Wali Kota Tegal: PKS Harus Semakin Solid dan Jaya ke Depan

Wali Kota Tegal: PKS Harus Semakin Solid dan Jaya ke Depan

Tegal – Wali Kota Tegal turut hadir dalam pelantikan pengurus DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tegal periode 2025–2030 yang berlangsung di Premiere Hotel, Minggu (21/9/2025).

Dalam sambutannya, Wali Kota memberikan doa dan dukungan penuh kepada kepengurusan baru PKS agar mampu meningkatkan kiprahnya di Kota Tegal.

“Mudah-mudahan PKS ke depan semakin solid, semakin maju, semakin jaya. Harus ada peningkatan daripada sebelumnya. Ini sebagai contoh: pengurus yang lama ini sudah mengantarkan sebagai partai pemenang—itu tanggung jawab yang besar,” ujarnya.

Dukungan ini menjadi sinyal positif akan pentingnya sinergi antara pemerintah dan partai politik dalam menghadirkan kebijakan serta program yang pro-rakyat.

Relawan Ambulans PKS Kota Tegal: 12 Tahun Mengabdi, Melayani Tanpa Henti

Relawan Ambulans PKS Kota Tegal: 12 Tahun Mengabdi, Melayani Tanpa Henti

Tegal – Dalam pelantikan pengurus DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tegal periode 2025–2030 di Premiere Hotel, Minggu (21/9/2025), apresiasi khusus diberikan kepada para relawan Ambulans PKS.

Salah satu relawan berbagi pengalaman selama lebih dari satu dekade melayani masyarakat melalui ambulans PKS.

“Perjalanan 12 tahun membawa ambulans PKS tidak selalu lancar. Ada kalanya jalan macet atau ramai. Kadang pasien juga ada yang tidak sabar menunggu. Namun kami berusaha memberikan yang terbaik untuk pasien,” ungkap relawan yang biasa dipanggil Uut Ambulans ini.

Ketua DPD PKS Kota Tegal, Zaenal Nurohman, menegaskan bahwa keberadaan ambulans dan para relawannya adalah simbol nyata DNA pelayanan PKS. “Ambulans PKS adalah wujud dari komitmen kita untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi ini menjadi pengingat bahwa peran partai politik tidak hanya soal kontestasi politik, tetapi juga kehadiran nyata dalam membantu kebutuhan dasar warga.

Pelantikan Pengurus DPD PKS Kota Tegal Periode 2025–2030: Teguhkan DNA Pelayanan dan Kolaborasi Bangun Kota

Pelantikan Pengurus DPD PKS Kota Tegal Periode 2025–2030: Teguhkan DNA Pelayanan dan Kolaborasi Bangun Kota

Pelantikan Pengurus DPD PKS Kota Tegal Periode 2025–2030: Teguhkan DNA Pelayanan dan Kolaborasi Bangun Kota

Tegal – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tegal secara resmi melantik jajaran pengurus baru periode 2025–2030 pada acara yang digelar di Premiere Hotel, Minggu (21/9/2025).

Pelantikan ini berlangsung khidmat sekaligus semarak dengan dihadiri oleh Wali Kota Tegal, para ketua partai politik di Kota Tegal, jajaran pengurus DPW PKS Jawa Tengah, tokoh masyarakat, serta ratusan kader PKS. Kehadiran lintas unsur tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan kolaborasi antar-elemen politik dan pemerintahan di Kota Tegal.

Ketua DPD PKS Kota Tegal yang baru dilantik, Zaenal Nurohman, menegaskan kembali jati diri PKS sebagai partai yang hadir untuk melayani masyarakat.

“DNA PKS adalah pelayanan. Maka kami harus fast respons dan merangkul semua masyarakat Kota Tegal. Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk bersama-sama membangun Kota Tegal,” ujar Zaenal dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Lebih lanjut, Zaenal menekankan bahwa kepengurusan baru ini bukan hanya simbol regenerasi, tetapi juga wujud kesiapan PKS Kota Tegal dalam menghadapi tantangan ke depan dengan mengedepankan pelayanan, keterbukaan, dan kerja sama lintas elemen.

Kehadiran Wali Kota Tegal dan para ketua partai menjadi sinyal positif bagi terciptanya suasana politik yang sehat, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

PKS Kota Tegal temui Walikota Tegal, Zaenal Nurohman : Kami siap kolaborasi demi masyarakat sejahtera

PKS Kota Tegal temui Walikota Tegal, Zaenal Nurohman : Kami siap kolaborasi demi masyarakat sejahtera

Zaenal Nurohman selaku Ketua DPD PKS Kota Tegal beserta jajaran Pengurus Baru Periode 2025-2030 melakukan silaturahmi dengan Dedy Yon Supriyono selaku Pemerintah Kota Tegal pada Rabu, 17 September 2025, bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Tegal.

Silaturahmi ini sekaligus memperkenalkan struktur kepengurusan DPD PKS Kota Tegal periode 2025–2030 yang baru terbentuk. Hadir juga Amiruddin dan Erni Ratnani selaku perwakilan dari Fraksi PKS Kota Tegal. Dalam kesempatan kali ini, jajaran pengurus menyampaikan kesiapan mereka untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tegal dalam mengawal berbagai program unggulan daerah. Sesuai dengan tema Musda PKS ke VI yaitu “Kokoh Bersama Majukan Kota Tegal untuk Indonesia”

Bersama mengawal dan mensupport program-program unggulan antara lain dalam bidang kesehatan, penuntasan kemiskinan dan pengangguran, pembangunan dan kemajuan Kota Tegal, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ketua DPD PKS Kota Tegal menyampaikan bahwa kepengurusan baru ini yang didominasi oleh anak-anak muda yang penuh semangat dan optimisme. “Kami ingin belajar sekaligus mengambil inspirasi dari Bapak Wali Kota mengelola Kota Tegal dalam menjalankan visi misi ‘Kota Tegal Berdikari Menuju Kota Tegal Idaman’,” ujarnya

Harapannya, kolaborasi dan sinergi ini dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan Kota Tegal yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Silaturahmi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Wali Kota Tegal menyambut baik kehadiran pengurus baru serta menyatakan keterbukaannya untuk berkolaborasi dalam berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Tegal.

Pelantikan DPTD PKS Kota Tegal, Zaenal Nurohman : Kepengurusan di Dominasi Generasi Milenial

Pelantikan DPTD PKS Kota Tegal, Zaenal Nurohman : Kepengurusan di Dominasi Generasi Milenial

Tegal, 7 September 2025 — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tegal menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Hotel Khas, Minggu (7/9). Dihadiri Struktur kepengurusan DPTD periode lalu dan mendatang, dengan mengusung tema “Kokoh Bersama Majukan Kota Tegal untuk Indonesia”, Musda kali ini menjadi momentum penting konsolidasi partai dalam memperkuat peran politik di tingkat lokal maupun nasional.

Dalam Musda tersebut, PKS Kota Tegal secara resmi menetapkan kepengurusan baru. Menariknya, jajaran pengurus kali ini didominasi oleh generasi milenial yang diharapkan mampu membawa semangat segar, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Struktur Kepengurusan yang dilantik meliputi, Majelis Pertimbangan Daerah dengan Ketua R. Muh. Danil Mujib dan Sekretaris Abdul Ghoni. Zaenal Nurahman sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kota Tegal. Ichsan Triyono sebagai sekretaris, Erwin Rizqi Maulana sebagai bendahara dan Retno Kristanto sebagai Ketua Bidang Kaderisasi. Adapun Dewan Etik Daerah (DED), Tauchidin sebagai ketua dan Slamet Riyadi sebagai sekretaris.

Ketua DPD PKS Kota Tegal periode 2025-2030, Zaenal Nurahman, A.Md. menyampaikan bahwa amanah ini akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Kami berharap kepengurusan baru bisa menjadi wadah kolaborasi lintas generasi, sehingga kekuatan pengalaman senior dapat berpadu dengan energi dan kreativitas anak muda. Bersama-sama, kita kokohkan barisan untuk kemajuan Kota Tegal khususnya dan kontribusi nyata bagi Indonesia,” ujarnya.

Musda ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan visi kebangsaan, di mana PKS menegaskan komitmennya untuk terus hadir melayani masyarakat dengan program yang solutif, berkeadilan, dan berpihak pada rakyat.

Dengan semangat kebersamaan, PKS Kota Tegal optimis kepengurusan baru akan mampu menjawab tantangan politik ke depan dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah serta Indonesia secara keseluruhan.

Sambut Muswil DPW PKS Jateng, PKS Kota Tegal Beri Doa dan Harapan Sukses

Sambut Muswil DPW PKS Jateng, PKS Kota Tegal Beri Doa dan Harapan Sukses

Tegal, 23 Agustus 2025 — Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah akan segera diselenggarakan pada Ahad, 24 Agustus 2025. Mengusung tema “Kokoh Bersama, Majukan Jawa Tengah untuk Indonesia”, acara ini disambut dengan antusiasme tinggi dari segenap pengurus Fraksi PKS Kota Tegal yang menyampaikan ucapan selamat dan harapan terbaik.

Berikut adalah pernyataan dari masing-masing tokoh Fraksi PKS dan DPD PKS Kota Tegal:

1. H. Abdul Ghoni, S.E. (Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal)

“Kami segenap Fraksi PKS Kota Tegal mengucapkan selamat atas digelarnya Musyawarah Wilayah DPW PKS Jawa Tengah. Dengan tema ‘Kokoh Bersama, Majukan Jawa Tengah untuk Indonesia’, kami berharap Muswil ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi seluruh kader. Semoga PKS semakin solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Jawa Tengah.”

2. Zaenal Nurohman, A.Md. (Ketua DPD PKS Kota Tegal & Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal)

“Selamat atas dilaksanakannya Muswil DPW PKS Jateng. Kami mendoakan acara ini berjalan lancar dan sukses. Semoga seluruh keputusan yang dihasilkan dapat membawa kebaikan bagi seluruh elemen PKS. Kami optimis, PKS Jawa Tengah akan terus menjadi pelopor dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat.”

3. H. Amiruddin, Lc. (Wakil Ketua DPRD Kota Tegal)

“Selamat menyambut Muswil PKS Jawa Tengah. Semoga acara ini melahirkan kepengurusan baru yang amanah, memiliki visi kuat, dan mampu membawa PKS semakin dekat dengan masyarakat. Tema ‘Kokoh Bersama’ adalah semangat yang tepat untuk menghadapi tantangan ke depan dan mewujudkan PKS yang terdepan dalam pelayanan.”

4. Hj. Erni Ratnani, S.E., M.M. (Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal)

“Selamat dan sukses atas Muswil PKS Jawa Tengah. Kami mendoakan seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Semoga Muswil ini dapat menghasilkan program-program kerja yang inovatif dan solutif. Dengan semangat kebersamaan, kami yakin PKS akan menjadi kekuatan utama dalam memajukan Jawa Tengah.”

5. Ali Mashuri, S.A.P. (Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Tegal)

“Kami mengucapkan selamat atas digelarnya Muswil DPW PKS Jawa Tengah. Kami berharap Muswil ini menjadi ajang konsolidasi yang efektif untuk merumuskan langkah-langkah strategis. Semoga PKS dapat terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat dan menjadi partai yang dicintai oleh masyarakat.”

Keluhkan Sarana Prasarana, Warga Panggung Temui Pimpinan dan Anggota DPRD Fraksi PKS Kota Tegal

Keluhkan Sarana Prasarana, Warga Panggung Temui Pimpinan dan Anggota DPRD Fraksi PKS Kota Tegal

Tegal, 12 Agustus 2025 – Rombongan warga RW 10 Kelurahan Panggung mendatangi gedung DPRD Kota Tegal untuk menyampaikan keluhan terkait sarana dan prasarana di wilayah mereka. Kedatangan warga disambut langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, H. Amiruddin, Lc, Ketua Fraksi PKS, H. Abdul Ghoni, serta Anggota DPRD Komisi III, Mochammad Ali Mashuri, S.A.P .

Ketua RW 10, Ibu Diyantara, secara langsung memaparkan sejumlah permasalahan yang dihadapi warganya. Poin-poin utama yang disampaikannya mencakup:

Banjir Rob: Akses keluar masuk warga terganggu akibat banjir rob yang kerap mencapai ketinggian lutut.

Fasilitas Kesehatan: Kurangnya alat penunjang kesehatan dan honor yang minim bagi kader kesehatan di wilayah tersebut.

Infrastruktur Air: Diperlukan penambahan pintu air untuk mengatasi banjir dan perbaikan menara air agar pasokan air bersih lebih lancar.

Menanggapi keluhan tersebut, H. Amiruddin, Lc menyatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kedatangan warga. “Kami berterima kasih atas kehadiran bapak dan ibu sekalian. Ini adalah wujud nyata dari partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” ujarnya. Ia menegaskan, aspirasi ini akan segera ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama instansi terkait.

Senada dengan H. Amiruddin, H. Abdul Ghoni dari Fraksi PKS menegaskan komitmen mereka untuk memperjuangkan aspirasi ini. “Kami akan mengawal masalah-masalah ini di tingkat legislatif. Terutama terkait banjir rob dan honor kader kesehatan, kami akan pastikan ada solusi konkret,” janji beliau.

Sementara itu, Ali Mashuri yang berada di Komisi III (bidang pembangunan dan infrastruktur) menambahkan bahwa pihaknya akan segera meninjau langsung lokasi. “Tim dari Komisi III akan turun ke lapangan untuk melihat kondisi riil terkait menara air dan pintu air. Kami akan berupaya agar perbaikan bisa segera dilakukan,” pungkasnya.

Pimpinan dewan berharap, sinergi antara legislatif dan masyarakat terus terjalin agar setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan baik, demi mewujudkan Kota Tegal yang lebih maju dan sejahtera.

Fokus Tingkatkan Kualitas SDM, Erni Ratnani Dorong Kebijakan Nonfisik

Fokus Tingkatkan Kualitas SDM, Erni Ratnani Dorong Kebijakan Nonfisik

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hj. Erni Ratnani, S.E., M.M., menekankan pentingnya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam reses masa persidangan ketiga yang digelar di Kelurahan Pesurungan Kidul, Tegal Barat, Ahad, 3 Agustus 2025. Erni menyatakan, kebijakan yang berfokus pada pembangunan nonfisik akan menjadi prioritas.

Acara reses ini bertujuan untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Pesurungan Kidul Mohamad Johan Arafat, Perwakilan DPC PKS Pesurungan Kidul Nursidik, dan Ketua Koperasi Merah Putih Pesurungan Kidul Drs. H. Sipon Junaidi, M.Pd.

Lurah Pesurungan Kidul, Mohamad Johan Arafat, mendukung penuh fokus pada pembangunan nonfisik. Menurutnya, pembangunan fisik seperti pengaspalan atau paving block terkadang justru menimbulkan masalah baru, seperti banjir akibat berkurangnya resapan air.

“Pembangunan nonfisik sangat penting, misalnya untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat yang masih minim,” ujarnya.

Arafat juga menyoroti program bedah rumah (RTLH) sebagai salah satu program fisik yang dinilai berhasil. Ia berharap, usulan dari masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.

Ketua Koperasi Merah Putih, Sipon Junaidi, memanfaatkan forum ini untuk mengusulkan perbaikan saluran irigasi yang tersumbat, khususnya di sekitar Rita Park. Akibat penyumbatan tersebut, aliran air terganggu dan menyebabkan banjir di wilayah Pesurungan Kidul, Debong Lor, dan Kemandungan saat hujan. Ia berharap, aspirasi ini dapat menjadi salah satu pokok-pokok pikiran (pokir) untuk segera diselesaikan.

Erni Ratnani dalam sambutannya menegaskan bahwa alokasi pokir untuk tahun anggaran 2025 dan 2026 akan lebih banyak dialihkan ke program nonfisik.

“Peningkatan kemampuan warga lebih utama dibandingkan hal fisik. Kami akan berfokus pada pelatihan dan pengembangan diri,” kata Erni.

Ia menyebutkan beberapa program nonfisik yang telah berjalan, seperti digital marketing, tata boga, dan tata rias. Ia juga mengusulkan program leadership bagi remaja untuk melahirkan generasi penerus yang kompeten.

Dalam sesi diskusi, beberapa warga menyampaikan aspirasinya. Bambang, warga RT 4 RW 3, meminta solusi untuk mengatasi banjir yang sering melanda Gang Damai. Ia juga mengusulkan pengadaan meja pingpong untuk remaja dan percepatan realisasi bedah rumah atas nama Karnudi.

Menanggapi hal tersebut, Erni Ratnani meminta warga untuk menuliskan usulan mereka di lembar aspirasi. Terkait bedah rumah, ia memastikan berkas akan segera diproses.

Warga lain, Siti Sofiati, menanyakan cara mendapatkan program kuliah gratis. Erni menjelaskan tentang Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, yang setiap tahunnya diajukan oleh DPR RI Fikri untuk sekitar 150 mahasiswa. Ia mengingatkan agar para penerima KIP Kuliah benar-benar memanfaatkan bantuan tersebut untuk pendidikan, bukan disalahgunakan.

Sufinah bertanya mengenai pendaftaran data terpadu kesejahteraan sosial (DTSEN), sedangkan Ali mengusulkan kenaikan biaya operasional (BOP) RT/RW seiring kenaikan surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT).

Terkait hal itu, Lurah Arafat menjelaskan, kenaikan SPPT di Kota Tegal termasuk yang paling rendah dibandingkan daerah lain. Selain itu, RT dan RW di Kota Tegal sudah menerima Rp500 ribu setiap bulan, tertinggi di eks-Karesidenan Pekalongan.

Menutup acara, seorang warga, Rita, menyampaikan kesannya. Ia merasa senang menjadi bagian dari kegiatan PKS karena anaknya telah dua kali menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), yang sangat membantu biaya sekolah. Ia juga mengapresiasi ruang yang diberikan untuk berbagi keluhan dengan sesama warga.

Reses Amiruddin Soroti Isu Bansos Hingga Infrastruktur

Reses Amiruddin Soroti Isu Bansos Hingga Infrastruktur

Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, H. Amiruddin, Lc, menggelar reses di Jl. Kapuas, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, pada Minggu (3/8/2025). Acara ini menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, dari persoalan bantuan sosial hingga infrastruktur lingkungan yang mendesak.

Politikus dari PKS, menjelaskan reses adalah agenda rutin tiga kali setahun untuk menyerap masukan masyarakat. Ia menyebut saat ini DPRD sedang fokus membahas Anggaran Perubahan 2025 dan menyiapkan Anggaran 2026. “Semua usulan program harus masuk ke Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) setidaknya setahun sebelumnya,” ujar Amiruddin, mengingatkan warga tentang alur birokrasi yang panjang.

Dalam kesempatan itu, Amiruddin juga memperkenalkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), program yang digagas Anggota DPR RI Abdul Fikri Faqih. BSPS, berbeda dari program Rumah Layak Huni (RLH), menawarkan perbaikan rumah yang lebih menyeluruh, termasuk fondasi, atap, lantai, dan dinding. Pada 2025, sebanyak 40 rumah di Kelurahan Panggung dan Slerok akan menerima bantuan Rp20 juta per rumah. Syarat penerima harus terdaftar dalam DTSEN.

Pada reses tersebut, isu bantuan sosial menjadi sorotan utama. Noverdi Afrian, narasumber dari Dinas Sosial Kota Tegal, menjelaskan tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang mulai diterapkan sejak Juni 2025. Noverdi memaparkan perbedaan mendasar antara DTKS dan DTSEN.

Menurut Noverdi, DTSEN dikelola secara lintas sektor dan diperbarui tiap bulan. Data ini menggunakan sistem desil untuk mengklasifikasi warga, dari miskin ekstrem hingga menengah ke atas.
“Fungsinya sebagai acuan utama penyaluran bansos,” jelas Noverdi. Ia juga menegaskan, data DTKS tidak otomatis pindah ke DTSEN. Warga harus mengajukan diri melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan.

Seorang warga, Fitri, mengeluhkan hanya satu anggota keluarganya yang terdaftar di DTKS. Noverdi menjawab hal itu bisa karena perubahan status keluarga atau data di Dukcapil yang tidak sesuai. Ia menyarankan Ibu Fitri untuk memperbarui data kependudukannya.

Aspirasi juga datang dari Yusuf Efendi. Ia mengeluhkan saluran air di Jalan Kapuas yang sering banjir akibat perbaikan yang tak optimal. Yusuf juga mempertanyakan nasib bantuan PIP yang sudah memiliki Surat Keputusan (SK) nominasi, tetapi rekeningnya kosong.

Menanggapi hal itu Amiruddin menjelaskan bahwa dana PIP bisa kembali ke kas negara jika tidak diambil dalam setahun. Terkait banjir, Ia menyarankan agar warga mendokumentasikan kondisi jalan yang banjir sebagai bukti penguat usulan. Jika dana swadaya tak cukup, perbaikan akan masuk dalam perencanaan anggaran tahun berikutnya. Untuk lampu jalan yang mati, ia meminta warga melapor ke kelurahan untuk diteruskan ke Dinas Perhubungan.

Reses Abdul Ghoni Soroti Isu Sampah di Kota Tegal

Reses Abdul Ghoni Soroti Isu Sampah di Kota Tegal

Persoalam sampah menjadi isu utama yang diangkat dalam reses Anggota DPRD Kota Tegal, Abdul Ghoni. Kegiatan jarring aspirasi tersebut dilasanakan di Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan pada Ahad sore, 3/8/2025. Dalam acara yang dihadiri ratusan warga itu, Ghoni menyatakan Kota Tegal dalam status darurat sampah akibat perintah penutupan TPA.

Ghoni, yang juga anggota Komisi III, menjelaskan Kota Tegal mendapat peringatan keras karena TPA masih menggunakan metode open dumping. Akibatnya, TPA harus ditutup permanen per 1 Desember mendatang. Padahal, produksi sampah harian mencapai 180 ton. “Tegal sedang darurat sampah. Rekomendasi dari Kementerian Lingkungan hidup, TPA Muarareja saat ini harus ditutup,” kata Ghoni.

Politiisi PKS ini mengajak seluruh warga bisa lebih bijak dalam penanganan sampah. Hindari buang sampah di saluran air karena bisa menyebabkan banjir.

Sebagai solusi, Pemerintah Kota Tegal berencana membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Bojong Semar. TPST ini akan menggunakan teknologi sanitary landfill yang lebih aman, karena mampu mengelola gas metana dari tumpukan sampah.

Selain itu, pemerintah juga sedang menyusun peraturan daerah (perda) tentang pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Rencananya, di Tegal Selatan akan dibangun 20 TPST.

Acara reses ini turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sururul Fuad, Lurah Randugunting, Zadiar Muhammad Firdaus, serta Ketua DPC PKS Tegal Selatan Roziqin.

Lurah Zadiar berterima kasih atas dukungan Ghoni yang membantu warga, khususnya dalam program Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Sementara itu, Sururul Fuad menjelaskan peran DPRD Provinsi dalam pembangunan, salah satunya pengelolaan SMA, SMK, dan SLB. Ia mencontohkan anggaran dari provinsi yang digunakan untuk pembangunan Unit Sekolah Baru SMA 6 Tegal Selatan. Ia juga mengajak warga menyampaikan usulan yang menjadi kewenangan provinsi melalui jalur aspirasi.

Dalam sesi diskusi, Ketua RW VII, Sutrisno, mempertanyakan kelanjutan rencana pemanfaatan lahan di belakang Kelurahan Randugunting. Lahan itu rencananya akan dijadikan hutan kota, jogging track, dan lapangan mini soccer. Diskusi terkait rencana ini sudah setahun lalu, namun belum ada realisasi. Sutrisno juga mengusulkan agar saluran air di lokasi digeser ke timur agar akses jalan lebih lebar.

Acara reses ini menjadi sarana bagi warga untuk menyampaikan aspirasi. Dengan sorotan pada isu lingkungan, warga berharap ada tindak lanjut konkret dari pemerintah dan DPRD untuk mengatasi persoalan mendesak ini.

Copyright © 2026