Usulan RTLH Menempati Kelas Tertinggi di Reses Erni Ratnani

Usulan RTLH Menempati Kelas Tertinggi di Reses Erni Ratnani

Sebanyak 300 undangan hadir memenuhi agenda Reses Aggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS Hj. Erni Ratnani, SE, MM. Dalam reses tersebut, Erni menerima banyak aspirasi  yang disampaikan secara tertulis. Pengajuan program Rumah Tidak Layak Huni menemati urutan teratas. Menyusul kemudian persoalan banjir, perbaikan saluran air, termasuk usulan pelatihan dan harapan mendapatkan lowongan pekerjaan.

Hal ini terungkap saat reses Masa Persidangan II yang diselenggarakan di Halaman Kecamatan Tegal Barat (16/3). Hadir pada kesempatan itu Plt Camat Tegal Barat, Muhammad Suharto, ST, MM, Ketua DPC Tegal Barat Bachtiar Rifa’I. Acara reses kali ini juga mendapatkan tamu undangan spesial Anggota Komisi VIII DPRD RI DR. H. Abdul Fikri Faqih, MM.

“Saya diberikan amanah jadi dewan. Ini kesempatan reses kedua saya. Saya Mohon maaf belum bisa menyambangi semua. Amanah jadi Wakil rakyat itu berat. Tapi berkat dukungan bapak ibu saya belajar untuk menjadi kuat,” ujar Erni.

Ia pun turut menitipkan pesan bahwa cita-cita tertinggi kita adalah berkumpul di surga. “Di Dunia sudah gapapa, tapi orientasi kita harus tetap surga. Kekurangan harta itu ujian, pertebal saja kesabarannya, Insya Allah akan ada kemudahan jalan,” pesannya.

Erni menjelaskan jika twimester pertama 2026 ini sudah berjalan pelatihan tataboga dan pelatihan hantaran dengan segmentasi peserta dari kalangan ibu-ibu. Untuk mengampanyekan hidup sehat, kami juga mencetak para instruktur senam melalui Pelatihan Instruktur Senam. Ke depan, untuk memfasilitasi anak muda di tahun ini akan ada pelatihan digital marketing, content creator, serta pelatihan untuk para pelaku UMKM. Di tahun yang sama juga sudah kami titipkan program pelatihan juru sembelih halal yang kita prioritaskan pesertanya untuk Masyarakat Tegal Barat.

Ia menegaskan semua usulan itu kami tamping dan akan kami tentukan skala prioritasnya. “Kami ada anggaran pokir yang bisa dimanfaatkan untuk program yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ungkap Erni, “Pokir itu program pemerintah yang direalisasikan melalui jalur aspirasi.”

Sementara itu Abdul Fikri Faqih turut menyapa peserta reses. Kesempatan ini dimanfaatkan  untuk sosialisasi bahwa dirinay saat in isudah  bukan di Komisi X lagi melainkan pindah di Komisi VIII. Fikri meyakinkan para peserta reses agar tidak perlu khawatir tidak ada lagi progam PIP dan KIP Kuliah. Di Komisi VIII justru peluang program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tidak kalah banyak. Seperti PKH, Bantuan Sosial, Pemberdayaan keluarga, dan penanggulangan bencana. “Aspirasi boleh apa saja. Yang lebih cepat terealisasi itu sesuai bidangnya,” ungkapnya.

Sementara itu Plt Camat Tegal Barat Muhammad Suharto , ST, MM menyampaikan selain usulan, iaq juga memberikan ruang kreativitas atau gagasan untuk memajukan Wilayah Tegal Barat. “Ada program Kelurahan Berbudaya dan Tamanisasi yang melibatkan masyarakat dalam realisasinya,” ungkapnya.

Tamanisasi misalnya, setiap kelurahan diminta mencari ruang publik untuk dibangun taman melalui program CSR. Masyarakat dan kelurahan yang akan memelihara. Agar wajah Tegal menjadi bagus Dan perekonomian meningkat.[]

Perbaikan Drainase Menjadi Top Usulan Reses Abdul Ghoni

Perbaikan Drainase Menjadi Top Usulan Reses Abdul Ghoni

Ketua Fraksi PKS H. Abdul Ghoni, SE mendapat banyak aspirasi saat reses masa persidangan II Anggota DPRD Kota Tegal, Sabtu (15/3). Hal itu disampaikan setelah membaca rekapan lembar aspirasi  yang disampaikan warga.

Hadir saat reses diantaranya Anggota Komisi VIII DPRD RI DR. H. Abdul Fikri Faqih, MM, Babinsa Tegal Selatan Mardoyo, dan Babinkamtibmas Casmudin, dan Plt Ketua DPC PKS Tegal Selatan Roziqin.

Perbaikan saluran air menempati urutan tertinggi. Urutan kedua ada pada usulan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), disusul kemudian dengan pavingisasi. Usulan lain yang mencuat adalah tentang bantuan modal untuk UMKM, bantuan PIP untuk anak sekolah, dan juga KIS APBD agar tetap berjalan, karena sangat membantu masyarakat tidak mampu.

Abdul Ghoni menyampaikan usulan masyarakat ini memang menjadi kebutuhan. Terkait tingginya usulan perbaikan drainase, Ia bisa memahami persoalan, karena memang realitanya demikian, dan sangat terasa saat musim hujan.

“Terkait usulan perbaikan saluran, apakah itu dalam bentuk normalisasi, maupun pembangunan saluran baru saat ini memang sedang menjadi pembahasan di DPRD,” ujarnya,

Saat ini, lanjut Ghoni, kami sedang membahas tentang perda tentang drainase, dengan tujuan untuk meminimalisir genangan saat terjadi banjir.

Ia menegaskan diantara temuan, masih banyak ditemukan di beberapa titik ada drainase yang diatasnya didirikan bangunan. Ini tentu menjadi salah satu yang akan menjadi perhatian, agar Tindakan seperti itu tidak perlu terjadi. “Kita bisa atur itu dalam perda,” ungkapnya.

Selanjutnya terkait usulan perbaikan rumah agar layak huni, masih tetap berjalan dan akan dipertahankan. “Kami akan terus memperjuangkan agar program-program ini terus ada agar taraf kehidupan warga meningkat,” ujarnya.

Pak Warga usia 70 tahun misalnya, saat reses menyampaikan langsung usulan untuk perbaikan rumah, mulai dari atap yang bocor sampai perbaikan di beberapa dinding yang mulai tidka layak. “Kalau bisa secepatnya, biar aku bisa menyaksikan rumah lebih layak huni, Syukur-syukur saya diberi umur Panjang,”

Abdul Ghoni menegaskan, meski saat ini ada efisiensi, kami akan terus upayakan agar program-program yang bersentuhan langsung dengan Masyarakat akan tetap ada. “Program UHC, RTLH, dan program pemberdayaan masyarakat, kami upayakan untuk tidak dipangkas,” ungkapnya. []

 

Mochamad Ali Mashuri Serahkan Secara Simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan

Mochamad Ali Mashuri Serahkan Secara Simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan

Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS Mochamad Ali Mashuri menyerahkan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja rentan yang telah diusulkan melalui pokir. Hal itu dilakukan saat kegiatan Reses Anggota DPRD Kota Tegal Masa Persidangan II di Jl. Arjuna Gg 12 RT 2 RW III Kelurahan Slerok.

Reses ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Rita Marlianawati dan Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Tegal Agustien Diansari. Usyan, salah satu warga yang namanya diusulkan merasa senang karena dia sebagai pekerja di bengkel las, mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Mochamad Ali Mashuri menyampaikan jika di tahun pertama program ini telah mendaftarkan 50 nama warga Kota Tegal untuk didaftarkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Menurut Ali yang masuk kategori pekerja rentan itu diantaranya para pekerja yang memilki resiko tinggi namun belum mendapatkan perlindungan jaminan keselamatan kerja, seperti buruh, pedagang, honorer, driver ojol, dll.

“Alhamdulilah usulan kami kini sudah terealiasi. Insya Allah tahun depan kita alokasikan lagi,” katanya.

Sebagai pemilik fungsi kebijakan anggaran, Ali Mashuri juga mengalokasikan dana 900 juta untuk pokir dari semula 1,5 milyar karena efisiensi. “Kami akan prioritaskan anggaran itu untuk kembali kepada masyarakat melalui program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Disnakerin Kota Tegal Rita Marlianawati mengatakan program ini merupakan progam pemerintah Kota Tegal untuk memberikan perlindungan sosial bagi para pekerja rentan saat bekerja. Perlindungan ini dapat membantu pekerja dalam berbagai situasi yang tidak terduga.

“Jika BPJS Kesehatan ada jaminan kesehatan semesta atau UHC, maka Disnakerin ada BPJS Ketenagakerjaan yaitu program perlindungan bagi para pekerja rentan,” Syaratnya adalah warga Kota Tegal dan belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Adapun manfaat kepesertaan program ini, menurut Rita, adalah warga yang sudah terdaftar akan mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). []

 

Erni Ratnani Ingin Berdayakan Perempuan Melalui Pelatihan

Erni Ratnani Ingin Berdayakan Perempuan Melalui Pelatihan

Sebanyak 65 peserta dari kalangan perempuan warga Tegal Barat mendapatkan kesempatan mengikuti program peningkatan kualitas keluarga melalui kegiatan pemberdayaan ekonomi perempuan.

Kegiatan ini merupakan usulan pokir Anggota DPRD dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Hj. Erni Ratnani, SE, MM. Program ini bermitra dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP2PA) Kota Tegal.

Kegiatan berlangsung dalam tiga sesi dengan melihatkan 3 LPK diantaranya adalah LPK Astrid untuk pelatihan tata boga yang dilaksanakan pada tanggal 4-6 Maret 2025, sementara untuk pelatihan hantaran dibagi menjadi 2 gelombang. Gelombang pertama pada tangal 5-7 Maret 2025 di LPK Indah dan gelombang dua disenggarakan di LPK Sekar pada tanggal 10-11 Maret 2025

Erni Ratnani mengatakan “kita ingin sebagai wakil rakyat sebisa mungkin untuk memberikan amanah kita dengan mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan bisa dijadikan pengalaman untuk mereka yang masih merintis usaha untuk keuntungan masyarakatnya sendiri, dan sudah menjadi kewajiban kita sebagai wakil rakyat untuk bisa melayani dan memenuhi hak-hak mereka.”

Sementara itu Kepala DPPKBP2PA dr. Rofiqoh menitipkan pesan kepada para peserta pelatihan agar kesempatan belajar ini itu menjadi bekal untuk menangkap peluang bisnis yang bisa dilakukan para ibu. Selain tentu saja untuk menyalurkan minat bakat dan potensi mereka.()

Ketua Fraksi PKS Desak Sidak Keamanan Tabung Gas Melon

Ketua Fraksi PKS Desak Sidak Keamanan Tabung Gas Melon

PERISTIWA kurang beruntung dialami Abdul Kholid (56) dan istri Saidah (48) dan  anaknya Ahmad Kamal (21). Mereka mengalami luka bakar karena terkena semburan api tabung gas. Kejadian ini  menjadi perhatian serius Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal  H. Abdul Ghoni, SE.  Ghoni mendesak pihak terkait melakukan inspeksi mendadak atau sidak keamanan tabung gas.

“Ke depan agar ada sidak tentang keamanan, mulai dari para pengepul,” kata Ghoni saat menjenguk korban.

Peristiwa tersebut bermula saat Saidah akan menyalakan tabung gas melon untuk memasak persiapan sahur di dapur rumahnya, Karena tabung gas tidak ber fungsi, Saidah membuka regu-latornya, namun api langsung menyembur. Melihat itu, Kholid mengambil tabung gas tersebut dan segera melemparnya ke bak mandi berisi air.

Karena api menyembur secara cepat, Saidah dan Kholid mengalami luka bakar disekujur tubuh dan segera dilarikan ke rumah sakit dengan menggunakan sepeda motor. Anak pertama Kholid dan Saidah, Kamal, juga mengalami luka bakar di tangan kanannya ketika mencoba melakukan pertolongan. Kamal turut dibawa ke rumah sakit.

Ghoni menyampaikan, peristiwa seperti yang dialami warga Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan tersebut bukanlah kali pertama, namun sudah merupakan yang kesekian kali dan pernah menimpa warga lain-nya. Dari rentetan peristiwa ter-sebut, Ghoni menilai banyak warga yang tidak mengetahui cara menangani tabung gas saat mengalami masalah.

Karena itu, Ghoni juga memandang perlu diadakannya edukasi yang diberikan kepada warga terkait keamanan tabung gas. “Ternyata banyak warga masyarakat yang belum tahu. Karena itu, perlu ada edukasi,” imbuh legislator dari Daerah Pemilihan Tegal Selatan tersebut, sekaligus mendoakan Kholid beserta istri dan anaknya lekas diberi kesembuhan.

Mewakili keluarganya, Kamal mengucapkan terima kasih kepada Ghoni yang telah menjenguk Kamal meminta doa untuk kesembuhan ayah dan ibu serta dirinya yang masih dirawat di rumah sakit. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ghoni yang telah menjenguk. Saya mohon doa kepada semua agar segera diberi kesehatan,” ucap Kamal.[]

Sertijab Walikota Tegal, Ini Visi Dedy- Iin Selama 5 Tahun Kedepan

Sertijab Walikota Tegal, Ini Visi Dedy- Iin Selama 5 Tahun Kedepan

Senin, 3 Maret 2025 telah berlangsung serah terima jabatan Walikota Tegal dan Rapat Paripurna penyampaikan visi misi Walikota Tegal periode 2025-2030. Ini dia catatan penting dalam agenda tersebut,

Kepemimpinan Dedy Yon Supriyono dan Tazkiyatul Mutmainnah dilandasi keberpihakan atas nasib rakyat. Bukan sekadar janji politik, melainkan komitmen dan dedikasi sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tegal yang memahami bahwa meningkatkan kesejahteraan rakyat merupakan amanat konstitusional sekaligus kewajiban moral dan tanggung jawab politik.

Harapan dan cita-cita Dedy- IIn adalah mewujudkan Tegal Berdikari Dan Sejahtera, Menjadi Kota Idaman.”yang semakin Sejahtera.

Berdikari, Kota Tegal merupakan kota yang masyarakatnya mampu memenuhi segala kebutuhan dasarnya secara mandiri dan cukup.

Sejahtera, Kota Tegal merupakan kota yang masyarakatnya hidup dengan aman dan nyaman didukung oleh  lingkungan hidup yang bersih dan sehat, kebutuhan dasar yang terpenuhi serta pembangunan yang merata di segala bidang dan dapat dirasakan serta dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Kota Tegal.

Idaman, Kota Tegal merupakan kota yang maju dan modern memiliki daya tarik dan magnet yang sangat kuat sebagai pusat pertumbuhan regional baik sebagai pusat bisnis, perdagangan dan jasa, pendidikan, sejarah, pariwisata, seni dan budaya maupun posisi strategis yang selalu ingin dikunjungi oleh siapapun dan kapanpun.[]

Zaenal Nr, “Pembahasan Raperda Penataan PKL Selesai Dibahas.”

Zaenal Nr, “Pembahasan Raperda Penataan PKL Selesai Dibahas.”

Ketua Pansus I DPRD Kota Tegal Zaenal Nurohman dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera berhasil merampungkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL). Pansus I berhasil menunaikan tugas pembahasan Raperda Penataan PKL yang diamanatkan Pimpinan DPRD yang sempat terhenti saat ditangani Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal sebelumnya.

Raperda ini diinisiasi Dinas Kореrasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Dinkop UKM Perdagangan) Kota Tegal dan disetujui untuk dibahas sebagaimana termaktub dalam Surat Keputusan DPRD Nomor 10 Tahun 2022 tertanggal 6 Juni 2022.

“Pembahasan Raperda Penataan PKL telah selesai. Selanjutnya, tinggal difasilitasi ke Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” kata Zaenal Nurohman usai memimpin Rapat Kerja Pansus I bersama Tim Asistensi Raperda Pemerintah Kota Tegal di Ruang Rapat Pansus I, Komplek Gedung Parlemen, Jalan Pemuda, Kamis (27/2).

Zaenal menjelaskan ruang lingkup Raperda Penataan PKL meliputi penataan dan pemberdayaan PKL. Tujuan penataan dan pemberdayaan PKL memberikan kesempatan berusaha bagi PKL melalui penetapan lokasi sesuai dengan peruntukannya, menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan usaha PKL menjadi usaha ekonomi mikro yang tangguh dan mandiri. Kemudian, menunjang terwujudnya kota bersih, sehat, indah, tertib, aman dan nyaman dengan sarana dan prasarana yang memadai dan berwawasan lingkungan.

Dalam Raperda ini, Kepala Daerah diamanatkan melakukan penataan PKL dengan cara perencanaan penyedian ruang untuk PKL, pendataan PKL, penetapan Lokasi PKL, pemindahan dan penghapusan lokasi PKL, dan peremajaan lokasi PKL

Adapun lokasi PKL dibagi menjadi sesuai peruntukannya dan tidak sesuai peruntukkannya. Lokasi PKL sesuai sesuai peruntukan-nya terbagi menjadi lokasi PKL yang bersifat permanen yakni yang bersifat tetap yang diperuntukkan sebagai tempat usaha PKL dan lokasi PKL yang bersifat tidak permanen.[]

Jadi Anggota Dewan, Ali Mashuri Kuatkan Komitmen Layani Masyarakat

Jadi Anggota Dewan, Ali Mashuri Kuatkan Komitmen Layani Masyarakat

Anggota DPRD Kota Tegal Fraksi PKS Mochamad Ali Mashuri hadir dalam program Sapa Kota Tegal di Sebayu FM. Ia memperkuat komitmen melayani Masyarakat dengan perannya sebagai Anggota Dewan. Ada beberapa pertanyaan yang diberikan untuk Ali Mashuri seperti “Bagaimana peran Anggota DPRD untuk masyarakat dan apakah masih banyak masyarakat yang datang meminta bantuan setelah Ali mashuri sudah menjabat sebagai dewan komisi 3 di Fraksi PKS?”.

Ali menyampaikan peranan sebagai anggota DPRD bukan hanya berinteraksi langsung dengan masyarakat tapi juga bisa melayani masyarakat dengan baik. Anggota DPRD juga memposisikan bagaimana masyarakat dengan nyaman berkomunikasi untuk bisa dengan nyaman menyampaikan pengaduan dan meminta bantuan.

“Dari banyaknya masyarakat yang datang, kita menyadari bahwa masyarakat belum sepenuhnya sejahtera dan kemudian kesejahteraan ini menjadi PR bagi aparat pemerintahan baik legislatif maupun eksekutif,” ucap Ali Mashuri.

Ali Mashuri juga menyampaikan harapan bagi masyarakat untuk bisa bekerja sama, artinya kalaupun ada suatu hal yang ingin disampaikan kepada kita maka sampaikan dengan sebenar-benarnya. Perbincangan berlanjut dengan Ali Mashuri yang menyampaikan fokus kedepan untuk masyarakat Kota Tegal, bagaimana sektor SDM sangat di perhatikan walaupun infrastruktur perlu diperhatikan juga. Kita ingin kemudian infrastruktur bisa mengalami peningkatan oleh Pemerintah Kota Tegal.

Pertanyaan penutup untuk mengakhiri siaran live dari host untuk Ali mashuri yang mempertanyakan “Bagaimana masyarakat bisa membantu pembangunan di Kota Tegal”.

“Aspirasi dari masyarakat sangat penting untuk kita sebagai informasi yang bermanfaat, karena kami tidak akan tahu titik-titik lokasi tersebut jika tidak diinformasikan oleh masyarakat. Sehingga kita butuh sekali peranan masyarakat, ucap Ali mashuri.[]

Selesai Magang di Fraksi PKS, Mahasiswa UPS Dapat Pengalaman Berharga

Selesai Magang di Fraksi PKS, Mahasiswa UPS Dapat Pengalaman Berharga

Dosen Universitas Pancasakti (UPS) Dra. Sri Sutjiatmi, M.Si melakukan kunjungan ke Fraksi PKS DPRD Kota Tegal. Ini untuk ketiga kalinya beliau hadir di Fraksi PKS.

Pada kunjungan pertama mengantarkan mahasiswa magang, kunjungan kedua monitoring, dan kunjungan ketiga ini bertujuan untuk menarik kembali mahasiswa yang telah selesai masa program magang.

Sejak 20 Januari 2025 Arini Hardiyanti, Chaisel Akhrennesta dan Sifa Nurul Apriliyani memulai magang di Fraksi PKS.

Sri Sutjiatmi mengungkapkan rasa terima kasih kepada Fraksi PKS DPRD Kota Tegal dan Ali Irfan S.Pd.I., M.Pd., atas bimbingan dan pengawasan yang diberikan selama program magang mahasiswa.

“Adanya program magang ini, diharapkan mahasiswa dapat memanfaatkan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh untuk membangun karir mereka di masa depan,” ujar Sri Sutjiatmi.

Program magang ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa di bidang politik melalui pengalaman praktis sebagai content creator dan analis politik.

Sri Sutjiatmi berharap Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Pancasakti Tegal (UPS) dapat terus menjalin kemitraan dengan Fraksi PKS DPRD Kota Tegal untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Saya sangat berterima kasih kepada Fraksi PKS DPRD Kota Tegal dan Pak Ali Irfan S.Pd.I., M.Pd. atas kesempatan untuk mengikuti program magang di Fraksi PKS DPRD Kota Tegal. Pengalaman ini telah memberikan saya pengetahuan dan keterampilan yang sangat berharga, serta telah memperkuat keinginan saya untuk terus berkontribusi dalam bidang politik dan pemerintahan.” ujar Chaisel Akhrennesta.

Penarikan program magang ini menandai kerjasama yang saling menguntungkan antara Universitas Pancasakti Tegal dan Fraksi PKS DPRD Kota Tegal, yang telah berlangsung sejak mahasiswa memulai magang pada 20 Januari 2025.()

H. Amiruddin, Lc, “Peserta Kelas Pra Nikah Dibekali Ilmu Rumah Tangga”

H. Amiruddin, Lc, “Peserta Kelas Pra Nikah Dibekali Ilmu Rumah Tangga”

Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP2PA) Kota Tegal beberapa waktu lalu, Sekolah Pra Nikah Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) mulai membuka Kelas Pra Nikah di Kantor DPPKΒΡ2ΡΑ Kota Tegal yang beradadi Komplek Balai Kota Tegal.

Selain mendapatkan materi dari narasumber, 40 calon pengantin yang menjadi peserta juga mendapat bekal dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal Amiruddin. Amirrudin mengaku bersyukur Sekolah Pra Nikah telah dilaunching di Kota Tegal. Dia berharap calon pengantin bisa mempraktikkan dan mengamalkan materi yang sudah didapat.

Peserta Kelas Pra Nikah ini diharapkan bisa melanjutkan ke jenjang pernikahan tahun ini dengan berbekal tambahan ilmu yang didapat. “Bagi yang sudah menikah dan membutuhkan berkonsultasi tentang keagamaan, kekeluargaan, finansial, kami siap mendampingi secara non formal bekerjasama dengan Puspaga,” kata Amiruddin, Sabtu (22/2).

Kelas Pra Nikah telah dibuka empat kali pertemuan, menghadirkan narasumber antara lain Kartika Dwi Hapsari, Tedi Kartino, Maskuri, Andriati, Erwin Rizqi Maulana, dan Ghusni Darojatun. Materi yang disampaikan di antaranya Makna Pernikahan dan Peran Suami Istri, Dinamika Konflik dalam Rumah Tangga, Kesehatan Mental Keluarga, Pendidikan. Seksualitas, dan Literasi Keuangan.

Sekolah Pra Nikah yang diselenggarakan Puspaga ini merupakan program yang dirancang khusus untuk mempersiapkan calon pengantin menghadapi kehidupan berumah tangga. Tujuan Sekolah Pra Nikah untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk membangun kahidupan rumah tangga bahagia, harmonis, dan langgeng.()

Copyright © 2026