Terima Aspirasi Warga, Ali Mashuri Gercep Turun Lapangan

Terima Aspirasi Warga, Ali Mashuri Gercep Turun Lapangan

Gerak cepat atau gercep Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal, Mochamad Ali Mashuri, bantu masyarakat dengan turun ke lapangan untuk memastikan kondisi bantaran Sungai Gung atau Ketiwon, Selasa (17/12/2024).

Hal itu dilakukan, setelah beberapa hari sebelumnya politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menerima aspirasi warga mengenai perubahan rasa air sumur yang terjadi sejak dua tahun silam dalam serap aspirasi atau reses.

Air sumur milik warga di Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, yang berubah menjadi payau, disinyalir akibat wilayah tersebut berdampingan dengan aliran Sungai Ketiwon yang terhubung dengan Laut Jawa.

“Alhamdulillah, setelah bersurat ke BPSDA Pemali-Comal Provinsi Jawa Tengah, hari ini kami melihat langsung kondisi tanggul Sungai Ketiwon,” katanya.

Hadil dari pantauan, diperkirakan beberapa titik tanggul mengalami kerusakan sehingga mengakibatkan air sumur warga berubah menjadi asin.

Untuk itu, Ali Mashuri meminta kepada dinas terkait, baik di tingkat kota maupun provinsi, untuk bisa melakukan penanganan.

“Kerusakan yang ada bisa segera diperbaiki, jangan sampai berlarut-larut. Apalagi sekarang ini sudah memasuki musim hujan. Jangan sampai kerusakan menjadi parah dan merugikan banyak pihak,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ali Mashuri juga mengapresiasi upaya Perumda Air Minum Tirta Bahari Kota Tegal yang memperbaiki sambungan pipa di RT 18/ RW 09 Kelurahan Panggung, sehingga wilayah tersebut dapat kembali tersuplai air bersih.

Selain itu, dia juga memantau langsung proses penyaluran air bersih dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, terhadap warga yang terdampak krisis air bersih, melalui tandon-tandon air BNPB.

“Terima kasih kami ucapkan kepada jajaran BPSDA Pemali-Comal, Perumda Air Minum Tirta Bahari dan Pemerintah Provinsi Jateng. Berkat sinergi dan kolaborasi yang epik ini permasalahan warga dapat teratasi bertahap. Kinerja seperti inilah yang diharapkan mereka. Semoga kita dapat menjaga hal-hal baik ini,” katanya.

Warga Panggung Keluhkan Air Sumur Rasanya Asin

Warga Panggung Keluhkan Air Sumur Rasanya Asin

Warga Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah mengeluhkan air sumur mereka berubah rasa menjadi payau. Mereka berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal dapat segera menindaklanjuti, mengingat air menjadi sumber kehidupan.

Ke luhan dan aspirasi itu disampaikan warga dalam reses masa Persidangan I Anggota DPRD Kota Tegal, Mochamad Ali Mashuri, di Rumah Aspirasi Jalan KH Zaenal Arifin, Sabtu (14/12/2024) kemarin. Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPR RI Komisi VIII, Abdul Fikri Faqih.

Salah seorang warga Jalan Irian RT 18/ RW 09, Yuni menyebut bahwa selama empat bulan wilayah tempat tinggalnya mengalami krisis air atau kekeringan. Dampaknya, tidak sedikit peralatan rumah tangga menjadi rusak.

Dia berharap, keberadaan sumur artesis dapat dimanfaatkan karena terbengkalai sejak empat tahun lalu akibat mengalami kerusakan.

“Kami sudah berkomunikasi dengan kelurahan. Kerusakan sumur artesis diperkirakan butuh dana perbaikan 30-40 juta. Pada Oktober lalu sempat dicek oleh DPUPR tetapi belum juga diperbaiki sampai sekarang. Semoga dalam waktu dekat kami bisa memanfaatkan sumur itu,” katanya.

Senada disampaikan Murtiningsih warga RT 05/ RW 05 Kelurahan Panggung yang mengeluhkan air sumurnya berubah rasa menjadi asin selama dua tahun belakangan. Dia menduga hal itu terjadi karena adanya proyek pembuatan gorong-gorong menggunakan u-ditch.

“Sudah dua tahun ini air sumur bisa jadi asin. Padahal lokasi RT 05 jauh dari pantai. Kalau di sini saja asin, bagaimana RT 09 di rumah Ibu Yuni yang dekat dengan laut,” katanya.

Menanggapi itu, Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tegal, M Ali Mashuri akan mengakomodir dan menindaklanjuti dengan melakukan koordinasi bersama BPSDA Pemali Comal, mengingat wilayah Kelurahan Panggung tidak jauh dari aliran Sungai Ketiwon yang dikelola pemerintah provinsi.

Dalam kesempatan tersebut, Ali Mashuri juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Tegal Timur yang telah memberikan amanah sehingga dirinya mampu menjadi wakil rakyat di Gedung DPRD.

“Perjuangan Pemilihan Legislatif (Pileg) merupakan kerja keras kita semua. Dua kursi keterwakilan dari Fraksi PKS menjadi sarana kita untuk berinteraksi. Terkait usulan-usulan, kita upayakan untuk direalisasikan pada ubahan 2025 atau sumber dana lain seperti provinsi maupun pusat,” katanya.

Ketua Fraksi PKS Abdul Ghoni;  “Aleg itu Pelayan Rakyat.”

Ketua Fraksi PKS Abdul Ghoni; “Aleg itu Pelayan Rakyat.”

Paska dilantik menjadi Anggota DPRD Kota Tegal 28 Agustus 2024 lalu, selang sepekan, H. Abdul Ghoni, S.E. mendapat amanah tambahan sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal Periode 2024-2029. Ketetapan ini sesuai dengan Surat Keputusan DPP PKS No 711/SKEP/DPP-PKS/VIII/2024 yang ditandatangani langsung oleh Presiden PKS.

Abdul Ghoni menggantikan posisi H. Amiruddin, Lc yang saat ini menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Tegal yang merupakan Ketua Fraksi PKS DPRD periode 2019-2024.

Nama Abdul Ghoni bukan sosok baru di PKS. Karier politik di PKS dimulai sejak 1999 sebagai ketua DPC PKS Kramat sampai tahun 2005.

Tahun 2006 Ghoni pindah ke Kota Tegal, dan ikut memperkuat PKS di Kota Tegal. Ia memulai kembali kiprah politiknya dari struktur PKS paling bawah sebagai Pengurus Ranting PKS Debong Kidul periode 2007-2013. Amanah itu berlanjut sampai akhirnya mendapat kepercayaan sebagai Ketua DPC PKS Tegal Selatan sejak 2014-2019.

Awal mula bersinggungan dengan legislatif, Abdul Ghoni sempat jadi Caleg 2 kali, menjadi Tenaga Ahli Fraksi PKS 2019-2020, sebelum mendapat amanah untuk fokus sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD PKS Kota Tegal 2020-2025. Di sini ia juga mendapatkan instruksi untuk mempertahankan kursi Tegal Selatan sehingga kembali menjadi caleg.

Kesungguhannya menjalankan amanah sebagai Tim Pemenangan Pemilu PKS, membuahkan hasil 5 kursi DPRD Kota Tegal untuk PKS, termasuk dirinya.

Selain aktif di PKS, Abdul Ghoni juga termasuk aktif di beberapa organisasi diantaranya sebagai Ketua Perhimpunan petani nelayan sejahtera Indonesia (PPNSI) Kota Tegal, Pengurus Dewan Masjid Tegal Selatan.

Keaktifannya di organisasi memang sudah terlihat sejak SMP, saat ia tergabung dalam IPM (Ikatan Pelajar Muhamadiyah) dan Remaja Masjid. Sampai saat ini pun masih aktif di organisasi sebagai Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Tegal Selatan.

Pria kelahiran Tegal, 17 Januari 1975 ini dulunya pernah jadi karyawan pabrik yang memproduksi benang ban 1996-1999, pada tahun 1999-2016 lanjut meniti karir sebagai teknisi di perusahaan yang bergerak di bidang industri pembelahan kayu. Berbekal pengalaman itulah setelah resign dari bekerja, ia memulai masuk dunia UMKM di bidang mebeuler sampai sekarang.

Selain aktif di organisasi, Ghoni juga terlibat aktif di bidang pemberdayaan masyarakat. Tercatat ia pernah menjadi Fasilitator Lapangan pada program sanitasi masyarakat yang merupakan Sub Program Pembangunan Tempat Pengelolahan Sampah Masyarakat Terpadu pada Diskimtaru sekarang Disperkim pada tahun 2012-2016.

Pengalaman politk, usaha, organisasi, dan pemberdayaan mengantarkannya sebagai Anggota Dewan.

Dengan perannya sebagai legislator, ia berkomitmen akan tetap terus melayani masyarakat. “Yang sudah baik, ditingkatkan. Yang belum baik diperbaiki,” ungkapnya.

Ia menegaskan pesan ini ditujukan bukan hanya kepada Aleg PKS, tetapi juga kepada semua Anggota Dewan. “Mari jadi pelayan rakyat yang melayani dengan hati,” pesannya.

Ia menambahkan bahwa anggota dewan tidak bisa dilepaskan dari perannya sebagai pelayan rakyat. “Aleg itu pelayan masyarakat. Tidak bisa dilepaskan dari fungsi pelayanan. Dalam hal legislatif, memberi hak masyarakat yang bisa jadi belum tertunaikan,” pungkasnya.[]

Sah! Lima Caleg Terpilih PKS Kota Tegal Dilantik.

Sah! Lima Caleg Terpilih PKS Kota Tegal Dilantik.

Sebanyak 30 calon legislatif terpilih saat kompetisi pemilu legislatif pada 14 Februari 2024, telah dilantik pada Rabu, 28 Agustus 2024 di Ruang Paripurna DPRD Kota Tegal. Lima diantaranya adalah caleg terpilih dari PKS Kota Tegal yang berhasil mendapatkan 5 kursi yang tersebar di 4 Dapil.

Kelima caleg terpilih yang dilantik sebagai Anggota DPRD Kota Tegal Perideo 2024-2029 itu adalah H. Amiruddin, Lc (Dapil Tegal Timur), Mochammad Ali Mashuri (Tegal Timur), H. Abdul Ghoni, SE (Dapil Tegal Selatan), Zaenal Nurohman, A, Md (Dapil Margadana), dan Hj. Erni Ratnani, SE., MM (Dapil Tegal Barat).

Dari kelima nama tersebut, 2 diantaranya adalah Anggota DPRD Periode 2019-2024 yang terpilih kembali yaitu H. Amiruddin, Lc dan Zaenal Nurrochman, tiga nama yang lain adalah caleg yang baru terpilih, diantaranya adalah Hj. Erni Ratnani, SE., MM yang tak lain adalah istri dari mendiang Rachmat Rahardjo, H. Abdul Ghoni, Tenaga Ahli Fraksi PKS (2019-2021) sekaligus Ketua Bapilu DPD PKS Kota Tegal, dan Mochamad Ali Mashuri adalah Staff Fraksi PKS DPRD Kota Tegal (2019-2024).

Pemilu 2024 perolehan suara PKS naik 30 persen. Pada pemilu 2019 PKS Kota Tegal mendapatkan 17.897 suara, namun pada pemilu 2024 PKS Kota Tegal naik menjadi 23.380 suara. Kenaikan perolehan suara ini berdampak pada bertambahnya kursi dari yang sebelumnya mendapatkan 4 kursi, kini menjadi 5 kursi.

Persebaran perolehan kursi tersebut adalah Dapil Tegal Timur mendapatkan 2 kursi dengan total peroleehan suara 7.435 suara. Tiga Dapil lainnya yang meliputi Tegal Selatan mendapatkan 5.161 suara. Dapil Margadana 5.557 suara, dan Dapil Tegal Barat 5.277 suara, dengan masing-masing mendapatkan 1 kursi DPRD Kota Tegal.

Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc menyampaikan bahwa atas dilantiknya 5 Anggota DPRD PKS Kota Tegal semoga bisa lebih Amanah dan lebih baik dalam mengemban peran sebagai wakil rakyat Kota Tegal.

Bayu Arie Sasongko, Siap Menangkan PKS di Pilwakot Tegal 2024, Calon Diri Sebagai Calon Kepala Daerah

Bayu Arie Sasongko, Siap Menangkan PKS di Pilwakot Tegal 2024, Calon Diri Sebagai Calon Kepala Daerah

Anggota DPRD Kota Tegal, Bayu Arie Sasongko mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota Tegal di DPD PKS Kota Tegal, Rabu (15/5/2024). Dia merupakan kader internal PKS dan anggota DPRD Kota Tegal periode 2019-2024. Bayu Arie Sasongko mengatakan, pendaftarannya sebagai bakal calon adalah panggilan dari PKS untuk menyongsong kemenangan Pilkada 2024.

Ia sebagai kader internal PKS memang sudah menyiapkan diri untuk Pilkada 2024.
“Saya siap menjadi opsi yang dibutuhkan. Artinya penjaringan ini ibarat perang, maka DPD PKS Kota Tegal punya banyak senjata. Ada dari unsur anak muda, birokrat, dan legislatif. Semua berangkat dari latar belakang masing-masing,” ujarnya kepada media saat mengembalikan formulir pendaftaran di secretariat DPD PKS Kota Tegal Rabu (15/5/2024).

Bayu mengatakan, sehingga pencalonan ini bukan menjadi hajat pribadi, melainkan PKS. Momentum ini untuk menjaga kemenangan DPD PKS Kota Tegal dalam Pileg 2024 agar tetap menang di Pilkada 2024. “Kami tidak ingin momentum kemenangan PKS pada Pemilu 2024 yang baru dimulai di Pileg lepas di Pilkada ini. Jadi kami serahkan ke partai untuk nanti menentukan mana yang terbaik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Kota Tegal, Amiruddin mengatakan, Bayu Arie Sasongko memang salah satu kader internal yang didorong untuk mendaftar oleh DPD PKS Kota Tegal.

Tetapi dia tetap akan mengikuti prosedur dan tahapan yang sudah ditentukan. Sementara hingga saat ini sudah ada sembilan orang yang mengambil formulir pendaftaran di PKS. “Siapa dan posisinya wali kota atau wakil, nanti melihat perkembangan. “Kami juga ingin melihat secara pasti kesiapan orang yang bersangkutan di wali kota atau wakil wali kota,” katanya. (*)

F-PKS Minta Pemkot Segera Terbitkan Edaran Penghentian Operasional Tempat Hiburan di Kota Tegal

F-PKS Minta Pemkot Segera Terbitkan Edaran Penghentian Operasional Tempat Hiburan di Kota Tegal

Ramadan sebentar lagi akan tiba. Fraksi PKS Kota Tegal dalam kesempatan paripurna  meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal untuk segera mengeluarkan surat edaran penghentian operasional tempat hiburan malam selama Ramadhan.

Permintaan surat edaran penghentian operasional tempat hiburan di Tegal selama Ramadhan itu disampaikan fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD. Itu, disampaikan melalui sidang parupurna penetapan Raperda Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama yang akan ditetapkan menjadi Perda. (1/3).

Fraksi PKS menyampaikan agar Pemkot mengeluarkan surat edaran penghentian operasional tempat hiburan di Tegal selama Ramadhan itu dalam rapat pada Kamis 29 Februari 2024. Rapat Paripurna digelar dengan agenda persetujuan DPRD tentang Raperda Kerukunan Umat Beragama menjadi Perda.

Melalui juru bicaranya Zaenal Nurohman, PKS meminta agar Pemkot segera mengeluarkan edaran pemberitahuan kepada pengelola. Untuk menghentikan operasional tempat hiburan di Tegal selama Ramadhan.[]

 

Hari Santri, Fraksi PKS Usulkan Walikota Kenakan Pakaian Ala Pesantren

Hari Santri, Fraksi PKS Usulkan Walikota Kenakan Pakaian Ala Pesantren

Fraksi PKS Kota Tegal mengusulkan agar walikota beserta jajaran, dapat mengenakan pakaian ala santriu saat peringatan hari santri pada tanggal 22 Oktober 2023 mendatang.

Hal itu mengemuka saat H. Amiruddin, Lc membacakan pemandangan umum Fraksi PKS DPRD Kota Tegal tentang APBD Tahun Anggaran 2024 paa Senin (9/10). Kontan, usulan tersebut mendapat respon gerr dari para peserta siding paripurna. Ketua F-PKS tersebut menyampaikan itu di menit-menit terakhir sebelum mengakhiri penyampaian Pemandangan Umum.

“Fraksi PKS mengingatkan bahwa 22 Oktober adalah Hari Santri Nasional. Kami  mengusulkan agar Walikota bisa menghimbau jajarannya untuk bisa mengenakan pakaian ala santri, sebagaimana dulu Walikota menghimbau jajarannya untuk mengenakan seragam TK, SD, dan SMA.”

Seperti diketahui Walikota Tegal Dedy Yon beserta jajarannya pernah mengenakan seragam SD saat vaksinasi massal Siswa SD pada Senin 21 Desember 2021. Hal  yang sama juga dilakukan Dedy Yon mengenakan seragam layaknya guru diikuti para pejabat OPD, yang memakai seragam anak-anak TK saat vaksinasi Covid 19 untuk anak usia 6-12 tahun, awal 2022. Sedangkan penggunaan seragam SMA, dilakukan Dedy Yon beserta jajarannya pada gelaran Konser Putih Abu-abu, 17 Agustus 2023.

 

 

 

Fraksi PKS Apresiasi Perolehan Dana Insentif Fiskal, Meski Tak Cukup Membanggakan

Fraksi PKS Apresiasi Perolehan Dana Insentif Fiskal, Meski Tak Cukup Membanggakan

Fraksi PKS mengapresiasi atas perolehan alokasi Dana Insentif Fiskal tahun 2024 sebesar Rp. 6.661.035.000,-  dibanding tahun sebelumnya yang perolehannya nihil.

Hal disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal dalam penyampaian pemandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2024 pada Senin (9/10).

Meski demikian, lanjut Amir, perolehan insentif fiskal tahun 2024 tersebut belum cukup membanggakan karena peluang total Dana Insentif Fiskal per daerah/tahun sebenarnya diatas Rp.100.000.000.000 (dari 19 indikator yang dikriteriakan).

“Kita perlu banyak belajar dari Kota Semarang yang akan mendapatkan Dana Insentif Fiskal 2024 sebesar Rp. 30.953.583.000,-,” ungkapnya. Pada kesempatan tersebut, Fraksi PKS menanyakan rencana aksi Pemerintah Kota Tegal untuk tahun 2023 dan 2024  dalam rangka merebut Insentif Fiskal pada tahun yang akan datang agar meningkat melebihi Insentif fiskal sekarang.

Fraksi PKS juga mendorong agar di APBD tahun 2024 nanti, Pemerintah Kota Tegal harus lebih serius dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan 4 Program yang menjadi Dasar Kriteria Pemberian Dana Insentif Fiskal di quartal terakhir tahun 2023 ini, diantaranya Penghapusan Kemiskinan Ekstrim, Penurunan angka Stunting, Penggunaan Produk dalam Negeri, dan Percepatan Belanja Daerah.

 

 

Pembangunan MPP Terkendala, F-PKS Sesalkan Sikap Tidak Profesional Pelaksana.

Pembangunan MPP Terkendala, F-PKS Sesalkan Sikap Tidak Profesional Pelaksana.

Proses pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kompleks PPIB Jl. Wahidin Sudirohusodo Kota Tegal mengalami kendala. Buntut dari terhentinya proses pembangunan mebuat Pemerintah Kota Tegal harus memberikan surat peringatan sampai hari dilakukan show case meeting pertama.

Fraksi PKS DPRD Kota Tegal melalui Bayu Arie Sasongko prihatin sekaligus menyesalkan kurang profesionalnya pelaksana yang telah memenangkan tender Pembangunan Mall Pelayanan Publik. “Latar belakang ketidaksiapan modal, membuat pekerjaan pembangunan menjadi terhenti,” ungkapnya.

Bayu menambahkan jika hal ini masih berlanjut sampai proses SCM kedua dan ketiga, bahkan jika sampai harus terjadi pemutusan Kontrak, maka akan menjadi masalah besar bagi Pemerintah Kota untuk menyelesaikan Pembangunan MPP tepat waktu.

Fraksi PKS berharap tidak ingin terjadi preseden buruk bahwa Kota Tegal menjadi satu-satunya Kota/Kabupaten yang tidak mampu mewujudkan Mall Pelayanan Publik. “Kami minta itikad baik pelaksana untuk melakukan segala upaya secara profesional untuk mengejar ketertinggalan tahapan pembangunan Mal Pelayanan Publik Kota Tegal,” ujar Bayu menegaskan.

Hal ini, tambah Bayu, menjadi Evaluasi bagi Pemerintah Kota, tentang persyaratan dan petunjuk teknis dalam proses lelang, agar kedepan Pemerintah Kota mendapatkan kontraktor yang professional, memiliki kemampuan teknis dan finansial memadai untuk melakukan sebuah program pekerjaan yang bersumber dari dana APBD Kota Tegal.[]

 

Perda Kepemudaan, Kado Terindah Bagi Pemuda Kota Tegal

Perda Kepemudaan, Kado Terindah Bagi Pemuda Kota Tegal

Ditetapkannya Raperda Kepemudaan menjadi Perda bisa menjadi kado terindah bagi pemuda Kota Tegal umumnya dan khusunsya KNPI yang baru saja memperingati hari ulang tahun ke-50.

“Perda ini harus dimaknai sebagai upaya Pemerintah Kota Tegal dalam rangka memberikan pemberdayaan dan pengembangan potensi pemuda sebagai pelangsung, pelopor dan penyempurna kehidupan masyarakat di masa yang akan datang,” kata Tauchidin, Anggota DPRD dari Fraksi PKS

Menurutnya Perda ini haruslah bisa menjadi benteng yang kokoh bagi Pemuda Kota Tegal khususnya untuk menjaga pancasila sebagai idiologi bangsa dan menjaga tetap tegaknya Negara Kesatuan republik Indonesia serta dalam rangka menangkal paham Radikalisme dan sikap intoleransi yang bisa berujung disintegrasi bangsa.

Fraksi PKS mendorong adanya sinergi lintas sektor Perangkat daerah yang betul-betul memahami upaya pendidikan karakter kepemimpinan, pemberdayaan ekonomi dan menumbuhkan aspek moralitas kepemudaan di Kota Tegal

Melalui perda ini Fraksi PKS berharap akan tercipta atmosfer positif yang dapat menggairahkan semangat pemuda untuk ikut andil dalam memberikan gagasan. “Serta memiliki semangat berwirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan, menjadi pemimpin dan pelopor dalam bidang pembangunan di Kota Tegal,” pungkasnya.[]

Copyright © 2026