Pemilu 2024 perolehan suara PKS naik 30 persen. Pada pemilu 2019 PKS Kota Tegal mendapatkan 17.897 suara, namun pada pemilu 2024 PKS Kota Tegal naik menjadi 23.380 suara. Kenaikan perolehan suara ini berdampak pada bertambahnya kursi dari yang sebelumnya mendapatkan 4 kursi, kini menjadi 5 kursi.
Persebaran perolehan kursi tersebut adalah Dapil Tegal Timur mendapatkan 2 kursi dengan total peroleehan suara 7.435 suara. Tiga Dapil lainnya yang meliputi Tegal Selatan mendapatkan 5.161 suara. Dapil Margadana 5.557 suara, dan Dapil Tegal Barat 5.277 suara, dengan masing-masing mendapatkan 1 kursi DPRD Kota Tegal.
Kordapil PKS Kota Tegal Retno Kristanto mengungkapkan pencapaian 30 persen kenaikan ini layak disyukuri sebab PKS berhasil mengangkat wajah baru sebagai wakil rakyat. Dari hasil pleno KPUD Kota Tegal nama-nama kader PKS yang akan duduk di kursi dewan adalah H. Amiruddin, Lc, Mochammad Ali Mashuri untuk Dapil Tegal Timur, di Dapil Tegal Selatan Abdul Ghoni, SE, Dapil Margadana Zaenal Nurrohman, dan Dapil Tegal Barat adalah Erni Ratnani, SE, MM.
Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga Kota Tegal yang telah memercayakan suaranya kepada PKS. “Ini Amanah yang harus kita jaga. PKS tetap berkomitmen untuk terus hadir sebagai pembela rakyat,” ungkapnya. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh saksi PKS yang bertugas mengawal, mengawasi, dan menjaga perolehan suara PKS.[]



Ketika saksi dari partai lain memilih pergi, karena saking lamanya, banyak diantara mereka meninggalkan TPS. Namun saksi PKS tetap bertahan. Hesti, salah satu saksi PKS mengisahkan pengalamannya jadi saksi PKS dengan setengah berkelakar.


Tampil sebagai pembicara adalah Ali Irfan, Learning Enthusiast sekaligus Founder Advance Learning Indonesia, yang dikenal sebagai Public Speaker dengan kelas-kelas pelatihan bertema komunikasi. Menurut Irfan, ada tiga prinsip yang perlu diperhatikan saat Public Speaking. Ketiga prinsip yang dimaksud adalah self mastery, message mastery, dan audience mastery. “Ketiga prinsip ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Orang yang bisa menguasai diri, dia akan mudah menguasai materi, termasuk mudah menguasai audiens,” ungkapnya.
