Zaenal Nurrohman: Raperda PKL Harus Jadi Solusi Pertumbuhan Ekonomi

Zaenal Nurrohman: Raperda PKL Harus Jadi Solusi Pertumbuhan Ekonomi

Sedikitnya ada 14 titik lokasi yang direncanakan Pemkot Tegal untuk penempatan PKL. Lokasi tersebut menampung 876 PKL dan tersebar di semua kecamatan, yakni CMJT, Eks Bina Marga, Pokanjari, Jl. Ahmad Dahlan, Jl. Melati (samping SMP 14 Tegal), Gor Wisanggeni, PPIB, Pasar Ireng, Kraton, Eks SDN Tegalsari 11, RSUD Kardinah, Sekitar Lapangan Tegal Selatan, dan Islamic Center.

Menurut Wakil Ketua Pansus I Zaenal Nurrohman, lokasi penempatan PKL akan ditentukan tim yang beranggotakan lintas perangkat daerah. Mereka akan melaporkan pertanggungjawabannya kepada walikota.Prosesya harus melalui kajian, baik dari aspek ekonomi maupun aspek lainnya. “Saat in ibaru ada gambaran saja, belum ada kajian,” kata Zaenal.

Zaenal menyampaikan rancangan Perwal penataan dan pemberdayaan PKL yang disampaikan Pemkot akan dicermati Pansus I untuk disandingkan dengan Raperda Penataan dan Pemberdayaan PKL agar selaras. Fleksibilitas Perwal diperlukan agar dapat diperbaharui sesuai perkembangan dengan landasan kajian yang dilakukan.

Selain penetapan lokasi PKL, Raperda Penataan dan Pemberdayaan PKL akan mengatur pendataan, pendaftaran, Perencanaan ruang lokasi, pemindahan, dan penghapusan lokasi PKL. “Perda ini mestinya menjadi solusi bagi kesejahteraan PKL dan bagian dari pertumbuhan ekonomi bukan sebaliknya jadi sumber masalah perkotaan, sehingga para PKL harus mendapatkan akses menuju keberhasilan secara ekonomis tanpa harus menimblkan masalah penataan fisik kota dan masalah lingkungan,” ungkapnya.

Zaenal menambahkan jika PKL makmur, kota akan maju. PKL yang tertata rapi juga akan dinikmati masyarakat luas. Ia berharap Raperda PKL bisa menjadi angina segar ntuk PK agar mendapatkan perlindungan dengan tanggungjawab pemerintah.[]

Berharap Masuk Pendataan, Para Penjaga Sekolah SD Kunjungi F-PKS DPRD Kota Tegal

Berharap Masuk Pendataan, Para Penjaga Sekolah SD Kunjungi F-PKS DPRD Kota Tegal

Forum Komunikasi Penjaga Sekolah Sekolah Dasar (FKPSD) Kota Tegal saat ini tengah berjuang agar masuk dalam pendataan non ASN oleh Pemerintah Kota Tegal, sebagai imbas akan dihapusnya honorer pada tahun 2023. Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan menyampaikan aspirasinya melalui jalur legislatif.

Dalam edaran yang dikeluarkan MenPAN RB terkait pendataan Non ASN di lingkungan instansi pemerintah, penjaga SD tidak termasuk dalam kategori pendataan.  Padahal di beberapa daerah, pendataan penjaga SD juga bisa diinput. Tetapi untuk Kota Tegal masih ada kendala. “Di beberapa daerah penjaga sekolah bisa masuk pendataan. Kami berharap di Kota Tegal pun bisa demikian,” ungkap Toni. Ia menjelaskan saat ini ada 102 tenaga honorer formasi penjaga sekolah di lingkungan SD Negeri di Kota Tegal.

Oleh karenanya FKPSD Kota Tegal memperjuangan agar bisa masuk dalam pendataan. “Sudah ada di daerah lain seperti di Kabupaten Rembang, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Banyumas., penjaga sekolah masuk pendataan, Tetapi kenapa Kota Tegal belum bisa?” jelas Toni Setiawan, selaku perwakilan KPSSD Kota Tegal saat berkunjung ke F-PKS DPRD Kota Tegal.

Ia berharap dari legislatif bisa turut mengawal dan menyampaikan aspirasi mereka ke Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Pemerintah Kota Tegal.

Ketua F-PKS DPRD Kota Tegal Amiruddin, Lc mengatakan akan menindaklanjuti aspirasi para penjaga sekolah. Bahkan dalam pertemuan tersebut, Amiruddin sempat menelepon pihak BKPD Kota Tegal untuk menyampaikan aspirasi para penjaga sekolah yang tergabung dalam FKPSD Kota Tegal. Formalnya nanti bisa kami fasilitasi di Komisi I DPRD Kota Tegal untuk menindaklanjuti.

Selain terkait pendataaan Non ASN, mereka juga menyampaikan agar ada peningkatan kesejahteraan.”Minimal untuk pemberian honor tidak diberikan berdasarkan pada hari kerja. Sebagai penjaga sekolah, bisa dibilang kami tidak mengenal tanggal merah,” ungkapnya.[]

Zaenal Motivasi Generasi Muda Jadi Pelaku Ekraf

Zaenal Motivasi Generasi Muda Jadi Pelaku Ekraf

Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS Zaenal Nurrohman berikan motivasi generasi muda untuk menjadi pelaku ekonomi kreatif. Hal ini disampaikan Zaenal dalam kegiatan pelatihan Usaha Baru dan Kreatif dan Modern yang diselenggarakan pada 30 September – 2 Oktober di Premier Hotel Tegal.

Kegiatan ini terselenggara atas pokok pikiran Anggota DPRD Kota Tegal sebagai bentuk kepedulian membina generasi muda untuk menjadi pelaku ekonomi kreatif. Kegiatan ini difasilitasi Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Tegal. Acara yang bertajuk Milenial Content Training diisi dengan kegiatan pelatihan content creator yang menghadirkan tim jatengkita.id sebagai narasumber. Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Disporapar Irkar Yuswan Apendi.

Zaenal mengatakan anak muda berpeluang besar untuk menjadi pelaku ekonomi kreatif. Sebab kreativitas ini biasanya menjadi DNA anak-anak muda. “Kreativitas ini perlu terus dikembangkan agar bisa memberikan kebermanfaatan bagi orang banyak,” ungkap Zaenal.

Hanif Murtadho mengatakan kegiatan ini diikuti oleh peserta maksimal usia 25 tahun. “Animo pendaftar kegiatan seperti ini terbilang tinggi. Begitu pendaftaran dibuka sudah masuk sekitar 50 pendaftar. Tapi kami seleksi lagi dari jumlah peserta, agar kegiatan ini benar-benar tepat sasaran. Yang jelas usia di atas 25, tidak kami loloskan,” ungkapnya.

Selama tiga hari peserta mendapatkan materi seputar fotografi, videografi, dan content writer.  Peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan materi yang telah didapatkan dengan hunting foto dan video di beberapa tempat yang menjadi ikon Kota Tegal. Di hari ketiga dilakukan evaluasi dari hasil konten yang telah mereka produksi.[]

Lomba Layang-layang di Kota Tegal, Bayu “Olahraga Rekreasi Banyak Diminati.”

Lomba Layang-layang di Kota Tegal, Bayu “Olahraga Rekreasi Banyak Diminati.”

Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia mulai mendapatkan penerimaan yang positif di Kota Tegal. Hal ini terlihat pada ajang perlombaan layang-layang pada 1-2 Oktober 2022 di Lapangan Kelurahan Debong Tengah. Tidak tanggung-tanggung kegiatan lomba ini diikuti oleh 256 peserta yang berasal dari berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi daya tarik karena memperebutkan Piala Walikota.

Hadir pada kesempatan tersebut Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, Ketua Kormi Tegal Anton Prabowo, Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS Bayu Arie Sasongko yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Kormi Tegal, Kepala Disporapar Kota Tegal Irkar Yuswan Apendi.

Ketua Kormi Kota Tegal Anton Prabowo mengatakan kegiatan lomba ini mendapat animo masyarakat yang sangat baik. “Begitu pendaftaran dibuka, ada kurang lebih 400 peserta yang daftar. Tetapi karena pertimbangan teknis pelaksanaan lomba, panitia hanya memfasilitasi peserta yang ikut hanya 256 peserta. Adapun peserta terjauh dari Bali,” katanya.

Sementar itu Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS Bayu Arie Sasongko mengatakan kegiatan lomba ini sebagai upaya melestarikan layang-layang agar tidak punah. “Ketika layang-layang ini dijadikan sebagai salah satu olahraga rekreasi, ternyata memiliki daya tarik, bukan hanya anak-anak, tetapi juga orang dewasa,” katanya.

Wakil Ketua Kormi Kota Tegal ini menjelaskan saat ini layang-layang masuk dalam daftar olahraga rekreasi dibawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia. Beberaoa cabang olahraga rekreasi lainya diantara adalah gobak sodor, egrang, ketapel, bumerang, pancing & panahan tradisional, selain yoga, senam sehat, air soft gun, sepeda gunung, sepeda BMX, dansa, skateboard, dll.

Bayu menyampaikan apresiasi kepada Walikota Tegal yang telah memberikan dukungan kepada Formi. Ia menjelaskan perjuangan untuk membentuk kepengurusan KORMI Kota Tegal itu bukan hal mudah. Tetapi karena ada kesamaan niat untuk melestarikan permainan tradisional, akhirnya kepengurusan berhasil dibentuk dan resmi dilantik pada tahun 2020 lalu. Saat ini semakin mendapat perhatian khusus dari Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono. Hal ini bisa dilihat dengan diberikannya dana anggaran dari APBD untuk pembinaan beberapa cabang olahraga di bawah KORMI Kota Tegal.

 

“Ketika perhatian Pemerintah Kota Tegal terhadap olahraga rekreasi ini bagus, maka di situ ada peluang untuk mengangkat nama baik Kota Tegal di pentas nasional,” kata Bayu. Ia  menjelaskan, selain punya tujuan melestarikan budaya nasional, di Kormi juga ada kejuaraan tiap cabang olahraga dalam event Pekan Olahraga Kormi baik di level daerah maupun nasional.

“Jika kegiatan-kegiatan cabang olahraga rekreasi ini sering diselenggarakan di Kota Tegal, bisa berpotensi dapat menarik pengunjung ke Kota Tegal. Saya berharap tidak hanya cabor layang layang, cabang olahraga lain pun juga bisa dibuatkan kegiatan serupa di Kota Tegal. Hal ini tentunya akan berimbas positif pada Pendapatan Asli Daerah dan geliat ekonomi masyarakat dan UMKM,” jelas Bayu.

Senada dengan Bayu, Walikota Tegal juga mengatakan perlombaan layang-layang bisa dilakukan secara berkala. “Saya rasa lomba layang-layang perlu terus dilaksanakan secara berkala. Bahkan akan semakin baik lagi jika nantinya bukan hanya lomba layangan sangkutan, melainkan juga ada festival layang-layang,” tutur Dedy Yon.

Walikota sendiri mengaku memiliki kenangan bermain layangan. “Harga layangan memang tidak seberapa. Tetapi ada keseruan sendiri saat berlari mengejar layangan, apalagi sampai dapat, Jadi yang diperebutkan itu sebenarnya bukan layang-layangan, tetapi keseruan permainannya yang mengajarkan sportivitas,” katanya.

 

 

F- PKS DPRD Kota Tegal Soroti Penggalian Jaringan Fiber Optik

F- PKS DPRD Kota Tegal Soroti Penggalian Jaringan Fiber Optik

Penggalian jaringan fiber optikyang dilakkan prodiveder penyedia jasa internet menjadi salah satu sorotan Fraksi PKS DPRD Kota Tegal. F-PKS menyoroti karena pekerjaan tersebut mengenai sauran air dan akses rumah warga, Selain itu, setelah pekerjaan selesai, penyedia jasa tidak mengembalikan pada kondisi seperti semula.

Banyak aduan dari masyarakat kepada kami, saat ini banyak sekali penggalian untuk jaringan fiber optic dan pemasangan tiang tiang baru untuk jaringan internet dari provider penyedia jasa internet. “Jalan-jalan yang telah bagus dibangun harus digali baik itu sejajar maupun melintang jalan, tidak jarang juga mengenai saluran air dan akses masuk rumah masyarakat,” ucap Amiruddin saat pembacaan pemandangan umum.

Ia menambagkan tentang pekerjaan yang telah selesai dilakukan namun tidak dilakukan perbaikan kondisi jalan pada kondisi semula, dan terkesan dilakukan pembiaran dan pengurukan seadanya. Begitu juga dalam pemasangan tiang tiang jaringan baru, banyak yang dilakukan secara asal saja, tidak mempertimbangkan estetika dan kepentingan masyarakat, terjadi banyak benturan dengan masyarakat, membuat kabel kabel semakin semrawut dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

Menanggapi hal itu Walikota Tegal menjelaskan bahwa mekanisme pemasangan jaringan ersebut diawali tahapan permohonan dari provider. Organisasi Perangkat Daerah terkait menerbitkan rekomendasi teknis tentang pemasangan jaringan fiber optic sesuai dengan lokasi setelah dilakukan pembahasan oleh tim.

Dalam pelaksanaannya senantiasa dilakukan pengwasan agar sesuai kaidah teknis yang telah ditetapkan. “Ke depan pemkot Tegal akan mengevaluasi pelaksanaan pemasangan jaringan fiber optic yang ada di wilayah Kota Tegal,” ungkap Walikota Tegal.

Fraksi PKS Kota Tegal Soroti Berbagai Persoalan

Fraksi PKS Kota Tegal Soroti Berbagai Persoalan

Pandangan Umum (PU) Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Tegal yang disampaikan H. Amiruddin Lc pada Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal, Selasa (20/9) menyoroti sejumlah persoalan.

Amiruddin menyampaikan, dengan adanya kenaikan harga bbm subsidi dimana sejak awal Fraksi PKS DPR RI menolak keras kebijakan pemerintah ini, saat ini sudah sangat dirasakan oleh masyarakat, yaitu memicu kenaikan harga kebutuhan masyarakat yang lain. Hal yang tidak bisa dipungkiri, bahwa kenaikan harga BBM akan menaikan angka inflasi, hal ini bisa kita lihat dengan adanya kebijakan pemerintah pusat berupa kebijakan social and economic safety net.

Pada pembahasan KUPA PPAS perubahan beberapa waktu lalu, TAPD Pemerintah Kota Tegal telah menyampaikan hasil perhitungan untuk RAPBD 2022 ini, alokasi anggaran sebesar Rp 2 milyar lebih, untuk penanganan dampak kenaikan inflasi.

Fraksi PKS meminta dengan sangat, bahwa dalam pembahasan RAPBD 2022 nanti, pemerintah kota harus bisa menjabarkan alokasi anggaran tersebut secara rinci berupa kegiatan dan sub kegiatan yang akan dilaksanakan, sehingga benar benar tepat sasaran dan bisa dirasakan oleh masyarat untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat serta meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin.

Pada PU Fraksi PKS juga menyinggung rencana Pemerintah Kota Tegal tentang pembangunan fly over diatas perlintasan kereta api di tirus. Fraksi PKS menerima aspirasi dari masyarakat yang tinggal di sekitar Tirus, sebagian besar warga justru menginginkan pembuatan jalan baru yang merupakan terusan Jalan Kapten Sudibyo kurang lebih 50-100 Meter.

Saat ini banyak sekali penggalian untuk jaringan fiber optic dan pemasangan tiang tiang baru untuk jaringan internet dari provider penyedia jasa internet. Jalan-jalan yang telah bagus dibangun harus digali baik itu sejajar maupun melintang jalan, tidak jarang juga mengenai saluran air dan akses masuk rumah masyarakat. Saat telah selesai tidak dilakukan perbaikan atau mengembalikan ke kondisi semula, terkesan dilakukan pembiaran dan pengurukan seadanya. Begitu juga dalam pemasangan tiang tiang jaringan baru, banyak yang dilakukan secara asal saja, tidak mempertimbangkan estetika dan kepentingan masyarakat, terjadi banyak benturan dengan masyarakat, membuat kabel kabel semakin semrawut dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Kami minta pemerintah kota mengatur dan menertibkan pemasangan jalur fo dan tiang tiang tersebut,” ujar Amir.

Pembangunan tempat relokasi PKL Alun-alun dilahan milik CMJT yang sudah dilakukan sewa oleh Pemkot Tegal sejak 14 Desember 2021, sampai saat ini pantauan dari Fraksi PKS lahan tersebut belum ada perkembangn apa-apa? “Bagaimana janji dan kesungguhan Pemkot Tegal terkait penataan dan pemberdayaan PKL dampak dari pembangunan Alun- alun dan Taman Pancasila. Mohon tanggapanya,” pungkas Amir.

Tegas!!! PKS Kota Tegal Tolak Kenaikan BBM

Tegas!!! PKS Kota Tegal Tolak Kenaikan BBM

Aksi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi terjadi di Kota Tegal, Sabtu (10/9). Aksi ini digelar oleh DPD PKS Kota Tegal yang menurunkan ratusan berartribut putih oranye.

Dalam aksi tersebut, PKS Kota Tegal menyampaikan sikap menolak kenaikan BBM yang dinilai bakal membuat rakyat makin tambah susah.

Berbekal spanduk dan atribut bertuliskan Wong Tegal Tolak BBM Mundak, ratusan kader dan simpatisan PKS menggelar aksi ini di pertigaan Yogya Mall. Kegiatan dimulai pukul 7 pagi, dan berakhir pada pukul 09.00 WIB.

Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Lc mengatakan aksi ini menuntut pemerintah agar membatalkan kenaikan harga BBM karena membuat masyarakat bawah makin susah. “Kami ingin pemerintah memiliki alternatif lain yang lebih kreatif selain menaikkan opsi harga BBM untuk menutup defisit APBN,” katanya.

Selain orasi penolakan kenaikan BBM, aksi ini juga diisi dengan teatrikal emak-emak yang turut membawa perabotan dapur yang menggambarkan jeritan hati betapa susahnya rakyat kecil karena terkena dampak kenaikan BBM.

Bayu Arie Sasongko mengatakan, kenaikan BBM subsidi akan menaikkan harga kebutuhan pokok lain. “Jangan bikin rakyat tambah sengsara,” ungkapnya.

Menurutnya aksi ini menyuarakan suara hati rakyat kecil. PKS berharap aksi ini bisa didengar oleh pemerintah dan bisa mengambil keputusan mencabut kembali kebijakan menaikkan BBM subsidi. “Kepada semua elemen masyarakat di Kota Tegal dan sekitarnya untuk bersama-sama menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM melalui jalur-jalur yang bisa dilakukan sesuai koridor hukum yang berlaku.

PKS Tolak Kenaikan Harga BBM

PKS Tolak Kenaikan Harga BBM

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan menolak kebijakan kenaikan harga BBM dan solar bersubsidi. Hal ini disampaikan oleh Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, seperti dilansir TEMPO. Menurutnya, kebijakan ini akan menurunkan daya beli masyarakat dan menambah jumlah orang miskin.

Dia mengatakan kondisi ekonomi masyarakat kecil masih belum pulih pasca pandemi. “Mereka akan terpukul ekonominya dan sulit bangkit kembali dari keterpurukan,” kata dia melalui keterangan tertulis, Kamis, 1 September 2022.

Dalam laporan Majalah Tempo, pemerintah berencana menaikkan harga BBM bersubsidi di rentang harga Rp 2.000 sampai Rp 3.000 per liter. Harga Pertalite saat ini sebesar Rp 7.650 per liternya, sementara Solar Rp 5.150 per liter.

Menurut Ahmad Syaikhu, masyarakat sudah terpukul imbas kenaikan harga minyak goreng beberapa waktu lalu. Belum selesai lonjakan harga minyak goreng, kata dia, harga telur turut meroket. Menurutnya, kenaikan harga BBM dan solar bersubsidi akan menciptakan efek domino berupa kenaikan harga secara keseluruhan di berbagai sektor.

Dia turut menyoroti proyek Ibu Kota Negara (IKN) dan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang kukuh dijalankan pemerintah.

“Mengapa untuk membangun IKN pemerintah ada dana? Mengapa untuk menanggung pembengkakan biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung pemerintah sanggup? Namun, untuk memastikan harga BBM tetap terjangkau sebagai kebutuhan mendasar justru tidak sanggup?” kata Syaikhu.

Kompensasi berupa bantuan sosial dari pemerintah, kata dia, hanya bersifat sementara. Terlebih, penyalurannya selama ini banyak catatan, ketidakakuratan data, tidak tepat sasaran dalam penyaluran hingga terjadinya korupsi.

Syaikhu mengatakan pemerintah kerap berdalih jika bengkaknya biaya Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) karena adanya subsidi BBM. Menurutnya, pembengkakan bisa dikurangi dengan melakukan efisiensi agar bebas dari pemborosan belanja dan praktik korupsi. Pemerintah, kata dia, bisa memulai dengan menunda proyek-proyek besar yang tidak prioritas.

Ia turut mendesak pemerintah meninjau kembali rencana kebijakan tersebut. “Rakyat membutuhkan keberpihakan dan kepedulian yang nyata dari pemimpinnya,” ujarnya.

 

 

KPUD Kota Tegal Klarifikasi Pengajuan PAW. Siapa Sosok Pengganti Pak Rachmat?

KPUD Kota Tegal Klarifikasi Pengajuan PAW. Siapa Sosok Pengganti Pak Rachmat?

Tepat pukul 4 sore, rombongan Tim KPUD Kota Tegal mendatangi kantor DPD PKS Kota Tegal di Jl. Slamet 21, Panggung, Tegal Timur, Kota Tegal (29/30). Kedatangan tim KPUD ini untuk melakukan klarifikasi terkait pengajuan surat yang diajukan PKS Kota Tegal tentang permohonan Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kota Tegal. Adapun anggota DPRD yang akan dilakukan PAW adalah Rachmat Rahardjo karena alasan meninggal dunia pada 11 Agustus 2022 lalu.

Kedatangan tim dari KPUD Kota Tegal diterima Ketua DPD PKS Kota Tegal H. Amiruddin, Lc yang didampingi Sekretaris Rd. Daniel Mudjib, Bendahara Ichsan Triyono, Ketua MPD Darni Imaduddin, Sekretaris MPD Retno Kristanto, dan Sekretaris Dewan Etik Daerah (DED) PKS Kota Tegal, dan Kabid Kaderisasi Tauchidin. Tampak hadir pula dalam pertemuan itu Anggota DPRD PKS Kota Tegal Dapil Tegal Selatan Bayu Arie Sasongko.

Diantara tim dari KPUD Kota Tegal yang hadir adalah Lis Herawati selaku Divisi Teknis, Thomas Budiono selaku Sosdiklih Parmas, Moh Mansur Syarifuddin dari Divisi Hukum dan Pengawasan, Widiya Hestanti dari Kasub Teknis & Humas, serta Hany Pramuditta dan Ari Sadewa dari tim teknis.

Lis Herawati mengungkapkan tujuan kehadiran tim KPUD kota Tegal ini dalam rangka klarifikasi. “Kami ingin memastikan bahwa nama calon Anggota DPRD yang akan menggantikan Pak Rachmat statusnya masih anggota PKS, sekaligus memastikan kesediaan yang bersangkutan,” ujar Lis.

Sementara itu Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin menyampaikan menyambut baik kedatangan tim KPUD Kota Tegal. Beliau juga memastikan bahwa nama yang akan menggantikan Pak Rachmat Rahardjo bukan hanya masih menjadi anggota PKS tetapi juga pengurus DPD PKS Kota Tegal. “Kami sudah mengomunikasikan dengan beliau. Insya Allah siap melanjutkan amanah menggantikan Pak Rachmat di Dapil Tegal Barat,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu proses pemberkasan dan klarifikasi berjalan dengan baik. Dari pihak KPUD Kota Tegal menyarankan agar kelengkapan berkas segera dipenuhi agar proses PAW segera bisa diproses. “Setelah kami lakukan klarifikasi, secara aturan memenuhi syarat untuk menjadi anggota dewan menggantikan Pak Rachmat. Mohon secepatnya untuk dilengkapi semua persyaratan agar proses PAW bisa segera dilaksanakan,” ungkap Lis.[]

 

Habib Salim; “Pemilu 2024 Bisa Jadi Momen Kemenangan PKS”

Habib Salim; “Pemilu 2024 Bisa Jadi Momen Kemenangan PKS”

Aura kemenangan PKS semakin terasa. Pemilu 2024 mendatang sepertinya akan menjadi kesempatan PKS menang pemilu. Beberapa tokoh sudah menyatakan siap bergabung, memperkuat, maupun siap dicalonkan menjadi aleg PKS.

Hal itu disampaikan Ketua Bidang Pembinaan Wilayah PKS Jawa Tengah, Jawa TImur, dan DIY Abdul Fikri Faqih dihadapan kurang lebih 400 kader PKS dalam agenda Konsolidasi Kader di Daerah Dakwah IX di Gedung Mulyadana, Kota Tegal (25/8).

Agenda tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al-Jufry. Agenda konsolidasi juga dihadiri Ketua DPW PKS Jateng Muhammad Haris, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Quatly Al Katiry, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Dapil IX Sururul Fuad, dan seluruh kader PKS dari tiga daerah yang meliputi Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes.

“Insya Allah 2024 Allah akan memberikan kemenangan penuh berkah dan bermartabat,” ungkap Habib Salim. Ia mengajak kepada seluruh kader PKS agar menjadikan PKS sebagai partainya masyarakat Jawa Tengah. “PKS itu partai kita semua,” ucap Habib Salim memotivasi.

Ketua Majelis Syuro tersebut mengatakan perubahan itu akan terjadi dengan kata-kata. Ubahlah komunikasi, maka kita siap mewujudkan kemenangan. “Ada kalkulasi manusia sulit menang, tetapi fakta berkata lain. Peperangan duel maut Nabi Daud dan Raja Jalut adalah contoh nyata yang diabadikan dalam sejarah,” ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa yang bersandar pada harta, pasti dia selalu dalam keadaan kurang. Siapa yang bersandar pada otaknya, pasti orang tersebut akan sesat. Karena banyak permasalahan yang tidak bisa dijawab.

Habib Salim menegaskan bahwa yang membuat masyarakat tertarik pada PKS, adalah Allah. Maka perbanyak silaturahim, menyapa, kita harus jadikan semua momentum meraih kemenangan. Kalaupun ada tantangan, jadikan itu momentum meraih kemenangan.

“Allah berfirman, kalau kalian menolong agama Allah, Allah pasti akan memenangkan kalian. Maksud Allah, adalah menangkanlah ukhuwah, ibadah kalian, bukan riya’, menangkanlah perjuangan kalian. Jangan ada di dapil hanya memenangkan diri sendiri. Siapapun yang menang, itulah kemenangan kita,” ungkapnya. []

 

Copyright © 2026