Positioning PKS Kuat Dalam Pelayanan, Walikota dan Wakil Walikota Tegal Hadiri Milad PKS

Positioning PKS Kuat Dalam Pelayanan, Walikota dan Wakil Walikota Tegal Hadiri Milad PKS

DPD PKS Kota Tegal menyelenggarakan tasyakuran Milad PKS ke-23 di Gedug Arofah, Ahad, 27 April 2025. Acara berlangsung meriah dan dihadiri oleh 700 peserta. Acara tersebut dihadiri Kepala Daerah Kota Tegal dan sejumlah pimpinan dan anggota legislatif Partai Keadilan Sejahtera.

Diantara tamu undangan yang hadir adalah Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wakil Walikota Tegal Tazkiyatul Muthmainnah, dan Anggota Komisi VIII DPR RI Abdul Fikri Faqih, Ketua Fraksi Abdul Ghoni, Wakil Ketua Fraksi Erni Ratnani, Sekretaris Mochamad Ali Mashuri Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Amiruddin, dan Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Zaenal Nurohman.

Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc mengatakan selama lebih dari dua dekade, PKS telah menunjukkan komitmennya sebagai kekuatan politik yang konsisten berdiri bersama rakyat, melayani dengan hati, dan mengabdi untuk Indonesia.

“Alhasil PKS Kota Tegal mampu menambah jumlah perolehan kursi pada Pemilu kemarin dan bisa menempatkan 5 kader terbaiknya menjadi anggota DPRD Kota Tegal.

Mudah-mudahan di Pemilu yang akan datang PKS Kota Tegal bisa meraih 9 kursi, yang insyaallah 4 kursinya akan diisi kader perempuan PKS,” ujarnya.

Ketua DPD PKS Kota Tegal mengatakan momentum Milad PKS ini mengusung tema universal terutama di bidang pelayanan. Bukan hanya bisa diterapkan di PKS, tetapi juga dapat diterapkan di Pemerintahan Kota Tegal.

Ia juga menyampaikan bahwa Hari Jadi Kota Tegal ke-455 yang mengusung tema “Remojong Gawe Bombong” menjadi inspirasi bagi PKS dalam meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Insya Allah pada momentum Milad Milad PKS ke-23 ini, PKS Kota Tegal akan semakin teguh komitmennya dalam melayani dan mengabdi kepada masyarakat, serta meningkatkan kualitas dan kinerja partai dalam membangun Kota Tegal yang lebih baik,” ujarnya.
Wakil Walikota Tegal Tazkiyatul Muthmainnah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Milad PKS ke-23 yang mengangkat tema “Kokoh Melayani, Konsisten Mengabdi.”

Ia menyatakan bahwa soliditas dan kiprah PKS dalam melayani masyarakat sudah teruji. “PKS kalau untuk urusan pelayanan sudah tidak diragukan lagi,” katanya.
Mbak Iin, sapaan akrab Wakil Walikota Tegal juga mengapresiasi peran besar perempuan-perempuan yang tergabung dalam RKI (Rumah Keluarga Indonesia) yang hadir memenuhi sebagian besar gedung Arofah.

“Sangat bisa jadi, faktor penentu kemenangan PKS, ada peran besar perempuan-perempuan yang tergabung dalam RKI,” katanya.

Omset PKL Turun Drastis, Komisi II Minta Pemkot Tegal Bisa Ciptakan Keramaian Kawasan Pujasera

Omset PKL Turun Drastis, Komisi II Minta Pemkot Tegal Bisa Ciptakan Keramaian Kawasan Pujasera

Pedagang Kaki Lima Pujasera keluhkan omzet yang turun drastis sejak direlokasi dari Jalan RA Kartini, Jalan Menteri Supeno, dan Jalan KH Ahmad Dahlan.

“Sudah dua bulan lebih kami berjualan. Namun hasilnya tidak sesuai ekspektasi,” keluh PKL Jalan Melati Fanny Novalasari saat beraudiensi dengan Komisi II DPRD Kota Tegal, Rabu (26/3).

Fanny menceritakan, ada PKL yang perharinya hanya mendapatkan omzet Rp5.000. Ada PKL yang tidak laku sama sekali. Dulu, Ramadan omzet naik dua kali lipat, sekarang, justru turun berlipat-lipat.

Para PKL kebanyakan menerima keluhan pengunjung yang kesulitan mencari langganan, karena desain Pujasera mengharuskan mereka berputar. Lokasi berjualan juga sempit sehingga antar PKL berdesakan dan menimbulkan kesan kumuh.

Mereka juga mengeluhkan tarif parkir yang dipatok Rp2.000- Rp3.000. PKL juga dibebani banyaknya retribusi yang wajib dibayarkan setiap harinya. Baik yang dibayarkan untuk keamanan, listrik, maupun kebersihan. Jika dihitung, PKL harus mengeluarkan Rp11.000- Rp16.000 untuk membayar retribusi tersebut.

Menanggapi keluhan itu, Ketua Komisi II Zaenal Nurohman menyampaikan cukup prihatin dengan kondisi yang disampaikan PKL. Jauh-jauh hari Zaenal padahal sudah menghimbau Pemerintah Kota Tegal agar tidak hanya merelokasi, namun juga memastikan keramaian di Pujasera agar dapat meningkatkan omzet PKL.

Untuk itu, Komisi II sengaja memprioritaskan permohonan audiensi dari PKL yang sebelumnya dijadwalkan akan diterima April mendatang, dimajukan ke 26 Maret 2025 ini. Komisi II memandang Lebaran adalah momen yang tepat Pemerintah Kota Tegal memberikan perhatian dengan memberikan solusi untuk mengembalikan omzet PKL seperti sediakala.

Komisi II mendorong Pemerintah Kota Tegal meninjau kembali pungutan selain retribusi, memperbaiki fasilitas untuk memberikan kenyamanan PKL dan pengunjung, mengevaluasi oknum jual beli lapak, menggratiskan retribusi parkir selama enam bulan, menertibkan PKL di luar Pujasera, dan mengadakan event untuk menciptakan keramaian dalam waktu dekat.

“Kami meminta keseriusan Pemkot bertanggungjawab memastikan keramaian penjualan di Pujasera,” tegas Zaenal.[]

Amiruddin Imbau Pemkot Tegal Memastikan Stok Pangan Cukup

Amiruddin Imbau Pemkot Tegal Memastikan Stok Pangan Cukup

Wakil Ketua DPRD Kota Tegal H. Amiruddin, Lc menegaskan pentingnya Pemerintah Kota Tegal untuk memastikan ketersediaan pangan di tengah mulai munculnya kenaikan harga yang sering terjadi menjelang lebaran.

Pemerintah Kota Tegal harus mengambil langkah konkret untuk menjamin ketersediaan pangan dan rasa aman bagi masyarakat. “Sebagai mitra pemerintah, kami ingin memberikan masukan agar pemerintah harus menjamin rasa aman dan terpenuhinya ketersediaan pangan selama lebaran,” ungkapnya dalam sebuah podcast DPRD yang dipandu Direktur Sebayu FM Elok Melati, (21/03).

Amiruddin menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada keluhan signifikan dari masyarakat terkait kenaikan harga bahan pokok. Kenaikan harga sembako biasanya mulai muncul pada H-7 menjelang Lebaran, dengan puncaknya terjadi pada H-1 sehingga persiapan harus dilakukan dengan baik,” tambahnya.

Dalam upaya menjaga kestabilan harga, Pemerintah Kota Tegal harus lebih gencar melakukan operasi pasar seperti bazar atau tebus murah seperti yang  telah dilakukan belum lama ini lewat Gerakan Pangan Murah. “Kebutuhan lebaran cukup tinggi, dan semoga Gerakan Pangan Murah ini dapat berdampak positif bagi masyarakat,” harapnya.

Ia juga menyarankan agar kegiatan tersebut bisa juga dilakukan di tingkat kelurahan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. “Hal seperti ini sangat dinanti oleh masyarakat tertentu dan harus mendapatkan kesempatan,” tegasnya.

Ketua Fraksi PKS Desak Sidak Keamanan Tabung Gas Melon

Ketua Fraksi PKS Desak Sidak Keamanan Tabung Gas Melon

PERISTIWA kurang beruntung dialami Abdul Kholid (56) dan istri Saidah (48) dan  anaknya Ahmad Kamal (21). Mereka mengalami luka bakar karena terkena semburan api tabung gas. Kejadian ini  menjadi perhatian serius Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal  H. Abdul Ghoni, SE.  Ghoni mendesak pihak terkait melakukan inspeksi mendadak atau sidak keamanan tabung gas.

“Ke depan agar ada sidak tentang keamanan, mulai dari para pengepul,” kata Ghoni saat menjenguk korban.

Peristiwa tersebut bermula saat Saidah akan menyalakan tabung gas melon untuk memasak persiapan sahur di dapur rumahnya, Karena tabung gas tidak ber fungsi, Saidah membuka regu-latornya, namun api langsung menyembur. Melihat itu, Kholid mengambil tabung gas tersebut dan segera melemparnya ke bak mandi berisi air.

Karena api menyembur secara cepat, Saidah dan Kholid mengalami luka bakar disekujur tubuh dan segera dilarikan ke rumah sakit dengan menggunakan sepeda motor. Anak pertama Kholid dan Saidah, Kamal, juga mengalami luka bakar di tangan kanannya ketika mencoba melakukan pertolongan. Kamal turut dibawa ke rumah sakit.

Ghoni menyampaikan, peristiwa seperti yang dialami warga Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan tersebut bukanlah kali pertama, namun sudah merupakan yang kesekian kali dan pernah menimpa warga lain-nya. Dari rentetan peristiwa ter-sebut, Ghoni menilai banyak warga yang tidak mengetahui cara menangani tabung gas saat mengalami masalah.

Karena itu, Ghoni juga memandang perlu diadakannya edukasi yang diberikan kepada warga terkait keamanan tabung gas. “Ternyata banyak warga masyarakat yang belum tahu. Karena itu, perlu ada edukasi,” imbuh legislator dari Daerah Pemilihan Tegal Selatan tersebut, sekaligus mendoakan Kholid beserta istri dan anaknya lekas diberi kesembuhan.

Mewakili keluarganya, Kamal mengucapkan terima kasih kepada Ghoni yang telah menjenguk Kamal meminta doa untuk kesembuhan ayah dan ibu serta dirinya yang masih dirawat di rumah sakit. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ghoni yang telah menjenguk. Saya mohon doa kepada semua agar segera diberi kesehatan,” ucap Kamal.[]

Formasi Lengkap, Fraksi PKS Hadiri Paripurna Pengumuman Penetapan Calon Walikota Terpilih Terpilih

Formasi Lengkap, Fraksi PKS Hadiri Paripurna Pengumuman Penetapan Calon Walikota Terpilih Terpilih

Lima Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS menghadiri kegiatan paripurna penetapan pasangan calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Tegal pada Pilkada 2024. Mereka adalah Ketua Fraksi Abdul Ghoni, Wakil Ketua Fraksi Erni Ratnani, Sekretaris Mochamad Ali Mashuri, dan Zaenal Nurohman. Wakil Ketua DPRD Amiruddin, terlihat berada di kursi pimpinan DPRD yang memimpin paripurna.

Paripurna tersebut berisi agenda DPRD Kota Tegal mengumumkan penetapan pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih pada Pilkada 2024, yakni Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M. dan Wakil Wali Kota Tegal Hj. Takziyatul Muthmainnah, S.K.M., M.Kes (Iin).

Pengumuman penetapan dilaksanakan pada Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal di Gedung Paripurna DPRD Kota Tegal, Kamis (16/1).

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro, didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo dan Amiruddin serta dihadiri Penjabat (Pj) Wali Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, dan segenap Forkopimda Kota Tegal.

Penetapan paslon terpilih ini sesuai dengan Surat Pengumuman No. 100.1.4/1661/I/2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Tahun 2024, yang dibacakan Sekretaris DPRD Kota Tegal Herviyanto Gunarso.

Penetapan tersebut diperkuat dengan ditandantangani Berita Acara No. 100.1.4/1662/I/2025 oleh Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro dan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo, dan Amiruddin dan disaksikan oleh Pj. Wali Kota Tegal.(*)

 

RTLH Beri Multiplayer Efek pada Kehidupan Masyarakat

RTLH Beri Multiplayer Efek pada Kehidupan Masyarakat

Ketua Komisi 2 DPRD Kota Tegal, Zaenal Nurrohman, menyerap aspirasi masyarakat pada reses masa Persidangan I tahun 2024 di Kantor DPC PKS Kecamatan Margadana, Jumat sore (13/12/2024).

Ditemui usai reses, Zaenal menyebut bahwa aspirasi yang mendominasi disampaikan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Tegal 3 Kecamatan Margadana adalah perbaikan rumah dalam program rumah tidak layak huni (RTLH), sarpras dan pemberian pelatihan bagi ibu rumah tangga.

Dikemukakan Zaenal, pada tahun 2024 dia telah merealisasikan RTLH untuk 39 unit rumah warga dan tahun 2025 mendatang, program itu akan diberikan kepada 15 warga.

“Karena keterbatasan anggaran, kita akan alokasikan RTLH secara bertahap. Karena memang RTLH ini investasi jangka panjang yang memberikan multi efek,” jelasnya.

Apabila RTLH direalisasikan, maka keluarga penerima akan memiliki tempat tinggal yang layak sehingga dapat menciptakan keluarga yang sehat. Dari sisi kesehatan itu, maka dampak lainnya keluarga penerima akan lebih produktif dalam berbagai hal.

“Semua faktornya dimulai dari rumah. Ketika rumahnya sudah layak, Insya Allah kesehatannya terjamin. Apabila sudah sehat maka penghuninya bisa lebih produktif, baik untuk bekerja maupun mengejar pendidikan,” katanya.

Adapun usulan terkait dengan infrastruktur, Zaenal tetap menerima dengan skala prioritas. Utamanya infrastruktur yang berkaitan dengan penanganan banjir.

Selain itu, dia juga banyak mendapat masukan untuk menggelar pelatihan-pelatihan bagi perempuan rentan, tanpa ada syarat pembatasan usia. Usulan itu juga akan dikoordinasikan dengan dinas terkait seperti Dinsos dan Disnakerin.

“Kira-kira pelatihan yang tepat bagi kaum emak-emak apa, kita akan coba koordinasikan. Warga berharap tidak ada batasan usia, sehingga mereka juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan maupun menjadi penghasilan utama baru karena memiliki pengalaman dan skill yang baru dari pelatihan,” ujar Politisi PKS ini.

Sementara itu, warga RT 04/ 03 Kelurahan Krandon, Kecamatan Margadana, Agus mengusulkan penyediaan ambulance gratis di setiap kelurahan. Sebab, warga masih kesulitan acap kali membutuhkan ambulance untuk mengevakuasi maupun mengatar warga yang sakit.

Menanggapi itu, Zaenal mengatakan, DPD PKS Kota Tegal telah menyediakan dua unit ambulance untuk pelayanan kepada kader maupun masyarakat umum.

Apabila kedua armada itu masih digunakan, maka PKS siap untuk membantu warga agar mendapat pelayanan dari rumah sakit yang ada di Kota Tegal.

Terima Aspirasi Warga, Ali Mashuri Gercep Turun Lapangan

Terima Aspirasi Warga, Ali Mashuri Gercep Turun Lapangan

Gerak cepat atau gercep Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal, Mochamad Ali Mashuri, bantu masyarakat dengan turun ke lapangan untuk memastikan kondisi bantaran Sungai Gung atau Ketiwon, Selasa (17/12/2024).

Hal itu dilakukan, setelah beberapa hari sebelumnya politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menerima aspirasi warga mengenai perubahan rasa air sumur yang terjadi sejak dua tahun silam dalam serap aspirasi atau reses.

Air sumur milik warga di Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, yang berubah menjadi payau, disinyalir akibat wilayah tersebut berdampingan dengan aliran Sungai Ketiwon yang terhubung dengan Laut Jawa.

“Alhamdulillah, setelah bersurat ke BPSDA Pemali-Comal Provinsi Jawa Tengah, hari ini kami melihat langsung kondisi tanggul Sungai Ketiwon,” katanya.

Hadil dari pantauan, diperkirakan beberapa titik tanggul mengalami kerusakan sehingga mengakibatkan air sumur warga berubah menjadi asin.

Untuk itu, Ali Mashuri meminta kepada dinas terkait, baik di tingkat kota maupun provinsi, untuk bisa melakukan penanganan.

“Kerusakan yang ada bisa segera diperbaiki, jangan sampai berlarut-larut. Apalagi sekarang ini sudah memasuki musim hujan. Jangan sampai kerusakan menjadi parah dan merugikan banyak pihak,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ali Mashuri juga mengapresiasi upaya Perumda Air Minum Tirta Bahari Kota Tegal yang memperbaiki sambungan pipa di RT 18/ RW 09 Kelurahan Panggung, sehingga wilayah tersebut dapat kembali tersuplai air bersih.

Selain itu, dia juga memantau langsung proses penyaluran air bersih dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, terhadap warga yang terdampak krisis air bersih, melalui tandon-tandon air BNPB.

“Terima kasih kami ucapkan kepada jajaran BPSDA Pemali-Comal, Perumda Air Minum Tirta Bahari dan Pemerintah Provinsi Jateng. Berkat sinergi dan kolaborasi yang epik ini permasalahan warga dapat teratasi bertahap. Kinerja seperti inilah yang diharapkan mereka. Semoga kita dapat menjaga hal-hal baik ini,” katanya.

Ashim Resmi Dapat Rekom PKS, Dampingi Calon Walikota Tegal Faruq

Ashim Resmi Dapat Rekom PKS, Dampingi Calon Walikota Tegal Faruq

Ashim Fikri resmi mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk maju sebagai Calon Wakil Walikota Tegal periode 2024-2029. PKS merekomendasikan nama Ashim Fikri sebagai Calon Walikota Tegal untuk disandingkan dengan Faruq Ibnul Haqi sebagai Calon Walikota Tegal.

Bagi Ashim dunia politik bukanlah hal baru. Selain ayahnya seorang politisi PKS, istri Ashim juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Magelang dari Fraksi PKS, bernama Arifah Apriliani.

Ashim sendiri lebih banyak berkecimpung dalam dunia kreatif. Tercatat dia adalah Komisaris PT Indonesia Selalu Kreatif, CEO Arah Production, dan Founder Jatengkita.id. Di PKS Sendiri ia masuk dalam struktur PKS Jawa Tengah sebagai Ketua  Bidang  Kepemudaan.

 

 

Ashim mengungkapkan jika dirinya pernah punya cita-cita ingin jadi bupati atau walikota. Ia memandang kesempatan untuk mewujudkan mimpi itu telah tiba. “Mungkin inilah waktunya untuk ambil peran,” katanya.

Sebagai reprentasi anak muda, Ashim memandang rekomendasi yang diberikan kepadanya sebagai amanah yang harus dijaga. “Kepercayaan ini bukan hanya sebuah kesempatan, melainkan bisa menjadi pembuktian kalau anak muda juga bisa punya peran,” kata Ashim.

Ia tidak menampik pandangan bahwa anak muda juga sering dituntut untuk berkontribusi. Oleh karenanya, kata Ashim, ketika peluang itu ada, cukup berikan kepercayaan dan berikan kesempatan.

“Sebagai kader PKS, ketika ada penugasan maka tugasnya cuma satu, memantaskan diri. Sejak dari dulu saya merasa harus siap-siap ini,” kata Ashim.

Ketika ditanya terkait privilege karena melihat sosok ayahnya, Ashim menilai hal itu wajar-wajar saja. “Hal wajar kalau orangtuanya dokter anaknya juga diharapkan jadi dokter. Orangtua guru, anaknya jadi guru,” jelasnya.

Meski demikian Ashim menegaskan bahwa ada mekanisme partai yang berjalan. “Kalau pun ada yang menganggap ini privilege, ya wajar, itu kan persepsi publik. Kalau memang jadi lebih baik, itu kan bagus. Tapi kalau semakin buruk, ya itu yang mesti dipersoalkan,” ungkapnya.

Terkait dirinya yang dicalonkan sebagai Calon Wakil Walikota yang merepresentasikan anak muda oleh PKS, ia menyampaikan, “Positioning PKS itu kan sebagai wakil. Itu artinya akan berkolaborasi untuk semakin menguatkan visi misi yang diusung Walikota nanti jika terpilih,” katanya.

 

Ini Dia Visi Bakal Calon Kepala Daerah Kota Tegal yang Daftar Penjaringan Lewat PKS

Ini Dia Visi Bakal Calon Kepala Daerah Kota Tegal yang Daftar Penjaringan Lewat PKS

Menjelang pelaksanaan Pilkada Kota Tegal, muncul sejumlah nama yang diprediksi bakal bertarung dalam Pilkada Kota Tegal. Diantara sejumlah tokoh muncul di publik mulai dari tokoh parpol, birokrat, sampai professional.

Dari tokoh parpol Edy Suripno (Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Tegal), Habib Ali Zaenal Abidin (Ketua DPC PKB Kota Tegal), Bambang Iriyanto (Wakil Ketua DPW Jateng Partai Golkar).

Sementara dari Tokoh Birokrasi adalah Dedy Yon Supriyono (Walikota Tegal 2018-2023), Muhammad Jumadi (Wakil Walikota tahun 2018 – 2023). Dari kalangan profesional muncul nama Faruq Ibnul Haqqi dan Irwan Santoso.

Yang menarik adalah PKS Kota Tegal. Partai nomor urut delapan ini sempat membuka penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah. Total nama yang ikut penjaringan ada 11 nama. Dari deretan nama yang ikut penjaringan lewat PKS, 6 diantaranya mendaftar posisi Calon Walikota Tegal. Sementara 5 membidik posisi Calon Wakil Walikota Tegal.

Seperti apa visi yang dibangun oleh kesebalas nama bakal calon kepala daerah yang mendaftar dalam penjaringan lewat PKS? Ini dia visi yang mereka usung untuk maju Pilkada Kota Tegal.

Tegal Berdedikasi Dan Sejahtera,Menjadi Kota Idaman (Dedy Yon Supriyono)

Terwujudnya Kota Tegal Yang Adil Dan Sejahtera Dengan Ciri Masyarakat Yang Beradab (Dr. Slamet Riyadi)

Menjadi Kota Maritim Yang Maju, Modern Dan Berdaya Saing Global Dengan Memanfaatkan Potensi Kelautan Dan Perikanan Secara Optimal (Hilmy Yassar)

Menjadi Pemimpin Yang Hadir, Dekat Dengan Masyarakatnya, Melayani Dengan Sepenuh Hati, Fokus Pada Kebutuhan Masyarakat Dalam Membangun Peradaban Kota Tegal Yang Madani (Bayu Arie Sasongko)

Mewujudkan Kota Tegal Yang Bermartabat, Unggul Dan Sejahtera (Elang Merayu Sukma)

Menuju Kota Kreatif Berskala Global Yang Berbasis Nilai Agama Dan Budaya Bahari (Muhammad Ashim Adzdzorif Fikri)

Tegal Maju, Berbudaya, Tata Tentrem Kertaraharja dan Bermartabat yang melibatkan warganya dalammewujudkan keadilan dan kesejahteraan untuk semua (Achmad Hilmani)

Menuju Tegal Lebih Sejahtera (Eri Sudjono)

Menuju Kota Tegal yang Maju sebagai Kota Perdagangan, Jasa dan Pelayanan yang Manusiawi, Berbudaya dan Berwawasan Lingkungan (Ahmad Satori)

Bergerak Bersama Mewujudkan Kota Tegal Sebagai Kota Bahari Yang Cemerlang (Faruq Ibnul Haqi)

Terwujudnya Kota Tegal Bahari Yang Maju, Aman, Adil, Sentosa Dan Sejahtera (Habib Ali Zaenal Abidin).

PKS Kantongi Nama Kader PKS yang Siap Diusung Pilkada, Diumumkan Dalam Waktu Dekat.

PKS Kantongi Nama Kader PKS yang Siap Diusung Pilkada, Diumumkan Dalam Waktu Dekat.

PKS Kota Tegal sudah kantongi sejumlah nama kader internal yang siap diusung pada Pilkada Kota Tegal. Pada Pilkada kali ini PKS Kota Tegal bertekad mengusung kader sendiri untuk maju baik sebagai G1 maupun G2. Beberapa nama itu rencananya akan diumumkan dalam waktu dekat pada peringatan Milad PKS ke-22 yang bakal digelar pekan ini.

Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc mengatakan sejauh ini sudah ada komunikasi dengan partai lain terkait dengan Pilkada. “Semangat komunikasi politik kami sama, ingin menghadirkan perubahan dan perbaikan di Kota Tegal,” ungkapnya.

Ia tidak memungkiri PKS tetap membutuhkan koalisi dengan partai lain. Oleh karenanya, saat ini PKS sedang melakukan komunikasi dengan partai lain, termasuk komunikasi dengan sejumlah nama yang menyatakan siap maju dan berharap bisa berkoalisi dengan PKS.

Terkait nama-nama kader PKS yang bakal diusung PKS Kota Tegal ini, Amiruddin memberikan kriteria diantaranya daftar nama-nama tersebut berasal dari berbagai kalangan usia, termasuk dari generasi milenial, ada yang saat ini masih menjadi anggota DPRD, ada pensiunan PNS, ada yang dari kalangan pengusaha, termasuk dari kalangan generasi milenial. “Semua sudah menyatakan kesiapannya. Nama-nama itu akan kami umumkan 5 Mei,” ungkapnya.

Semangat PKS mengusung kadernya untuk maju dalam Pilkada Kota Tegal ini memang bukan tanpa isapan jempol. Perolehan suara PKS pada Pemilu legislatif 2024 yang mendapatkan 5 kursi DPRD Kota Tegal dengan total perolahan menembus 23.380 suara bisa menjadi modal awal belum lagi dengan soliditas PKS sebagai partai kader.

Sekretaris DPD PKS Kota Tegal Rd. Muhammad Danil Mujib, S.Kom menegaskan memang PKS Kota Tegal sudah mengantongi sejumlah nama kader yang bakal diusung. Nama-nama tersebut akan menjalani sejumlah tahapan uji kelayakan yang dilakukan internal, utk mendapatkan Rekomendasi dari DPP PKS.

“Tim penjaringan internal sudah dibentuk. Agenda terdekat adalah penyelenggaraan Pemira, semacam pemilu internal terhadap nama-nama bakal calon yang dinilai layak menurut kader pelopor dan juga sejumlah pengurus dari DPD, DPC, maupun DPRa PKS,” pungkasnya.

Copyright © 2026