PKS Kota Tegal Salurkan Kurban 9 Sapi dan 69 Kambing

PKS Kota Tegal Salurkan Kurban 9 Sapi dan 69 Kambing

DPD PKS Kota Tegal turut sukseskan gerakan 1,5 juta paket kurban yang digagas DPP PKS di tahun 2022. Di Tegal sendiri PKS berhasil menyalurkan hewan kurban 9 Ekor Sapi dan 69 Ekor Kambing. Pemotongan hewan kurban ini tersebar di 4 kecamatan yang dikelola Panitia kurban dari DPC PKS.

Adapun rincian kurban adalah 5 sapi dan 15 kambing di DPC PKS Tegal Timur, 2 sapi dan 17 kambing di DPC PKS Tegal Selatan, 1 sapi dan 20 kambing di DPC PKS Tegal Barat, dan 1 sapi dan 17 kambing di DPC PKS Margadana.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc. Pemotongan hewan kurban dilakukan selama 2 hari pada hari Ahad, 10 Juli 2022 dan Senin, 11 Juli 2022.  Menurutnya partisipasi peserta kurban rata-rata mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. “Di PKS Tegal Timur tahun kemarin 4 ekor sapi dan 10 kambing sedangkan di tahun ini 5 ekor sapi dan 15 ekor kambing,”  ungkapnya.

Pendistribusian daging kurban sendiri dibagikan kepada warga yang tersebar di 4 kecamatan baik dari kalangan kader PKS maupun masyarakat umum. “Di Tegal Barat sendiri, kami distribusikan sebanyak 487 bungkus kepada warga di sekitar wilayah Tegal Barat,” kata Ketua DPC PKS Tegal BaratTedi Kartino.

Tedi menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga yang sudah menitipkan hewan kurbannya melalui PKS Tegal Barat. “Alhamdulillah tahun ini jumlah pequrban dan penerima manfaat semakin meningkat. Kami mendistribusikan kepada warga di sekitar wilayah Tegal Barat.” ujar Tedi.

Amiruddin berharap paket daging kurban yang dibagikan dapat bermanfaat. Semakin banyak hewan kurban, semakin banyak masyarakat yang tersentuh dengan pelayanan PKS. “Selain berkurban adalah perintah Allah SWT, PKS juga menginstruksikan untuk membagikan 1,5 juta paket hewan kurban pada masyarakat seluruh Indonesia pada tahun 2022 ini,” ujar H. Amirrudin, Lc.

Di Margadana sendiri proses pemotongan hewan kurban berlangsung guyub dan penuh kebersamaan. Pelaksanaan kurban melibatkan masyarakat sekitar. “Terima kasih kepada para kader dan Relawan PKS, serta masyarakat yang sudah percayakan kurbannya tahun ini melalui DPC PKS Margadana. Semoga menjadi tabungan akhirat kita bersama,” ungkap Ketua DPC PKS Margadana Ali Mubarok.

Hal yang sama juga dilakukan di Tegal Selatan. Ketua DPC PKS Tegal Selatan Firman Kurniawan bahkan langsung membuka pendaftaran yang akan berkurban pada tahun depan. Ia berharap, tahun depan pelaksanaan kurban bisa bertambah, sehingga akan semakin banyak penerima manfaat.[]

Amiruddin; “Setelah 6 Tahun Hidup Tanpa Identitas, Kini Ardan Sudah Tercatat di Disdukcapil.”

Amiruddin; “Setelah 6 Tahun Hidup Tanpa Identitas, Kini Ardan Sudah Tercatat di Disdukcapil.”

Aura bahagia terpancar di wajah Muhammad Ardan Isya Ramadan. Setelah tujuh tahun hidup tanpa memiliki identitas, anak berusia 6 tahun ini identitasnya kini tercatat di Disdukcapil. Dengan demikian dia tidak kesulitan lagi ketika diminta melampirkan akta kelahiran atau pun fotocopy kartu keluarga.

Sebelumnya ia sempat mengalami kesulitan ketika mendaftar sekolah karena tidak bisa melampirkan dokumen seperti akta kelahiran dan kartu keluarga. Beruntung ia mendapatkan advokasi dari Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal Amiruddin Lc.

Melalui perannya sebagai anggota DPRD Kota Tegal, Amiruddin membantu mengomunikasikan permasalahan ini melalui Disdukcapil Kota Tegal agar Arsyan memiliki kartu identitas yang memang wajib dimiliki oleh setiap warga Negara Indonesia.

Setelah diproses, kini dokumen Ardan pun sudah jadi dan sudah diserahkan kepadanya. “Dokumen-dokumen ini sudah diserahkan kepada Ardan, di Jl. Kamboja Kelurahan Kejambon Tegal Timur Kota Tegal. Ardan saat ini tinggal bersama mbahnya,” kata Amiruddin, pada Rabu, (29/6).

Amir menjelaskan bahwa dokumen identitas diri seperti Kartu Identitias, Akta Kelahiran, dan Kartu Keluarga sebaiknya perlu segera diurus begitu anak baru lahir, sebab dokumen identitas diri ini sangat penting, karena biasanya menjadi kelengkapan persyaratan administratif seperti misalnya syarat pendaftaran sekolah.

Amir menjelaskan, anak ini istimewa karena saat ini ibunya sedang dalam menjalani masa tahanan, sementara ayahnya keberadaannya tidak jelas kabarnya. Amir menjelaskan awalnya anak ini tidak punya identitas apapun kecuali hanya ada surat keterangan lahir dari bidan, dan namanya  juga belum masuk dalam kartu keluarga. “Alhamdulilah dokumen identitas ananda Ardan sudah jadi. Tahun ini dia masuk SD. Kita doakan semoga ke depan anak ini jadi anak yang sukses,” kata Amir seraya mendoakan.[]

F-PKS Desak Pemkot Tegal Setop Balap Liar; “Fasilitasi Arena Balap Resmi, Sediakan Pelatih”

F-PKS Desak Pemkot Tegal Setop Balap Liar; “Fasilitasi Arena Balap Resmi, Sediakan Pelatih”

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal mendesak Pemerintah Kota Tegal dan instansi terkait untuk menertibkan balap liar yang dilaporkan sering terjadi di Kota Tegal.

F-PKS menerima laporan dari warga setiap malam Minggu di Jl. AR Hakim yang membentang dari perempatan Yogya Mall sampai perlintas kereta api sering dijadikan sebagai arena balap liar ketika malam hari sampai menjelang subuh. Pihak masyarakat sudah melaporkan kejadian ini, namun belum ada penangangan serius untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Demi ketertiban dan menghadirkan rasa nyaman, kami meminta kepada Walikota Tegal melalui Polres Tegal untuk bisa menertibkan baapan liar tersebut, sebab keberadaannya sangat meresahkan dan mengganggu ketenteraman warga saat waktu istirahat,” kata Juru Bicara  PKS Bayu Arie Sasongko pada kesempatan rapat paripurna penyampaian Pemandangan Umum LP APBD 2021.

Sementara itu, Anggota F-PKS yang lain, Rachmat Rahardjo turut memberikan tanggapan mengenai balap liar. Ia mengatakan sesuatu yang tidak pada tempatnya jelas berpotensi menganggu ketertiban masyarakat. Jl, AR. Hakim Tegal adalah jalan utama, bukan jalan yang disediakan arena balapan, jelas menganggu kenyamanan masyarakat.

Meski balapan itu terjadi pada malam hari hingga menjelang subuh, dimana pada saat itu kawasan jalan sepi, tetapi hal itu tetap tidak dapat dibenarkan atau dijadikan alasan pembenaran.

“Pemkot Tegal bisa menertibkan dengan menyediakan arena balapan resmi dan juga pelatih agar hobi anak muda yang hobi balapan tidak lagi adu kecepatan di arena balap liar,” sarannya. Ia berharap melalui arena resmi yang difaislitasi Pemerintah Kota Tegal, siapa tahu akan lahir pebalap-pebalap yang bisa berlaga di Mandalika.

 

 

Dihadapan Ribuan Kader PKS se-Jateng, Habib Salim Cium Aura Kemenangan PKS di Pemilu 2024

Dihadapan Ribuan Kader PKS se-Jateng, Habib Salim Cium Aura Kemenangan PKS di Pemilu 2024

Ketua Majelis Syura (KMS) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr Salim Segaf Aljufrie mencium aura kemenangan PKS di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal itu disampaikan oleh pria yang akrab disapa Habib Salim ini saat memberikan orasi dalam pertemuan yang menghadirkan 15 ribu kader PKS se-Jateng pada Kamis (23/6/2022) di UTC Ballroom, Kota Semarang.

“Ketika masuk ruangan tadi, saya mencium aura kemenangan itu sudah dekat. Yang penting kita mau bergerak, mau melakukan sesuatu untuk partai kita ini,” kata Habib Salim mengawali orasinya.

Bukan tanpa alasan Habib Salim menyebut dirinya mencium aura perubahan. Hal itu dikarenakan antusiasme kader yang menghadiri pertemuan bertajuk ‘PKS Jateng Menang Berkah’ itu terasa sejak awal.

Puluhan bus yang membawa belasan ribu kader PKS dari 35 kabupaten/Kota se-Jateng itu berjejer rapi di tepi jalan Kelud Kota Semarang.

Kuota 15 ribu di Ballroom UTC Hotel pada akhirnya juga tidak mampu menampung kader PKS, sehingga sebagian yang tidak bisa masuk ruangan terpaksa menyaksikan melalui layanan live streaming yang diberikan panitia.

Selain itu, aura perubahan juga terasa di ballroom UTC Hotel Semarang. Dimana belasan ribu kader yang menempati ruangan tersebut seringkali memekikkan yel-yel perjuangan PKS dan kadang sesekali mengibarkan bendera merah putih yang berdampingan dengan bendera PKS.

Tak hanya itu, begitu Habib Salim memasuki ruangan, sambutan hangat berdatangan belasan ribu kader dengan serentak melantunkan sholawat Badar sebagai penghormatan.

Habib Salim dalam paparannya juga mengaku bangga dan bersyukur melihat wajah belasan ribu kader PKS se-Jateng yang akan mengobarkan semangat perjuangan PKS menuju 2024.

Kyai Labib: PKS Harus Tetap Istiqomah Menentang Ketidakadilan

Kyai Labib: PKS Harus Tetap Istiqomah Menentang Ketidakadilan

Kiyai Labib Shodiq Suhaemi, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah I Benda, saat menerima kunjungan silaturahim Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Assegaf Al Jufri, menyampaikan banyak pesan untuk PKS. Berikut pesan-pesan yang sempat disampaikan Kyai Labib.

Semoga kerawuhan orang-orang yang salih, apalagi Kehadiran Habib Salim selaku cucu nabi di Al Hikmah 1 ini meninggalkan hal yang positif.

Kami sampaikan terimakasih kepada segenap jajaran pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), semoga PKS tetap solid menentang ketidakadilan, kedzoliman dan kebodohan.

Karena sesuai sabda nabi “Sepeninggalku nanti, akan muncul para pemimpin yang tidak mengikuti petunjukku dan tidak pula mengambil sunnah-sunnahku”, “Barangsiapa membenarkan kedustaan mereka serta mendukung kezaliman mereka, maka mereka itu bukan termasuk golonganku dan aku pun bukan bagian dari mereka” .

Mereka tidak akan dapat mendekati telagaku. Barangsiapa tidak membenarkan kedustaan mereka dan tidak mendukung kezaliman mereka, maka mereka termasuk golonganku dan aku pun merupakan bagian dari mereka, dan mereka akan mendapatkan bagian dari telagaku.“ (HR. Ahmad & Al Bazzar)

Jika tidak ingin diakui  kanjeng nabi, silakan bebas mendukung sesuka hati. Tetapi jika ingin diakui nabi, jangan membenarkan pemimpin yang pendusta, jangan membantu pemimpin yang dzolim.

Dunia ini menyediakan beranekaragam pilihan, jika kita tidak suka partai lain, ya pilih PKS saja. Orang yang pintar itu orang yang dapat melihat dan tahu ada pilihan baik, dan mengikutinya.

Banyak yang mengakui PKS itu partai baik. Hanya saja malu untuk mengakuinya. Padahal Ketua Majelis Syuro PKS ziarah ke makam Mbah Maemun Zubair, Apa yang perlu diragukan?

Pernah pada suata hari, setelah selesai shalat jum`at, ada yang bertanya ke saya. “Kyai apa benar kyai dekat dan akrab dengan PKS?. PKS Kan wahabi, dan anti tahlil”  Kemudian saya jawab, “Saya akrab dengn PKS ini karena suka dengan kiprahnya, ada dzuriyat Rasul yang saat ini menjadi petinggi di PKS. Hadirnya kami untuk Kita bisa membentengi PKS ini dari Pengaruh pemikiran Radikal,”

2024 adalah waktunya kita memilih pemimpin, Jika kita salah memilih pemimpin, maka berarti kita salah ila yaumul qiyamah.

Tegal Jadi Titik Pertama Rangkaian Kegiatan Habib Salam Menyapa Jateng

Tegal Jadi Titik Pertama Rangkaian Kegiatan Habib Salam Menyapa Jateng

Tegal menjadi pintu pertama yang dikunjungi dalam agenda Habib Salim Menyapa Jawa Tengah. Sekitar pukul 11.00 WIB Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera dan rombongan keluar dari Exit Tol Adiwerna setelah menempuh perjalanan 4 jam dari Jakarta.

Terlihat membersamai Dr. Habib Salim Assegaf al Jufry, diantaranya adalah Ketua Bidang Pembinaan PKS Wilayah Jatijaya Abdul Fikri Faqih, Ketua DPW PKS Jawa Tengah Abdul Kharis, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah PKS Jateng Solikhin Abu Izzudin. Tampak hadir pula Ketua Fraksi PKS Jateng Agung Budi Margono, Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin Lc, Ketua DPD PKS Kabupaten Tegal Arif Budiono, Ketua DPD PKS Kabupaten Brebes Abdullah Syafaat.

Abdul Fikri Faqih menyampaikan misi kedatangan Habib Salim menyapa Jawa Tengah ini silaturahim untuk menguatkan dan mempersatukan yang terserak. Menurutnya ada beberapa tempat yang dikunjungi diantaranya Ponpes Al Hikmah I Benda, dan
Ponpes At Tauhidiyah, Giren, Talang.

Rombongan langsung menuju lokasi pertama, Pondok Pesantren Al Hikmah 1 Benda dibawah asuhan Kyai Labib. Sepanjang perjalanan, di beberapa titik ada kader-kader PKS yang didominasi ibu-ibu beratribut PKS yang menyambut kehadiran Habib Salim. Mereka berkumpul di tepi jalan sambil melakukan flashmob.

Tim flashmob ini memang terlihat sejak pertama kali di pintu keluar Tol Adiwerna, titik berikutnya ada di Alun-alun Taman Rakyat Slawi, sekitar Patung GBN Lebaksiu, Banjaranyar, dan di arah masuk menuju Ponpes Al Hikmah.

Ada satu pemandangan mengharukan saat menyaksikan aksi flashmob menyambut rombongan Habib Salim. Tepatnya saat melewati Patung GBN Lebaksiu, hujan turun deras, mereka tetap bertahan dibawah guyuran hujan sambil menunjukkan wajah-wajah bahagia.

Habib Salim pun sempat turun menyapa mereka, dan mengambil foto bersama.

Sementara itu di Kompleks Ponpes Al Hikmah, kedatangan Habib Salim disambut hangat Kyai Labib.

“Semoga kerawuhan Habib Salim membawa keberkahan dan kemaslahatan bagi Al Hikmah,” kata Kyai Labib.

Habib Salim menyampaikan misi kedatangannya ini bukan dalam mencari dukungan PKS. “Misi saya satu, ingin menyampaikan bahwa PKS ini milik antum semua. PKS ini Partai kita semua, ” ucap Habib Salim.

Ketika PKS sudah jadi milik bersama, maka sudah menjadi tugas kita untuk menjaganya. “Banyak orang lantang bicara di podium, tetapi sedikit yang membawa perubahan. Melalui partai, perubahan itu bisa diwujudkan,” katanya.

Saat disinggung terkait Pilpres 2024, Habib Salim mengatakan ada 2 syarat untuk menjadi presiden. “Ke atas dia takut kepada Allah, ke bawah dia cinta kepada rakyatnya,” ungkapnya. PKS sendiri, menurut menteri sosial RI era SBY ini sedang mematangkan akan mengusung capres. “Maksimal akhir tahun ini kita sampaikan,” katanya.

Usai ramah tamah dengan Kyai Labib, Habib Salim pamit untuk melanjutkan perjalanan ke titik kedua, di Pondok Pesantren At-Tauhidiyah pimpinan kyai Ahmad.

Terlihat ribuan santri memadati sepanjang jalan untuk melepas Habib Salim dan rombongan yang akan melanjutkan perjalanan. ()

Tidak Hanya Kaum Ibu, Para Ayah Juga Perlu Paham Literasi Emosi

Tidak Hanya Kaum Ibu, Para Ayah Juga Perlu Paham Literasi Emosi

Survey KPAI 2020 menunjukkan hasil yang cukup mencengangkan. Hasil survey itu menunjukkan bahwa 7 dari 10 bunda melakukan kekerasan secara emosional kepada anak, dan 6 dari 10 bunda melakukan kekerasan secara fisik kepada anak.

Hal inilah yang menyentak kesadaran Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPD PKS Kota Tegal untuk menyelenggarakan kelas parenting yang bertajuk Literasi Emosi.

Data ini menjadi kalimat pembuka Kartika Dwi Hapsari dalam sesi kelas kajian literasi emosi yang diselenggarakan di DPD PKS Kota Tegal. Kegiatan ini pun mendapatkan respon yang cukup baik di kalangan ibu-ibu. Kelas perdana dibuka pada 8 Juni 2022 yang diikuti sekitar 70 peserta. Karena peminat kajian ini yang membludak, kelas yang sama pun kembali dibuka pada 15 Juni 2022 dengan tema yang sama, dan dihadiri 54 peserta.

Ketua BPKK DPD PKS Kota Tegal Fajriati Nur Hidayah mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkakan kemampuan literasi emosi di kalangan orangtua. Ia berharap melalui kegiatan ini para orangtua semakin bisa memahami emosi dirinya dan bisa mengelola emosi atau perasaannya dengan tepat baik kepada dirinya, maupun keluarganya. Dengan begitu, keluarga akan menjadi semakin kokoh.

Sementara itu Kartika Dwi Hapsari menjelaskan ada lima dimensi leiterasi emosi. Kelima dimensi itu diantaranya adalah kemampuan mengenal perasaan, mengasah hati dengan empati, menangangi dan memperbaiki kerusakan emosi, mengelola ekspresi emosi dan mengintegrasikan empat dimensi sebelumnya. “Perasaan itu

perlu diekspresikan. Emosi itu perlu diungkapkan. Jangan dipendam. Dan kita perlu mengalirkan perasaan itu dengan tepat dan tidak salah sasaran. Kesalahan mengalirkan emosi ini bisa berdampak fatal baik bagi diri maupun keluarga,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa cara seorang anak dalam mengekspresikan emosinya mencontoh kedua orangtuanya. “Menyimpan dendam di dalam hati itu seperti membawa kotoran, makin lama aromanya semakin tidak membuat nyaman. Tapi sebalinya memaafkan kesalahan orang lain sebelum ia memaafkan termasuk yang dicontohkan oleh Rasulullah,” jelasnya.

Kartika menjelaskan bahwa literasi emosi in tidak hanya penting dipahami oleh para ibu, tapi para ayah yang merupakan qawam dalam keluarga pun perlu memahami literasi emosi sehingga bisa terjadi sinergi dalam mendidik dan menumbuhkan keluarga. Ia berharap ke depan, kajian ini juga bisa diikuti oleh para ayah di Kota Tegal.[]

PKS Kota Tegal Latih Relawan Advokasi

PKS Kota Tegal Latih Relawan Advokasi

Fraksi PKS DPRD Kota Tegal berkolaborasi dengan DPD PKS Kota Tegal menyelenggarakan pelatihan relawan advokasi pada Ahad, 12 Juni 2022. Kegiatan ini diikuti oleh 4 utusan DPC dan 2 utusan dari Aleg PKS, dengan total 24 peserta. Selain bertujuan untuk mempersiapkan relawan, kegiatan ini juga sekaligus sebagai sarana mengokohkan DNA PKS sebagai partai pelayan rakyat.

Agenda yang dikemas dalam Training for Trainer Relawan Advokasi ini dihadiri oleh 4 Aleg PKS diantaranya Amiruddin, Lc, Rachmat Rahardjo, Zaenal Nurrohman, dan Bayu Arie Sasongko.

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin Lc mengatakan ada begitu banyak permasalahan sosial di masyarakat yang membutuhkan pelayanan dan perlu kita layani. “Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya,” kata Amiruddin mengutip hadis yang diriwayatkan Muslim, At-Turmudziy, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad.

Sementara itu, inisiator program kegiatan ini Zaenal Nurrohman mengatakan, minimnya akses, lemahnya pengetahuan, rumitnya jalur birokrasi, dan keterbatasan peran membuat masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan yang memang sudah menjadi haknya. “Yang jadi persoalan adalah banyaknya masyarakat yang membutuhkan layanan ini, tidak sebanding dengan jumlah relawan yang terlibat dalam melakukan advokasi pelayanan,” kata Zaenal.

Ia berharap melalui kegiatan pembekalan kerelawanan ini akan lahir relawan-relawan yang memiliki integritas dan jiwa sosial tinggi, siap mendampingi masyarakat baik secara fisik maupun secara akses, dan bisa menjembatani komunikasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang bershinggungan langsung dengan masyarakat.

Sementara itu Bayu Arie Sasongko menambahkan bahwa keterlibatan relawan advokasi yang dipersiapkan secara khusus ini menjadi penting sebab itu menjadi bagian dari sistem yang membantu kelancaran proses pendampingan dan pelayanan.

Kegiatan pembekalan itu, para peserta diberikan materi seputar kerelawanan seperti membangun mindset relawan tangguh, Regulasi Program Pelayanan Masyarakat, dan juga komunikasi efektif. []

Zaenal Nurrohman; “Raperda PKL Harus Jadi Solusi Pertumbuhan Ekonomi di Kota Tegal.”

Zaenal Nurrohman; “Raperda PKL Harus Jadi Solusi Pertumbuhan Ekonomi di Kota Tegal.”

Raperda Penataan dan Pemberdayaan PKL yang diajukan Walikota Tegal harus bisa menjadi solusi bagi kesejahteraan PKL. Dengan demikian PKL menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi bukan menjadi sebaliknya, menjadi sumber masalah perkotaan.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Pansus Raperda Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima Zaenal Nurrohman, Kamis (9/6).

Selain itu Zaenal menambahkan penentuan kawasan peruntukan lokasi PKL berjualan pun tidak bisa dilakukan tiba-tiba. Menurutnya harus ada pendekatan dan kajian ilmiah dari karakteristik lokasi PKL wilayah perkotaan di lapangan. Ia menyayangkan kajian ini seringkali diabaikan sehinga kebijakan yang seharusnya jadi solusi justru menjadi masalah baru.

Lebih lanjut Zaenal menjelaskan kajian ini dipandang menjadi masukan penting dalam penentuan lokasi yang tepat bagi PKL. Sehingga para PKL tetap memperoleh akses menuju keberhasilan secara ekonomis tanpa harus menimbulkan masalah penataan fisik kota dan masalah lingkungan.

Politisi PKS ini meyakini jika kita kita mampu melihat kacamata berpikir positif, penataan PKL akan memberikan efek yang luar biasa untuk pertumbuhan kota. “Menggeliatnya aktivtias PKL ini harus kita pandang sebagai mulai bangkitnya perekonomian di Kota Tegal. Pertumbuhan kota akan terjadi ketika daya beli masyarakatnya kuat, dan pertumbuhan kota tidak bisa dihindarkan dari adanya PKL,” katanya.

Dalam konteks pemberdayaan PKL, semua itu akan terjadi ketika tahapan pendataan, pendaftaran, perencanaan penataan tata ruang, baru penetapan lokasi PKL yang diperbolehkan jualan sudah jelas. Pemberdayaan PKL harus menjadi fokus pemkot Tegal. Karena ini menjadi tanggungjawab pemerintah melalui peningkatan kualitas dan kapasitas mereka sehingga para PKL yang mengikuti program pemberdayaan bisa menaikkan skala usahanya.

Raperda bisa menjadi angin segar untuk mendapatkan perlindungan secara tanggungjawab pemerintah. Dan tentunya ini tidak terbersit dalam pikiran, ini harus sinkron satu frekuensi  dengan walikota untuk sama-sama memberikan kesempatan pada PKL untuk tumbuh dan memberikan kesempatan seluas-luasnya dan memberikan perlindungan. “Jika PKL makmur, kota akan maju. PKL yang rapi juga akan dinikmati masyarakat luas.[]

Amiruddin Berikan Motivasi kepada Peserta Pelatihan UMKM Go Modern

Amiruddin Berikan Motivasi kepada Peserta Pelatihan UMKM Go Modern

Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal Amiruddin, Lc memberikan motivasi kepada para peserta Pelatihan UMKM Go Modern Kota Tegal yang diselenggarakan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal yang

bekerjasama dengan Genpro Kota Tegal, Selasa (7/6).

Kegiatan pelatihan ini terselenggara atas usulan pokir Anggota DPRD Kota Tegal dengan tujuan meningkatkan skala usaha pelaku UMKM agar naik kelas.

Dihadapan 25 peserta pelatihan, Amiruddin mengingatkan peserta agar selama mengikuti kegiatan dilakukan dengan kesungguhan dan tidak lalai. “Banyak pelaku usaha gagal karena kurang kesungguhan dan lalai. Di dunia bisnis, ada kompetitor yang terus belajar dan lebih sungguh-sungguh, ” katanya.

Program pelatihan ini merupakan ikhtiar untuk menggeliatkan perekenomian yang digerakkan UMKM. Karena kita paham benar, denyut nadi perekenomian itu ada pada UMKM.

Amir menambahkan kegiatan ini juga bisa menjadi momen berbagi tukar pikiran bagi yang sudah sukses. “Saat punya kesuksesan, dalam hal tertentu berbagilah,” kata Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS ini.

Kabid koperasi dan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM dan Perdagangan Kota Tegal Denny Anggoro mengatakan tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, keterampilan, Kapasitas serta memperbaiki sikap dan perilaku sumber daya manusia pelaku UMKM. Acara ini menghadirkan Master G-Coach Abi Darwis.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal Muhammad Rudy Herstyawan, ST., M. Si yang diwakili
Sekretaris Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Trysnawati, S.H, MH. menyampaikan kegiatan pelatihan ini merupakan usulan pokir yang Diprakarsai Anggota DPRD Kota Tegal.

Pelatihan ini punya tujuan besar untuk keberlangsungan usaha, menata ulang, adaptif, bisnis yang mampu bertahan adalah yang responsif terhadap perubahan. Dia berharap, para peserta bisa menaikkelaskan skala usahanya setelah

mengikuti pelatihan intensif ini. “Siapkan mental, siapkan perencanaan yang matang, miliki keterampilan serta memahami literasi keuangan, sehingga pada akhirnya bisa naik kelas,” pungkasnya.

Copyright © 2026