UMKM Tegal Diajak “Go Digital”, Erni Ratnani Gelar Edukasi Digital Marketing

UMKM Tegal Diajak “Go Digital”, Erni Ratnani Gelar Edukasi Digital Marketing

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal, Hj. Erni Ratnani, SE,MM mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan transformasi digital.

Hal ini disampaikan Erni dalam kegiatan Edukasi Digital Marketing untuk UMKM di Premier Hotel Kota Tegal, bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan Kota Tegal.

Erni Ratnani menambahkan, pihaknya berkomitmen memberdayakan UMKM melalui pelatihan teknologi aplikatif. Ia menyoroti sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas untuk membuka akses pasar lebih besar. “Dengan kolaborasi lintas sektor, kita bisa membawa UMKM lokal naik kelas,” ujarnya. Erni juga berharap para pelaku usaha bergabung dalam koperasi seperti Koperasi Merah Putih untuk memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan.

Kepala Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal, Muhammad Rudy Herstyawan, membuka acara ini dan menekankan pentingnya UMKM siap menghadapi digitalisasi. “Pemanfaatan pemasaran digital yang optimal akan memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal secara global,” kata Rudy.

Pelatihan ini menghadirkan Syakir Ni’am yang memaparkan strategi optimalisasi platform Facebook dan WhatsApp untuk promosi produk UMKM. “Dengan dukungan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), pelaku UMKM bisa menyusun caption, ide konten, hingga logo yang lebih menarik dan efisien,” jelas Syakir. Menurutnya, hal ini dapat meningkatkan peluang penjualan sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Narasumber selanjutnya, Hadi P, fokus pada strategi pembuatan konten berdasarkan konsep value proposition. Hadi menekankan pentingnya menjual keunikan dan keunggulan produk melalui narasi yang kuat dan visual yang menarik. Ia memperkenalkan formula value proposition yang mencakup produk berkaitan dengan nilai tambah dan diferensiasi, harga yang bersaing, tempat yang strategis, nyaman, dan ramai, serta promosi dalam bentuk konten yang tepat sasaran.

“Penjual fokus pada transaksi, tapi pebisnis membangun skala dan sistem. UMKM harus naik kelas dari penjual menjadi pebisnis,” tutur Hadi.

Di sesi penutup, peserta diajak praktik membuat konten dipandu Mba Fira. Peserta dibagi dalam kelompok untuk menghasilkan konten promosi berdasarkan materi yang telah disampaikan. Hasil dari tiap kelompok kemudian dipresentasikan dalam sesi interaktif.

Pelatihan ini mendapat sambutan positif dari peserta yang didominasi pelaku UMKM lokal. Mereka berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mendukung transformasi usaha menuju era digital yang lebih kompetitif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026