Seratus hari masa kerja kepemimpinan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Wali Kota Tazkiyatul Muthmainnah menjadi sorotan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Tegal. Fraksi PKS menilai, dalam kurun waktu tersebut, belum ada terobosan nyata yang signifikan dari pemerintahan Kota Tegal.
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal, H. Abdul Ghoni, SE, secara tegas menyatakan keprihatinannya. “Dalam kurun 100 hari pemerintahan Kota Tegal di bawah kepemimpinan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, kami melihat belum ada terobosan nyata dalam kiprahnya memimpin Kota Tegal,” ujar Ghoni selesai Sidang Paripurna penyampaian Pemandangan Umum Fraksi PKS (10/6). Ia menambahkan, pihaknya masih melihat dominasi pekerjaan yang bersifat seremonial.
Ghoni menyoroti bahwa program-program yang dijalankan oleh pimpinan Kota Tegal saat ini dinilai belum menyentuh hal-hal nyata dan substantif yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. “Sebagai Wali Kota petahana, kami menilai selebrasi dan seremonial mestinya sudah selesai,” tegasnya.
Fraksi PKS mendesak Wali Kota Tegal untuk segera membuat terobosan nyata. “Kini saatnya bekerja, saatnya kembali membuat terobosan nyata dari Wali Kota Tegal agar kinerja Wali Kota dapat terlihat, sehingga masyarakat bisa mengetahui gebrakan-gebrakan yang dilakukan,” pungkas Ghoni.
Pernyataan ini diharapkan menjadi masukan bagi Pemerintah Kota Tegal untuk lebih fokus pada program-program prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan dan kebutuhan masyarakat Kota Tegal.



