F-PKS Soroti Penghapusan Anggaran Penanganan Banjir

F-PKS Soroti Penghapusan Anggaran Penanganan Banjir

Dihapusnya anggaran penanganan banjir yang diusulkan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023 menjadi sorotan Fraksi – Fraksi DPRD. Salah satunya Fraksi PKS. Anggaran tersebut dinilai urgen mengingat Kota Tegal memiliki 144 hari hujan yang berpotensi menyebabkan banjir.

Fraksi PKS mengaku kecewa berat usulan anggaran tersebut didrop. “ Kami kecewa berat usulan anggran tersebut didrop,”  kata juru bicara Fraksi PKS Bayu Arie Sasongko, Senin (28/11)

Untuk menangani banjir secara tuntas di butuhkan anggaran untuk mengcover kegiatan yang sudah dipetakan meliputi pembangunan Kolam Retensi Jongor (Gajahmada Hilir), Kolam Retensi Panggung, Rumah Pompa Pesing, Sheet Pile dan Pintu Kali Anyar, Rumah Pompa Gerbang, penanganan Sikembang, Blabat Sampai Muarareja, Revertretmen Muarareja RW/3, serta Siwatu.

Dalam pandangan Bayu minimal harus ada satu kegiatan yang harus dikerjakan agar penanganan banjir dilakukan secara parsial, tidak sepotong – potong. Karena itu, Komisi III mengusulkan anggaran Rp2,5 miliar untuk penanganan banjir di Kecamatan Margadana, yaitu dari Kecamatan Keturen di Kali Pesing hingga hilir. Namun, tidak diloloskan dalam penganggaran APBD 2023.

Bayu berharap di Tahun Anggaran berikutnya penanganan banjir harus menjadi Program Prioritas Pemerintah Kota Tegal. Di sisi lain, Anggota Komisi III ini cukup lega angaran untuk tenaga pembersih saluran untuk melaksanakan tugas pembersihan saluran – saluran air yang ada di Kota Tegal, dilengkapi dua unit truck dan satu unit pick up diakomodir.[]

F-PKS Usulkan Program Pembinaan Pelaku Usaha Toko Eceran

F-PKS Usulkan Program Pembinaan Pelaku Usaha Toko Eceran

Kota Tegal yang sangat strategis bisa menjadi magnet perekonomian. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pusat perbelanjaan di Kota Tegal. Saat ini ada 4 pusat perbelanjaan yang jaraknya berdekatan. Belum lagi dengan jumlah swalayan atau minimarket. Hal ini menjadi bukti bahwa Kota Tegal menjadi magnet para investor untuk berinvestasi.

Hal ini disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal Amiruddin, Lc saat penyampaikan Pemandangam Umum terkait 4 Raperda pada 10 November 2022 lalu.

Meski demikian, Fraksi PKS mengatakan perlunya pembatasan jumlah pusat perbelanjaan, swalayan dan minimarket di Kota Tegal dan lebih memprioritaskan untuk memajukan perkembangan pedagang mikro, kecil, dan menengah. “Memang dalam regulasi, Pemerintah ingi memberikan kemudahan investasi, namun terkait perizinan menjadi kewenangan pemerintah daerah agar mengatur jarak pendirian satu dengan yang lainnya,” ungkapnya.

Dalam Raperda Nomor 6 tahun 2017 sudah diatur ketentuan jarak lokasi pendirian. Barangkali tidak hanya jarak, tetapi juga jumlah pusat perbelanjaan, swalayan, atau minimarket, agar keberadaannya dibatasi. Sebab hal itu bisa memicu mematikan pedagang kecil.

Fraksi PKS juga mengusulkan agar pemerintah Kota Tegal melalui OPD terkait menata dan melakukan pembinaan terhadap para pelaku usaha toko eceran. “Jumlah toko eceran jauh lebih banyak, jika dibandingkan dengan jumlah swalayan dan pusat perbelanjaan. Pengelolaan toko eceran pun masih belum seprofesional manajemen toko swalayan dan pusat perbelanjaan professional,” ungkap Amiruddin.

Menanggapi Pemandangan Umum F-PKS Walikota Tegal menegaskan bahwa sesuai UU no 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, untuk melakukan penyesuaian berbagai aspek pengaturan yang berkaitan dengan peningkatan ekosistem investasi, kemudahan, dan percepatan proyek strategis nasional.

Walikota juga sepakat dengan usulan pembinaan rutin dan berkelanjutan terhadap pelaku toko usaha eceran.  Dijelaskan Walikota, berdasarkan Peraturan Mendagri Nomor 23 tahun 2021 disebtkan bahwa pusat perbelanjaan wajib menyediakan ruang usaha mikro dan usaha kecil minimal 30% dari luas area pusat perbelanjaan.[]

 

 

Bimtek Legislator PKS se-Jatijaya, Fikri Faqih Ingatkan Peran Pejabat Publik PKS

Bimtek Legislator PKS se-Jatijaya, Fikri Faqih Ingatkan Peran Pejabat Publik PKS

Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Jawa Timur, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (Jatijaya) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas anggota DPRD se-Jatijaya di Hotel Grand Mercure Solo Baru, Kab. Sukoharjo, Selasa (01/11/22).

Ketua DPP PKS BPW Jatijaya Fikri Faqih mengingatkan kembali tugas legislator dari PKS harus siap berlari, siap menjadi pemimpin dan berperan di mana saja.

“Anggota Dewan PKS harus siap jadi pemimpin, siap berlari, tidak hanya di ibukota tapi juga di daerahnya masing-masing. Khususnya legislator ini mengemban amanah dari rakyat maka harus siap berperan di mana saja,” tegasnya.

Fikri menyebutkan, Legislator PKS memiliki tugas membaca ayat-ayat Allah SWT. Menurutnya, hal itu menjadi tujuan utama anggota DPRD. Dunia lagislatif ini sarana pengembangan diri anggota PKS menjadi negarawan.

“Dunia lagislatif ini sarana pengembangan diri anggota PKS menjadi negarawan. Rugi kalau legislator tidak berbuat apa-apa. tempat menggembleng diri di legislatif, dengan stratanya masing,” terang Fikri

Fikri mengingatkan, Legislator PKS memiliki tugas advokasi. Anggota DPRD asal PKS membawa kepentingan rakyat dan umat, maka perannya adalah mempertemukan kepentingan masyarakat dengan pemerintah.

Pria Kelahiran Tegal ini juga menyebutkan, aleg PKS harus menjadi penerjemah positif terhadap konstitusi maupun turunannya, baik itu Undang-Undang, Perda, serta regulasi lainnya.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini menambahkan, legislator PKS memiliki peran menyeimbangkan dinamika negara. “Sebagaimana kita tahu, ada saja pihak yang ingin umat ini terpecah belah, bangsa ini tidak satu, kita punya peran menyelamatkan. Menjaga konstitusi, dan keutuhan negara,” papar dia.

Fikri juga menyebutkan, Bimtek ini menjadi sangat penting dilakukan untuk mempersiapkan legislator PKS agar mengoptimalkan perannya.

“Kita bagian dari bangsa, umat rakyat negara, mereka mengharapkan solusi atas permasalahan mereka. Forum ini juga menjadi forum koordinasi DPR RI, DPRD Provinsi, serta Kab/Kota, serta menambah kuantitas dan menumbuhkan struktur,” pungkasnya.

BPKK PKS Kota Tegal Gelar Talskhow Membasuh Luka Pengasuhan

BPKK PKS Kota Tegal Gelar Talskhow Membasuh Luka Pengasuhan

Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga PKS Kota Tegal berhasil menarik perhatian kalangan ibu-ibu dalam event parenting. Agenda yang semula menargetkan 50 peserta ini, ternyata bisa melampaui target. Sebanyak 250 peserta hadir memenuhi Aula Gedung Mulya Dana, di Komplek Alun-Alun Tegal, Rabu (2/10).

Ketua BPKK Kota Tegal Hj. Fajriati Nurhidayati, S.Psi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk untuk membangun kesadaran peran orangtua dalam mendidik anak. “Selama ini ada anggapan yang keliru, bahwa dalam parenting itu yang harus berubah adalah anak-anaknya, padahal yang pertama kali harus berubah adalah kita sebagai orangtuanya,” ujarnya dalam sambutan mewakili Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin. Lc. Fajriati berharap melalui kegiatan parenting ini bisa menjadi bekal memberikan pengasuhan positif agar bisa membentuk keluarga yang bahagia.

Membasuh Luka Pengasuhan menjadi tema yang diusung dalam Talkshow Parenting, dengan menghadirkan Duta Kesehatan Mental Kartika Dwi Hapsari.

Kartika menyampaikan kondisi kita saat ini, baik dalam cara mengasuh anak sangat ditentukan dari pola pengasuhan masa lalu. “Saat jadi orangtua, kita mendapati diri kerap dikuasai belenggu amarah, sering kelas kontrol sehingga keluar kata-kata yang melukai perasaan anak,” paparnya.

Kartika Dwi Hapasari saat Talkshow Membasuh Luka Pengasuhan (2/11)

Padahal, lanjut Kartika, telah terinstall dalam diri kita fitrah kasih sayang. Hanya saja fitrah itu tertutupi berbagai beban.

Ia menambahkan luka pengasuhan atau innerchild, adalah pengalaman masa lalu yang tidak atau belum mendapatkan penyelesaian dengan baik. Luka pengasuhan ini muncul pada orang dewasa baik dalam bentuk perilaku atau keadaan yang tidak disadari.

Pada kesempatan talkshow itu, Bubu memberikan penawar ampuh luka pengasuhan yakni dengan memberikan cinta yang jauh lebih besar daripada luka, menjemput ilmu untuk memutus rantai luka, dan mencari role model positif dalam pengasuhan.

“Luruskan niat, memaafkan, mendoakan, menjalin hubungan baik dengan orangtua, dan melibatkan Allah dalam pengasuhan, menjadi langkah terbaik untuk membasuh luka pengasuhan,” pungkasnya. ()

Bayu; “Proyek Bersumber DAK Bisa Jadi Beban APBD, Jika Tidak Tuntas Sampai Akhir Tahun,”

Menjelang akhir tahun 2022, kegiatan pembangunan terus dilakukan di sejumlah titik di Kota Tegal. Baik itu dari yang bersumber dari APBD maupun dari DAK Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal Bayu Arie Sasongko memberikan perhatian khusus bagi proyek pembangunan yang bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat . Bayu menyampaikan, program pembangunan di Kota Tegal yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) memiliki konsekuensi jika tidak selesai sampai akhir tahun.

“Konsekuensi yang kemungkinan bisa terjadi adalah akan menjadi beban APBD, jika pekerjaannya tidak tuntas sesuai tenggat waktu akhir tahun ini,” katanya. Salah satu yang disoroti Anggota DPRD dari Fraksi PKS itu adalah proyek penggantian pipa PDAM yang saat ini sedang dikerjakan di Tegal Selatan. “Saat rapat banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah, saya sampaikan dua hal, pertama masalah tenggat waktu. Pelaksanaan harus benar-benar diawasi. Apalagi mengingat program penggantian saluran pipa itu krusial dan dibutuhkan, sebab PDAM selama ini menyampaikan banyak terjadi kebocoran pada pipa jaringan yang lama.

Ia juga menyampaikan jangan sampai program itu kemudian merusak program yang lain. “Proyek penggalian itu kan imbasnya kemana-mana. Saat ada penggalian, itu berarti kondisi jalan yang sudah bagus akan digali,” jelas Bayu.

Dalam pelaksanaannya Dana DAK harus mengcover juga biaya perbaikan kondisi jalan yang terkena penggalian agar bisa kembali seperti semula. “Kalau jalan aspal yang kena galian, ya harus kembali ke aspal lagi. Jika paving, ya paving lagi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa hal tersebut harus dilakukan segera karena benturannya dengan banyak hal. “Perbaikan jalan akibat pennggalian jika dibiarkan atau tidak segera diselesaikan, galian akan masuk saluran air. Padahal kita sedang berupaya unuk menormalisasi saluran, pembersian saluran,” terang Bayu.

Ia juga meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum agar bisa memaksimalkan penyerapan program yang bersumber pada APBD murni 2022 maupun APBD perubahan 2022. Program yang sudah diluncurkan harus selesai tepat waktu. Jangan sampai melewati batas waktu pengerjaan sehingga menimbulkan masalah baru. “Kita bisa belajar dari pembangunan Jl, Ahmad Yani. Jika tidak sesuai tenggat waktu, yang rugi ya semuanya rugi. Pemerintah Kota rugi, pelaksana rugi. Terutama yang dirugikan sekali adalah masyrarakat,” pungkas Bayu.[]

Hari Pertama Ngantor, Tauchidin Langsung Jadi Juru Bicara F-PKS

Hari Pertama Ngantor, Tauchidin Langsung Jadi Juru Bicara F-PKS

Hari pertama bekerja pasca dilantik jadi Anggota DPRD Kota Tegal, Tauchidin langsung dipercaya menjadi juru bicara Fraksi PKS untuk menyampaikan pendapat Akhir terhadap penetapan 3 raperda menjadi perda dalam rapat paripurna, Senin (31/10). Ketiga raperda itu meliputi tentang fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan per

edaran gelap narkotika dan prekursor narkotika, penanggulangan tuberkolosis, dan tentang pengarusutamaan gender.

Selaku juru bicara Tauchidin menyampaikan sikap Fraksi PKS meminta agar berbagai macam bentuk penyalahgunaan narkotika dan prekursor di Kota Tegal harus bisa ditiadakan secara bertahap dan berkelanjutan. Adapun mengenai Raperda Penanganan Tuberkolosis, Fraksi PKS mengharapkan perda ini nantinya dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian serendah mungkin yang disebabkan oleh TBC sebelum target eliminasi di tahun 2030.

Sementara para Raperda Pengarusutamaan Gender, Fraksi PKS berharap setelah Raperda ini ditetapkan, akan ada beberapa rencana aksi daerah oleh OPD terkait. “Kami minta agar rencana aksi daerah tersebut harus melibatkan masyarakat sejak dalam konsepnya maupun saat pelaksanaannya,” ungkap Tauchidin.

Selain itu Fraksi PKS juga mengingatkan agar dalam pelaksanaan pengarusutamaan gender di Kota Tegal harus selalu memperhatikan 7 pilar yaitu komitmen, kebijakan, kelembagaan, sumber daya, data, alat analisasis, dan partisipasi masyarakat.

Sebelum penyampaian pendapat akhir 3 raperda, Fraksi PKS menyoroti kegiatan foodtruck festival di Jl. Ahmad Yani yang akan berlangsung selama 2 bulan, mulai November 2022 sampai Januari 2023.

“Foodtruck festival yang akan melibakan 120 tenant foodtruck, kami minta ada alokasi prioritas khusus untuk vendor lokal kota tegal. Sehingga event ini benar benar bisa memberikan dampak positif sebagai stimulan munculnya UMKM Kota Tegal,” ungkap Tauchidin. Selain itu F-PKS juga meminta agar pemerintah Kota Tegal melibatkan PKL khususnya yang ada di Jl. Ahmad Yani yang menjadi lokasi kegiatan.

Pengaturan rekayasa lalu lintas dan pengaturan parkir juga harus dilakukan atau dipikirkan secara matang agar mobilitas ekonomi warga tetap berjalan dengan baik. “Jangan sampai merugikan para pelaku ekonomi di jl ahmad yani dan sekitarnya, termasuk pedagang pasar pagi,” ujarnya.

“Kami hanya ingin memastikan agar even foodtruck festival ini benar benar memberikan efek ekonomi bagi seluruh masyarakat Kota Tegal, disamping itu juga memberikan kenaikan PAD Kota Tegal termasuk didalamnya pendapatan parkir di dinas perhubungan,” pungkasnya.[]

Tauchidin Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Kota Tegal

Tauchidin Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Kota Tegal

Bertepatan di hari Sumpah Pemuda, Tauchidin resmi dilantik sebagai Anggota DPRD Kota Tegal, Jumat (28/10). Adapun Anggota DPRD Kota Tegal yang di-PAW adalah Rachmat Rahardjo dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) karena yang bersangkutan meninggal dunia, pada 11 Agustus 2022 lalu.

Prosesi pelantikan dihadiri Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono dan segenap unsur pimpinan Forkompinda Kota Tegal, dan dipimpin Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro dalam Rapat Paripurna Istimewa Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kota Tegal, (28/10).

Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro mengatakan pelantikan ini sebagai tindak lanjut atas Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah No 170/113 tahun 2022 tentang peresmian pemberhentian dan Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kota Tegal masa jabatan 2019-2024. SK tersebut ditandatangani Gubernur pada 14 Oktober 2022.

Pengucapan sumpah janji Tauchidin sebagai Anggota DPRD Kota Tegal ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro. Atas dilantiknya Tauchidin dengan demikian kuota Anggota DPRD Kota Tegal menjadi genap 30 anggota.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal Amiruddin, Lc menyampaikan ucapan terima Kasih atas dukungan pimpinan dan semua Anggota DPRD sehingga pelantikan bisa berjalan dengan baik dan lancar. “Semoga dengan kembali terpenuhinya Anggota DPRD Kota Tegal menjadi 30 orang, aspirasi masyarakat lebih maksimal tersalurkan dan kinerja DPRD lebih baik lagi.

Amiruddin juga berharap kepada Tauchidin agar pasca dilantik bisa langsung menyesuaikan diri dalam menjalankan tugas dan perannya sebagai anggota DPRD Kota Tegal.

Bayu Arie Sasongko memiliki harapan yang sama, dengan dilantiknya Tauchidin semoga bisa memperkuat Fraksi PKS dalam memberikan pelayanan.

Sementara itu Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Tegal Zaenal mengatakan agar Tauchidin bisa terus melanjutkan Perjuangan yang sudah dilakukan oleh almarhum ustadz Rachmat Rahardjo.

“Kami mohon doa terbaik di hari baik ini. Semoga setelah dilantik, amanah, istiqomah, dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat” ungkap Tauchidin usai dilantik.

PKS Tegal Selatan Gelar Pengajian Akbar, Pengunjung yang Hadir Lampaui Target.

PKS Tegal Selatan Gelar Pengajian Akbar, Pengunjung yang Hadir Lampaui Target.

Sebanyak 470 warga Tegal Selatan memadati acara Pengajian Akbar dalam Rangka Maulid Nabi Muhammad Saw dan Hari Santri yang diselenggarakan PKS Tegal Selatan pada Sabtu (22/10).

Kegiatan ini bertempat di halaman depan sekretariat DPC PKS Tegal Selatan, Jl. Sakti nomor 89, RT 3 RW II Debong Kidul, Tegal Selatan.

Hadir pada kesempatan itu Anggota DPRD Dapil Tegal Selatan Bayu Arie Sasongko, Ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS Kota Tegal Tauchidin, Ketua DPC PKS Tegal Selatan Firman Kurniawan dan sebagai pembicara menghadirkan Ust. Achmad Rofi’i dari Kelurahan Bandung, Tegal Selatan.

Ketua DPC PKS Tegal Selatan Firman Kurniawan mengatakan pengajian Akbar ini digelar sebagai momentum untuk  mengambil hikmah perjalanan kehidupan Nabi Muhammad Saw sebagai orang yang memiliki kualitas ketaatan paripurna kepada Allah, termasuk dalam membangun relasi sosial.

Kegiatan ini bertepatan dengan Hari Santri Nasional ke-8, yang mengangkat tema berdaya menjaga martabat kemanusiaan.

Firman merasa bersyukur, sebab pengunjung yang hadir melampaui target. “Sungguh, ini diluar prediksi, pengunjung yang datang membludak. “Semula kami targetkan 300 pengunjung, tapi yang hadir mencapai angka 470 orang. Jadi melampaui target,” katanya.

Semoga, lanjut Firman, ini menjadi isyarat kemenangan PKS di Tegal Selatan. “Mudah-mudahan dari 470 orang ini bisa menjadi bekal kami untuk menghadirkan 9.150 orang untuk PKS di pemilu 2024,” ungkapnya.

Sementara itu Bayu Arie Sasongko mengatakan apresiasi atas semangat yang luar biasa kepada para pengunjung yang didominasi anggota RKI se Tegal Selatan. Ia berharap setiap kegiatan PKS di Tegal Selatan bisa memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Tauchidin yang hadir pada kesempatan itu juga sempat memberikan sambutannya mewakili DPD PKS Kota Tegal. Ia merespon positif atas antusiasme masyarakat menghadiri pengajian sebagai bukti cintanya kepada nabi.

Saat itu juga dilakukan pembagian hadiah lomba Pembacaan Barzanji yang diikuti anggota RKI se Tegal Selatan  yang dipelopori oleh Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPC PKS Tegal Selatan.()

PKS Kota Tegal Peringati Maulid Nabi di 4 Titik Kecamatan

PKS Kota Tegal Peringati Maulid Nabi di 4 Titik Kecamatan

PKS Kota Tegal Peringati Maulid Nabi di 4 Titik Kecamatan. Kegiatan ini diselenggarakan di masing-masing DPC Partai Keadilan Sejehtera. PKS Tegal Barat menggelar acara maulid nabi pada 8 Oktober 2022. Sementara PKS Tegal Timur dan Margadana agenda yang sama digelar pada 16 Oktober 2022. DPC PKS Tegal Selatan rencana akan dihelat pada Sabtu, 22 Oktober 2022.

Kegiatan peringatan maulid nabi ini dimeriahkan dengan lomba pembacaan kitab barzanji yang diikuti oleh anggota RKI (Rumah Keluarga Indonesia). Di Margadana sendiri untuk tausiyah diisi oleh KH. Ahmad Amrozi yang menyamaikan tentang pentingnya mempunyai sifat-sifat Nabi Muhammad Saw.

Sementara di DPC PKS Tegal Timur kegiatan pengajian Maulid Nabi juga diselingi dengan kegiatan peningkatan kapasitas anggota di bidang kepemimpinan dan kewirausahaan yang dikemas dalam bentuk outbound di Bumi Perkemahan PAI Kota Tegal.

Di Tegal Barat sendiri, kegiatan maulid nabi diawali dengan pembacaan Maulud Diba’ yang diikuti sekitar seratus lebih anggota DPC dan RKI. Pada kesempatan itu Ust. Tauchidin menyampaikan tausiyah. Ia menyampaikan bahawa para nabi yang lain ibarat ikat cincin, sementara Nabi Muhammad sebagai batu permata. Nabi yang lain itu mulia. Tetapi yang paling mulia nabi Muhammad Saw.

Ketua DPC PKS Tegal Barat, Tedi Kartino, S.P mengatakan dalam sambutannya, “Pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini adalah momentum sakral yang bisa dimanfaatkan, tidak hanya dalam perayaan saja tapi juga diaplikasikan dalam sikap sehari-hari,” ujarnya.

Perayaan Maulid yang diselenggarakan PKS ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM anggota partai dengan meneladani kebaikan Nabi Muhammad Shallallah Alaihi Wasallam. Dalam momentum tersebut juga dilakukan pengukuhan lima kelompok RKI (Rumah Keluarga Indonesia) baru di wilayah binaan DPC Tegal Barat.

Ini Dia! Sosok yang Akan Lanjutkan Kiprah Pak Rachmat di Tegal Barat

Ini Dia! Sosok yang Akan Lanjutkan Kiprah Pak Rachmat di Tegal Barat

Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah No 170/113 tahun 2022 tentang peresmian pemberhentian dan Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kota Tegal 2019-2024 telah terbit. SK tersebut ditandatangani Gubernur pada 14 Oktober 2022.

Dalam SK tersebut dijelaskan Anggota DPRD Kota Tegal yang diberhentikan adalah Rachmat Rahardjo dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera karena yang bersangkutan meninggal dunia. Sedangkan penggantinya adalah Tauchidin.

Menurut rencana, pelantikan Anggota DPRD PAW akan dilangsungkan pada 28 Oktober 2022. Siapakah sosok Tauchidin yang bakal menggantikan almarhum Rachmat Rahardjo sebagai Anggota DPRD Kota Tegal di Dapil Tegal Barat?

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal Amiruddin, Lc memberikan sinyal bahwa pengganti sesuai regulasi adalah peraih suara terbanyak kedua dalam Pemilu Legislatif tahun 2019 lalu. “Yang jelas, beliau bukan hanya kader PKS, tetapi juga pengurus DPD,” kata Amiruddin.

Tauchidin adalah Ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS Kota Tegal. Ia sosok yang juga dekat dengan Pak Rachmat, teman seperjuangan di PKS, bahkan merupakan binaan kelompok pengajian almarhum Rachmat Rahardjo. “Beliau bukan orang baru di PKS. Pak Tauchidin sudah bergabung sejak partai masih bernama Partai Keadilan,” kata Amiruddin.

Tauchidin lahir di Tegal, pada 20 November 1968. Ia tinggal di Jl. Nanas Gg 23 RT 2 RW VII Kraton, Kecamatan Tegal Barat. Aktivitas keseharian Tauchidin adalah guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di salah satu SMP swasta di Kota Tegal.

Tauchidin tercatat 3 kali mengikuti kontestasi Pemilihan Legislatif. Mulai dari Pemilu legislatif 2009, 2014, dan 2019 di Daerah Pemilihan Tegal Barat. Selama tiga kali pemilihan legislatif, Tauchidin selalu meraih peringkat kedua perolehan suara jika dibandingkan dengan caleg lain dari PKS.

“Secara aturan, beliau memenuhi syarat untuk menjadi anggota dewan menggantikan Pak Rachmat yang meninggal dunia pada 11 Agustus lalu,” ungkap Lis Herawati, dari tim KPUD Kota Tegal.

Saat ditanya apa kesan beliau terhadap sosok almarhum Rachmat Rahardjo, Tauchidin menyampaikan Pak Rachmat merupakan orang yang bisa diambil teladan di semua bidang. “Dalam ibadahnya, juga dalam hal membantu sesama. Semoga bisa bisa amanah dan istikomah melanjutkan perjuangan yang telah beliau rintis selama ini,” ungkapnya.

Fakta menarik dari sosok Tauchidin, ternyata Pak Rachmat merupakan guru ngaji di kelompok pengajiannya. “Pak Rachmat itu pembimbing saya di UPA Unit Pembinaan Anggota,”pengakuannya.()

Copyright © 2026