Rob Ancam Lapas Tegal: Ali Mashuri Desak Pemkot Segera Bertindak

Rob Ancam Lapas Tegal: Ali Mashuri Desak Pemkot Segera Bertindak

Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS Mochamad Ali Mashuri S.A.P melakukan kunjungan lapangan ke Lapas Kelas IIB Tegal. Kunjungan ini mendasari laporan warga jika kondisi lapas yang memperhatikan karena dihantam rob dan masalah sanitasi kritis.

Saat ini, Lapas Tegal dihuni sekitar 270 narapidana yang menempati 35 kamar yang secara rutin tergenang air pasang. Keresahan terbesar bukan hanya pada genangan air rob, tetapi juga kondisi sanitasi yang memprihatinkan.

Menurut Eka Feri Widianto, salah satu petugas Lapas, mengatakan lokasi lapas yang berdekatan dengan instalasi pembuangan akhir atau septic tank membuat genangan yang terjadi bercampur dengan sumber penyakit, memicu munculnya masalah kesehatan serius bagi penghuni.

Ia melanjutkan bahwa Kepala Lapas (Kalapas) Tegal telah melayangkan surat resmi kepada Pemkot Tegal melalui Bagian Umum dengan mengajukan dua permohonan utama yang bersifat mendesak.

Pertama, Kalapas berharap Pemkot Tegal dapat menyediakan lahan baru agar Lapas dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan layak huni, jauh dari ancaman rob. Kedua, jika relokasi tidak memungkinkan, Lapas meminta Pemkot segera melakukan upaya pengerukan Kali Bacin.

“Pendangkalan sungai disinyalir menjadi penyebab utama rob yang semakin parah,” katanya.

Berdasarkan informasi di lapangan, kondisi sungai sudah sangat dangkal, bahkan mencapai setinggi lutut manusia dewasa, yang memperparah masalah rob di Kota Tegal.

Menanggapi situasi darurat ini, Ali Mashuri menyatakan akan berupaya mengawal agar masalah ini segera ditindaklanjuti. Ia melakukan koordinasi dengan pihak Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

Dalam komunikasinya dengan Hamid Noor Yasin, anggota Komisi XIII DPR RI, ia berharap permasalahan Lapas Tegal yang memprihatinkan ini bisa menjadi perhatian di tingkat pusat dan segera mendapat solusi permanen dari otoritas terkait, mengingat aspek kemanusiaan dan darurat kesehatan yang dihadapi oleh ratusan warga binaan di Tegal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026