Zaenal Nurohman melakukan kegiatan reses masa persidangan I tahun anggaran 2022 di lingkungan RW VI Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana, Jumat (4/2). Hadir pada kesempatan itu Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin Lc, Ketua DPC PKS Margadana Ali Mubarok, Lurah Kaligangsa Djaenudin, S.IP, Ketua RW 06 Kholis, dan sejumlah tokoh masyarakat.
Ketua DPC PKS Margadana Ali Mubarok menyampaikan apresiasi bagi warga di Kecamatan Margadana yang telah menjadi mitra PKS dalam memberikan layanan. Ia berharap semoga PKS semakin dikuatkan dalam memberikan layanan, sehigga bisa memberikan kontribusi yang lebih bagi masyarakat.
Sementara itu dalam sambutannya, Lurah Kaligangsa Djaenudin, S.IP menyatakan bahwa warga di Kaligangsa beruntung punya perwakilan di DPRD sehingga pembangunan bisa selancar ini karena ada yang mengawal. Paling tidak jika ada masalah pembangunan bisa langsung disampaikan sama anggota dewan.
Beberapa persoalan yang muncul saat reses kemarin diantaranya banjir menjadi masalah yang disampaikan warga, pembangunan saluran tengah (U-ditch), lampu penerangan jalan, sampai minta dibangunkan area pemakaman yang baru.
Diantara banyak aspirasi warga, usulan pembukaan lahan pemakaman menjadi prioritas yang diharapkan bisa terealisasi tahun ini. “Makam perlu diprioritaskan, karena kondisinya sudah penuh. Harapan kami dari pertemuan ini bisa segera ditindaklanjuti usulan pembukaan area pemakaman baru. Apakah itu berupa perluasan area pemakaman atau membuka area pemakaman baru,” kata Khadirin, salah satu tokoh masyarakat.
Khadirin juga memberikan apresiasi kepada PKS, sebab saat banjir PKS paling sigap turun memberikan bantuan, “Tentu saja kami berharap, Semoga tidak lagi banjir, dan ada program program dengan tujuan kawasan Margadana menjadi kawasan bebas banjir,” katanya.
Sementara itu Zaenal Nurrohman menyampaikan alasan Kenapa DPRD mengawalkan reses di awal tahun adalah untuk menyeimbangkan tahapan pembangunan yang ada di Kota Tegal. “Jadi setiap aspirasi warga, dokumennya bisa disandingkan dengan dokumen eksekutif,” katanya.
“Reses kali usulannya bukan untuk tahun ini. Tetapi untuk tahun 2023. Kami berprinsip tidak menjanjikan,” kata Zaenal. Ia menjelaskan, terkait program prioritas, kita bisa perjuangkan pada APBD perubahan.
Pada kesempatan tersebut Zaenal juga menyampaikan beberapa program seperti peluang program yang bisa menyerap tenaga kerja di perusahaan garmen. “Kita latih dulu, jika sudah siap kita salurkan ke perusahaan garmen untuk bekerja,” jelasnya.[]


PKS Tegal selatan mantap memutuskan untuk merebut perolehan 2 kursi di Tegal Selatan. Untuk bisa mencapai 2 kursi itu, PKS Tegal Selatan harus bisa meraih 9.150 suara pada perolehan pemilu legislative di 2024 mendatang. “Bismillah, kami memantapkan langkah dan ikhtiar pada pemilu legislatif mendatang kita akan cetak sejarah peroleh 2 kursi,” kata Firman Kurniawan, ketua DPC PKS Tegal Selatan dalam kesempatan Rakercab (23/1)
Firman menambahkan tahap kedua adalah tahapan yang paling fundamental dan penting yaitu membangun badan kapal, dianalogikan dengan pembentukan Koordinator RT, RW dan Saksi di masing-masing kelurahan untuk pemilu 2024. Selain itu, penambahan dan penguatan kader juga menjadi bagian yang tak bisa dipisahkan pada tahap ini. Tahap kedua akan dilaksanakan mulai tahun ini. Tahap terakhir yaitu kesiapan kapal untuk berlayar dimana pada tahun 2023-2024 PKS Tegal Selatan siap mengerahkan ikhtiar maksimalnya untuk kemenangan di 2024 dan menyerahkan apapun hasilnya kepada Allah.











“Hubungan anak dan orang tua itu harus jujur dan terbuka. Orang tua menjaga kata-katanya, pastikan bahasa yang kita ucapkan sesuai tahapan perkembangan usia anak. Orang tua perlu jadi pendengar yang baik. Hargai anak sebagai seorang manusia. Jika bicara, menatap mata anak. Dan masuklah ke dalam dunia anak,”jelasnya.[]