Pantau Peredaran Pangan Halal, Erni Ratnani Inisiatif Program Bimtek Juru Sembelih Halal

Pantau Peredaran Pangan Halal, Erni Ratnani Inisiatif Program Bimtek Juru Sembelih Halal

Dinas Kelautan dan Perikanan, Pertanian, dan Pangan (DKPPP) Kota Tegal gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Sembelih Halal (Juleha). Kegiatan ini terselenggara atas inisiatif pokok pikiran Anggota DPRD Kota Tegal Hj. Erni Ratnani, SE, MM.
Bimtek yang diikuti oleh 50 pengurus masjid ini dilangsungkan selama dua hari pada 10-11 Mei 2025. Kegiatan hari pertama di Aula Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Sumurpanggang sementara sesi praktik penyembelihan dilaksanakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Penusupan, Kabupaten Tegal.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menggandeng Tim narasumber dari DPD Juleha Kota Tegal. Anggota DPRD Kota Tegal, Erni Ratnani mengungkapkan, inisiasi untuk mengadakan bimbingan teknis juru sembelih halal lantaran di Kota Tegal masih belum banyak para juru sembelih yang sudah tersertifikasi. Hal tersebut sangat penting, karena perihal penyembelihan hewan tidak bisa asal-asalan, harus sesuai dengan syariat dan sesuai standar atau aturan Pemerintah.

Kepala DKPPP Kota Tegal Sirat Mardanus mengatakan, Bimtek Juleha ini untuk membekali peserta tentang penyembelihan hewan sesuai syariat dan aturan yang benar, baik secara teori ataupun praktik di Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

Setelah pelatihan, peserta akan diberi sertifikat yang nantinya bisa dilanjutkan dengan megikuti uji kompetensi mandiri yang diselenggarakan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dengan begitu, kelak bisa menjadi modal untuk tambahan penghasilan peserta.
Menurut Sirat, Bimtek Juleha di Kota Tegal ini tidak hanya untuk persiapan Idul Adha saja. Tetapi apa yang didapat dari pelatihan jadi bekal peserta untuk penyembelihan hewan lain seperti unggas atau sejenisnya.

“Selain itu, sudah menjadi ketentuan atau aturan bahwa tempat pemotongan maupun RPH wajib memiliki juru sembelih yang sudah tersertifikasi,” katanya.
Kabid Pertanian dan Peternakan DKPPP Kota Tegal, Indriani Winarti menambahkan ada sebanyak 50 peserta warga Kota Tegal yang mengikuti pelatihan tersebut.
Kebanyakan mereka yang belum memiliki bekal penyembelihan, sehingga dapat mengetahui tata cara penyembelihan yang benar.

“Meskipun ada pula peserta yang sudah menjadi juru sembelih dan tetap mengikuti pelatihan itu, untuk mendapatkan legalitas atau sertifikat sebagai pemantapan profesinya,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026