PKS Tegal Selatan Gelar Pengajian Akbar, Pengunjung yang Hadir Lampaui Target.

PKS Tegal Selatan Gelar Pengajian Akbar, Pengunjung yang Hadir Lampaui Target.

Sebanyak 470 warga Tegal Selatan memadati acara Pengajian Akbar dalam Rangka Maulid Nabi Muhammad Saw dan Hari Santri yang diselenggarakan PKS Tegal Selatan pada Sabtu (22/10).

Kegiatan ini bertempat di halaman depan sekretariat DPC PKS Tegal Selatan, Jl. Sakti nomor 89, RT 3 RW II Debong Kidul, Tegal Selatan.

Hadir pada kesempatan itu Anggota DPRD Dapil Tegal Selatan Bayu Arie Sasongko, Ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS Kota Tegal Tauchidin, Ketua DPC PKS Tegal Selatan Firman Kurniawan dan sebagai pembicara menghadirkan Ust. Achmad Rofi’i dari Kelurahan Bandung, Tegal Selatan.

Ketua DPC PKS Tegal Selatan Firman Kurniawan mengatakan pengajian Akbar ini digelar sebagai momentum untuk  mengambil hikmah perjalanan kehidupan Nabi Muhammad Saw sebagai orang yang memiliki kualitas ketaatan paripurna kepada Allah, termasuk dalam membangun relasi sosial.

Kegiatan ini bertepatan dengan Hari Santri Nasional ke-8, yang mengangkat tema berdaya menjaga martabat kemanusiaan.

Firman merasa bersyukur, sebab pengunjung yang hadir melampaui target. “Sungguh, ini diluar prediksi, pengunjung yang datang membludak. “Semula kami targetkan 300 pengunjung, tapi yang hadir mencapai angka 470 orang. Jadi melampaui target,” katanya.

Semoga, lanjut Firman, ini menjadi isyarat kemenangan PKS di Tegal Selatan. “Mudah-mudahan dari 470 orang ini bisa menjadi bekal kami untuk menghadirkan 9.150 orang untuk PKS di pemilu 2024,” ungkapnya.

Sementara itu Bayu Arie Sasongko mengatakan apresiasi atas semangat yang luar biasa kepada para pengunjung yang didominasi anggota RKI se Tegal Selatan. Ia berharap setiap kegiatan PKS di Tegal Selatan bisa memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Tauchidin yang hadir pada kesempatan itu juga sempat memberikan sambutannya mewakili DPD PKS Kota Tegal. Ia merespon positif atas antusiasme masyarakat menghadiri pengajian sebagai bukti cintanya kepada nabi.

Saat itu juga dilakukan pembagian hadiah lomba Pembacaan Barzanji yang diikuti anggota RKI se Tegal Selatan  yang dipelopori oleh Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPC PKS Tegal Selatan.()

PKS Kota Tegal Peringati Maulid Nabi di 4 Titik Kecamatan

PKS Kota Tegal Peringati Maulid Nabi di 4 Titik Kecamatan

PKS Kota Tegal Peringati Maulid Nabi di 4 Titik Kecamatan. Kegiatan ini diselenggarakan di masing-masing DPC Partai Keadilan Sejehtera. PKS Tegal Barat menggelar acara maulid nabi pada 8 Oktober 2022. Sementara PKS Tegal Timur dan Margadana agenda yang sama digelar pada 16 Oktober 2022. DPC PKS Tegal Selatan rencana akan dihelat pada Sabtu, 22 Oktober 2022.

Kegiatan peringatan maulid nabi ini dimeriahkan dengan lomba pembacaan kitab barzanji yang diikuti oleh anggota RKI (Rumah Keluarga Indonesia). Di Margadana sendiri untuk tausiyah diisi oleh KH. Ahmad Amrozi yang menyamaikan tentang pentingnya mempunyai sifat-sifat Nabi Muhammad Saw.

Sementara di DPC PKS Tegal Timur kegiatan pengajian Maulid Nabi juga diselingi dengan kegiatan peningkatan kapasitas anggota di bidang kepemimpinan dan kewirausahaan yang dikemas dalam bentuk outbound di Bumi Perkemahan PAI Kota Tegal.

Di Tegal Barat sendiri, kegiatan maulid nabi diawali dengan pembacaan Maulud Diba’ yang diikuti sekitar seratus lebih anggota DPC dan RKI. Pada kesempatan itu Ust. Tauchidin menyampaikan tausiyah. Ia menyampaikan bahawa para nabi yang lain ibarat ikat cincin, sementara Nabi Muhammad sebagai batu permata. Nabi yang lain itu mulia. Tetapi yang paling mulia nabi Muhammad Saw.

Ketua DPC PKS Tegal Barat, Tedi Kartino, S.P mengatakan dalam sambutannya, “Pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini adalah momentum sakral yang bisa dimanfaatkan, tidak hanya dalam perayaan saja tapi juga diaplikasikan dalam sikap sehari-hari,” ujarnya.

Perayaan Maulid yang diselenggarakan PKS ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM anggota partai dengan meneladani kebaikan Nabi Muhammad Shallallah Alaihi Wasallam. Dalam momentum tersebut juga dilakukan pengukuhan lima kelompok RKI (Rumah Keluarga Indonesia) baru di wilayah binaan DPC Tegal Barat.

Ini Dia! Sosok yang Akan Lanjutkan Kiprah Pak Rachmat di Tegal Barat

Ini Dia! Sosok yang Akan Lanjutkan Kiprah Pak Rachmat di Tegal Barat

Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah No 170/113 tahun 2022 tentang peresmian pemberhentian dan Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kota Tegal 2019-2024 telah terbit. SK tersebut ditandatangani Gubernur pada 14 Oktober 2022.

Dalam SK tersebut dijelaskan Anggota DPRD Kota Tegal yang diberhentikan adalah Rachmat Rahardjo dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera karena yang bersangkutan meninggal dunia. Sedangkan penggantinya adalah Tauchidin.

Menurut rencana, pelantikan Anggota DPRD PAW akan dilangsungkan pada 28 Oktober 2022. Siapakah sosok Tauchidin yang bakal menggantikan almarhum Rachmat Rahardjo sebagai Anggota DPRD Kota Tegal di Dapil Tegal Barat?

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal Amiruddin, Lc memberikan sinyal bahwa pengganti sesuai regulasi adalah peraih suara terbanyak kedua dalam Pemilu Legislatif tahun 2019 lalu. “Yang jelas, beliau bukan hanya kader PKS, tetapi juga pengurus DPD,” kata Amiruddin.

Tauchidin adalah Ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS Kota Tegal. Ia sosok yang juga dekat dengan Pak Rachmat, teman seperjuangan di PKS, bahkan merupakan binaan kelompok pengajian almarhum Rachmat Rahardjo. “Beliau bukan orang baru di PKS. Pak Tauchidin sudah bergabung sejak partai masih bernama Partai Keadilan,” kata Amiruddin.

Tauchidin lahir di Tegal, pada 20 November 1968. Ia tinggal di Jl. Nanas Gg 23 RT 2 RW VII Kraton, Kecamatan Tegal Barat. Aktivitas keseharian Tauchidin adalah guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di salah satu SMP swasta di Kota Tegal.

Tauchidin tercatat 3 kali mengikuti kontestasi Pemilihan Legislatif. Mulai dari Pemilu legislatif 2009, 2014, dan 2019 di Daerah Pemilihan Tegal Barat. Selama tiga kali pemilihan legislatif, Tauchidin selalu meraih peringkat kedua perolehan suara jika dibandingkan dengan caleg lain dari PKS.

“Secara aturan, beliau memenuhi syarat untuk menjadi anggota dewan menggantikan Pak Rachmat yang meninggal dunia pada 11 Agustus lalu,” ungkap Lis Herawati, dari tim KPUD Kota Tegal.

Saat ditanya apa kesan beliau terhadap sosok almarhum Rachmat Rahardjo, Tauchidin menyampaikan Pak Rachmat merupakan orang yang bisa diambil teladan di semua bidang. “Dalam ibadahnya, juga dalam hal membantu sesama. Semoga bisa bisa amanah dan istikomah melanjutkan perjuangan yang telah beliau rintis selama ini,” ungkapnya.

Fakta menarik dari sosok Tauchidin, ternyata Pak Rachmat merupakan guru ngaji di kelompok pengajiannya. “Pak Rachmat itu pembimbing saya di UPA Unit Pembinaan Anggota,”pengakuannya.()

Zaenal Nurrohman: Raperda PKL Harus Jadi Solusi Pertumbuhan Ekonomi

Zaenal Nurrohman: Raperda PKL Harus Jadi Solusi Pertumbuhan Ekonomi

Sedikitnya ada 14 titik lokasi yang direncanakan Pemkot Tegal untuk penempatan PKL. Lokasi tersebut menampung 876 PKL dan tersebar di semua kecamatan, yakni CMJT, Eks Bina Marga, Pokanjari, Jl. Ahmad Dahlan, Jl. Melati (samping SMP 14 Tegal), Gor Wisanggeni, PPIB, Pasar Ireng, Kraton, Eks SDN Tegalsari 11, RSUD Kardinah, Sekitar Lapangan Tegal Selatan, dan Islamic Center.

Menurut Wakil Ketua Pansus I Zaenal Nurrohman, lokasi penempatan PKL akan ditentukan tim yang beranggotakan lintas perangkat daerah. Mereka akan melaporkan pertanggungjawabannya kepada walikota.Prosesya harus melalui kajian, baik dari aspek ekonomi maupun aspek lainnya. “Saat in ibaru ada gambaran saja, belum ada kajian,” kata Zaenal.

Zaenal menyampaikan rancangan Perwal penataan dan pemberdayaan PKL yang disampaikan Pemkot akan dicermati Pansus I untuk disandingkan dengan Raperda Penataan dan Pemberdayaan PKL agar selaras. Fleksibilitas Perwal diperlukan agar dapat diperbaharui sesuai perkembangan dengan landasan kajian yang dilakukan.

Selain penetapan lokasi PKL, Raperda Penataan dan Pemberdayaan PKL akan mengatur pendataan, pendaftaran, Perencanaan ruang lokasi, pemindahan, dan penghapusan lokasi PKL. “Perda ini mestinya menjadi solusi bagi kesejahteraan PKL dan bagian dari pertumbuhan ekonomi bukan sebaliknya jadi sumber masalah perkotaan, sehingga para PKL harus mendapatkan akses menuju keberhasilan secara ekonomis tanpa harus menimblkan masalah penataan fisik kota dan masalah lingkungan,” ungkapnya.

Zaenal menambahkan jika PKL makmur, kota akan maju. PKL yang tertata rapi juga akan dinikmati masyarakat luas. Ia berharap Raperda PKL bisa menjadi angina segar ntuk PK agar mendapatkan perlindungan dengan tanggungjawab pemerintah.[]

Berharap Masuk Pendataan, Para Penjaga Sekolah SD Kunjungi F-PKS DPRD Kota Tegal

Berharap Masuk Pendataan, Para Penjaga Sekolah SD Kunjungi F-PKS DPRD Kota Tegal

Forum Komunikasi Penjaga Sekolah Sekolah Dasar (FKPSD) Kota Tegal saat ini tengah berjuang agar masuk dalam pendataan non ASN oleh Pemerintah Kota Tegal, sebagai imbas akan dihapusnya honorer pada tahun 2023. Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan menyampaikan aspirasinya melalui jalur legislatif.

Dalam edaran yang dikeluarkan MenPAN RB terkait pendataan Non ASN di lingkungan instansi pemerintah, penjaga SD tidak termasuk dalam kategori pendataan.  Padahal di beberapa daerah, pendataan penjaga SD juga bisa diinput. Tetapi untuk Kota Tegal masih ada kendala. “Di beberapa daerah penjaga sekolah bisa masuk pendataan. Kami berharap di Kota Tegal pun bisa demikian,” ungkap Toni. Ia menjelaskan saat ini ada 102 tenaga honorer formasi penjaga sekolah di lingkungan SD Negeri di Kota Tegal.

Oleh karenanya FKPSD Kota Tegal memperjuangan agar bisa masuk dalam pendataan. “Sudah ada di daerah lain seperti di Kabupaten Rembang, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Banyumas., penjaga sekolah masuk pendataan, Tetapi kenapa Kota Tegal belum bisa?” jelas Toni Setiawan, selaku perwakilan KPSSD Kota Tegal saat berkunjung ke F-PKS DPRD Kota Tegal.

Ia berharap dari legislatif bisa turut mengawal dan menyampaikan aspirasi mereka ke Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Pemerintah Kota Tegal.

Ketua F-PKS DPRD Kota Tegal Amiruddin, Lc mengatakan akan menindaklanjuti aspirasi para penjaga sekolah. Bahkan dalam pertemuan tersebut, Amiruddin sempat menelepon pihak BKPD Kota Tegal untuk menyampaikan aspirasi para penjaga sekolah yang tergabung dalam FKPSD Kota Tegal. Formalnya nanti bisa kami fasilitasi di Komisi I DPRD Kota Tegal untuk menindaklanjuti.

Selain terkait pendataaan Non ASN, mereka juga menyampaikan agar ada peningkatan kesejahteraan.”Minimal untuk pemberian honor tidak diberikan berdasarkan pada hari kerja. Sebagai penjaga sekolah, bisa dibilang kami tidak mengenal tanggal merah,” ungkapnya.[]

Zaenal Motivasi Generasi Muda Jadi Pelaku Ekraf

Zaenal Motivasi Generasi Muda Jadi Pelaku Ekraf

Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS Zaenal Nurrohman berikan motivasi generasi muda untuk menjadi pelaku ekonomi kreatif. Hal ini disampaikan Zaenal dalam kegiatan pelatihan Usaha Baru dan Kreatif dan Modern yang diselenggarakan pada 30 September – 2 Oktober di Premier Hotel Tegal.

Kegiatan ini terselenggara atas pokok pikiran Anggota DPRD Kota Tegal sebagai bentuk kepedulian membina generasi muda untuk menjadi pelaku ekonomi kreatif. Kegiatan ini difasilitasi Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Tegal. Acara yang bertajuk Milenial Content Training diisi dengan kegiatan pelatihan content creator yang menghadirkan tim jatengkita.id sebagai narasumber. Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Disporapar Irkar Yuswan Apendi.

Zaenal mengatakan anak muda berpeluang besar untuk menjadi pelaku ekonomi kreatif. Sebab kreativitas ini biasanya menjadi DNA anak-anak muda. “Kreativitas ini perlu terus dikembangkan agar bisa memberikan kebermanfaatan bagi orang banyak,” ungkap Zaenal.

Hanif Murtadho mengatakan kegiatan ini diikuti oleh peserta maksimal usia 25 tahun. “Animo pendaftar kegiatan seperti ini terbilang tinggi. Begitu pendaftaran dibuka sudah masuk sekitar 50 pendaftar. Tapi kami seleksi lagi dari jumlah peserta, agar kegiatan ini benar-benar tepat sasaran. Yang jelas usia di atas 25, tidak kami loloskan,” ungkapnya.

Selama tiga hari peserta mendapatkan materi seputar fotografi, videografi, dan content writer.  Peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan materi yang telah didapatkan dengan hunting foto dan video di beberapa tempat yang menjadi ikon Kota Tegal. Di hari ketiga dilakukan evaluasi dari hasil konten yang telah mereka produksi.[]

Lomba Layang-layang di Kota Tegal, Bayu “Olahraga Rekreasi Banyak Diminati.”

Lomba Layang-layang di Kota Tegal, Bayu “Olahraga Rekreasi Banyak Diminati.”

Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia mulai mendapatkan penerimaan yang positif di Kota Tegal. Hal ini terlihat pada ajang perlombaan layang-layang pada 1-2 Oktober 2022 di Lapangan Kelurahan Debong Tengah. Tidak tanggung-tanggung kegiatan lomba ini diikuti oleh 256 peserta yang berasal dari berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi daya tarik karena memperebutkan Piala Walikota.

Hadir pada kesempatan tersebut Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, Ketua Kormi Tegal Anton Prabowo, Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS Bayu Arie Sasongko yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Kormi Tegal, Kepala Disporapar Kota Tegal Irkar Yuswan Apendi.

Ketua Kormi Kota Tegal Anton Prabowo mengatakan kegiatan lomba ini mendapat animo masyarakat yang sangat baik. “Begitu pendaftaran dibuka, ada kurang lebih 400 peserta yang daftar. Tetapi karena pertimbangan teknis pelaksanaan lomba, panitia hanya memfasilitasi peserta yang ikut hanya 256 peserta. Adapun peserta terjauh dari Bali,” katanya.

Sementar itu Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS Bayu Arie Sasongko mengatakan kegiatan lomba ini sebagai upaya melestarikan layang-layang agar tidak punah. “Ketika layang-layang ini dijadikan sebagai salah satu olahraga rekreasi, ternyata memiliki daya tarik, bukan hanya anak-anak, tetapi juga orang dewasa,” katanya.

Wakil Ketua Kormi Kota Tegal ini menjelaskan saat ini layang-layang masuk dalam daftar olahraga rekreasi dibawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia. Beberaoa cabang olahraga rekreasi lainya diantara adalah gobak sodor, egrang, ketapel, bumerang, pancing & panahan tradisional, selain yoga, senam sehat, air soft gun, sepeda gunung, sepeda BMX, dansa, skateboard, dll.

Bayu menyampaikan apresiasi kepada Walikota Tegal yang telah memberikan dukungan kepada Formi. Ia menjelaskan perjuangan untuk membentuk kepengurusan KORMI Kota Tegal itu bukan hal mudah. Tetapi karena ada kesamaan niat untuk melestarikan permainan tradisional, akhirnya kepengurusan berhasil dibentuk dan resmi dilantik pada tahun 2020 lalu. Saat ini semakin mendapat perhatian khusus dari Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono. Hal ini bisa dilihat dengan diberikannya dana anggaran dari APBD untuk pembinaan beberapa cabang olahraga di bawah KORMI Kota Tegal.

 

“Ketika perhatian Pemerintah Kota Tegal terhadap olahraga rekreasi ini bagus, maka di situ ada peluang untuk mengangkat nama baik Kota Tegal di pentas nasional,” kata Bayu. Ia  menjelaskan, selain punya tujuan melestarikan budaya nasional, di Kormi juga ada kejuaraan tiap cabang olahraga dalam event Pekan Olahraga Kormi baik di level daerah maupun nasional.

“Jika kegiatan-kegiatan cabang olahraga rekreasi ini sering diselenggarakan di Kota Tegal, bisa berpotensi dapat menarik pengunjung ke Kota Tegal. Saya berharap tidak hanya cabor layang layang, cabang olahraga lain pun juga bisa dibuatkan kegiatan serupa di Kota Tegal. Hal ini tentunya akan berimbas positif pada Pendapatan Asli Daerah dan geliat ekonomi masyarakat dan UMKM,” jelas Bayu.

Senada dengan Bayu, Walikota Tegal juga mengatakan perlombaan layang-layang bisa dilakukan secara berkala. “Saya rasa lomba layang-layang perlu terus dilaksanakan secara berkala. Bahkan akan semakin baik lagi jika nantinya bukan hanya lomba layangan sangkutan, melainkan juga ada festival layang-layang,” tutur Dedy Yon.

Walikota sendiri mengaku memiliki kenangan bermain layangan. “Harga layangan memang tidak seberapa. Tetapi ada keseruan sendiri saat berlari mengejar layangan, apalagi sampai dapat, Jadi yang diperebutkan itu sebenarnya bukan layang-layangan, tetapi keseruan permainannya yang mengajarkan sportivitas,” katanya.

 

 

F- PKS DPRD Kota Tegal Soroti Penggalian Jaringan Fiber Optik

F- PKS DPRD Kota Tegal Soroti Penggalian Jaringan Fiber Optik

Penggalian jaringan fiber optikyang dilakkan prodiveder penyedia jasa internet menjadi salah satu sorotan Fraksi PKS DPRD Kota Tegal. F-PKS menyoroti karena pekerjaan tersebut mengenai sauran air dan akses rumah warga, Selain itu, setelah pekerjaan selesai, penyedia jasa tidak mengembalikan pada kondisi seperti semula.

Banyak aduan dari masyarakat kepada kami, saat ini banyak sekali penggalian untuk jaringan fiber optic dan pemasangan tiang tiang baru untuk jaringan internet dari provider penyedia jasa internet. “Jalan-jalan yang telah bagus dibangun harus digali baik itu sejajar maupun melintang jalan, tidak jarang juga mengenai saluran air dan akses masuk rumah masyarakat,” ucap Amiruddin saat pembacaan pemandangan umum.

Ia menambagkan tentang pekerjaan yang telah selesai dilakukan namun tidak dilakukan perbaikan kondisi jalan pada kondisi semula, dan terkesan dilakukan pembiaran dan pengurukan seadanya. Begitu juga dalam pemasangan tiang tiang jaringan baru, banyak yang dilakukan secara asal saja, tidak mempertimbangkan estetika dan kepentingan masyarakat, terjadi banyak benturan dengan masyarakat, membuat kabel kabel semakin semrawut dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

Menanggapi hal itu Walikota Tegal menjelaskan bahwa mekanisme pemasangan jaringan ersebut diawali tahapan permohonan dari provider. Organisasi Perangkat Daerah terkait menerbitkan rekomendasi teknis tentang pemasangan jaringan fiber optic sesuai dengan lokasi setelah dilakukan pembahasan oleh tim.

Dalam pelaksanaannya senantiasa dilakukan pengwasan agar sesuai kaidah teknis yang telah ditetapkan. “Ke depan pemkot Tegal akan mengevaluasi pelaksanaan pemasangan jaringan fiber optic yang ada di wilayah Kota Tegal,” ungkap Walikota Tegal.

Fraksi PKS Kota Tegal Soroti Berbagai Persoalan

Fraksi PKS Kota Tegal Soroti Berbagai Persoalan

Pandangan Umum (PU) Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Tegal yang disampaikan H. Amiruddin Lc pada Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal, Selasa (20/9) menyoroti sejumlah persoalan.

Amiruddin menyampaikan, dengan adanya kenaikan harga bbm subsidi dimana sejak awal Fraksi PKS DPR RI menolak keras kebijakan pemerintah ini, saat ini sudah sangat dirasakan oleh masyarakat, yaitu memicu kenaikan harga kebutuhan masyarakat yang lain. Hal yang tidak bisa dipungkiri, bahwa kenaikan harga BBM akan menaikan angka inflasi, hal ini bisa kita lihat dengan adanya kebijakan pemerintah pusat berupa kebijakan social and economic safety net.

Pada pembahasan KUPA PPAS perubahan beberapa waktu lalu, TAPD Pemerintah Kota Tegal telah menyampaikan hasil perhitungan untuk RAPBD 2022 ini, alokasi anggaran sebesar Rp 2 milyar lebih, untuk penanganan dampak kenaikan inflasi.

Fraksi PKS meminta dengan sangat, bahwa dalam pembahasan RAPBD 2022 nanti, pemerintah kota harus bisa menjabarkan alokasi anggaran tersebut secara rinci berupa kegiatan dan sub kegiatan yang akan dilaksanakan, sehingga benar benar tepat sasaran dan bisa dirasakan oleh masyarat untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat serta meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin.

Pada PU Fraksi PKS juga menyinggung rencana Pemerintah Kota Tegal tentang pembangunan fly over diatas perlintasan kereta api di tirus. Fraksi PKS menerima aspirasi dari masyarakat yang tinggal di sekitar Tirus, sebagian besar warga justru menginginkan pembuatan jalan baru yang merupakan terusan Jalan Kapten Sudibyo kurang lebih 50-100 Meter.

Saat ini banyak sekali penggalian untuk jaringan fiber optic dan pemasangan tiang tiang baru untuk jaringan internet dari provider penyedia jasa internet. Jalan-jalan yang telah bagus dibangun harus digali baik itu sejajar maupun melintang jalan, tidak jarang juga mengenai saluran air dan akses masuk rumah masyarakat. Saat telah selesai tidak dilakukan perbaikan atau mengembalikan ke kondisi semula, terkesan dilakukan pembiaran dan pengurukan seadanya. Begitu juga dalam pemasangan tiang tiang jaringan baru, banyak yang dilakukan secara asal saja, tidak mempertimbangkan estetika dan kepentingan masyarakat, terjadi banyak benturan dengan masyarakat, membuat kabel kabel semakin semrawut dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Kami minta pemerintah kota mengatur dan menertibkan pemasangan jalur fo dan tiang tiang tersebut,” ujar Amir.

Pembangunan tempat relokasi PKL Alun-alun dilahan milik CMJT yang sudah dilakukan sewa oleh Pemkot Tegal sejak 14 Desember 2021, sampai saat ini pantauan dari Fraksi PKS lahan tersebut belum ada perkembangn apa-apa? “Bagaimana janji dan kesungguhan Pemkot Tegal terkait penataan dan pemberdayaan PKL dampak dari pembangunan Alun- alun dan Taman Pancasila. Mohon tanggapanya,” pungkas Amir.

Tegas!!! PKS Kota Tegal Tolak Kenaikan BBM

Tegas!!! PKS Kota Tegal Tolak Kenaikan BBM

Aksi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi terjadi di Kota Tegal, Sabtu (10/9). Aksi ini digelar oleh DPD PKS Kota Tegal yang menurunkan ratusan berartribut putih oranye.

Dalam aksi tersebut, PKS Kota Tegal menyampaikan sikap menolak kenaikan BBM yang dinilai bakal membuat rakyat makin tambah susah.

Berbekal spanduk dan atribut bertuliskan Wong Tegal Tolak BBM Mundak, ratusan kader dan simpatisan PKS menggelar aksi ini di pertigaan Yogya Mall. Kegiatan dimulai pukul 7 pagi, dan berakhir pada pukul 09.00 WIB.

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc mengatakan aksi ini menuntut pemerintah agar membatalkan kenaikan harga BBM karena membuat masyarakat bawah makin susah. “Kami ingin pemerintah memiliki alternatif lain yang lebih kreatif selain menaikkan opsi harga BBM untuk menutup defisit APBN,” katanya.

Selain orasi penolakan kenaikan BBM, aksi ini juga diisi dengan teatrikal emak-emak yang turut membawa perabotan dapur yang menggambarkan jeritan hati betapa susahnya rakyat kecil karena terkena dampak kenaikan BBM.

Bayu Arie Sasongko mengatakan, kenaikan BBM subsidi akan menaikkan harga kebutuhan pokok lain. “Jangan bikin rakyat tambah sengsara,” ungkapnya.

Menurutnya aksi ini menyuarakan suara hati rakyat kecil. PKS berharap aksi ini bisa didengar oleh pemerintah dan bisa mengambil keputusan mencabut kembali kebijakan menaikkan BBM subsidi. “Kepada semua elemen masyarakat di Kota Tegal dan sekitarnya untuk bersama-sama menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM melalui jalur-jalur yang bisa dilakukan sesuai koridor hukum yang berlaku.

Copyright © 2026