RTLH Beri Multiplayer Efek pada Kehidupan Masyarakat

RTLH Beri Multiplayer Efek pada Kehidupan Masyarakat

Ketua Komisi 2 DPRD Kota Tegal, Zaenal Nurrohman, menyerap aspirasi masyarakat pada reses masa Persidangan I tahun 2024 di Kantor DPC PKS Kecamatan Margadana, Jumat sore (13/12/2024).

Ditemui usai reses, Zaenal menyebut bahwa aspirasi yang mendominasi disampaikan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Tegal 3 Kecamatan Margadana adalah perbaikan rumah dalam program rumah tidak layak huni (RTLH), sarpras dan pemberian pelatihan bagi ibu rumah tangga.

Dikemukakan Zaenal, pada tahun 2024 dia telah merealisasikan RTLH untuk 39 unit rumah warga dan tahun 2025 mendatang, program itu akan diberikan kepada 15 warga.

“Karena keterbatasan anggaran, kita akan alokasikan RTLH secara bertahap. Karena memang RTLH ini investasi jangka panjang yang memberikan multi efek,” jelasnya.

Apabila RTLH direalisasikan, maka keluarga penerima akan memiliki tempat tinggal yang layak sehingga dapat menciptakan keluarga yang sehat. Dari sisi kesehatan itu, maka dampak lainnya keluarga penerima akan lebih produktif dalam berbagai hal.

“Semua faktornya dimulai dari rumah. Ketika rumahnya sudah layak, Insya Allah kesehatannya terjamin. Apabila sudah sehat maka penghuninya bisa lebih produktif, baik untuk bekerja maupun mengejar pendidikan,” katanya.

Adapun usulan terkait dengan infrastruktur, Zaenal tetap menerima dengan skala prioritas. Utamanya infrastruktur yang berkaitan dengan penanganan banjir.

Selain itu, dia juga banyak mendapat masukan untuk menggelar pelatihan-pelatihan bagi perempuan rentan, tanpa ada syarat pembatasan usia. Usulan itu juga akan dikoordinasikan dengan dinas terkait seperti Dinsos dan Disnakerin.

“Kira-kira pelatihan yang tepat bagi kaum emak-emak apa, kita akan coba koordinasikan. Warga berharap tidak ada batasan usia, sehingga mereka juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan maupun menjadi penghasilan utama baru karena memiliki pengalaman dan skill yang baru dari pelatihan,” ujar Politisi PKS ini.

Sementara itu, warga RT 04/ 03 Kelurahan Krandon, Kecamatan Margadana, Agus mengusulkan penyediaan ambulance gratis di setiap kelurahan. Sebab, warga masih kesulitan acap kali membutuhkan ambulance untuk mengevakuasi maupun mengatar warga yang sakit.

Menanggapi itu, Zaenal mengatakan, DPD PKS Kota Tegal telah menyediakan dua unit ambulance untuk pelayanan kepada kader maupun masyarakat umum.

Apabila kedua armada itu masih digunakan, maka PKS siap untuk membantu warga agar mendapat pelayanan dari rumah sakit yang ada di Kota Tegal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026