Fikri Faqih Temui Pemain U-22 asal Tegal

Fikri Faqih Temui Pemain U-22 asal Tegal

Siapa sangka, salah satu pemain U-22 yang memperkuat Timnas di Sea Games ini ternyata berasal dari Tegal. Belum lama ini Wakil Ketua Komisi X DPR RI DR. H. Abdul Fikri Faqih, MM melakukan silaturahim di rumahnya untuk menemui pesepakbola muda bersama keluarganya di Desa Harjosari Lor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. Ya, salah satu kegiatan yang dilakukan selama reses adalah berkunjung ke rumah Irkham Milla, yang kemarin memperkuatTimnas di SEA Games

“Saya bangga, ada atlet sepakbola berpotensi yang cukup membanggakan di kancah nasional maupun internasional berasal dari Dapil saya. Ini mutiara. Saya yakin masih banyak benih-benih atlet yang akan terus bermunculan,” ungkapnya.

Fikri Faqih menyampaikan bahwa Milla adalah salah satu mutiara yang harus terus disupport, terus dikembangkan, dan difasilitasi potensinya. “Atlet berprestasi seperti Milla ini harus disiapkan sejak dini. Tidak bisa disiapkan dadakan,” kata Pak Fikri.

Dalam pertemuannya dengan Milla, Fikri menyatakab siap dan akan terus memberikan dukungan kepada para atlet daRI dapilnya yang sudah turut mengharumkan nama baik daerahnya. “Tentu saja bentuk dukungan yang sesuai tupoksi saya di DPR,” ungkapnya.()

Fikri Faqih Siap Support Pelaku Ekonomi Kreatif Tegal

Fikri Faqih Siap Support Pelaku Ekonomi Kreatif Tegal

UU No 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif telah disahkan. Ia berharap dengan disahkannya Undang-undang ini, para pelaku ekonomi kreatif semakin berkembang pesat dan memiliki daya saing global. “Melalui UU ini pemerintah tidak membatasi, akan tetapi memfasilitasi,” ujarnya.

Menurut Politikus PKS ini persoalan yang terjadi di bawah adalah banyak para pelaku ekonomi kreatif yang lingkup usahanya masih lokal, padahal produknya sudah diminati sampai luar negeri. Belum lagi ketika ada orderan banyak, tapi karena keterbatasan modal sehingga mempengaruhi proses produksi. Tidak hanya itu, para pelaku Ekonomi kreatif ini kebanyakan juga belum belum memiliki hak paten atau hak kekayaan intelektual dari produk yang diciptakanya. “Sudah banyak contoh, produk kita diklaim karena tidak mengurus hak paten,”

Menurut Fikri, negara harus hadir menyelesaikan persoalan ini. Salah satunya dengan disahkannya UU no 24 tahun 2019 ini. “Para pelaku ekraf, punya hak untuk mendapatkan skema pendampingan seperti membantu mengurus hak paten, sampai pada pemasaran,” ujarnya.

Rosyid, salah satu pelaku ekonomi kreatif di kabupaten Tegal yang ditemui Fikri adalah satu contoh pelaku usaha yang produknya sudah sampai Jerman. Tetapi produknya belum memiliki hak cipta.

Ia berharap ke depan agar produknya punya hak paten, sehingga dapat memiliki daya saing tidak hanya lokal dan nasional, tetapi juga di tingkat global.

Reses, Fikri Faqih Sampaikan Produk Legislasi Komisi X DPR RI

Reses, Fikri Faqih Sampaikan Produk Legislasi Komisi X DPR RI

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS DR. H. Abdul Fikri Faqih, MM menggelar reses di beberapa titik di Dapil IX. Salah satunya di Kota Tegal yang bertempat di Aula Azzurofah, Jl. Kauman, Kecamatan Tegal Barat (30/12).

Acara tersebut dihadiri 110 peserta. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya adalah Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc, Sekretaris Fraksi PKS Zaenal Nurohman, juga segenap struktur Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) PKS Kota Tegal.

Dalam kesempatan tersebut selain menyampaikan fungsi anggota legislatif, Fikri Faqih juga kembali menginformasikan beberapa kementerian yang menjadi mitra komisi X, diantaranya adalah Kemenristek Dikti, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kemendikbud, Kemenpora, dan Perpustakaan Nasional.

“Karena masih mendapatkan amanah di komisi yang sama, maka tinggal melanjutkan apa yang selama ini sudah terjalin,” kata Fikri.

Ia juga menyampaikan beberapa produk legislasi selama dirinya menjabat di Komisi X DPR RI. Diantaranya adalah disahkannya beberapa Undang-undang seperti UU No 3 tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan, UU No 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan lahir dalam rangka melindungi, memanfaatkan, dan mengembangkan kebudayaan Indonesia, UU No 13 tahun 2018 tentang serah simpan karya cetak dan karya rekam, dan yang terakhir UU No 24 tahun 2019 tentang ekonomi kreatif.

Fikri menjelaskan melalui regulasi yang telah dihasilkan, pemerintah sudah serius membuat payung hukum baik aspek pendidikan, literasi, kebudayaan, pariwisata, maupun ekonomi kreatif.

Dalam bidang kebudayaan misalnya, Fikri menyebutkan beberapa nama seperti Budayawan Yono Daryono, Lanang Setiawan, Hadi Utomo yang punya peran dalam melestarikan bahasa Tegal melalui karya-karyanya baik lisan maupun tulisan.

“Saya sangat mengapresiasi kepada para budayawan Tegal yang melestarikan bahasa Tegal. Jangan sampai referensi tentang Tegal tapi yang nulis malah orang asing. Penuturnya harus dilestarikan,” ujarnya.[]

Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari PKS DR. H. Abdul Fikri Faqih, MM dalam kesempatan reses di Kota Tegal.
Giat Senam Nusantara,  Selain Bugar, Jadi Lebih Cinta Indonesia

Giat Senam Nusantara, Selain Bugar, Jadi Lebih Cinta Indonesia

Suasana penuh semangat dan kegembiraan terpancar dari wajah para peserta Kemah Kebangsaaan PKS se Karesidenan Pekalongan saat mengikuti kegiatan senam nusantara, di Praba Lintang, Danasari, Bojong, Kabupaten Tegal (31/12).

Senam bersama ini merupakan kegiatan pertama setelah seremonial pembukaan kemah Kebangsaaan. Kegiatan senam nusantara menghadirkan instruktur senam nasional Mohammad Isnaeni Soffan, dan diikuti oleh 130 kader PKS se Karesidenan yang meliputi Kota dan Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang, Kota dan Kabupaten Pekalongan.

Menurut Soffan, senam nusantara ini tidak hanya menggambarkan semangat dan keceriaan, selain menambah kebugaran, senam ini juga representasi kebangsaan karena dalam setiap gerakannya diiringi dengan berbagai lagu daerah. “Pesan persatuan terlihat dalam setiap gerakannya. Ini menggambarkan Indonesia yang memang penuh dengan keberagama,” ungkap Soffan.

Menurutnya, jika senam ini dilakukan minimal satu pekan sekali, bisa menambah kebugaran. “Tidak hanya bugar, senam ini juga punya efek samping jadi lebih cinta Indonesia,” katanya. (Irfan/Foto by Araf Hakim)

Danramil Kobarkan Semangat Bela Negara kepada 130 Kader PKS

Danramil Kobarkan Semangat Bela Negara kepada 130 Kader PKS

Salah satu peran selain menjalankan tugas pokok TNI adalah memberikan wawasan kebangsaan. Inilah yang dilakukan Danramil Bojong, Kapten Arh. Asep Koswara (52) saat mengisi kegiatan Kemah Kebangsaaan yang diikuti 130 kader PKS se Karesidenan Pekalongan di Wana Wisata Praban Lintang (31/12).

Dengan pembawaan yang ramah, Asep Koswara turut menularkan semangat menjaga keutuhan NKRI, dan menanamkan pentingnya rela berkorban

“Kegiatan wawasan kebangsaan sangat perlu diberikan kepada seluruh elemen bangsa, termasuk kader partai politik, karena mereka adalah agen perubahan,” ujarnya.

Dengan wawasan yang luas mengenai kebangsaan ini, diharapkan masyarakat semangat menjaga persatuan dan keutuhan NKRI menjadi solid, dan tidak mudah dipecah belah.

Kepada peserta Kemah Kebangsaaan, Asap Koswara meminta seluruh kader PKS agar ambil bagian dalam menjaga keutuhan NKRI.(Irfan / foto Araf Hakim)

Momen Tahun Baru, PKS Gelar Kemah Kebangsaan

Momen Tahun Baru, PKS Gelar Kemah Kebangsaan

Memasuki pergantian tahun baru 2020 PKS menggelar Kemah Kebangsaaan. Acara tersebut diikuti 130 peserta yang berasal dari 7 kota dan Kabupaten se Karesidenan Pekalongan. Kawasan Wana Wisata Praban Lintang, Danasari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal dipilih sebagai tempat acara mulai 31 Desember sampai 1 Januari 2020.

Acara dibuka oleh Ketua DPD PKS Kabupaten Tegal Arif Budiono, ST. Arif menyampaikan bahwa kegiatan kemah ini merupakan salah satu perangkat tarbiyah kader PKS.

“Kemah atau mukhoyam ini adalah salah satu perangkat tarbiyah kader PKS. Tidak bisa digantikan dengan kegiatan yang lain Seluruh kader PKS wajib mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.

Menurut Arif, ada 3 perangkat tarbiyah yang harus diikuti setiap kader PKS. Yakni tarbiyah fikriyah, ruhiyah, dan jasadiyah. “Kemah Kebangsaaan ini adalah salah satu perangkat pendidikan jasadiyah kader PKS,” tambah Arif.

Ketua Panitia Kemah Kebangsaan Bahtiar mengatakan selama kegiatan peserta kemah Kebangsaaan akan ditempa untuk menguatkan jasadiyah, selain tentu saja Fikriyah dan Ruhiyah.

Sejumlah tokoh dihadirkan sebagai Pemateri diantaranya Ketua DPW PKS DR. H. Abdul Fikri Faqih yang mengisi tentang soliditas kader PKS, Danramil Bojong, Kapten Arh. Asep Koswara yang menyampaikan materi wawasan Kebangsaaan.

Ketua Penyelengga Kemah Kebangsaaan Bahtiar, mengatakan kegiatan ini diikuti 130 kader PKS. Adapun tujuan diselenggarakannya kemah kebangsaan ini selain sebagai sarana pendidikan kader PKS, juga untuk memperkuat soliditas kader, juga menambah kecintaan terhadap NKRI.

DPC PKS Tegal Timur Gelar Rakercab

DPC PKS Tegal Timur Gelar Rakercab

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kec. Tegal Timur masa bakti 2015 – 2020 menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakecab) pada hari Ahad, 15 Desember 2019 di RM. Omah Simbah, Kota Tegal.

Rakercab yang mengusung tema “Rancang Program Strategis, Raih Kemenangan, dan Berkhidmat untuk Rakyat” dihadiri oleh Ketua DPD PKS Kota Tegal yang juga Ketua FPKS H.Amiruddin, Lc, Pengurus DPC PKS Tegal Timur, para Ketua dan perwakilan DPRa PKS se-Kecamatan Tegal Timur, dan para perwakilan undangan. Rakercab DPC PKS Kec. Tegal Timur diawali dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dan “Mars PKS”, serta pembacaan ayat ayat suci Al Qur’an oleh Ustadz Risky Febrian.

Ketua DPC PKS Tegal Timur, H.Rosyid Ridho,ST menyatakan, ” Rakercab ini bertujuan sebagai sarana silaturahim dan juga merancang program kerja untuk satu tahun ke depan sebelum berakhirnya kepengurusan DPC di tahun 2020.

Ketua DPD PKS Kota Tegal H.Amiruddin, Lc mengapresiasi kinerja pengurusan DPC PKS Tegal Timur yang telah berjuang dan berkorban sehingga pada pemilu 2019 atas pertolongan Allah bisa memperoleh 1 kursi dengan suara yg cukup signifikan dari 2900 menjadi 5500 suara. Beliau jg menyampaikan Pemilu 2019 berhasil meraih 4 kursi di DPRD Kota Tegal dari sebelumnya 3 kursi dan kita targetkan tahun 2024 bisa memperoleh 8 kursi di DPRD Kota Tegal

Agenda Rakercab DPC PKS Tegal Timur diisi dengan pemaparan program kerja dari masing masing Komisi, di antaranya Komisi Pengurus Harian, Komisi Kaderisasi, Komisi Perempuan dan Ketahanan Keluarga, Komisi Kepanduan dan Olahraga, dan Komisi Pembangunan Keumatan dan Dakwah. Untuk selanjutnya, akan dilakukan sinkronisasi program dari masing masing Komisi, dalam rapat koordinasi berikutnya secara intensif.

”Semoga program DPC PKS Tegal Timur dapat memberi manfaat kepada seluruh masyarakat Tegal Timur Khususnya, dan para kader dakwah DPC PKS Tegal Timur dapat berkontribusi untuk menambah pundi amal pahala dalam rangka berkhidmat untuk rakyat. ” tambah Mas Ridho, sapaan Ketua DPC PKS Tegal Timur

Titik Balik Kesadaran Saya untuk Berubah

Titik Balik Kesadaran Saya untuk Berubah

Nyedulur, gelem tandang. Itulah sosok yang menggambarkan Zaenal Nurrohman, aleg muda PKS Dapil Margadana. Dalam pemilu legistlatif kemarin, ia dipercaya mengemban amanah sebagai untuk duduk di kursi dewan. Melalui PKS kesertaannya dalam pemilu legislatif punya misi ingin berkontibusi kepada masyakarat melalui jalur partai.

Ia mengenal PKS sejak 2006, saat masih di kampus. “Itulah titik balik kesadaran saya untuk berubah. Saya menemukan PKS ini berbeda dengan partai lain. Saya merasakan perubahan sendiri dari yang ibadahnya kurang, dipandu, diperbaiki. Saya juga didekatkan masyakarat dengan kegiatan baksos yang intinya melayani masyarakat,” ungkapnya.

Amanah yang ia jalani saat ini mengingatkan dirinya pada pengalaman beberapa tahun lalu sewaktu masih di kampus. Tercatat ia pernah punya pengalaman sebagai parlemen muda. “Dari sini saya belajar bahwa menjadi anggota dewan itu tidak untuk cari pekerjaan, melainkan memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam aspek legislatif, yang pro rakyat,” ungkapnya.
Berbekal pengalaman sebagai parlemen muda, secara garis besar Zaenal tahu benar tugas-tugas anggota legislalatif, mulai dari legislasi, anggaran, sampai pengawasan. “Pengalaman itu saya dapatkan ketika menjadi anggota parlemen muda dan magang di DPRD Kota Semarang selama setengah tahun,” ungkapnya.

Meski saat ini ia menjadi wakil rakyat, tapi ia tidak bisa melepaskan DNA-nya sebagai pengusaha. Melalui tangannya saat ini ia punya beberapa usaha seperti M2Art dan Irene Gamis yang dikelola bersama istri tercinta. Sosoknya yang sederhana, ramah, dan bersahabat membuat ia disukai dan dikenal banyak orang.

Membangun keluarga, masyarakat, dan umat menjadi harapan yang terus menerus diasah. “Apa yang bisa kita berikan, itulah yang terus dpikirkan. Mencapai posisi apapun, selama bermanfaat kita jalan,” ujarnya. Ia punya mimpi bisa memberikan kesempatan lapangan kerja untuk generasi muda.

Semarak Hari Ibu, PKS Gelar Festival Muslimah

Semarak Hari Ibu, PKS Gelar Festival Muslimah

Semarak kegiatan peringatan Hari Ibu 22 Desember, terlihat dalam kegiatan Festival Muslimah yang diselenggarakan Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Tegal di Bumi Perkemahan Pantai Alam Indah, Minggu (22/12).

Kegiatan mengusung tema “Mengokohkan peran ibu sebagai pemersatu bangsa”. Festival Muslimah terlihat meriah dengan beragam kegiatan.

Di antaranya senam bersama yang dipandu oleh Cak Narto, instruktur senam DPW PKS Jawa Tengah. Ada juga beberapa lomba yang turut memeriahkan acara seperti rangking 1, lomba Tahfidz, lomba flashmob dan senam nusantara.

“Seluruh kegiatan ini spesial didedikasikan untuk para ibu,” ungkap Kabid BPKK PKS Kota Tegal Ma’muroh.

Tidak hanya itu, puncak kegiatan Festival Muslimah ini diisi dengan kegiatan Talkshow yang menghadirkan Sinta Yudisia, psikolog dan penulis nasional yang melahirkan banyak buku.

Dalam kesempatan tersebut Sinta Yudisia menyampaikan 5 karakter mendasar untuk bisa menjadi ibu hebat di era milenial.

“Pertama hanya bersandar kepada Allah SWT. Kedua bangga dengan potensi diri, ketiga memperbaiki komunikasi, keempat tetapkan target bersama suami dan anak-anak, dan terakhir peduli dengan isu-isu lokal, nasional, maupun internasional.”

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc memberikan apresiasi setinggi-tingginya buat para ibu yang turut serta memeriahkan acara hari ibu bersama PKS. “Dengan semangat ibu-ibu yang luar biasa, insya Allah PKS akan semakin kuat, dan bisa menambah daya kebermanfaatan bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Selain Amiruddin, 3 anggota dewan dari PKS Kota Tegal juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka adalah Rachmat Rahardjo, SE, Zaenal Nurohman, dan Bayu Arie Sasongko, ST, MM.

Rumah Aspirasi PKS Buka Setiap Hari

Rumah Aspirasi PKS Buka Setiap Hari

Reses perdana Bayu Arie Sasongko, ST, MM Anggota DPRD Kota Tega dari Fraksi PKS dijadikan sebagai momen jaring aspirasi sekaligus menyampaikan beberapa informasi terkini terkait pembangunan di Kota Tegal. Bayu yang saat ini berada di komisi 3 menyampaikan beberapa informasi pembangunan Kota Tegal seperti upaya Pemerintah Kota Tegal untuk mengubah wajah tegal di beberapa titik strategis seperti Alun-alun Tegal yang akan dijadikan sebagai taman kota, rencana pembangunan di Jl. Ahmad Yani yang akan diubah menjadi Malioboronya Tegal.

“Yang kami tekankan dari aktivitas pembangunan kepada Pemerintah Kota Tegal adalah memastikan semua pembangunan itu harus mempertimbangkan dampak sosio kultural dan juga ekonomi. Masyarakat harus bisa langsung merasakan manfaat dari perubahan itu,” ungkapnya.
Dalam kegiatan reses tersebut beberapa warga juga menyampaikan aspirasnya kepada Bayu Arie Sasongko. Ahmadi misalnya, Warga Debong Kidul itu menyampaikan aspirasinya mengenai keberadaan UMKM Industri pengolahan tahu yang kurang memperhatikan dampak limbah industrinya. “Bukan menutup usahanya, tapi pengelolahan limbah harus bisa memperhatikan factor kenyamanan warga sekitar,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Pak Dadang juga menyampaikan masalah mengenai bangunan penutup selokan yang dibuat semi permanen. Adanya penutup selokan itu memang membuat lebih luas jalan di gang, tapi dampak yang kami rasakan justru banjir ketika hujan tiba, sementara warga tidak bisa ikut membongkar “Mestinya konstruksi dibuat lebih mudah untuk perawatannya,” ungkapnya. Sementara itu seorang warga juga mengeluhkan tentang tarif parkir di RS Kardinah yang saat ini dibuat per jam, juga menyampaikan tentang pajak pemakaman umum bagi warga yang meninggal dunia.

Anggota DRPD Kota Tegal dari Fraksi PKS Bayu Arie Sasongko, ST, MM menyambut baik aspirasi warga yang disampaikan. Menurutnya semua aspirasi ini akan disampaikan kepada dinas-dinas terkait sesuai dengan tupoksinya agar bisa menjadi perhatian dan prioritas. “Secara umum kami meminta kepada Pemerintah Kota melalui dinas, untuk memberikan pengawasan lebih kepada para rekanan pelaksana program infrastruktur di Kota Tegal, agar benar-benar sesuai dengan spesifikasi anggaran, kualitas pekerja, tenggat waktu yang ditentukan, dan tidak menimbulkan dampak pada masyarakat dan lingkungan sekitar pekerjaan.

Ia juga menyampaikan aspirasi, aduan, maupun keluhan masyarakat kepada anggota DPRD bisa disampaikan tidak hanya melalui reses, tetapi juga datang langsung ke fraksi PKS Kota Tegal.

“Bulan pertama begitu kami dilantik, kami sudah membuat Ruang Aspirasi. Silakan masyarakat bisa datang langsung ke fraksi untuk menyampaikan langsung aspirasinya,” ungkapnya. Ia menyampaikan kesempatan reses ini memang perlu, tapi terbatas pertemuannya. Setahun hanya tiga kali reses. Tapi melalui rumah aspirasi yang ada di fraksi, kami membuka diri untuk bisa lebih dekat dengan masyarakat.

Copyright © 2026