Suara Naik 30%, PKS Berhasil Dapat 5 Kursi DPRD Kota Tegal

Suara Naik 30%, PKS Berhasil Dapat 5 Kursi DPRD Kota Tegal

Pemilu 2024 perolehan suara PKS naik 30 persen. Pada pemilu 2019 PKS Kota Tegal mendapatkan 17.897 suara, namun pada pemilu 2024 PKS Kota Tegal naik menjadi 23.380 suara. Kenaikan perolehan suara ini berdampak pada bertambahnya kursi dari yang sebelumnya mendapatkan 4 kursi, kini menjadi 5 kursi.

Persebaran perolehan kursi tersebut adalah Dapil Tegal Timur mendapatkan 2 kursi dengan total peroleehan suara 7.435 suara. Tiga Dapil lainnya yang meliputi Tegal Selatan mendapatkan 5.161 suara. Dapil Margadana 5.557 suara, dan Dapil Tegal Barat 5.277 suara, dengan masing-masing mendapatkan 1 kursi DPRD Kota Tegal.

Kordapil PKS Kota Tegal Retno Kristanto mengungkapkan pencapaian 30 persen kenaikan ini layak disyukuri sebab PKS berhasil mengangkat wajah baru sebagai wakil rakyat. Dari hasil pleno KPUD Kota Tegal nama-nama kader PKS yang akan duduk di kursi dewan adalah H. Amiruddin, Lc, Mochammad Ali Mashuri  untuk Dapil Tegal Timur, di Dapil Tegal Selatan Abdul Ghoni, SE, Dapil Margadana Zaenal Nurrohman, dan Dapil Tegal Barat adalah Erni Ratnani, SE, MM.

Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga Kota Tegal yang telah memercayakan suaranya kepada PKS. “Ini Amanah yang harus kita jaga. PKS tetap berkomitmen untuk terus hadir sebagai pembela rakyat,” ungkapnya. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh saksi PKS yang bertugas mengawal, mengawasi, dan menjaga perolehan suara PKS.[]

 

Dapil Tegal Timur, PKS Kota Tegal Berhasil Meraih 2 Kursi

Dapil Tegal Timur, PKS Kota Tegal Berhasil Meraih 2 Kursi

Hasil perhitungan suara pemilu legislatif yang diselenggarakan pada 14 Februari lalu, PKS Kota Tegal berhasil mencapai target di Dapil Tegal Timur. PKS bertambah satu kursi dari sebelumnya hanya satu kursi.

Dua caleg PKS yang terpilih adalah H. Amiruddin, Lc caleg nomor urut 1  yang kembali dipercaya masyarakat Kota Tegal, sementara perolehan kursi satunya adalah Mochammad Ali Mashuri caleg nomor urut 2.

Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc menyampaikan bahwa PKS Kota Tegal berhasil menembus target perolehan kursi di Dapil Tegal Timur sebanyak 2 kursi. “Perhitungan real sudah aman 2 kursi PKS di Tegal Timur, dan suara ini akan kita awal sampai penetapan,” ungkapnya.

Ia meminta kepada seluruh struktur yang bertugas terutama saksi untuk terus mengawal. “Bukti C1 dari semua TPS di Tegal Timur sudah kami kantongi lengkap sebagai alat bukti yang kuat,” katanya.

Amir menjelaskan dari 227 TPS, perhitungan suara sampai level kecamatan sudah dinyatakan lengkap 100 % dengan dilengkapi form C1. Kami sudah kantongi datanya. PKS menempati urutan kursi ketiga dan kursi kesembilan,” katanya.

“Mari kita kawal dan teliti dengan lengkap agar rekapitulasi tingkat kelurahan dan kecamatan kursi PKS tetap aman,” ungkapnya. Amiruddin juga berharap agar KPUD Kota Tegal dan Bawaslu Kota Tegal bekerja secara professional dan proporsional.

Sementara perolehan suara PKS Kota Tegal di Dapil lain seperti Tegal Selatan, Margadana, dan Tegal Barat, masing-masing mendapatkan 1 kursi. Dengan demikian, kata Amir, total perolehan kursi PKS dalam pemilu legislatif ini adalah 5 kursi.

Amiruddin menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga Tegal Timur atas kepercayaan yang telah diberikan dengan  memilih PKS. []

Saksi PKS, Pejuang C1 di TPS

Saksi PKS, Pejuang C1 di TPS

Selalu ada kisah menarik dibalik Pemilu 2024. Salah satunya kisah saksi PKS untuk mendapatkan formulir C1. Hal ini dikisahkan olah Utomo Widyo, salah satu Koordinator Saksi PKS di Tegal Timur. Ia mengisahkan betapa tidak ringannya kerja saksi PKS. Mengikuti proses perhitungan suara sampai tengah malam, bahkan sampai ada yang selesai pagi tetapi tetap dijalani dengan penuh tanggungjawab.

Ketika saksi dari partai lain memilih pergi, karena saking lamanya, banyak diantara mereka meninggalkan TPS. Namun saksi PKS tetap bertahan. Hesti, salah satu saksi PKS mengisahkan pengalamannya jadi saksi PKS dengan setengah berkelakar.

“Aku berangkat pagi dengan suasana bahagia. Siang lelah. Sore marah. Malam saya ‘kesetanan’. Begitu dapat amplop setelah menyerahkan formulir C1, setane ilang dewek. Hehehe…Kisah ini menggambarkan betapa lamanya perjuangan mendapatkan formulir C1.

Tidak hanya itu, jadi saksi PKS itu Sejahtera. Suplai logistik aman terkendali. Cukup duduk diam rezeki datang. Berupa makanan, snack, dan juga minuman ada yang mengantarkan langsung ke lokasi TPS. Ada di salah satu TPS, begitu tim logistik datang, suasana TPS yang tegang mendadak ramai, karena petugas KPPS mengumumkan lewat pengeras suara, “Saksi PKS makanan datang.” Pengumuman itu menarik perhatian para petugas KPPS, dan lebih menarik perhatian para saksi partai lain.

“Pantesan saksi PKS lemu-lemu. Makanan yang tadi saja belum habis sudah dikirim lagi.” Saksi dari partai lain malah ada yang lebih menyedihkan mengungkapkan isi hatinya, “Aku nganti dregdeg kaya kie laka sing ngirim panganan.” Saya badan sampai gemetaran begini, tidak ada yang kirim makanan.

Bisa dibayangkan mereka, para saksi, setengah tujuh harus sudah tiba di TPS. Ikut acara pembukaan. Menyaksikan jalannya pemungutan suara. Memantau penghitungan suara sampai malam, ada juga yang selelsai subuh, bahkan ada yang sampai baru selesai pukul setengah dua belas siang. Benar-benar tidak ringan. Kerja 24 jam lebih nonstop.

Suatu ketika, ada konflik saling klaim perolehan suara dari tim caleg dari partai lain. Masing-masing dari mereka mengunggulkan caleg yang dibelanya lebih besar dibandingkan caleg lain meski dari satu partai. Sayangnya diantara mereka tidak ada yang punya formulir C1, sebagai bukti akurat perolehan suara. Salah satu dari mereka menghubungi saksi PKS yang memang mengikuti kerja saksi dari awal sampai akhir mendapatkan C1.

Saya butuh data C1 njenengan, sebutkan saja berapa saya harus bayar, berapa nomor rekeningnya.

Mereka membayar saksi. Perhitungan sampai pagi, ga ada yang betah. Mereka pulang. Posko juga sudah  kosong. Dan mereka berharap bisa dapat C1. Tinggal sebutkan saja berapa angka yang saya sebutkan, akan langsung ditransfer. C1 adalah nyawa kita.

Saya membayangkan wajah-wajah saksi PKS yang bekerja sampai pagi. Saya membayangkan tim PKS mendistribusikan logistic ke para saksi. Ga tega saya mengkhianati. Masa loyalitasnya akan digadaikan dengan transferan. Nanti saya tidak  punya harga diri jika ketemu sama pengurus PKS yang memberi saya mandat sebagai korsak PKS. [Irfan Ali]

Kampanye Pamungkas, PKS Sapa Warga Kota Tegal Lewat Flashmob

Kampanye Pamungkas, PKS Sapa Warga Kota Tegal Lewat Flashmob

PKS Kota Tegal menunjukkan kesiapan berkompetisi dalam Pemilu 2024. Target 8 kursi DPRD dan all out memenangkan AMIN telah ditetapkan. Pada kampanye terakhir, PKS Kota Tegal memanfaatkan waktu untuk menyapa warga Kota Tegal melalui Flashmob.

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc menyampaikan flashmob ini serentak 4 Dapil berkumpul di satu titik untuk memperkuat posisi PKS dalam pemilu. “Kami ingin meyakinkan sekaligus menguatkan jika PKS sangat siap menghadapi pemilu dan memenangkan pemilihan legislatif dengan perolehan 8 kursi, ” ungkapnya.

Bukan hanya memenangkan PKS, lanjut Amir, kami juga siap all out memenangkan AMIN dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Ratusan massa PKS berkumpul di pertigaan Yogya Mall Kota Tegal. Mereka mengenakan atribut bernuansa oranye lengkap dengan atribut PKS dan Pasangan Capres Anies Muhaimin sambil melakukan senam dan menyapa masyarakat yang melintasi Jalan Kartini dan Jl. AR. Hakim.

Selain melakukan aksi flashmob, PKS juga melakukan aksi bagi-bagi sticker, dan alat peraga kampanye.

Koordinator Pemenangan PKS Kota Tegal Retno Kristanto menyampaikan agar seluruh masyarakat Kota Tegal tidak perlu ragu untuk memilih PKS. “14 Februari datang ke TPS pilih PKS. Jangan golput masih ada PKS, ”

Beberapa caleg yang turut memberikan energi semangat kemenangan diantaranya, Amiruddin, L,c, Caleg DPR RI nomor urut 4, dr. Slamet, caleg PKS Tegal Barat Tauchidin, dan Caleg Propinsi Prof. Hamidah Abdurrachman.

Meski acara dipusatkan di pertigaan jalan raya, kegiatan flashmob berlangsung tertib dan lancar. Para pelintas jalan raya juga terlihat turut memberikan energi semangat kepada para peserta flashmob PKS.

Flashmob PKS Kota Tegal Tersebar di 4 Titik!

Flashmob PKS Kota Tegal Tersebar di 4 Titik!

Tepat sebulan menjelang Pemilu, PKS Kota Tegal semakin tancap gas mensosialisasikan program pemenangan PKS baik untuk Pemilu Legislatif maupun Pilpres. Dalam agenda kampanye serentak, PKS mengeluarkan kampanye andalan yang memang jadi ciri khasnya, flashmob!

Di Kota Tegal, Flashmob digelar di 4 titik yang merepresentasikan masing-masing Daerah Pemilihan pada Ahad (14/1). Titik pertama di Kawasan Taman Pancasila yang digawangi DPC PKS Tegal Timur, titik kedua di Jl. Cik Di Tiro, Bandung, yang dipelopori DPC PKS Tegal Selatan, sementara DPC PKS Tegal Barat melakukan aksi flashmob di sepanjang Jalan Hang Tuah, Tegalsari. Sedangkan DPC PKS Margadana memusatkan kegiatan flashmob di Jl, Bekasi Selatan, Kaligangsa, Margadana.

Acara ini dimeriahkan dengan  kegiatan senam bersama yang dihadiri oleh kader, para caleg dan simpatisan PKS dengan aksi bagi-bagi stiker, dan mengampanyekan Anies Muhaimin sebagai Pasangan Capres yang diusung PKS Bersama Nasdem dan PKB. Selain itu, usai melakukan flashmob para kader PKS juga turut menyapa warga secara langsung untuk mengenalkan lebih dekat caleg-caleg PKS untuk dimenangkan dalam Pemilu Legislatif pada 14 Februari 2024 mendatang.

Ketua DPD PKS Kota Tegal menyampaikan aksi flashmob ini serentak diselenggarakan di berbagai kota di seluruh Indonesia. “Di Kota Tegal tersebar di empat dapil,” katanya. Ia mengungkapkan, pada momen flashmob kali ini menguatkan positioning PKS, sekaligus untuk meyakinkan kepada seluruh warga Kota Tegal, bahwa PKS pantas menang Pemilu 2024.

“Diantara yang menjadi program kampanye kami adalah Pangan Murah, Kerja Gampang, Sehat Mudah, yang disingkat PKS.  Jadi cukup gampang mengingatnya, kalau ingat pemilu, ingat PKS, ingat pemilu pilih PKS,” ujar Amiruddin.

Pemilu kali ini PKS Kota Tegal menargetkan perolehan 8 kursi. “Itu target minimal PKS Kota Tegal, meskipun dalam kalkulasi kami, sangat mungkin bisa mendapatkan lebih 8 kursi,” ujarnya. Perolehan target itu kemudian dibreakdown ke masing-masing dapil, dimana masing-masing dapil ditarget mendapatkan 2 kursi.

Kampanye Perdana, PKS Tegal Selatan Gelar Flashmob

Ratusan kader, simpatisan, pengurus serta calon legislatif (caleg) DPRD Kota Tegal menyedot perhatian masyarakat di perempatan Jl. Merpati dan Jl. Ababil, Kelurahan Randugunting, Tegal Selatan, pada Ahad, (10/12) lalu.

Para simpatisan, pengurus dan caleg PKS tidak sekadar menyapa tapi juga mengenalkan program ke masyarakat. Mereka menyapa di jalan dengan aksi flashmob yang atraktif.

Menariknya, kader dan simpatisan PKS mengenakan jubah bergambarkan nomor urut 8, program serta kemenangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Amies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN). Saat bersamaan, mereka juga membagikan stiker.

“Hari ini PKS serentak secara nasional melakukan kampanye terbuka. Hari ini ada 2 titik yang menyelenggarakan flashmob. Di Margadana dan Tegal Selatan,” kata Ketua DPC PKS Tegal Selatan Firman Kurniawan.

Pemilihan lokasi, kata dia, dinilai efektif. Sebagai pusat aktivitas masyarakat dan pusat perekonomian, sebab di sini juga terdapat pasar tumpah, yang menjadi titik temu warga. PKS Kota Tegal ingin bersama-sama menyampaikan pesan bahwa pusat-pusat perekonomian menjadi konsentrasi PKS untuk ditumbuhkan. Pasar tradisional dan pasar tumpah, harus dioptimalkan kembali dengan berjalannya ekonomi rakyat.

“PKS Tegal Selatan optimistis bisa meraih 2 kursi. Ke depan, kalau kita menang maka inilah yang harus kita kembangkan di antaranya UMKM. Perekonomian kita didorong untuk lebih maju lagi,” terangnya.

Firman menambahkan, PKS mencoba memberikan gagasan cerdas kepada masyarakat, termasuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan bukan sekedar gimmick.

“Bukan hanya sekedar kegiatan administratif atau hal-hal yang bersifat kurang mencerdaskan tapi kita ingin menyampaikan kepada masyarakat, ini tugas berat kita bahwa perekonomian rakyat harus kita kembangkan,” tandasnya.

Diantara caleg PKS Tegal Selatan yang hadir H. Abdul Gony, SE, 4 Nining Supartin, SH, Caleg Nomor urut 3 Evi Inayati, dan Afika Sekar Salsabil.

“Dalam kesempatan ini, kami mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa pencoblosan 2024 merupakan momen penting yaitu pemilihan umum. Masyarakat memilih Presiden dan Wakil Presiden. Dan alhamdulillah, PKS mengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN),” ujarnya.

Insya Allah PKS siap menjadi partai membawa aspirasi dan harapan-harapan masyarakat untuk Indonesia lebih baik lagi,” imbuhnya.

 

PKS Kota Tegal, Turut Meramaikan Pawai Kendaraan Partai Politik Peserta Pemilu 2024

PKS Kota Tegal, Turut Meramaikan Pawai Kendaraan Partai Politik Peserta Pemilu 2024

PKS Kota Tegal menjadi salah satu partai yang turut memeriahkan Pawai Mobil Partai Politik peserta pemilu 2024. Acara ini merupakan kegiatan pamungkas Kirab Pemilu 2024 yang diselenggarakan KPUD Kota Tegal. Tampak aneka kendaraan dihiasi ornamen-ornamen PKS, disusul di belakangnya  15 mobil, 1 unit ambulan, 9 unit odong-odong sebagai representasi PKS lebih merakyat.

Antusias PKS dalam menyambut Pemilu 2024 ini terlihat sejak rangkaian kegiatan Kirab Pemilu 2024 mulai 11 November 2023 lalu. PKS menjadi peserta yang mengirimkan peserta terbanyak. Mulai dari acara Kirab Bendera, Senam Bersama, dan Pawai Mobil Partai Politik Peserta Pemilu 2024.

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin mengaku tidak mau melewatkan kesempatan ini. Ia mengatakan Kirab Pemilu 2024 sebagai momen untuk sosialisasi partai peserta pemilu 2024. “Bukti keseriusan PKS adalah berpartisipasi dengan mengirimkan peserta terbanyak,” kata Amir.

Amiruddin juga menegaskan bahwa kegiatan ini juga menunjukkan kesiapan PKS mengikuti setiap tahapan kampanye Pemilu 2024.

Dalam kegiatan tersebut tampak beberapa bakal caleg dari PKS baik di level kota, propinsi, maupun DPR RI. Terkait target perolehan kursi di Kota Tegal, Kordapil PKS Retno Kristanto mengatakan target PKS Kota Tegal masih di angka 8 kursi. “Karena PKS nomor delapan, PKS Kota Tegal menetapkan target perolehan 8 kursi Target itu bisa saja meleset di angka 9 kursi, Insya Allah,” ungkapnya optimis.

Ia mengapresiasi tema Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa. “Meski memiliki bendara dan warna yang berbeda, jangan sampai hal itu menjadikan sarana perpecahan. PKS siap ambil peran untuk mewujudkan integrasi bangsa dengan integritas yang kami miliki,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, lanjut Retno, PKS menitipkan pesan agar meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya partisipai pemilu. “Harapannya tentu partisipasi masyarakat di Pemilu 2024 meningkat dibandingkan Pemilu 2019. Jika Pemilu 2019 partisipasi Masyarakat di angka 81,8 persen. Mudah-mudahan dengan adanya kirab ini partisipasi peserta Pemilu tahun 2024 meningkat diatas 90%. Jangan golput, masih ada PKS,” ujarnya.[]

PKS Kota Tegal Datangi KPUD Kota Tegal, Beri Dukungan AMIN Daftar ke KPU.

Kamis 19 Oktober 2023 menjadi hari yang bersejarah. Keluarga besar PKS, PKB, Nasdem dan para relawan bergerak bersama mengantarkan Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar mendaftar ke KPU untuk menjadi kontestan di Pilpres 2024.

Kemeriahan yang sama juga terjadi di Kota Tegal, dimana kurang lebih seratus pendukung pasangan Capres-Cawapres AMIN (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar) mendatangi kantor KPU Kota Tegal.

“Pagi ini, AMIN menjadi yang pertama mendaftar ke KPU. AMIN sudah sangat padu, saling memahami satu sama lain,” kata Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc. PKS merupakan salah satu partai pengusung AMIN, bersama Nasdem dan PKB. Sementara Partai Pendukung yang hadir diantaranya adalah Partai Ummat dan Partai Masyumi. Acara ini juga dihadiri kalangan relawan diantaranya Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) Tegal Raya, SKI (Sekretariat Kolaborasi Indonesia), dan Sobat Anies.

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amirudin, LC mengatakan sesuai instruksi, maka pihaknya berkolaborasi dengan relawan dan Partai pendukung untuk memberikan dukungan. Yakni, dengan mendatangi kantor KPU di daerah. “Kami dari Partai pengusung dan para relawan bisa membersamai pendaftaran pasangan AMIN di KPU RI. Sesuai dengan instruksi dari Partai, kami PKS di daerah supaya berkolaborasi untuk melakukan udiensi dengan KPU di daerah,” ujarnya.

Menurut Amir, selama audiensi ada diskusi tentang tahapan Pilpres, konsistensi pelaksanaan Pemilu yang jujur dan adil. Termasuk, penempatan saksi juga sudah di bahas.

“Kami sempat melakukan diskusi terkait Pemilu. Harapannya Pemilu bisa berjalan dengan aman dan lancar dengan kemenangan Anies dan Muhaimin Iskandar,”ungkap Amirudin.

Komisioner KPU Kota Tegal Thomas Budiono mengungkapkan audiensi dimanfaatkan untuk memberikan sosialisasi. Utamanya, tentang aturan dan tahapan yang harus dipatuhi.

“Karena kepatuhan itu merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas demokrasi kita. Demokrasi harus bersamaan dengan tegaknya aturan,”kata Thomas.

Menurut Thomas, demokrasi tanpa aturan maka akan menjadi anarkis, sementara aturan tanpa demokrasi bisa sewenang-wenang. Karenanya, KPU berharap aturan yang sudah ada agar dipatuhi.

Thomas menambahkan, sebentar lagi tahapan kampanye, maka KPU minta untuk mengikuti aturannya. Kampanye dimulai pada 28 November 2023 ini dan 10 Januari 2024, namun, mereka boleh melakukan sosialisasi kepada Partai masing-masing. (*)

 

Caleg Perempuan PKS Kota Tegal Dibekali Keterampilan Public Speaking

Caleg Perempuan PKS Kota Tegal Dibekali Keterampilan Public Speaking

Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Tegal memfasilitasi para bakal caleg perempuan PKS Kota Tegal dengan kemampuan Public Speaking. Kegiatan ini merupakan agenda pamungkas program Sekolah Politik Perempuan yang diinisiasi oleh BPKK DPD PKS Kota Tegal.

Ketua BPKK Hj. Fajriati Nurhidayah, S.Psi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri para caleg perempuan saat tampil di depan publik. “Kami menyadari kemampuan bicara di depan publik ini menjadi salah satu skill yang perlu dikuasai para bcad. Sebab mereka akan berhadapan langsung dengan calon pemilih, mengajak mereka, meyakinkan mereka,” katanya.

Tampil sebagai pembicara adalah Ali Irfan, Learning Enthusiast sekaligus Founder Advance Learning Indonesia, yang dikenal sebagai Public Speaker dengan kelas-kelas pelatihan bertema komunikasi. Menurut Irfan, ada tiga prinsip  yang perlu diperhatikan saat Public Speaking. Ketiga prinsip yang dimaksud adalah self mastery, message mastery, dan audience mastery. “Ketiga prinsip ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Orang yang bisa menguasai diri, dia akan mudah menguasai materi, termasuk mudah menguasai audiens,” ungkapnya.

Tapi menurutnya banyak orang gagal dalam Public Speaking ketika dia tidak mampu menguasai diri. “Ada orang yang materinya bagus, tapi dia kurang memperhatikan audiens, ini juga tidak baik, sebab audiens juga perlu disapa, perlu diperhatikan, sebab tanpa kehadiran mereka, tidak akan ada Public Speaking,” katanya.

Selain mengajarkan prinsip Public Speaking, Irfan juga mengajarkan tentang tiga tahapan dalam Public Speaking, diantarnaya opening memikat, argument kuat, dan closing yang mengikat. “Frekuensi latihan dan menambah jam terbang akan mampu memperbaiki kualitas komunikasi seseorang di depan publik,” pungkasnya.

Pernah Jadi Bintang Iklan, Elang Nyaleg di PKS Tegal Barat

Pernah Jadi Bintang Iklan, Elang Nyaleg di PKS Tegal Barat

Elang Merayu Sukma

Elang Merayu Sukma dikenal publik sebagai pengusaha kuliner multibrand. Prinsip yang ia jalani adalah jangan menaruh telur dalam satu keranjang. Maka tak mengherankan, atas prinsip tersebut Elang tidak mengelola satu brand, melainkan lebih dari 20 usaha kuliner.

“Kolaborasi menjadi kunci percepatan membangun usahanya,” kata Elang. Beberapa brand resto yang ia kelola bahkan sampai viral. Sebut saja Ayam Geprek Mas Elang, Mak Sambel, Kangkung Bakar, Ketan Legendaris, Yoisho Susi, Oseng Mercon, dll.

Selain menekuni usahanya, Elang juga aktif berbagi pengalaman bisnis kepada para pelaku UMKM di Kota dan Kabupaten Tegal. Visinya adalah menumbuhkan jiwa wirausaha selagi muda. “Kalau hanya mengandalkan bekerja saja susah berkembang, mengingat lapangan kerja terbatas. Tapi dengan wirausaha pasarnya bisa sangat luas,di luar Kota Tegal,” katanya.

Ikhtiar untuk mewujudkan harapan itu dengan aktif di komunitas Wirausaha Muda Bregas yang meliputi Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes.

Kesempatan itu akan semakin berpeluang diwujudkan jika dirinya terpilih nanti sebagai legislator DPRD Kota Tegal.  Elang Merayu Sukma dipinang PKS untuk maju sebagai Bakal Caleg Dapil Barat. “Tegal ada harapan bisa menjadi pusat ekonomi baru. Salah satu program yang bisa digagas adalah membangun inkubasi bisnis UMKM. Dari yang kecil kita naikkan skala usahanya,” kata Elang.

Gagasan yang ia tawarkan adalah menyebarkan semangat wirausaha ini sampai di level kecamatan dan kelurahan yang diakomodir pemerintah. “Libatkan para pelaku UMKM untuk mengisi stand-stand yang disediakan, dengan demikian akan mampu menggerakkan roda perekonomian di daerah,” jelasnya.

Salah satu alasan kesediaan maju sebagai caleg adalah karena PKS dipandang sebagai partai yang paling peduli UMKM. Program yang bersentuhan dengan UMKM yang digagas PKS menurutnya bukan program karbitan, bukan muncul ketika mendekati pemilu, melainkan program berkelanjutan yang sudah konsisten diadakan. Sebut saja Program Business Opprtunity Expo yang diselenggarakan oleh Bidang Pemberdayaan Jarinagn Ekonomi, yang sudah berjalan. “Jadi lebih ke satu visi. Saya bersedia jadi caleg karena kesamaan visi,” tegasnya.

Sebelum terjun sebagai pengusaha kuliner, anak muda kelahiran 5 April 1989 ini sempat bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan pertambangan PT Petrosea, Tbk Belakangan baru menyadari kalau ternyata dulu Komisaris Utamanya saat itu adalah Anies Baswedan sedangkan Direktur Utamanya adalah Sudirman Said.

Setelah lepas dari perusahaan tambang dia sempat bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang Aplikasi Grab sebagai Head and Quality Control and Training. Di sinilah dia pernah jadi bintang iklan di awal kemunculan saat aplikasi ini diluncurkan.  Wajahnya terpampang di papan-papan reklame di ruang publik termasuk di commuter line di ibu kota.

Elang mengisahkan sebagai brand aplikasi baru, saat itu belum punya brand ambassador, jadi mengoptimalkan karyawan yang ada. “Saya terpilih jadi bintang iklan karena wajahnya yang Indonesia dan mirip tukang ojek, hahaha…,” kenangnya sambal tertawa.[]

 

Copyright © 2026