Webinar Gema Keadilan Kota Tegal. Sherly; “Bicara Muda adalah Bicara Mindset dan Harapan Perubahan”

Webinar Gema Keadilan Kota Tegal. Sherly; “Bicara Muda adalah Bicara Mindset dan Harapan Perubahan”

Demi memberikan suntikan semangat bagi generasi muda, Gema Keadilan Kota Tegal menghadirkan Sherly Annavita. Influencer muda asal Aceh ini dihadirkan dalam acara Webinar dengan tema Spirit bagi Generasi Muda dalam Menjawab Tantangan Generasi Milenial di era Disrupsi yang diselenggarakan secara virtual pada Ahad (26/9).

“Saat bicara muda, sejatinya kita bukan bicara tentang umur, tetapi pilihan mindset dan harapan. Apa yang bisa kita lakukan di masa depan. Dari segi pengalaman, wawasan, generasi muda memang tidaklah banyak jika dibandingkan dengan generasi yang lebih senior. Tetapi mereka adalah harapan, sebab mereka tidak menawarkan masa lalu, melainkan menawarkan masa depan,” kata Sherly Annavita pada kesempatan Webinar Milenial yang diselengarakan Gema Keadilan Kota Tegal pada 26/9.

Ia menjelaskan bahwa saat bicara tentang muda sebenanrya sudah viral 1400 tahun lalu. Dari timur, ada istilah pemuda di masa sekarang pemimpin di masa depan. Jangan mau kita balikkan kalimat yang dalam maknanya menjadi. Pemuda hari ini pecundang di masa depan, hanya karena tidak melakukan persiapan. “Kira-kira kita akan ambil bagian perubahan apa? Masa depan milik meeka yang mau mempersiapkan. Berani kerja keras, cerdas, cepat. Yang cepat akan mengalahkan yang besar,” jelasnya dengan bahasa yang lugas.

Ketua Gema Keadilan Kota Tegal Mus’ab Safirul Islam mengatakan generasi muda bisa belajar dari sosok pemuda yang mampu memberikan gagasan untuk perubahan di masa depan. Ia berharap melalui webinar ini mampu menyalakan harapan perubahan.

Sementara itu Ketua Gema Keadilan Jawa Tengah Agung Budi Margono dalam sambutannya mengatakan bahwa generasi muda harus memiliki kesiapan terhadap masa depan. Ia harus bisa melahirkan gagasan – gagasan penting apa yang mesti dilakukan sebagai anak muda di mata dunia. “Kita tidak boleh hanya puas menjadi objek dari seluruh perubahan, tetapi menjadi pelaku bahkan pelopor. Sosmed itu ibarat seperti toa-toa yang  dijadikan pada mahasiswa saat berorasi. Di era sosial media kita bisa sampaikan gagasan-gagasan bernas yang mencerdaskan sekaligus mencerahkan,” katany

Sebagai sayap organisasi pemuda PKS, lanjut Agung, kehadiran Gema Keadilan memiliki karakter leadership, kemandirian ekonomi, kemudian membangun kepekaaan sosial dan memilki kemampuan pengaruh sebagai influencer. Melalui perannya Maksimalkan peran anak muda sebagai bagian dari komponen bangsa. Ia menjelaskan bahwa Gema Keadilan Kota Tegal juga membuka diri dengan mempersilakan generasi muda bisa ikut serta menjadi bagian Gema Keadilan.

 

Kader PKS Kota Tegal Jalani Tes Kebugaran

Kader PKS Kota Tegal Jalani Tes Kebugaran

Keringat mengucur deras di tubuh para puluhan kader Partai Keadilan Sejahtera pagi itu. Menyadari betapa pentingnya memiliki ketahanan fisik yang prima, sebanyak 70 kader pelopor PKS Kota Tegal menjalani tes kebugaran. (26/9).

Rasa lelah tidak terasa karena seluruh peserta tes menjalani setiap tahapan tes fisik dengan semangat dan perasaan bahagia. “Rata-rata peserta tes kebugaran termasuk saya merasakan cukup lelah dan banyak bercucuran keringat. Tetapi tetap semangat,” kata Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc.

Ia menambahkan dalam situasi pandemik saat ini olahraga menjadi salah satu sarana untuk menjaga kondisi fisik tetap kuat dan imunitasnya terjaga. “Tes kebugaran ini merupakan ikhtiar PKS untuk menjaga kebugaran kadernya sekaligus sebagai sarana edukasi bahwa semangat berolahrga perlu dibarengi dengan pengetahuan yang baik tentang olahraga,” katanya.

Selain Amiruddin, tampak sebagai peserta tes saat itu adalah Rachmat Rahardjo Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, dan juga segenap pengurus serta kader pelopor. Amiruddin berharap kegiatan ini bisa berjalan secara berkala untuk agar fisik bisa tetap bugar sepanjang usia.

Ketua BKO DPD PKS Kota Tegal Bahtiar Rifai mengatakan acara ini digagas untuk memeriahkan hari olahraga nasional yang jatuh pada bulan September.

Bahtiar menjelaskan melalui tes kebugaran ini bisa menjadi data awal apa jenis olahraga yang tepat bagi masing-masing kader, bagaimana memulainya, apa saja resiko cideranya, termasuk resiko bosan berolahraga dan sebagainya. “Melalui data tersebut kita akan tahu berapa durasi dan intensitas yang harus kita lakukan selama latihan, sehingga otot kita tidak kaget dan latihan pun jadi enjoy dan istikomah,” katanya.

Jadi, jelas Bahtiar, tes kebugaran sejatinya bukan memperlihatkn kelemahan fisik kita, namun sebagai panduan awal untuk memulai olahraga yang baik dan benar. Acara dimulai dengan senam bersama yang dipandu Instruktur Nasional Isnaeni Soffan. Kemudian dilanjutkan dengan menjalani serangkaian tes fisik yang meliputi tes kelenturan, tes otot lengan, tes otot perut, tes otot punggung, step test, dan tes denyut nadi atau denyut jantung.[]

  

 

PPKM Diperpanjang, FPKS Kota Tegal Angkat Bicara

PPKM Diperpanjang, FPKS Kota Tegal Angkat Bicara

FPKS Kota Tegal angkat bicara terkait penerapan PPKM di Kota Tegal. Apalagi setelah keluar Intruksi Mendagri No 23 tahun 2021 yang menginstruksikan masa PPKM diperpanjang sampai 25 Juli 2021 mendatang.

Fraksi PKS meminta Walikota Tegal dan semua jajarannya benar-benar berpedoman dengan Surat Edaran Mendagri No 440/3929/SJ tentang Penertiban Pelaksanaan PPKM dan Percepatan Pemberian Vaksin bagi Masyarakat.

Diantara poin yang sangat penting dalam Surat Edaran tersebut adalah memerintahkan Jajaran Satpol PP untuk mengutamakan langkah-langkah profesional, humanis dan persuasif dalam Pelaksanaan PPKM di Kota Tegal. Selain itu FPKS juga meminta agar Walikota Membantu masyarakat yang kesulitan secara ekonomi karena terkena dampak Penerapan PPKM.

“Khusus hal ini kami meminta agar bisa segera dilaksanakan dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya tapi tetap harus dengan data yang valid,” ungkap Zaenal Nurohman, saat membacakan laporan pendapat akhir terkait akan ditetapkannya Raperda Kota Tegal Tentang LPJ APBD Kota Tegal Tahun Anggaran 2020. Rabu (21/7).

FPKS juga meminta program Percepatan Pemberian Vaksin bagi warga Kota Tegal harus disertai dengan Edukasi dan Sosialisasi yang baik dan benar, tanpa disertai dengan Ancaman dalam bentuk apapun.

Selain itu, FPKS juga menyinggung tentang keterlambatan pembelian Alat PCR yang seharusnya sudah direalisasikan sejak awal tahun 2021 ini. Fraksi PKS mendorong dan menegaskan supaya hal itu bisa segera dilaksanakan di bulan Juli atau Agustus 2021 ini. Zaenal menjelaskan sampai saat ini masih banyak warga Kota Tegal terpaksa harus menunggu lama hasil Swab PCR karena Pemerintah Kota Tegal belum memiliki Alat PCR tersendiri. “Kami tidak ingin hal itu tertunda lagi karena alasan-alasan tehnis yang tidak begitu mendasar,” katanya.

Tentang penutupan sekian banyak ruas jalan selama masa PPKM di Kota Tegal, FPKS meminta agar Pemkot melakukan evaluasi dan mempertimbangkan kembali mengingat ada beberapa dampak negatif dari hal itu, diantaranya beberapa gang yang sempit akhirnya menjadi semakin padat dan justru rawan terjadinya penularan Covid 19 dan banyak sekali masyarakat yang terganggu.

Ahmad Syaikhu Gantikan MSI Sebagai Presiden PKS

Ahmad Syaikhu Gantikan MSI Sebagai Presiden PKS

PKS resmi mengumumkan susunan kepengurusan baru masa khidmat 2020-2025. Habib Salim Segaf Aljufrie kembali terpilih sebagai Ketua Majelis Syura PKS, sedangkan  Ahmad Syaikhu ditunjuk sebagai Presiden PKS menggantikan Mohamad Sohibul Iman.

“Alhamdulillah Sidang Musyawarah Majelis Syura berjalan lancar. Para anggota Majelis Syura yang hadir telah melaksanakan kewajiban syuranya secara baik dan memilih kader-kadernya untuk penugasan menjayakan partai di 5 tahun kedepan,” kata Habib Salim di Bandung, Senin (5/10).

Habib Salim menambahkan di PKS semua tugas tidak ada yang berat karena semua dikerjakan bersama-sama. “Yang berat itu nanti di hadapan Allah. Apakah saya amanah atau khianat dalam tugas ini,” kata Habib Salim.

Kepada Ahmad Syaikhu Habib Salim berpesan agar bisa melanjutkan dan meningkatkan capaian prestasi yang telah diwariskan oleh Sohibul Iman.

Sementara itu Mohamad Sohibul Iman menyampaikan tradisi di PKS, jabatan Presiden itu hanya satu periode. “Itu tradisi yang sangat baik agar regenerasi dalam menjalankan tugas kepemimpinan terus berjalan,” ujar Sohibul Iman. Saat ini Sohibul Iman diamanahi sebagai Wakil Ketua Majelis Syuro PKS mendampingi Habib Salim.

Ia menilai Ahmad Syaikhu salah satu kader terbaik partai yang layak melanjutkan tugas sebagai Presiden PKS. “Beliau pribadi yang santun, punya integritas dan totalitas dalam berjuang!” tambah Sohibul mengomentari penerusnya.

Dalam sambutannya, Ahmad Syaikhu mengatakan bahwa bangsa Indonesia sedang mengalami krisis kesehatan, krisis ekonomi dan krisis kepemimpinan nasional. Oleh karena itu kita harus memiliki optimisme dan semangat pantang menyerah melewati ujian yang maha berat ini.

“Terimakasih kepada Kang Sohibul Iman karena telah meletakan fondasi yang sangat baik bagi PKS. Ini bekal terbaik. Insya Allah, kami akan lanjutkan perjuangan lebih baik lagi!” kata Syaikhu.

 

Fikri Tegaskan, PIP Jalur Aspirasi Bebas Pungutan

Fikri Tegaskan, PIP Jalur Aspirasi Bebas Pungutan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menegaskan proses pengajuan Program Indonesia Pintar (PIP) melalui jalur aspirasi tidak ada potongan satu rupiah pun. Jika dana sudah cair, semua utuh diterima dan langsung masuk ke rekening penerima.

Hal ini ditegaskan Fikri menyusul menyusul adanya oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan tim aspirasi PIP atas nama dirinya.  Oknum tersebut mengutip biaya imbal jasa atas pengurusan PIP secara kolektif. “Kami tegaskan itu sama sekali tidak ada. Jika ada, bisa dipastikan oknum tersebut bukan bagian dari tim yang ditugaskan untuk mengurusi PIP melalui jalur aspirasi,” ujarnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat jika di lapangan ada yang tidak sesuai, masyarakat dapat ikut membantu pengawasan PIP dengan melaporkan temuan.

Menurut Fikri program PIP ditujukan bagi masyarakat mulai dari jenjang SD, SMP, sampai SMA, dengan masing-masing nomimal bantuan mulai dari Rp 450.000, Rp. 750.000, dan Rp. 1.000.000 yang diterima per tahun. Dana bantuan itu diharapkan dapat digunakan untuk membantu biaya pribadi peserta didik, seperti membeli perlengkapan sekolah/kursus, uang saku dan biaya transportasi, biaya praktik tambahan serta biaya uji kompetensi.

Politisi PKS ini menyayangkan jika ada pihak-pihak yang memanfaatkan program ini untuk kepentingan pribadi. Laporan adanya permintaan imbalan PIP sempat sampai melalui pesan Whatsapp pribadinya, yang isinya menyampaikan permintaan adanya potongan 100 ribu. Ia meminta masyarakat atau pihak sekolah yang menerima manfaat program PIP untuk tidak mengindahkan jika ada permintaan jasa imbalan pengurusan berapapun nominalnya.

“Jangan mudah percaya kepada orang yang mengaku sebagai tim yang mengurusi PIP. Semua proses pengajuan itu resmi ditujukan kepada siapa, bahkan untuk proses pemberitahuan bagi yang dinyatakan menerima PIP akan dapat pemberitahuan resmi untuk proses pencairannya,” ujarnya.

Menjelang Buka Sektor Pariwisata,  Bayu Arie Minta Pengawasan PAI Lebih Ketat

Menjelang Buka Sektor Pariwisata, Bayu Arie Minta Pengawasan PAI Lebih Ketat

Kawasan Objek Wisata PAI (Pantai Alam Indah) akan dibuka Agustus mendatang. Untuk sementara pengunjung yang diperbolehkan hanya yang berasal warga Kota Tegal. Warga luar Kota Tegal untuk sementara belum diizinkan. Protokol kesehatan pun akan diterapkan secara ketat. Hal ini ditempuh sebagai antisipasi penyebaran covid-19 lebih meluas.

Kendati hanya dibuka secara terbatas, Dinas Pemuda Olahragadan Pariwisata Kota Tegal diminta tetap melalukan penawasan secara ketat di Obyek Wisata Pantai Alam Indah. Disporapar harus memastikan protolpl kesehatan di jalankan dengan SOP yang jelas dan tegas.

“Dinas harus benar-benar menerapkan SOP protokol kesehatan dalam pelaksanaan dan pengawasannya. Dan ini juga membutuhkan kesadaran dan kerjasama semua pihak, misalnya penjaga loket masuk, pedagang, dan masyarakat,” kata Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal Bayu Arie Sasongko.

Politisi PKS itu menyadari, pembukaan sektor pariwisata sebagai upaya untuk membangkitkan perekonmian pelaku usaha setelah dihantam pandemic Covid19. Apabila Pembukaan PAI masih terbatas atau masih dalam persiapan untuk dibuka secara umum, maka perlu dilaukan sosialsiasi dan edukasi secara menyeluruh.

Mengenai hal itu Kepala Disporapar Kota Tegal Cucuk Daryanto menyampaikan saat ini PAI hanya dibuka secara terbatas untuk warga Kota Tegal. “Warga luar Kota Tegal untuk saat ini belum kita perbolehkan berkunjung. Cucuk memastikan protokol kesehatan tetap diterapkan. Menurutnya sejumlah personil sudah dilengkapi APD dan ada pemeriksaan bagi setiap pengunjung. Menurut rencana, sesuai surat edaran pembukaan PAI bakal dibuka untuk umum pada Agustus mendatang.

Bantuan APD Usulan Fikri Faqih Diserahkan Kepada 3 RSUD

Bantuan APD Usulan Fikri Faqih Diserahkan Kepada 3 RSUD

Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang diusulkan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih telah disalurkan kepada tiga rumah sakit di Dapil IX. Ketiga rumah sakit itu adalah RSUD Kabupaten Brebes, RSUD Kardinah Kota Tegal, dan RSUD DR. Soeselo Kabupaten Tegal.

Secara simbolis penyerahan bantuan dilaksanakan di Universitas Jenderal Soedirman bersamaan dengan penyerahan bantuan APD untuk RSGM UNSOED dan Fakultas Kedokteran UNSOED.

Menurut Fikri usulan ini sesuai dengan inpres No 4 tahun 2020 tentang refocusing dan realokasi anggaran untuk pengadaan barang dan jasa dalam penangangan Covid-19. “Salah satu mitra Komisi X DPR RI yang melakukan refocusing dan realokasi anggaran ini adalah Kemendikbud,” ungkap Fikri.

Fikri berharap dengan adanya tambahan bantuan ini dapat membantu para relawan dan tenaga medis dalam membantu percepatan penanggulangan Covid-19 yang semakin meluas. Adapun paket APD yang diterima masing-masing RSUD itu adalah Grown cover all 320 pcs, masker medis 15 kotak, sarung tangan steril 7 kotak, dan 320 pasang sepatu boot 320 pasang.

“Yang kami usulkan hanya untuk 3 rumah sakit di Dapil IX, sementara untuk FK Unsoed dan RSGM merupakan bantuan langsung dari Kemendikbud,” jelasnya.

Ia menjelaskan kondisi di lapangan pihak rumah sakit masih ada yang kesulitan mendapatkan APD yang standard medis, oleh karenanya ketika ada peluang pengadaan APD untuk sejumlah rumah sakit ia langsung mengusulkan tiga RSUD di dapil IX.

Acara serah terima dihadiri Direktur RSUD diantaranya adalah drg. Oo Suprana, RSUD Brebes, Direktur RSUD DR. Soeselo dr. Guntur Muh Taqwim, SpAn, M, Sc, dan Direktur RSUD Kardinah dr. Hery Susanto, SpA. Pihak tuan rumah yang hadir sendiri diantaranya adalah Pembantu Rektor 2 UNSOED Prof. Dr. Hibnu Nugroho, SH dan Direktur RSGM UNSOED drg. Irfan Dwiandhono, Sp, KG.

Mendapatkan bantuan itu, Direktur RSUD Soeselo dr. Guntur Muh Taqwim mewakili  2 RSUD lain menyampaikan terimakasih atas bantuan APD yang memang saat ini dibutuhkan di rumah sakit. “APD yang standard WHO ini yang memang saat ini kami butuhkan,” ungkapnya.

 

F PKS Kritik Keras Langkah Pemkot Tegal Bikin Seremonial Penutupan PSBB

F PKS Kritik Keras Langkah Pemkot Tegal Bikin Seremonial Penutupan PSBB

Rencana Pemkot Tegal menggelar penyemprotan disinfektan melalui udara dan apel malam penutupan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Kota Tegal mendapat sorotan keras dari Fraksi PKS Kota Tegal. F PKS menilai acara ini sebagai selebrasi berlebihan dan sekedar cari sensasi belaka.

“Secara nasional sebenarnya kita masih harus waspada dari penyebaran Covid 19. Apalagi di Kabupaten tetangga statusnya masih zona merah,” ungkap Ketua F PKS H. Amiruddin, Lc

Amiruddin menambahkan, meski Tegal Zona Hijau tapi sebenarnnya belum benar-benar 100% karena warga Kota Tegal belum seluruhnya menjalani rapid test untuk memastikan semua Negatif Covid 19. ODP & PDP di Tegal juga msh banyak. Boleh jadi yang OTG juga banyak.

“Dua acara tersebut lebih terkesan cari sensasional dan pastinya menghamburkan banyak biaya, di tengah kondisi warga yang masih banyak kesulitan ekonomi. Sementara manfaat langsung dari 2 agenda tersebut untuk pencegahan Covid 19 tidak bisa diukur dengan baik dan jelas.

Jika ini terjadi, prediksi Amir, potensi massa berkumpul justru tidak terelakkan, social distancing akan sulit dikendalikan, apalagi momennya menjelang lebaran.

Sementara itu Rachmat Rahardjo menyampaikan Fraksi PKS menyadari Walikota memang punya kewenangan penuh dalam penggunaan anggaran penangganan Covid 19 ini, tanpa harus minta persetujuan DPRD, karena aturan ini sudah ada di SKB Menteri Keuangan dan Dalam Negeri.

“Mestinya Pemkot perlu lebih cermat dalam membuat sebuah program, apalagi dalam situasi sulit seperti ini. Boleh-boleh saja cari sensasi. Sensasi untuk tindakan positif yant melampaui standar capaian rata-rata orang ,” ungkap Rachmat.

Bayu Arie Sasongko; “Billboard Mr. Lockdown Apa Tujuan dan Manfaatnya?”

Bayu Arie Sasongko; “Billboard Mr. Lockdown Apa Tujuan dan Manfaatnya?”

Warga Kota Tegal diramaikan dengan keberadaan billboard raksasa bergambar Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dengan tulisan “Mr. Lockdown Indonesia” yang terpasang di jembatan penyeberangan orang di Jalan Mayjen Sutoyo, Kota Tegal.

Kemunculkan billboard sejak hari pertama relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jumat (15/5/2020) menuai pro kontra di tengah masyarakat. Ada yang menyambut baik, ada juga yang menilai hal itu sebagai tindakan berlebihan.

Fraksi PKS DPRD Kota Tegal pun angkat bicara. Menurut PKS, keberadaan billboard dan kaos “Mr. Lockdown” yang beredar di sejumlah mal sejak hari pertama relaksasi PSBB, terlalu berlebihan. Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tegal Bayu Arie Sasongko dan Zaenal Nurohman, menilai sikap Pemkot Tegal untuk memasang billboard tersebut justru sebagai bentuk pencitraan dan euforia berlebihan.

“Kita ingin kejelasan, Mr. Lockdown ini program siapa. Tujuannya dan manfaatnya apa,” kata Bayu.

Bayu pun mengaku sangat menyayangkan adanya “agenda” Pemkot yang terkesan sebagai bentuk untuk mengangkat citra wali kota. Padahal kata Bayu, citra wali kota di mata masyarakat sudah bagus sejak awal-awal memutuskan untuk mengambil langkah cepat saat ada warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 pertama kali.

“Di awal-awal momentum bagus, Pak Wali dapat apresiasi di mata masyarakat, di luar aspek ekonomi. Namun adanya ini dia menciderai diri sendiri. Sangat disayangkan,” kata Bayu.

Bayu juga menyoroti pelaksanaan buka buasa bersama wali kota dan jajaran ASN saat hari pertama relaksasi PSBB di salah satu mal. Saat itu, jajaran ASN, semuanya menggunakan atribut “Mr. Lockdown” dan mengabaikan physical distancing.

“Harusnya tak perlu melakukan euforia karena ini bukan kompetisi, dan status bencana nasional di tengah pandemi masih ada. Apalagi, daerah sekitar kasus Covid-19 masih terus menanjak,” kata Bayu.

Bayu mengatakan, adanya relaksasi PSBB, disampaikannya langkah baik untuk pemulihan ekonomi masyarakat. Meski demikian, ia sekali lagi meminta Pemkot jangan sampai lengah dalam mengawasi pusat perbelanjaan tentang protokol kesehatan.

Silaturahim F PKS Di Momentum Milad Ke-22

Silaturahim F PKS Di Momentum Milad Ke-22

F PKS Kota Tegal memanfaatkan momentum Milad PKS ke 22 untuk silaturahim ke sejumlah tokoh, diantaranya ketua MUI Kota Tegal dan Dan Ka Polresta Tegal, (20/4).

Silaturahim ini diwakili oleh Ketua Fraksi PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc yang didampingi Wakil Ketua Fraksi PKS Kota Tegal Bayu Arie Sasongko, ST, MM.

Di Polresta Tegal Amiruddin dan Bayu ditemui Pak Harsono selaku Kabag Op Polresta Tegal, karena Kapolresta sedang menghadiri acara Kartini bersama Polwan yg lain.

Sementara saya berkunjung ke Sekreatriat MUI Kota Tegal langsung ditemui Ketua MUI Kota Tegal, KH. Abu Chaer An Nur BA.
Menurut Amiruddin tujuan silaturrahim tersebut adalah untuk berkoordinasi sekaligus bekerjasama membangun masyarakat Kota Tegal Di masa pandemi Covid 19 menjelang Ramadhan.

Copyright © 2026