (Achmad Hilmani)

Menuju Tegal Lebih Sejahtera (Eri Sudjono)

Menuju Kota Tegal yang Maju sebagai Kota Perdagangan, Jasa dan Pelayanan yang Manusiawi, Berbudaya dan Berwawasan Lingkungan (Ahmad Satori)

Bergerak Bersama Mewujudkan Kota Tegal Sebagai Kota Bahari Yang Cemerlang (Faruq Ibnul Haqi)

Terwujudnya Kota Tegal Bahari Yang Maju, Aman, Adil, Sentosa Dan Sejahtera (Habib Ali Zaenal Abidin).

Bakal Calon Kepala Daerah Kota Tegal Adu Visi Saat Fit & Proper Test

Bakal Calon Kepala Daerah Kota Tegal Adu Visi Saat Fit & Proper Test

Penjaringan Bakal Calon Walikota dan Walikota Tegal yang menjadi program PKS memasuki tahapan Fit and Proper Test. Kegiatan ini merupakan ajang adu visi misi bakal calon kepala daerah yang telah mendaftar penjaringan calon G1/G2.

Kegiatan uji kelayakan bakal calon kepala daerah ini dihelat di Sekretariat DPD PKS Kota Tegal pada 23-24 Mei 2024 dan melibatkan 4 panelis dari unsur akademisi, profesional, dan dari struktur DPW PKS Jawa Tengah.

Dari unsur akademisi adalah Prof. Dr. Sitti Hartinah DS., M.M dan Drs. H. Masfuad E. S. , M. Pd, sementara Subhan Yusup, ANT 2 mewakili unsur profesional, sementara dari struktur yang diterjunkan sebagai panelis adalah Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah H. Sururul Fuad, Lc, M.E.I mewakili unsur DPW PKS Jawa Tengah.

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc mengatakan Fit and Proper Test ini bertujuan untuk menilai kesiapan dan kesungguhan bakal calon kepala daerah. “Kegiatan ini bisa jadi bahan pertimbangan bagi DPW dan DPP PKS sebelum menerbitkan rekomendasi calon kepala daerah,”

Amir menambahkan melalui fit and proper test, para bakal calon diberi kesempatan memaparkan visi misi sebagai calon walikota atau calon Wakil Walikota Tegal.

Amir menjelaskan fit and proper test merupakan ‘panggung’ bagi para pendaftar calon kepala daerah untuk memaparkan visi misi mereka. Meski hanya diselenggarakan oleh partai, suasana fit and proper test berlangsung semarak, terutama saat sesi diskusi antara
panelis dengan bakal calon kepala daerah.

Ketua Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah PKS Kota Tegal H. Abdul Ghony, SE mengatakan fit and proper test ini merupakan pertama kali diselenggarakan PKS Kota Tegal. Ia menjelaskan panelis dari unsur akademisi dan profesional membedah visi misi, sementara satu panelis lebih menitikberatkan pada komunikasi politik dan rencana strategi pemenangan jika nanti mendapatkan rekomendasi partai untuk bertarung dalam Pilkada.

Dari 11 bakal calon kepala daerah yang ikut penjaringan melalui PKS ini, yang melakukan konfirmasi hadir fit and proper test ada 9 orang sementara 2 lainnya berhalangan hadir.

Mereka yang mengikuti Fit and proper test adalah Elang Merayu Sukma, Ahmad Satori, Hilmy Yassar, Eri Sudjono, Achmad Hilmani, dan Bayu Arie Sasongko. Sementara di hari kedua diikuti oleh Dr. Slamet Riyadi, Ashim Adz Dzorif, dan Dedy Yon Supriyono.

Sementara Habib Ali Zaenal Abidin dan Faruq Ibnul Haqi tidak bisa hadir dalam Fit and proper test karena keduanya berada di luar negeri. ()

Silaturahim Politik Partai Golkar ke PKS Kota Tegal. Potensi Koalisi Menguat

Silaturahim Politik Partai Golkar ke PKS Kota Tegal. Potensi Koalisi Menguat

Dinamika Pilkada Kota Tegal semakin menghangat. Masing-masing partai politik makin intensif melakukan komunikasi politik. Terbaru, DPD PKS Kota Tegal menerima kunjungan silaturahim politik jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kota Tegal.

Pertemuan ini berlangsung di Sekretariat DPD PKS Kota Tegal pada Selasa (21/5/2024). Dalam pertemuan tersebut, Partai Golkar secara terbuka berharap bisa berkoalisi dengan PKS pada perhelatan Pilkada Kota Tegal.

“Meneruskan amanat dari pusat, kami memang diminta untuk melakukan penjajakan dengan semua partai politik. Kami terus terang, ingin bisa berkoalisi dengan PKS,” Kata Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal Wasmad Edi Susilo.

Wasmad bahkan mengapresiasi sambutan PKS yang sedemikian karib dirinya beserta jajaran pengurus Partai Golklar yang dimaknai sebagai sinyal kuat PKS bersedia menerima ajakan koalisi dengan Partai Golkar.

“Ini bukan silaturahim biasa. Partai Golkar sudah melihat sepak terjang PKS. Stok bakal calon wakil walikota juga banyak,” lanjutnya.

Ia sempat berseloroh terkait sajian buah yang dihidangkan, semangka kuning dan orange. “Ini sinyal kuat koalisi,” kelakarnya yang disambut tawa para pengurus kedua partai ini. Ia menambahkan, meski meski Golkar saat ini dapat 7 kursi dan bisa mengajukan sendiri pasangan calon kepala daerah, tapi menurutnya belum cukup. “Apa salahnya komunikasi dengan PKS, berharap bisa besanan,” kata Wasmad.

Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc mengatakan hingga saat ini proses penjaringan bakal calon kepala daerah yang dilakukan PKS sudah sampai pada tahapan pengembalian formulir dan muncul 11 nama. Kesebelas nama tersebut selanjutnya akan menjalani fit and proper test.

“Kami berbahagia atas kunjungan silaturahim segenap jajaran pengurus Partai Golkar. Kami selama ini sudah menjalin komunikasi secara non formal, dan ini adalah pertemuan formal yang kami lakukan,” katanya. Amir mengapresiasi ajakan Golkar kepada PKS untuk berkoalisi. Sebab kedua partai ini memiliki potensi menang jika berkoalisi. Ia mengisyaratkan akan terjadi kemenangan jika Golkar dan PKS bisa berkoalisi dengan mengusung pasangan calon kepala daerah dari kedua partai ini.[]

Copyright © 2026