Ratusan kader, simpatisan, pengurus serta calon legislatif (caleg) DPRD Kota Tegal menyedot perhatian masyarakat di perempatan Jl. Merpati dan Jl. Ababil, Kelurahan Randugunting, Tegal Selatan, pada Ahad, (10/12) lalu.
Para simpatisan, pengurus dan caleg PKS tidak sekadar menyapa tapi juga mengenalkan program ke masyarakat. Mereka menyapa di jalan dengan aksi flashmob yang atraktif.
Menariknya, kader dan simpatisan PKS mengenakan jubah bergambarkan nomor urut 8, program serta kemenangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Amies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN). Saat bersamaan, mereka juga membagikan stiker.
“Hari ini PKS serentak secara nasional melakukan kampanye terbuka. Hari ini ada 2 titik yang menyelenggarakan flashmob. Di Margadana dan Tegal Selatan,” kata Ketua DPC PKS Tegal Selatan Firman Kurniawan.
Pemilihan lokasi, kata dia, dinilai efektif. Sebagai pusat aktivitas masyarakat dan pusat perekonomian, sebab di sini juga terdapat pasar tumpah, yang menjadi titik temu warga. PKS Kota Tegal ingin bersama-sama menyampaikan pesan bahwa pusat-pusat perekonomian menjadi konsentrasi PKS untuk ditumbuhkan. Pasar tradisional dan pasar tumpah, harus dioptimalkan kembali dengan berjalannya ekonomi rakyat.
“PKS Tegal Selatan optimistis bisa meraih 2 kursi. Ke depan, kalau kita menang maka inilah yang harus kita kembangkan di antaranya UMKM. Perekonomian kita didorong untuk lebih maju lagi,” terangnya.
Firman menambahkan, PKS mencoba memberikan gagasan cerdas kepada masyarakat, termasuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan bukan sekedar gimmick.
“Bukan hanya sekedar kegiatan administratif atau hal-hal yang bersifat kurang mencerdaskan tapi kita ingin menyampaikan kepada masyarakat, ini tugas berat kita bahwa perekonomian rakyat harus kita kembangkan,” tandasnya.
Diantara caleg PKS Tegal Selatan yang hadir H. Abdul Gony, SE, 4 Nining Supartin, SH, Caleg Nomor urut 3 Evi Inayati, dan Afika Sekar Salsabil.
“Dalam kesempatan ini, kami mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa pencoblosan 2024 merupakan momen penting yaitu pemilihan umum. Masyarakat memilih Presiden dan Wakil Presiden. Dan alhamdulillah, PKS mengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN),” ujarnya.
Insya Allah PKS siap menjadi partai membawa aspirasi dan harapan-harapan masyarakat untuk Indonesia lebih baik lagi,” imbuhnya.


Tampil sebagai pembicara adalah Ali Irfan, Learning Enthusiast sekaligus Founder Advance Learning Indonesia, yang dikenal sebagai Public Speaker dengan kelas-kelas pelatihan bertema komunikasi. Menurut Irfan, ada tiga prinsip yang perlu diperhatikan saat Public Speaking. Ketiga prinsip yang dimaksud adalah self mastery, message mastery, dan audience mastery. “Ketiga prinsip ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Orang yang bisa menguasai diri, dia akan mudah menguasai materi, termasuk mudah menguasai audiens,” ungkapnya.





Dr. Slamet ternyata maju sebagai caleg DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera untuk Dapil IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes). Teka-teki yang membuat publik bertanya-tanya, kenapa pria kelahiran Tegal 54 tahun silam ini memutuskan pensiun dini sebagai ASN, kini sudah terjawab.
“Faktanya memang betul, kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Itu artinya tidak satu kebijakan pun yang seluruhnya sepakat. Selalu ada yang pro dan kontra,” ujarnya.