Hari Santri, Fraksi PKS Usulkan Walikota Kenakan Pakaian Ala Pesantren

Hari Santri, Fraksi PKS Usulkan Walikota Kenakan Pakaian Ala Pesantren

Fraksi PKS Kota Tegal mengusulkan agar walikota beserta jajaran, dapat mengenakan pakaian ala santriu saat peringatan hari santri pada tanggal 22 Oktober 2023 mendatang.

Hal itu mengemuka saat H. Amiruddin, Lc membacakan pemandangan umum Fraksi PKS DPRD Kota Tegal tentang APBD Tahun Anggaran 2024 paa Senin (9/10). Kontan, usulan tersebut mendapat respon gerr dari para peserta siding paripurna. Ketua F-PKS tersebut menyampaikan itu di menit-menit terakhir sebelum mengakhiri penyampaian Pemandangan Umum.

“Fraksi PKS mengingatkan bahwa 22 Oktober adalah Hari Santri Nasional. Kami  mengusulkan agar Walikota bisa menghimbau jajarannya untuk bisa mengenakan pakaian ala santri, sebagaimana dulu Walikota menghimbau jajarannya untuk mengenakan seragam TK, SD, dan SMA.”

Seperti diketahui Walikota Tegal Dedy Yon beserta jajarannya pernah mengenakan seragam SD saat vaksinasi massal Siswa SD pada Senin 21 Desember 2021. Hal  yang sama juga dilakukan Dedy Yon mengenakan seragam layaknya guru diikuti para pejabat OPD, yang memakai seragam anak-anak TK saat vaksinasi Covid 19 untuk anak usia 6-12 tahun, awal 2022. Sedangkan penggunaan seragam SMA, dilakukan Dedy Yon beserta jajarannya pada gelaran Konser Putih Abu-abu, 17 Agustus 2023.

 

 

 

Fraksi PKS Apresiasi Perolehan Dana Insentif Fiskal, Meski Tak Cukup Membanggakan

Fraksi PKS Apresiasi Perolehan Dana Insentif Fiskal, Meski Tak Cukup Membanggakan

Fraksi PKS mengapresiasi atas perolehan alokasi Dana Insentif Fiskal tahun 2024 sebesar Rp. 6.661.035.000,-  dibanding tahun sebelumnya yang perolehannya nihil.

Hal disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal dalam penyampaian pemandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2024 pada Senin (9/10).

Meski demikian, lanjut Amir, perolehan insentif fiskal tahun 2024 tersebut belum cukup membanggakan karena peluang total Dana Insentif Fiskal per daerah/tahun sebenarnya diatas Rp.100.000.000.000 (dari 19 indikator yang dikriteriakan).

“Kita perlu banyak belajar dari Kota Semarang yang akan mendapatkan Dana Insentif Fiskal 2024 sebesar Rp. 30.953.583.000,-,” ungkapnya. Pada kesempatan tersebut, Fraksi PKS menanyakan rencana aksi Pemerintah Kota Tegal untuk tahun 2023 dan 2024  dalam rangka merebut Insentif Fiskal pada tahun yang akan datang agar meningkat melebihi Insentif fiskal sekarang.

Fraksi PKS juga mendorong agar di APBD tahun 2024 nanti, Pemerintah Kota Tegal harus lebih serius dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan 4 Program yang menjadi Dasar Kriteria Pemberian Dana Insentif Fiskal di quartal terakhir tahun 2023 ini, diantaranya Penghapusan Kemiskinan Ekstrim, Penurunan angka Stunting, Penggunaan Produk dalam Negeri, dan Percepatan Belanja Daerah.

 

 

Pembangunan MPP Terkendala, F-PKS Sesalkan Sikap Tidak Profesional Pelaksana.

Pembangunan MPP Terkendala, F-PKS Sesalkan Sikap Tidak Profesional Pelaksana.

Proses pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kompleks PPIB Jl. Wahidin Sudirohusodo Kota Tegal mengalami kendala. Buntut dari terhentinya proses pembangunan mebuat Pemerintah Kota Tegal harus memberikan surat peringatan sampai hari dilakukan show case meeting pertama.

Fraksi PKS DPRD Kota Tegal melalui Bayu Arie Sasongko prihatin sekaligus menyesalkan kurang profesionalnya pelaksana yang telah memenangkan tender Pembangunan Mall Pelayanan Publik. “Latar belakang ketidaksiapan modal, membuat pekerjaan pembangunan menjadi terhenti,” ungkapnya.

Bayu menambahkan jika hal ini masih berlanjut sampai proses SCM kedua dan ketiga, bahkan jika sampai harus terjadi pemutusan Kontrak, maka akan menjadi masalah besar bagi Pemerintah Kota untuk menyelesaikan Pembangunan MPP tepat waktu.

Fraksi PKS berharap tidak ingin terjadi preseden buruk bahwa Kota Tegal menjadi satu-satunya Kota/Kabupaten yang tidak mampu mewujudkan Mall Pelayanan Publik. “Kami minta itikad baik pelaksana untuk melakukan segala upaya secara profesional untuk mengejar ketertinggalan tahapan pembangunan Mal Pelayanan Publik Kota Tegal,” ujar Bayu menegaskan.

Hal ini, tambah Bayu, menjadi Evaluasi bagi Pemerintah Kota, tentang persyaratan dan petunjuk teknis dalam proses lelang, agar kedepan Pemerintah Kota mendapatkan kontraktor yang professional, memiliki kemampuan teknis dan finansial memadai untuk melakukan sebuah program pekerjaan yang bersumber dari dana APBD Kota Tegal.[]

 

Dokter Slamet Nyaleg Pusat Lewat PKS

Dokter Slamet Nyaleg Pusat Lewat PKS

Dr. Slamet ternyata maju sebagai caleg DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera untuk Dapil IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes). Teka-teki yang membuat publik bertanya-tanya, kenapa pria kelahiran Tegal 54 tahun silam ini memutuskan pensiun dini sebagai ASN, kini sudah terjawab.

Begitu tahu kabar dokter Slamet bukan ASN lagi, PKS langsung meminangnya menjadi caleg, tidak tanggung-tanggung, dokter Slamet langsung diminta untuk maju sebagai calon legislator pusat di senayan.

Kiprahnya sebagai dokter dimulai pada taahun 1996 sebagai Dokter klinik 24 Jam di Jakarta. Sempat bertugas juga sebagai dokter dan kepala puskesmas di Kab. Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Pada tahun 2000-2002 menjadi Dokter di Rumah sakit Islam Harapan Anda Kota Tegal, kemudian meningkat sebagai Kepala Puskesmas Tegal Barat, Kota Tegal pada tahun 2002-2013, selanjutnya pada tahun 2013-2021 dipercaya sebagai Dokter dan Kepala Balai Pengobatan Penyakit Paru Paru ( BP4 ) Kota Tegal.

Jabatan terakhir sebagai ASN adalah sebagai Kepala Bidang UKMP Dinas Kesehatan Kota Tegal, sebelum akhirnya memutuskan pensiun dini. Saat ini, sejak Januari 2023 dr. Slamet menjadi Direktur Klinik Medicall, Tegalsari Kota Tegal.

Ada 2 hal utama pelajaran orang tua yang sangat melekat di hati dokter Slamet hingga saat ini. Berlaku jujur dan setiap keputusan, apapun itu memiliki konsekuensi. “Pesan ini selalu disampaikan sejak saya kecil hingga bekerja sebagai PNS,” ungkapnya. Jujur ini bahkan berlaku untuk semua peran dan semua profesi, sebab jujur adalah mata uang yang berlaku dimana-mana.

Prinsip kedua terkait pengambilan keputusan menurutnya menyiratkan pesan agar jadi orang tidak mudah baper jika ada yang kontra dengan keputusan yang berbeda. Pelajaran ini benar – benar dirasakan manfaatnya pada saat dr Slamet memimpin Puskesmas, Balai Penyakit Paru, dan terakhir sebagai Kepala Bidang di Dinas Kesehatan Kota Tegal.

“Faktanya memang betul, kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Itu artinya tidak satu kebijakan pun yang seluruhnya sepakat. Selalu ada yang pro dan kontra,” ujarnya.

Atas dua prinsip ini ia menjelaskan bahwa sebenarnya setiap keputusan yang diambil oleh seseorang, itu adalah pilihan terbaik dari peta hidup yang dimiliki. Dari sinilah kita belajar menghargai orang lain.

“Termasuk keputusan saya menerima amanah dari PKS untuk maju sebagai caleg DPR RI, itu adalah pilihan terbaik. Itu juga berlaku sama bagi PKS. Itu adalah pilihan terbaik PKS. Bisa jadi PKS memandang saya punya peluang, tinggal memantaskan diri saja biar pantas,”

Berkiprah dimanapun, lanjut Slamet, saya kira sama saja. Mau jadi dokter, jadi legislator. Selama memegang teguh nilai-nilai yang bisa membawa kebermanfaatan bagi banyak orang, maka disitulah letak kemuliaan sesungguhnya.

“Pan dadi dokter, pan dadi dewan, dadi apapun, sing penting slamet dunia akhirat,” pungkasnya mengakhiri wawancara. []

Sukses Gelar BOE, PKS Kota Tegal Raih 3 Penghargaan

Sukses Gelar BOE, PKS Kota Tegal Raih 3 Penghargaan

DPD PKS Kota Tegal meraih 3 penghargaan sekaligus sebagai runner up dari DPP Partai Keadilan Sejahtera. Penghargaan ini diraih atas sukses penyelenggaraan Business Opportunuty Expo (BOE) yang baru-baru ini dilaksanakan BPJE DPD PKS Kota Tegal.

Acara yang dikemas dalam bazzar pasar murah yang melibatkan pelaku UMKM ini mampu menyedot perhatian 1500 lebih warga Kota Tegal. Menurut Ketua Bidang Pengembangan Jaringan dan Usaha (BPJE) DPD PKS Kota Tegal Slamet Arie Waluyo ini keberhasilan event BOE ini atas kolaborasi semua pihak yang terlibat. “Kolaborasi inilah yang menghasilkan perkawinan program yang dikemas dalam waktu bersamaan, seperti jalan sehat, bazar, dan peringatan Maulid Nabi,” ujarnya.

Penghargaan yang berhasil diraih DPD PKS Kota Tegal ini adalah sebagai Runner Up untuk kategori penyelenggaran BOE paling fantastis, Juara II untuk kategori Deal Partnership/Kemitraan Usaha Ultra Mikro, dan meraih juara kedua untuk kategori Investasi Personal.

Ia berharap ke depan, agenda seperti ini bisa rutin dilakukan secara berkala di tempat yang lebih strategis dan bisa melibatkan banyak massa lagi yang hadir, dan banyak pelaku UMKM yang berpartisipasi sehingga mampu meningkatkan potensi ekonomi kader dan masyarakat sekitar.

Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc mengapresiasi kegiatan berjalan lancar dan mendapat respon positif dan antusias dari masyarakat, “Salut, acara sebesar ini sukses, Terimakasih kepada semua yang terlibat. Insya Allah banyak yang merasakan manfaat dari program ini. Salah satu hasilnya adalah kami mendapatkan penghargaan menempati posisi runner up di tiga kategori,” ujarnya.

Business Opportunity Expo Sukseskan Program PKS Menyapa Kota Tegal

Business Opportunity Expo Sukseskan Program PKS Menyapa Kota Tegal

Bidang Pemberdayaan Jaringan Usaha dan Ekonomi DPD PKS Kota Tegal sukses memanfaatkan momentum tanggal merah 28 September 2023 untuk menggelar BOE (Business Opportunity Expo).

Acara yang diinisiasi BPJE Pusat ini bisa terlaksana di Kota Tegal dengan rangkaian agenda yang penuh semarak. Mulai dari program PKS Menyapa Bazar UMKM Pasar Kita Semua, Jalan Sehat, Peringatan Maulid Nabi, sampai Deklarasi Pasangan Capres dan Cawapres Anis Muhaimin (AMIN).

Agenda Business Opportunity Expo ini serentak diselenggarakan di seluruh DPD PKS se-Indonesia mulai 9- 30 September 2023, bahkan ada yang sudah mampu menyelengarakan BOE di tingkat DPC PKS.

Ketua Bidang Pemberdayaan Jaringan Usaha Ekonomi DPD PKS Kota Tegal Slamet Arie Waluyo mengatakan gelaran tujuan utama BOE ini adalah untuk meningkatkan potensi ekonomi kader dan masyarakat sekitar, tempat kegiatan berlangsung.

“Terbukti, 22 stand bazzar yang menjual makanan dan minuman ini laris. Jualan mereka habis,” katanya.

Menurut Arie, agenda jalan sehat yang menyediakan hadiah utama sepeda, kulkas, dan sepeda listrik ini menjadi magnet kesuksesan acara, karena bisa menghadirkan 1.500 warga. Massa yang hadir bahkan tidak hanya dari Kota Tegal, melainkan juga ada yang dari luar Kota Tegal.

Ia berharap ke depan, agenda seperti ini bisa rutin dilakukan secara berkala di tempat yang lebih strategis dan bisa melibatkan banyak massa lagi yang hadir, dan banyak pelaku UMKM yang berpartisipasi sehingga mampu meningkatkan potensi ekonomi kader dan masyarakat sekitar.

Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc mengapresiasi kegiatan berjalan lancar dan mendapat respon positif dan antusias dari masyarakat, “Salut, acara sebesar ini sukses, Kami berterimakasih kepada semua yang terlibat acara bisa tertib, rapi, dan bersih. Insya Allah banyak yang merasakan manfaat dari program ini,” ujarnya.

Diantara faktor kesuksesan ini juga karena keterlibatan semua unsur kader dan simpatisan PKS serta masyarakat yang ikut berkontribusi mensukseskan acara.

Jadi Caleg PKS Dapil Tegal Selatan, Abdul Ghony Ingin Beri kontribusi Lebih Bagi Warga

Jadi Caleg PKS Dapil Tegal Selatan, Abdul Ghony Ingin Beri kontribusi Lebih Bagi Warga

Nama Abdul Ghony SE masuk dalam bursa BCAD Dapil II Tegal Selatan dari PKS. Pemilu legislatif kali ini menjadi kesempatan ketiga bagi Abdul Ghony maju sebagai caleg DPRD Kota Tegal. “Target, jadi aleg,” katanya mantap. Optimisme Ghony bukan tanpa alasan. Sebab saat ini Tegal Selatan menargetkan 2 kursi DPRD.

Dia adalah sosok wiraswasta di bidang industri pengolahan kayu. Saat ini Ghony mendapat amanah di struktur sebagai Bidang Pemenangan Pemilu yang menahkodai pemenangan PKS pada Pemilu2024 di Kota Tegal.

Pengalaman Pria kelahiran 17 Januari 1975 ini juga termasuk aktif di masyarakat. Diantara kiprahnya adalah 7 tahun menjadi pendamping program TFL di Pemkot Tegal yang menangani persampahan, termasuk dalam program Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu. Ia juga sempat aktif sebagai Ketua Perhimpunan Petani Nelayan Sejahtera Indonesia Cabang Kota Tegal (2008-2013), saat ini amanahnya adalah sebagai Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kecamatan Tegal Selatan pada periode 2022-2025.

Ketika ditanya apa motivasi maju dalam Pemilu Legislatif 2024. “Jawaban singkatnya, adalah jadi aleg. Jawaban lengkapnya ingin memberikan kontribusi yang lebih kepada masyarakat,” jawabnya. Selain itu, dengan berkiprah di parlemen, ia juga ingin memastikan bahwa kebijakan pemerintah daerah itu pro rakyat, bisa dinikmati rakyat, berpihak kepada rakyat.

Dalam pandangan Pak Ghony, kebijakan yang ada selama ini, terutama di Tegal Selatan, banyak terjadi ketimpangan, baik dalam sektor pembangunan insfrastruktur, pendidikan, mapun sosial. Hal ini bisa dimaklumi mengingat sebagian besar kelurahan di Tegal Selatan adalah hasil dari daerah pemakaran yang dulunya adalah Kabupaten Tegal. “Butuh sentuhan agar keadilan di sektor pembangunan bisa merata di Tegal Selatan,” ungkapnya.

Pembangunan di Debong misalnya, jika dibandingkan dengan kelurahan lain relatif tertinggal. Dari 8 kelurahan, hanya Randugunting yang dari dulu masuk daerah pemerintahan kota Tegal. Sisanya dulunya wilayah Kabupaten yang masuk dalam pemekaran, sehingga dari sarpras dan infrastruktur jauh berbeda.

“Di bidang pendidikan, terutama di pendidikan menengah dan atas, belum merata.Baru ada SMP 19, SMP 7, dan SMP 5. Sementara yang setara SMA/SMK tidak ada. Tantangan terberat lainnya adalah masih rendahnya meningkatkan kesadaran warga d bidang pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu ruang terbuka public yang bisa dimanfaatkan untuk rekreasi keluarga juga masih minim, jumlah pasar sebagai penggerak perekonomian juga masih terbatas. Sehingga berdampak pada munculnya pasar-pasar tiban. Padahal para pedagang sektor UMKM bisa jadi andalan untuk menggerakan perekonomian di Tegal Selatan. Hanya saja fasilitasnya yang minim.

Perbaikan di semua sektor dan pemerataan akses pembangunan di Tegal Selatan menjadi salah satu mimpi besar yang akan dilakukan jika dirinya terpilih sebagai Anggota DPRD. Prinsip yang selama ini ia pegang teguh adalah, “Terus bergerak menebar manfaat.”[]

Agus Dwi Sulistyantono Dilantik Jadi Sekda, Ketua F-PKS, “Sekda Harus Banyak Terobosan

Agus Dwi Sulistyantono Dilantik Jadi Sekda, Ketua F-PKS, “Sekda Harus Banyak Terobosan

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal H. Amiruddin, Lc berikan ucapan selamat atas dilantiknya drg. Agus Dwi Sulistyantono, MM sebagai Sekda Kota Tegal. Menurut Amir, usia yang masih muda 51 tahun, Sekda Kota Tegal dalam melaksanakan tugas, harus lebih energik dan bisa melakukan banyak terobosan.

Amiruddin menaruh harapan dengan dilantiknya sebagai Sekda, akan bisa memberikan kontribusi terhadap reformasi birokrasi lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

“Setelah kurang lebih 6 bulan sebagai Plt Sekda, kini Pak Agus resmi dilantik sebagai Sekda Kota Tegal. Selamat. Semoga Amanah,” ungkapnya.

Agus Dwi Sulistyantono sebelumnya menjabat Plt. Sekda Kota Tegal pada 2 Maret 2023 lalu melanjutkan Plt Sekda sebelumnya dr. Sri Primawati Indraswari.

Amir menambahkan bahwa Sekda mempunyai tugas melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan, administrasi, organisasi, dan tata laksana serta memberikan pelayanan administratif kepada seluruh perangkat daerah.

“Sekda bertugas membantu Walikota dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan, memimpin, mengkoordinasikan, membina dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan tugas Sekretariat Daerah dan seluruh perangkat daerah,” ujarnya.

Fraksi PKS menyambut baik penyegaran organisasi di eksekutif ini. Kehadiran Sekda Kota Tegal yang baru diharapkan dapat menyelesaikan berbagai persoalan di Kota Tegal serta fokus terhadap pelaksanaan anggaran.[]

Konsolidasi Srikandi PKS Kota Tegal, Kuatkan Peran Perempuan dalam Politik

Konsolidasi Srikandi PKS Kota Tegal, Kuatkan Peran Perempuan dalam Politik

Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Tegal menyelenggarakan Konsolidasi Kader Perempuan PKS di Kota Tegal, (17/9).

Ketua Bidang BPKK DPD PKS Kota Tegal Hj. Fajriati Nurhidayah, S.Psi mengatakan kegiatan ini untuk mengokohkan peran perempuan PKS dalam politik.

“Perempuan PKS harus bisa lebih optimal berperan di tengah masyarakat melakukan pelayanan, agar sesuai dengan tagline PKS sebagai pelayan rakyat,” ungkapnya.

Tak hanya itu PKS Kota Tegal menargetkan ada caleg perempuan duduk di parlemen Kota Tegal dalam pemilu legislatif 2024 mendatang,” kata Fajriati.

Salah satu ikhtiar yang dilakukan BPKK adalah menyelenggarakan Sekolah Politik Perempuan yang dirancang khusus untuk semua bakal calon anggota dewan perempuan dari PKS Kota Tegal yang akan berkontestasi dalam pemilu legislatif 2024 mendatang.

Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc mengatakan dengan adanya sekolah politik ini BACD Perempuan dari PKS harus lebih semangat dari BCAD yang laki-laki karena jumlah pemilih perempuan lebih banyak dari laki-laki.

Amir mengingatkan kepada 354 kader perempuan yang terdiri atas para caleg perempuan PKS dan Anggota RKI, bahwa yang bisa membuat kita menang bukan karena banyaknya harta, tingginya jabatan, banyaknya kader, tetapi semata-mata karena pertolongan Allah.

“Ingat nasehat Umar bin Khattab di hadapan pasukan Muslim, yang mengatakan, kemenangan bisa diraih karena semakin meningkatnya ketaatan dan pertobatan kepada Allah, sementara musuh-musuh Islam terus melakukan dosa dan maksiat,” ujarnya.

Maju Pileg di Kota Tegal, Erni Ratnani, Ingin Perjuangkan Hak-hak Perempuan Melalui Regulasi

Maju Pileg di Kota Tegal, Erni Ratnani, Ingin Perjuangkan Hak-hak Perempuan Melalui Regulasi

Nama Erni Ratnani, SE, MM, muncul dalam daftar Bakal Calon Anggota Dewan perempuan dari PKS Kota Tegal Dapil Tegal Barat. Interaksi Erni Ratnani di bidang legislatif sebenarnya bukan hal baru. Sebab kurang lebih 3 periode ia tergabung dalam Ikatri (Ikatan Istri Anggota DPRD Kota Tegal). Ia tidak lain adalah istri mendiang Rachmat Rahardjo, Anggota DPRD tiga periode.

“Konstituen Pak Rachmat menghendaki saya kembali maju untuk melanjutkan kiprahnya. Sebenarnya saya merasa belum pantas, tapi karena ini tuntutan dakwah saya meluruskan niat, dan berikhtiar memantaskan diri,” ujarnya. Kiprah Bu Erni sendiri saat ini aktif di bidang pemberdayaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Tegal di bidang ekonomi.

Di PKS, ia mendapatkan amanah sebagai pengurus BPJE DPP PKS Bidang Investasi dan Permodalan, Pengurus BPKK PKS DPW Jawa Tengah, juga Pengurus Bidang Kaderisasi DPD PKS Kota Tegal. Erni juga aktif di dunia perkoperasian. Bahkan ia tercatat sebagai Ketua Insan Koperasi Syariah Indonesia (Ikosindo), di Kota Tegal nama Erni Ratnani cukup dikenal, sebab ia adalah pengurus Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kota Tegal.

Melalui kiprahnya di bidang ekonomi, Erni berharap agar masyarakat bisa memilki kemandirian di bidang ekonomi sehingga menjadi lebih berdaya. Salah satu bentuk keseriusannya di bidang ekonomi syariah, pada tahun 2005 ia turut membenahi KSPPA BMT BUM, mulai dari aset 300 juta hingga saat ini sudah hampir 100 milyar. Kini ia dipercaya menjadi Direktur di lembaga keuangan syariah tersebut.

Ia memiliki harapan besar, dari PKS akan lahir representasi perempuan. Menurut Erni, kesempatan dan peluang itu ada di tahun 2024. Apalagi para caleg perempuan PKS disupport oleh Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Tegal melalui program Sekolah Politik Perempuan sebagai bentuk pendampingan kepada caleg perempuan dari PKS. “Jika target PKS adalah delapan kursi, kami berharap separuh target itu harapannya adalah diisi caleg perempuan yang jadi,” ungkapnya.

“Kita ingin mengembalikan peran dan fungsi perempuan, memberikan pencerahan melalui regulasi. Ada banyak yang harus diperbaiki. Misalnya saat ini pabrik-pabrik banyak diisi oleh pekerja perempuan, banyak diantara mereka yang harus menjadi tulang punggung keluarga, sementara tugas dan peran utama dalam mendidik dan menumbuhkan anak jadi tidak optimal.

Menurutnya hanya regulasi yang bisa menyelesaikan ini, dengan menguatkan kembali peran perempuan di rumah. Ia mencontohkan di KJKS BMT BUM yang ia pimpin, karyawan didominasi oleh laki-laki, ini semata untuk mengembalikan peran perempuan di rumah dan keluarga.[]

Copyright © 2026