Kota Tegal — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tegal melalui Bidang Pembinaan Pemuda dan Olahraga (Binapora) sukses menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi Kader Pelopor PKS Kota Tegal, Minggu, 20 September 2026, di Sekretariat DPD PKS Kota Tegal.
Ketua DPD PKS Kota Tegal, Zaenal Nurohman menjelaskan bahwa kegiatan CKG tersebut diselenggarakan untuk memastikan para kader PKS berada dalam kondisi kesehatan yang optimal. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 100 kader ini menjadi bagian dari penguatan program K2P2 (Kader, Kaderisasi, dan Pelayanan Publik).
Senada dengan hal tersebut, Ketua Binapora DPD PKS Kota Tegal, Nurul Hidayah menyampaikan bahwa cek kesehatan bagi kader dan pengurus merupakan agenda rutin yang dilakukan untuk menjaga kebugaran anggota.
> “Kesehatan kader dipandang sebagai salah satu fondasi utama dalam mendukung keberlangsungan proses kaderisasi serta optimalisasi pelayanan publik dalam jangka panjang,” ujar Nurul.
Nurul menambahkan, program cek kesehatan ini ke depan direncanakan untuk diperluas hingga tingkat Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Kota Tegal.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi edukasi kesehatan yang disampaikan oleh dr. Slamet Riyadi. Dalam pemaparannya, dr. Slamet menjelaskan terdapat empat faktor utama yang memengaruhi kesehatan manusia, yakni lingkungan, perilaku, keterjangkauan fasilitas kesehatan, dan faktor genetik.
“Faktor lingkungan dan perilaku hidup menempati urutan tertinggi yang menyumbang angka pasien menderita penyakit. Yang paling sederhana adalah rumah, ini harus diperhatikan agar ventilasi, pencahayaan, dan kebersihan terpenuhi,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterjangkauan fasilitas kesehatan, mulai dari ketersediaan akses fasilitas kesehatan, kemudahan kunjungan, hingga keaktifan kepesertaan BPJS.
Menurut dr. Slamet, masyarakat juga perlu memberikan perhatian lebih terhadap anggaran kesehatan dalam keluarga. Ia menyarankan agar kebutuhan kesehatan direncanakan sebagaimana kebutuhan pendidikan, pembayaran listrik, air, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
“Karena kesehatan itu penting,” tegasnya.
Sementara itu, faktor bawaan atau genetik juga turut memengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Dalam pemaparannya, dr. Slamet menyebut faktor genetik menyumbang sekitar 10 persen terhadap kondisi kesehatan.
Melalui kegiatan pemeriksaan dan edukasi kesehatan ini, PKS Kota Tegal berharap para kader senantiasa menjaga kesehatan dan kebugaran agar tetap siap berkhidmat serta berperan aktif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara berkelanjutan.




